Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan Top Digital Application Syariah Banking dari Jawa Pos

Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan Top Digital Application Syariah Banking dari Jawa Pos

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan aplikasi perbankan syariah digital yang inovatif, didukung integrasi dengan lebih dari 25.000 gerai Alfamart Group sebagai bagian dari ekosistem layanan, sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman transaksi yang semakin mudah dan dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kontribusi terhadap percepatan transformasi ekonomi digital di Indonesia.

Sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia, Bank Aladin Syariah terus mengembangkan aplikasi perbankannya untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin mudah, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pengembangan tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan pengalaman pengguna (user experience), pengembangan fitur, serta integrasi dengan berbagai ekosistem strategis.

Perseroan juga memperluas model bisnis berbasis ekosistem melalui strategi offline-to-online (O2O) dengan menggandeng berbagai mitra strategis dari sektor ritel, institusi keuangan, hingga organisasi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat.

Head of Marketing & Growth PT Bank Aladin Syariah Tbk, Dwiyoga Kartiko Utomo, mengatakan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi nasabah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi pada aplikasi Bank Aladin Syariah agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami percaya bahwa layanan digital yang baik bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perbankan yang sederhana, aman, dan bernilai bagi setiap nasabah. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang semakin terintegrasi,” ujar Yoga.

Dukung Transformasi Digital

Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat mengakses berbagai layanan perbankan syariah secara digital, mulai dari pembukaan rekening, transaksi harian, Ala Impian sebagai tabungan berbasis tujuan (goal-based saving), Ala Deposito dengan bagi hasil kompetitif, hingga berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari seperti pembayaran tagihan, pembelian pulsa, paket data, token listrik, serta layanan tarik dan setor tunai tanpa kartu melalui jaringan mitra strategis dan penarikan tunai tanpa kartu di ATM BCA. Beragam fitur tersebut merupakan bagian dari strategi Bank Aladin Syariah dalam membangun ekosistem layanan keuangan syariah digital yang terintegrasi, sehingga mampu mendampingi kebutuhan finansial masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Komitmen terhadap inovasi digital turut tercermin pada kinerja Perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Kuartal II 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun, serta melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar.

Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi Bank Aladin Syariah untuk terus memperkuat inovasi layanan digital, memperluas kolaborasi lintas ekosistem, serta menghadirkan solusi keuangan syariah yang semakin inklusif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kami Menjaga, Anda Tetap Tenang.

Kami Menjaga, Anda Tetap Tenang.

Keamanan rekening dan dana nasabah selalu menjadi prioritas kami.

Belakangan ini banyak modus penipuan yang bikin khawatir. Mulai dari telepon mengaku pegawai bank, memberikan link “verifikasi”, sampai meminta data pribadi. Karena itu, kami terus memperkuat sistem keamanan agar dana terjaga dan transaksi pun tenang.

Dalam kondisi tertentu, untuk melindungi nasabah bank perlu melakukan pengecekan atau tindakan pengamanan sebagai bagian dari perlindungan terhadap rekening dan dana. Semua dilakukan dengan mengutamakan keamanan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak perlu khawatir. Selama kepemilikan rekening dan transaksi dapat dipastikan, dana nasabah tetap menjadi hak nasabah.

Sebagai bank yang berada di bawah pengawasan OJK, kami menjalankan proses sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Kami juga terus memperkuat keamanan informasi melalui pengamanan sistem, perlindungan data, serta pemantauan aktivitas untuk membantu menjaga transaksi kamu tetap terjaga. 

Agar rekening tetap terjaga, jangan lupa:

    • Gunakan rekening untuk aktivitas transaksi yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
    • Mengikuti proses pengamanan rekening dan dana apabila sewaktu-waktu diperlukan proses verifikasi.
    • Jangan mudah percaya apabila ada oknum yang menghubungi dan meminta PIN, OTP, atau Password. Itu bukan cara PT Bank Aladin Syariah Tbk.
    • Menghubungi Contact Center resmi PT Bank Aladin Syariah Tbk melalui telepon 021-39809888 atau email bantu@aladinbank.id apabila mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada PT Bank Aladin Syariah Tbk.

