Pernah mendapat pesan/telepon mengatasnamakan DJP (Direktorat Jenderal Pajak) yang meminta pembaruan data? Atau ada yang mengirim link/download .APK untuk aktivasi NPWP, verifikasi pajak, atau pemadanan NIK–NPWP dan diminta isi data sesegera mungkin? Tunggu dulu, jangan langsung klik. Bisa jadi itu bukan dari DJP resmi, melainkan modus penipuan!
Saat ini, banyak beredar penipuan yang mengatasnamakan nama instansi resmi Indonesia, seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan modus melakukan pembaruan data, pemadanan NIK–NPWP, atau aktivasi ulang akun pajak. Pelaku memanfaatkan situasi kekhawatiran masyarakat terkait kebijakan pajak sehingga korban merasa panik, takut dan segera mengikuti instruksi palsu tersebut. Penipu memiliki target untuk mencuri data pribadi dan mengambil seluruh dana di rekening korban.
Gimana strategi penipuannya?
📞 Pelaku menghubungi nasabah melalui pesan teks/telepon dengan mengaku petugas pajak
🔗 Pelaku menyertakan link atau file APK/PDF palsu yang menyerupai situs resmi pajak untuk “update data”
🪪 Korban diminta mengisi data pribadi seperti NIK, NPWP, email, nomor ponsel, nomor rekening hingga verifikasi wajah dan sidik jari
🔐 Korban juga bisa diminta memasukkan OTP atau password dengan alasan “konfirmasi data”
💸 Pelaku meminta korban transfer sejumlah uang sebesar Rp 10.000 dengan alasan “pembelian materai”
📲 Setelah data diperoleh, pelaku mengakses akun dan menguras saldo rekening korban. Lalu, pelaku menghilang/tidak dapat dihubungi
🛡️Jaga Keamanan Transaksi:
- Jangan klik/unduh aplikasi dari tautan yang dikirim pihak tak dikenal melalui pesan teks/email yang mencurigakan. Pastikan unduh aplikasi dari platform resmi dan lakukan pembaruan data pajak hanya melalui situs atau aplikasi resmi DJP
- Waspadai pesan yang bernada mendesak, mengancam atau batas waktu singkat. Tetap tenang dan jangan panik, cek dulu kebenaran informasinya!
- Jangan mudah percaya dan melakukan pemindahan dana atas instruksi pihak manapun, terutama yang mengatasnamakan instansi resmi
- Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN, OTP, password, informasi perbankan maupun data pribadi lainnya
- Jika terdapat indikasi penipuan, lakukan konfirmasi melalui kanal resmi DJP atau hubungi contact center Bank Aladin Syariah melalui nomor +622185500947 atau email cs@aladinbank.id.
⚠️ Tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan DJP. Lindungi data pribadi Anda dan jangan mudah percaya pada pihak yang tidak dapat diverifikasi!




