Publik Kembali Memilih Bank Aladin Syariah Sebagai Brand Terpercaya dan Populer Kategori Bank Syariah

Publik Kembali Memilih Bank Aladin Syariah Sebagai Brand Terpercaya dan Populer Kategori Bank Syariah

Penghargaan Disway Awards 2026 diberikan dari hasil riset terhadap 20.000 responden di 20 kota di Indonesia. Prestasi ini semakin memperkuat perjalanan Bank Aladin Syariah dalam membangun kepercayaan dan reputasi brand selama lima tahun kehadirannya

PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) kembali meraih penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Bank Syariah dalam ajang Disway Awards 2026. Penghargaan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan, dan kepercayaan publik terhadap brand dan layanan perbankan syariah digital secara berkelanjutan.

Sebelumnya, penghargaan pada kategori sama telah didapatkan oleh Bank Aladin Syariah pada 2025 lalu. Capaian selama dua tahun berturut-turut ini menegaskan konsistensi Bank Aladin Syariah dalam menjaga reputasi brand dan mempertahankan kepercayaan publik. 

Head of Corporate Secretary Bank Aladin Syariah, Ratna Wahyuni, mengatakan kepercayaan publik merupakan bagian penting dari perjalanan Bank Aladin Syariah sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya soal popularitas brand, tetapi tentang kepercayaan yang dibangun dari pengalaman nasabah dalam menggunakan layanan Bank Aladin Syariah. Karena itu, penghargaan ini merupakan amanah untuk kami terus menjaga kualitas layanan serta memastikan apa yang kami hadirkan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah,” ujar Ratna.

Disway Awards 2026 melakukan penilaian lewat riset dan survei publik yang melibatkan 20.000 responden di 20 kota besar di Indonesia berusia 17–60 tahun dengan metode multistage area random sampling. Salah satu parameter yang digunakan adalah top of mind awareness, yaitu merek yang pertama kali dipikirkan responden ketika kategori produk ditanyakan. 

Ajang penghargaan ini diinisiasi oleh jaringan media Disway Group untuk memberikan apresiasi kepada brand dan perusahaan yang dinilai memiliki tingkat kepercayaan dan popularitas yang kuat di mata publik. 

Menjaga Kepercayaan di Tengah Pertumbuhan

Hingga Kuartal II 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun dan telah melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Pertumbuhan ini menjadi bagian dari perjalanan Perseroan selama lima tahun terakhir dalam membangun bisnis perbankan syariah digital yang semakin kuat sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

Ratna mengatakan, bertumbuhnya skala bisnis pasti juga membawa tanggung jawab untuk memastikan pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya kualitas layanan dan manfaat untuk nasabah. Karena itu, Perseroan terus mengembangkan produk, layanan, dan ekosistem melalui berbagai kemitraan strategis, salah satunya dengan Alfa Group dalam menghadirkan akses layanan perbankan syariah melalui lebih dari 25.000 gerai Alfa Group. 

Langkah strategis ini merupakan upaya Perseroan untuk mendekatkan layanan perbankan syariah dengan kebutuhan masyarakat serta menghadirkan akses yang semakin mudah. Hal tersebut sejalan dengan semangat Disway Awards yang menempatkan reputasi sebagai bagian penting dari penghargaan. Founder Disway, Dahlan Iskan, menekankan bahwa penerima penghargaan ini memiliki amanah untuk menjaga kualitas dan reputasi setelah menerima apresiasi tersebut.

“Reputasi dibangun dari hal-hal yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya dalam satu malam saja. Di tengah pertumbuhan yang terus kami dorong, menjaga kepercayaan nasabah jadi bagian penting. Semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaganya. Penghargaan ini akan jadi pengingat kami untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan prinsip yang menjadi fondasi kami,” lanjut Ratna.

Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 menjadi apresiasi bagi Bank Aladin Syariah dalam perjalanan membangun brand dan layanan perbankan syariah digital. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat kualitas layanan, mengembangkan inovasi, dan membangun ekosistem yang dapat memberikan pengalaman perbankan yang semakin relevan bagi nasabah.