Karena kejahatan bisa terjadi di mana saja, kami akan terus berupaya menjaga keamanan dan perlindungan bagi rekening dan dana nasabah. Bank menjaga, Anda tetap tenang.

#JagaDanaKamu

Bank Aladin Syariah Kembali Berangkatkan 15 Nasabah Ala Pensiun ke Tanah Suci

Bank Aladin Syariah Kembali Berangkatkan 15 Nasabah Ala Pensiun ke Tanah Suci

Jakarta, 28 Juli 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) kembali memberangkatkan nasabah ke Tanah Suci melalui Program Umrah bagi Nasabah Ala Pensiun. Hal ini sebagai bentuk apresiasi bank atas loyalitas dan kepercayaan nasabah.

“Kepercayaan nasabah merupakan fondasi utama pertumbuhan Bank Aladin Syariah. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan yang kami capai juga dapat menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh nasabah,” ucap Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi.

Koko menjelaskan, sebanyak 15 nasabah Ala Pensiun telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada 27 Juli dan akan kembali ke Tanah Air pada 5 Agustus 2026 mendatang. Program ini menjadi kelanjutan dari tahap pertama pada 27 Januari hingga 4 Februari 2026 lalu, bekerjasama dengan biro travel PT Umroh Madani Amanah (UMA). 

Sebelum keberangkatan, seluruh jamaah telah mengikuti kegiatan manasik umrah. Koko berdoa agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia, kata Koko, Bank Aladin Syariah berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem layanan syariah digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga mampu memberikan pengalaman perbankan yang lebih bermakna bagi setiap nasabah.

Program Umrah bagi Nasabah Ala Pensiun misalnya. Selain menjadi bentuk apresiasi atas loyalitas nasabah, program ini juga mencerminkan komitmen perseroan dalam membangun hubungan jangka panjang yang memberikan nilai tambah. Tidak hanya dari sisi finansial tetapi juga aspek spiritual dan sosial.

Kinerja Positif Berkelanjutan

Di tahun kelima eksistensinya, Bank Aladin Syariah terus menguatkan ekosistem layanan syariah digital yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nasabah di berbagai tahap kehidupan. Hal itu sejalan dengan hasil riset Laporan Global Banking Annual Review 2026: Precision with Speed yang diterbitkan oleh McKinsey & Company, perusahaan konsultan manajemen dan strategi global.

Riset McKinsey menyatakan, perbankan global saat ini tengah bertransformasi menuju model bisnis yang lebih digital, personal, dan berbasis teknologi. 

Dalam transisi ini, sebut McKinsey, bank digital memiliki peluang besar untuk memperluas pasar dan menciptakan sumber pertumbuhan baru. Dikatakan bahwa keberhasilan bank digital tidak hanya ditentukan dari inovasi teknologi, tetapi juga oleh kemampuannya membangun hubungan yang kuat dan menghadirkan pengalaman yang bernilai bagi nasabah. 

“Periode 2026–2030 akan menjadi fase penting bagi industri perbankan digital. Setelah bertahun-tahun berfokus pada akuisisi nasabah,” mengutip hasil riset yang dipublikasikan Mei 2026 itu.

Sejalan dengan pengembangan ekosistem syariah dan inovasi layanan digital yang dilakukan secara berkelanjutan, kinerja Bank Aladin Syariah juga menunjukkan hasil yang positif. Hingga Kuartal I/2026, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun serta jumlah nasabah aktif yang tumbuh 30.17% secara year-on-year.

Pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital yang aman, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. 

Ke depan, Bank Aladin Syariah akan terus menghadirkan berbagai program dan inovasi yang memberikan manfaat berkelanjutan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang inklusif dan bernilai.

