Saat ini sangat penting bagi kita untuk mengenal teknologi AI dan deepfake loh !
Teknologi ini dapat membuat rekaman suara, foto, dan video palsu yang terlihat seperti aslinya. Jika disalahgunakan, AI dapat dipakai untuk menipu, menyebarkan hoaks, hingga mencuri identitas/data pribadi orang lain.
Yuk, kenali ciri-ciri AI dan Deepfake sekarang ☺️
1. Ancaman dan Penyalahgunaan Deepfake
📞 Video/Voice Call Palsu
Kamu ditelepon atau video call oleh “teman” atau “atasan” yang wajah dan suaranya identik, yang meminta transfer uang atau data penting.
⚠️ Pencurian Identitas
Foto atau video yang kamu upload di media sosial dapat disalahgunakan untuk membuat identitas palsu dan menipu orang lain.
⚠️ Pemerasan dengan Deepfake
Pelaku memanipulasi wajah atau suara seseorang untuk membuat konten palsu yang memalukan, lalu menggunakannya untuk mengancam atau memeras korban.
2. Cara Mendeteksi Deepfake (Tips & Trik)
🔍 Perhatikan Hal yang Terasa Janggal
Coba lihat lebih teliti. Misalnya gerakan bibir tidak pas dengan suara, ekspresi wajah terlihat kaku, atau pencahayaan wajah berbeda dengan latar belakang.
📞 Jangan Langsung Percaya, Verifikasi Dulu
Kalau tiba-tiba ada telepon atau video call yang minta transfer uang atau data penting, jangan langsung dituruti. Coba hubungi orang tersebut lewat nomor yang sudah kamu simpan atau kanal komunikasi lain.
📰 Pastikan Informasinya Berasal dari Sumber Resmi
Kalau menemukan video atau berita yang terdengar heboh, jangan langsung percaya atau sebarkan. Cek dulu apakah informasinya juga muncul di media atau akun resmi yang terpercaya.
3. Lindungi Diri dari Penyalahgunaan AI
📸 Bijak Membagikan Foto & Rekaman Suara
Hindari membagikan foto atau rekaman suara secara berlebihan di media sosial. Data tersebut dapat disalahgunakan untuk membuat konten deepfake.
🔐 Amankan Akunmu
Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA) di akun penting, seperti mobile banking, e-wallet, dan email. Lapisan keamanan tambahan ini bisa membantu melindungi akunmu dari akses yang tidak sah.
👨👩👧👦 Ajak Orang Terdekat Ikut Waspada
Ceritakan tentang modus deepfake kepada keluarga dan teman, terutama orang tua. Semakin banyak yang tahu, semakin kecil risiko menjadi korban.
🕵️♂️ Langkah yang Harus Diambil Jika Terlanjur Menjadi Korban:
- Hubungi Bank: Segera laporkan kejadian ke bank Anda untuk memohon pemblokiran rekening tujuan (pelaku).
- Laporkan ke Polisi: Buat laporan resmi di kantor polisi terdekat sebagai dasar hukum penanganan kasus.
- Layanan Pengaduan Resmi:
- Laporkan nomor rekening penipu melalui email bantu@aladinbank.id atau hubungi contact center Bank Aladin 021 3980 9888
- Hubungi layanan pengaduan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jika terkait transaksi keuangan.
- Hentikan Semua Komunikasi: Jangan mengirimkan uang tambahan lagi meskipun diancam atau dijanjikan uang akan kembali.