Kinerja Solid, Bank Aladin Syariah Raih Predikat Terbaik di Sektor Keuangan Papan Pengembangan IDX

Kinerja Solid, Bank Aladin Syariah Raih Predikat Terbaik di Sektor Keuangan Papan Pengembangan IDX

Penghargaan dari EmitenNews ini merupakan bentuk pengakuan dan dukungan pada Bank Aladin Syariah sebagai salah satu emiten perbankan dengan fundamental bisnis kuat, bereputasi baik, dan prospektif  dalam mengembangkan skala layanan perbankan syariah digital yang semakin luas.

PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) kembali mencatatkan pencapaian gemilang di tahun 2026 ini, setelah dinobatkan sebagai Best Financials Sector – IDX Development Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026. Penghargaan ini diberikan karena kinerja dan komitmen Perseroan sebagai perusahaan tercatat, khususnya dalam aspek kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Head of Growth Marketing Bank Aladin Syariah, Dwiyoga Kartiko Utomo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya Perseroan dalam membangun bisnis yang terus berkembang dengan tetap memperhatikan fundamental perusahaan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya Bank Aladin Syariah dalam memperluas akses terhadap layanan perbankan syariah melalui digitalisasi, dengan tetap menjaga fundamental perusahaan. Sebagai perusahaan terbuka, kami melihat pertumbuhan bukan hanya dari sisi ekspansi bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga kepercayaan seluruh stakeholder, memperkuat tata kelola, dan membangun fondasi yang sehat untuk jangka panjang,” ujar Dwiyoga.

Bank Aladin Syariah, sebut Dwiyoga, akan terus memperkuat fondasi bisnis seiring dengan perkembangan skala Perseroan. Upaya tersebut mencakup pengelolaan bisnis yang prudent, penguatan tata kelola, pengembangan ekosistem, serta investasi pada kapabilitas digital untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Hingga Kuartal II 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun dan lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Skala bisnis tersebut menjadi fondasi bagi Perseroan untuk terus mengembangkan kapasitas bisnis sekaligus memperluas kontribusinya di industri perbankan syariah digital.

Skala bisnis yang semakin besar juga memberikan ruang bagi Bank Aladin Syariah untuk memperluas kontribusi melalui pengembangan produk, layanan, dan ekosistem yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat. Dengan memanfaatkan kapabilitas digital dan jaringan mitra seperti Alfa Group, melalui lebih dari 25.000 gerai Alfa Group, Perseroan terus menghadirkan layanan perbankan yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan finansial sehari-hari.

Dwiyoga menambahkan, pertumbuhan bisnis perlu dibangun dengan perspektif jangka panjang agar dapat menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi berbagai pemangku kepentingan.

“Bagi kami, bisnis yang sehat adalah bisnis yang mampu menciptakan nilai dalam jangka panjang. Nilai tersebut kami wujudkan melalui layanan yang semakin relevan dan mudah diakses bagi nasabah, ekosistem yang semakin kuat bersama mitra, serta bisnis yang memiliki fundamental yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada bagaimana bisnis bertumbuh, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut dibangun melalui tata kelola yang baik, inovasi yang relevan, dan hubungan yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan,” lanjut Dwiyoga.

Hanya emiten terpilih

EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bagi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX) dengan kinerja terbaik yang diberikan oleh Emitennews.com bersama perusahaan penasihat investasi berlisensi Pasardana.id. 

Sebanyak 48 emiten dari 11 sektor BEI terpilih setelah melalui seleksi ketat dengan empat parameter. Pertama, emiten tercatat di BEI pada Papan Utama dan Papan Pengembangan. Kedua, emiten telah merilis laporan keuangan tahunan 2025. Ketiga, emiten telah memenuhi kewajiban jumlah saham free float dan jumlah pemegang saham merujuk pada data yang dirilis BEI. Keempat, emiten tidak masuk dalam list kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (HSC).

Dalam proses penilaiannya, EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026 menggunakan sejumlah variabel, yaitu public shares, investor interest, dividend contribution, reputation, dan financial performance. Berdasarkan variabel tersebut, PT Bank Aladin Syariah Tbk berhasil mengungguli emiten lain pada kategori sektor keuangan bank dan papan pengembangan, sehingga dinobatkan sebagai yang terbaik

Dwiyoga mengatakan, penghargaan Best Financials Sector – IDX Development Board menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap perjalanan Bank Aladin Syariah dalam memperkuat bisnis sebagai bank syariah digital. Ke depan, Perseroan akan terus berfokus pada penguatan fundamental, pengembangan ekosistem, inovasi digital, serta tata kelola untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.