Perubahan Syarat dan Ketentuan Tabungan Ala Impian Haji

Perubahan Syarat dan Ketentuan Tabungan Ala Impian Haji

Bank Aladin Syariah senantiasa berkomitmen menghadirkan layanan perbankan syariah yang semakin mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Sehubungan dengan peningkatan layanan tersebut, akan berlaku Syarat dan Ketentuan (S&K) terbaru untuk produk Tabungan Ala Impian Haji mulai 4 Agustus 2026.

Perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan proses persiapan pendaftaran haji dengan ketentuan terbaru, termasuk pengenaan biaya e-Meterai pada proses pembukaan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH).

Apa Saja yang Berubah?

Apa yang Perlu Dilakukan Nasabah?

Bagi nasabah yang telah memiliki Tabungan Ala Impian Haji, tidak perlu melakukan tindakan khusus. Namun, apabila masih dalam proses menabung menuju target pendaftaran haji, pastikan target tabungan telah disesuaikan menjadi Rp25.012.000 agar proses pembukaan RTJH dapat berjalan dengan lancar.

Apabila memiliki pertanyaan mengenai perubahan Syarat dan Ketentuan Tabungan Ala Impian Haji, silakan hubungi Contact Center Bank Aladin Syariah melalui:

  • Telepon: (021) 3980 9888
  • Email: bantu@aladinbank.id

Mari lanjutkan ikhtiar mewujudkan perjalanan ke Tanah Suci bersama Tabungan Ala Impian Haji dari Bank Aladin Syariah yang membantu persiapan haji menjadi lebih mudah, terencana, dan sesuai prinsip syariah.

📣WASPADA: Tren Modus Penipuan Terkini!

📣WASPADA: Tren Modus Penipuan Terkini!

Pada era digital saat ini, tindakan penipuan tidak lagi dilakukan dengan teknik yang sederhana. Pelaku terus mengembangkan modus baru dengan memanfaatkan teknologi, berbagai kanal komunikasi, serta kelemahan psikologis calon korban. Semakin kita memahami cara kerja mereka, semakin besar peluang kita untuk terhindar dari penipuan.

 

Berikut ini tren modus penipuan yang sedang marak dan wajib kita waspadai:

Social Engineering (remote access)

Pelaku meminta korban untuk melakukan share screen atau mengunduh aplikasi jarak jauh untuk menguras rekening. 

QRIS Palsu 

Pembayaran dialihkan ke rekening pelaku melalui kode QR palsu di merchant. 

Recovery scam 

Penipuan lanjutan yang menjanjikan pengembalian dana korban dengan meminta biaya tertentu.

File APK Berkedok Undangan/Tagihan Palsu

Mengirimkan file aplikasi mencurigakan (biasanya berakhiran .apk) melalui aplikasi pesan yang dapat meretas data perbankan atau bahkan membuat tagihan palsu untuk mengelabui korban.

Penawaran Kerja

Menawarkan pekerjaan berupa beberapa tugas dan di imingi akan mendapat komisi setelah menyelesaikan tugas tersebut dengan cara top up atau melakukan like konten dan lain-lain, kemudian diberikan tugas ke 2 dan seterusnya jika ingin mendapat komisi yang lebih besar namun saat sudah tertipu atau uang habis, komisi tidak dapat dicairkan.

 

📢Himbauan

    • Waspada terhadap penawaran investasi atau kegiatan yang menjanjikan tinggi, pasti dan cepat. 
    • Jangan mudah percaya pada pesan pribadi, media sosial atau tautan yang sumbernya tidak jelas.
    • Jangan pernah memberikan data pribadi, OTP, PIN maupun kata sandi kepada orang lain termasuk orang terdekat.

 

🚨Apabila menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban penipuan, segera Laporkan !

📩Email : bantu@aladinbank.id

📞Telepon : 021 3980 9888

Pemberitahuan Penyesuaian Definisi dan Status Rekening Nasabah

Pemberitahuan Penyesuaian Definisi dan Status Rekening Nasabah

PT Bank Aladin Syariah Tbk menginformasikan kepada seluruh nasabah bahwa sehubungan dengan berlakunya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum, PT Bank Aladin Syariah Tbk akan melakukan penyesuaian terhadap definisi dan status rekening nasabah yang berlaku mulai 21 Agustus 2026.

Berikut ringkasan ketentuannya:

  • Rekening Aktif
    Rekening kamu dikategorikan aktif apabila masih terdapat aktivitas pada rekening, seperti pemasukan dana, penarikan dana, transaksi, atau pengecekan saldo melalui kanal resmi Bank Aladin Syariah.
  • Rekening Tidak Aktif
    Rekening kamu dapat dikategorikan sebagai Tidak Aktif apabila tidak terdapat aktivitas pemasukan dana, penarikan dana, transaksi, atau pengecekan saldo selama lebih dari 360 hari kalender.
    Apabila rekening berstatus Tidak Aktif, rekening akan dikenakan pembatasan  transaksi berupa blokir penarikan dana dan/atau transfer keluar sampai kamu melakukan reaktivasi melalui aplikasi Aladin.
  • Rekening Dormant
    Rekening kamu dapat dikategorikan sebagai Dormant apabila tidak terdapat aktivitas pemasukan dana, penarikan dana, transaksi, atau pengecekan saldo selama lebih dari 1.800 hari kalender.
    Untuk menjaga keamanan rekening, rekening dengan status Dormant akan memiliki pembatasan transaksi berupa blokir penarikan dana dan/atau transfer keluar, serta blokir pemasukan dana dan/atau transfer masuk

 

Ketentuan Peralihan Status Rekening
Sebagai bagian dari masa peralihan penerapan ketentuan ini:

  1. Rekening yang sebelumnya telah teridentifikasi sebagai rekening Dormant di Bank Aladin Syariah akan disesuaikan kembali berdasarkan ketentuan terbaru. Apabila periode tidak aktif rekening masih berada dalam rentang lebih dari 360 hari kalender sampai dengan 1.800 hari kalender, maka status rekening akan disesuaikan menjadi Rekening Tidak Aktif.
  2. Rekening yang tidak memiliki aktivitas pemasukan dana, penarikan dana, transaksi, atau pengecekan saldo selama lebih dari 1.800 hari kalender akan dikategorikan sebagai Rekening Dormant.
  3. Rekening Tidak Aktif akan berubah menjadi Rekening Dormant apabila tetap tidak terdapat aktivitas pada rekening hingga mencapai periode lebih dari 1.800 hari kalender.
  4. Aktivitas yang dihasilkan oleh sistem Bank tidak dikategorikan sebagai aktivitas nasabah untuk keperluan penentuan status rekening.

 

Penutupan Rekening dengan Saldo Nihil

Sesuai dengan ketentuan POJK Pengelolaan Rekening pada Bank Umum, Bank Aladin Syariah wajib melakukan penutupan rekening secara otomatis atas Rekening Giro dan Tabungan dengan saldo nihil selama 6 (enam) bulan berturut-turut.

Reaktivasi Rekening Tidak Aktif dan Dormant

Nasabah dapat melakukan pengaktifan kembali atau reaktivasi Rekening Tidak Aktif dan Rekening Dormant melalui aplikasi Bank Aladin Syariah.

 

Agar rekening nasabah tetap aktif, pastikan nasabah tetap melakukan aktivitas rekening melalui aplikasi Aladin, seperti pengecekan saldo atau transaksi sesuai kebutuhan.

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kami melalui:

Telepon: +62 21 39809888

Email: bantu@aladinbank.id

Website: www.aladinbank.id

Kiprah Bank Aladin Syariah Diapresiasi KNEKS, Raih Penghargaan Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026

Kiprah Bank Aladin Syariah Diapresiasi KNEKS, Raih Penghargaan Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026

Penghargaan Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026 dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menjadi pengakuan atas konsistensi Bank Aladin Syariah dalam mencatatkan pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat ekosistem layanan perbankan syariah digital.

 

Jakarta, 7 Juli 2026 – Kinerja positif PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) terus mendapat apresiasi dari banyak pihak. Yang teranyar adalah penghargaan bergengsi Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026 dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026.

Perhargaan tahunan tersebut diinisiasi oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerjasama dengan CNN Indonesia dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para penggerak ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Selain menjadi bentuk apresiasi, ajang ini juga menjadi benchmark nasional untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

“Kami memaknai penghargaan Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026 sebagai kepercayaan untuk terus menghadirkan layanan yang memberi nilai tambah bagi masyarakat. Fokus kami adalah membangun ekosistem yang membuat layanan keuangan syariah semakin mudah dijangkau, semakin relevan dengan aktivitas sehari-hari, dan semakin mampu mendampingi masyarakat dalam setiap tahap perjalanan finansialnya,” ujar Direktur Digital Banking Bank Aladin Syariah, Arief Satrio Putra, seusai menerima penghargaan di Jakarta, Senin (6/7).

Sebelumnya, Bank Aladin Syariah telah dinobatkan sebagai Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Constructive Synergy to Provide Comprehensive Financial Solutions pada kategori KBMI 1–Bank Digital. Apresiasi itu diberikan dalam ajang Indonesia Best Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026.

Apresiasi juga datang dari masyarakat, lewat penghargaan The Best Sharia Digital Banking dalam kategori Reader’s Choice pada Anugerah Syariah Republika (ASR) 2026. Penghargaan itu didapat dari hasil polling 27.414 suara masyarakat di website dan media sosial Republika.

Penghargaan sebagai Digital Syariah Bank Category juga didapat Bank Aladin Syariah dalam ajang 7th Indonesia Top Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics.

 Sedangkan, dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026, Bank Aladin Syariah menyabet predikat The Best Deposito Sharia Bank 2026 – KBMI 1 untuk kategori Ala Deposito.

 

Perkuat Inklusi Keuangan

Dari sisi kinerja, hingga Kuartal I 2026, Bank Aladin Syariah sukses membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun, serta jumlah nasabah aktif yang tumbuh 30,17% secara year-on-year

Sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia, Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat kolaborasi lintas ekosistem, mengembangkan inovasi layanan berbasis digital, dan menghadirkan solusi keuangan syariah yang semakin inklusif untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan formal.

Ke depan, model bisnis berbasis ekosistem melalui strategi offline-to-online (O2O) masih menjadi andalan. Perseroan akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, mulai dari institusi keuangan, pelaku industri, organisasi kemasyarakatan, hingga jaringan ritel modern untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Strategi tersebut tidak hanya mendorong perluasan akses layanan keuangan syariah, tetapi juga mendukung penguatan inklusi keuangan melalui layanan digital yang terintegrasi dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.

 

Transformasi perbankan global

Komitmen Bank Aladin Syariah dalam membangun ekosistem digital juga sejalan dengan arah transformasi industri perbankan global. Dalam laporan Global Banking Annual Review 2026: Precision with Speed, McKinsey & Company menyebutkan bahwa periode 2026–2030 akan menjadi fase penting bagi bank digital untuk memasuki tahap pertumbuhan yang ditopang oleh pengembangan ekosistem layanan, monetisasi yang semakin matang, serta pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

Laporan tersebut juga menilai bahwa keberhasilan bank digital ke depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan teknologi, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kolaborasi strategis dan menghadirkan layanan yang relevan bagi berbagai kebutuhan nasabah.

Menurut Direktur Digital Banking Bank Aladin Syariah, Arief Satrio Putra, tren yang disampaikan McKinsey sejalan dengan arah transformasi yang tengah dijalankan Bank Aladin Syariah.

“Teknologi memberi peluang untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui inovasi dan kolaborasi, kami ingin memperluas akses sekaligus menghadirkan pengalaman yang sederhana, personal, dan bermakna bagi setiap nasabah,” kata Arief.

Bank Aladin Syariah Jadi The Best Sharia Digital Banking 2026 Pilihan Masyarakat

Bank Aladin Syariah Jadi The Best Sharia Digital Banking 2026 Pilihan Masyarakat

Penghargaan kategori Reader’s Choice pada Anugerah Syariah Republika 2026 menjadi pengakuan atas kepercayaan publik terhadap layanan perbankan syariah Bank Aladin Syariah.

 

Jakarta, 1 Juli 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) memperoleh pengakuan dari masyarakat sebagai The Best Sharia Digital Banking dalam kategori Reader’s Choice pada Anugerah Syariah Republika (ASR) 2026. Penghargaan itu didapat dari hasil polling 27.414 suara masyarakat.

Polling yang dilakukan selama 15 Mei hingga 15 Juni 2026 melalui website dan media sosial Republika itu makin meneguhkan kepercayaan publik terhadap komitmen Bank Aladin Syariah, dalam menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang inovatif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk, Koko Rachmadi mengatakan bahwa penghargaan ini memiliki makna tersendiri. 

“Penghargaan ini merupakan kehormatan bagi Bank Aladin Syariah karena lahir dari kepercayaan masyarakat melalui pilihan pembaca dan pengikut Republika. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang relevan, mudah diakses, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Koko saat menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Rabu (1/7).

Republika memilih tema “Sharia for All: Beyond Profit, Toward Purpose” untuk menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Koko pun mengamini keberhasilan sebuah bank di tengah pesatnya transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kepercayaan dan memberikan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan nasabah.

“Kami percaya inovasi harus selalu berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat kolaborasi, memperluas ekosistem layanan, serta menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang semakin inklusif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia secara berkelanjutan,” tambahnya.

Belum lama ini, Bank Aladin Syariah juga dinobatkan sebagai Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Constructive Synergy to Provide Comprehensive Financial Solutions pada kategori KBMI 1–Bank Digital. Apresiasi itu diberikan dalam ajang Indonesia Best Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026.

Penghargaan sebagai Digital Syariah Bank Category juga didapat Bank Aladin Syariah dalam ajang 7th Indonesia Top Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics. 

Sedangkan, dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026, Bank Aladin Syariah menyabet predikat The Best Deposito Sharia Bank 2026 – KBMI 1 untuk kategori Ala Deposito.

 

Perkuat inovasi digital

Sebagai pelopor bank syariah digital di Indonesia, Bank Aladin Syariah terus memperkuat ekosistem layanan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra lintas sektor. Perseroan juga terus mengembangkan inovasi digital untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang semakin terintegrasi, mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Komitmen tersebut turut tercermin pada kinerja Perseroan. Hingga Kuartal I 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar, dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun. Jumlah nasabah aktif juga tumbuh 30,17% secara tahunan (year-on-year), mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital yang dikembangkan Perseroan.

Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat inovasi layanan, memperluas kemitraan strategis, serta menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang semakin inklusif. Perseroan meyakini bahwa kolaborasi, inovasi, dan kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Bank Aladin Syariah Dinobatkan sebagai Indonesia Best Bank 2026 karena Kekuatan Sinergi Solusi Keuangan Terintegrasinya

Bank Aladin Syariah Dinobatkan sebagai Indonesia Best Bank 2026 karena Kekuatan Sinergi Solusi Keuangan Terintegrasinya

Sebagai bank syariah digital pertama di Indonesia, Bank Aladin Syariah meyakini bahwa kolaborasi yang konstruktif menjadi kunci untuk memperluas akses layanan keuangan syariah.

 

Jakarta, 30 Juni 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) dinobatkan sebagai Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Constructive Synergy to Provide Comprehensive Financial Solutions pada kategori KBMI 1–Bank Digital. Apresiasi itu diberikan dalam ajang Indonesia Best Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Bank Aladin Syariah dalam memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis guna menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang semakin terintegrasi, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary Head PT Bank Aladin Syariah Tbk, Ratna Wahyuni, mengatakan bahwa kolaborasi merupakan salah satu strategi utama perseroan dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi  industri atas komitmen Bank Aladin Syariah dalam membangun sinergi bersama berbagai mitra strategis untuk menghadirkan solusi keuangan yang semakin komprehensif. Kami percaya bahwa kolaborasi yang konstruktif menjadi kunci untuk memperluas akses layanan keuangan syariah, mendorong inovasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ratna.

Sejak awal kehadirannya, Bank Aladin Syariah terus memperluas ekosistem layanan melalui berbagai kolaborasi strategis dengan pelaku industri, institusi keuangan, serta berbagai organisasi. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih terintegrasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah digital.

Ratna menegaskan, Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat kolaborasi lintas ekosistem, baik dengan institusi keuangan, pelaku industri, maupun komunitas, guna menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah di era digital.

 

Transformasi Perbankan

Penyelenggaraan Indonesia Best Bank Awards 2026 mengusung tema “Empowering Banking Leadership in Building Integrated Economic Ecosystems.” Tema ini menyoroti peran strategis industri perbankan yang tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung, terintegrasi, dan berbasis digital.

Transformasi industri perbankan saat ini ditandai oleh penguatan layanan digital, kolaborasi dengan berbagai ekosistem teknologi, serta penyediaan layanan keuangan yang semakin terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Perbankan dipandang memiliki peran penting sebagai enabler dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Sejalan dengan arah tersebut, Bank Aladin Syariah terus mengembangkan model bisnis berbasis ekosistem melalui strategi offline-to-online (O2O), memperluas kemitraan strategis, serta menghadirkan berbagai inovasi layanan yang mendukung kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan masyarakat secara lebih mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah.

 

Tumbuh Berkelanjutan

Hingga Kuartal I/2026, Bank Aladin Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun serta jumlah nasabah aktif yang tumbuh 30.17% secara year-on-year.

Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi Bank Aladin Syariah untuk terus memperkuat inovasi, memperluas kolaborasi strategis, serta menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan Digital Syariah Bank pada 7th Indonesia Top Bank Awards 2026

Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan Digital Syariah Bank pada 7th Indonesia Top Bank Awards 2026

Jakarta, 25 Juni 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Digital Syariah Bank Category dalam ajang 7th Indonesia Top Bank Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang inovatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Indonesia Top Bank Awards merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Financial Summit 2026 yang mengangkat tema “Industri Keuangan Kuat untuk Akselerasi Ekonomi di Era Presiden Prabowo Subianto.” Ajang penghargaan ini diberikan kepada perbankan yang dinilai memiliki kinerja dan kontribusi terbaik terhadap industri keuangan nasional.

Dalam proses penilaiannya, The Iconomics mengacu pada kinerja keuangan perbankan tahun 2025–2026 dengan dua parameter utama, yaitu Financial Indicator yang mencerminkan aspek profitabilitas dan rentabilitas dengan bobot 60%, serta Financial Growth Indicator dengan bobot 40%. Penilaian dilakukan secara komparatif sesuai kelompok kategori perbankan.

Komitmen Menghadirkan Inovasi Perbankan Syariah Digital

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Aladin Syariah untuk terus memperkuat transformasi digital sekaligus memperluas ekosistem layanan keuangan syariah yang mudah diakses, aman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Hingga Kuartal I/2026, Bank Aladin Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun serta jumlah nasabah aktif yang tumbuh 30.17% secara year-on-year. Capaian tersebut mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital yang dihadirkan Perseroan.

Sejalan dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan, Bank Aladin Syariah juga terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk membangun ekosistem digital yang semakin terintegrasi. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih praktis, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan nasabah di berbagai tahap kehidupan.

Apresiasi Menjadi Motivasi untuk Terus Bertumbuh

Penghargaan Digital Syariah Bank Category pada 7th Indonesia Top Bank Awards 2026 semakin memperkuat posisi Bank Aladin Syariah sebagai salah satu bank syariah digital di Indonesia yang terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan industri keuangan.

Ke depan, Bank Aladin Syariah akan terus berfokus pada penguatan layanan digital, pengembangan produk dan fitur yang relevan, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank Aladin Syariah berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan inklusi keuangan syariah di Indonesia.