Dukung Pendalaman Pasar Uang, Bank Aladin Syariah Jalin Kerja Sama SiPA dengan BSN dan BCA Syariah

Dukung Pendalaman Pasar Uang, Bank Aladin Syariah Jalin Kerja Sama SiPA dengan BSN dan BCA Syariah

Jakarta, 22 April 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) bersama PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Bank BCA Syariah menandatangani kerja sama Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) sebagai langkah strategis untuk mendorong pendalaman pasar uang syariah serta memperkuat efisiensi dan keamanan transaksi di Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS).

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi, Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor, dan Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum.

Turut hadir, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI) Dadang Muljawan sebagai bentuk dukungan regulator terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah di Indonesia, juga perwakilan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Indonesia Islamic Global Market Association (IIGMA).

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi industri perbankan syariah di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berkembang.

“Sebagai bagian dari industri perbankan syariah, kami memandang pendalaman pasar uang syariah sebagai strategi dan langkah yang sangat penting dalam menjaga stabilitas serta keberlanjutan industri, sejalan dengan arah Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (BPPU) 2030. Pemanfaatan instrumen seperti SiPA memungkinkan transaksi antar bank dilakukan secara lebih efisien, aman, dan tetap sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Koko.

Melalui kolaborasi ini, Koko percaya sinergi antar pelaku industri dapat menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif, meningkatkan kepastian counterparty, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata penguatan struktur industri perbankan syariah melalui manajemen risiko yang baik.

“Kerja sama transaksi SiPA dengan Bank Aladin Syariah memungkinkan kami untuk memperluas pemanfaatan instrumen pasar uang syariah secara kolaboratif. Melalui instrumen ini, BCA Syariah dan mitra perbankan dapat bersinergi dalam mendukung tujuan Bank Indonesia agar pasar keuangan syariah lebih aktif  dengan kapasitas yang lebih besar, namun tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang akuntabel,” ujar Yuli.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN), Alex Sofjan Noor menyambut baik kerja sama ini untuk menghadirkan transaksi yang lebih aman, transparan, dan efisien di pasar keuangan syariah Indonesia, khususnya dalam penggunaan agunan berupa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Sukuk Bank Indonesia (SukBI).

“Sebagai bagian dari komitmen Bank BSN dalam mendorong pertumbuhan keuangan syariah nasional, kami terus menghadirkan inovasi yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan syariah. Penerapan pelaksanaan transaksi SiPA ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelaku industri sekaligus meningkatkan efisiensi pasar,” kata Alex.

Dengan berbagai penyempurnaan ini, BSN optimistis dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan sistem keuangan syariah yang modern, adaptif, serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan sistem keuangan syariah yang modern, adaptif, dan berintegritas tinggi,” ujarnya.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dilakukan oleh Bank Aladin Syariah, BSN, dan BCA Syariah dalam mendorong penguatan pasar keuangan syariah nasional.

“Penandatanganan kerja sama SiPA ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pendalaman pasar uang syariah serta meningkatkan efisiensi transaksi antarbank. Kami melihat tren positif pada pemanfaatan instrumen secured seperti SiPA yang terus meningkat, mencerminkan kepercayaan pelaku industri yang semakin kuat,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, Bank Indonesia akan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan instrumen ini agar pasar keuangan syariah menjadi semakin aktif, efisien, dan berdaya tahan.

“Ke depan, kami berharap inisiatif ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi industri dan perekonomian nasional,” tutupnya.

Tren Positif

Perkembangan instrumen SiPA dalam industri perbankan syariah menunjukkan tren yang sangat positif. Seiring dengan pergeseran preferensi pasar dari instrumen tanpa agunan menuju instrumen beragun (secured), SiPA menjadi salah satu instrumen yang semakin diminati. 

Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi instrumen secured termasuk SiPA meningkat dari nihil pada tahun 2020 menjadi sekitar 34% dari total transaksi PUAS pada 2024, dengan rata-rata transaksi harian mencapai sekitar Rp0,8 triliun. Tren ini diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 40% pada 2025, mencerminkan meningkatnya kepercayaan industri terhadap instrumen dengan underlying SBSN.

“Bank Aladin percaya bahwa penguatan instrumen PUAS akan menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan ketahanan industri perbankan syariah, sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Koko.

Seiring dengan semakin kuatnya pendalaman pasar uang syariah serta berkembangnya instrumen pasar uang syariah seperti SiPA, kinerja Bank Aladin Syariah juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hingga Desember 2025, perseroan mencatatkan kinerja laba sebesar Rp150,7 miliar dengan total aset mencapai Rp14,4 triliun, serta jumlah nasabah aktif yang tumbuh 35,5% secara year-on-year. 

Blue Print 2030

Untuk diketahui, kerja sama SiPA sejalan dengan arah kebijakan Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (BPPU) 2030  Bank Indonesia sebagai peta jalan penguatan pasar keuangan yang modern, efisien, dan berdaya saing. Dalam implementasinya, BPPU 2030 menitikberatkan pada tiga pilar utama, yaitu pengembangan produk dan harga (product & pricing), penguatan partisipan dan  infrastruktur pasar, serta sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi ini, SiPA menjadi salah satu instrumen konkret yang mendukung pendalaman pasar uang syariah sekaligus mendorong efisiensi transaksi di pasar uang syariah.

Lebih lanjut, pengembangan instrumen SiPA juga selaras dengan Blueprint Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan strategi utama yang berfokus pada penguatan ekosistem halal, peningkatan peran keuangan syariah dalam pembiayaan ekonomi, serta perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Penguatan instrumen ini juga berdampak langsung pada peningkatan keandalan layanan Bank Aladin Syariah dalam melayani nasabah. Dengan pendalaman pasar uang syariah yang semakin solid, Bank Aladin Syariah dapat memastikan operasional yang lebih stabil dan berkelanjutan, sehingga memberikan rasa tenang dan kepercayaan lebih bagi masyarakat dalam bertransaksi. 

Hal ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan syariah digital yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga dapat diandalkan.

🚨Janji Komisi Besar secara Instan? Ujungnya Saldo Bisa Hilang! Hati-Hati, Ini Modus Penipuan

🚨Janji Komisi Besar secara Instan? Ujungnya Saldo Bisa Hilang! Hati-Hati, Ini Modus Penipuan

Lagi marak banget nih penawaran kerja sampingan lewat media sosial dengan iming-iming komisi besar secara instan. Sekilas kelihatan menguntungkan, tapi.. jangan langsung percaya ya.  Bisa jadi, itu modus penipuan yang lagi tren!

Pelaku penipuan memanfaatkan psikologi “greed” korban alias rasa ingin terus dapat lebih/tidak puas. Mereka akan memberi tugas berulang, meminta uang dengan nominal semakin besar dan memberi janji manis berupa komisi berlipat. Padahal, itu trik buat menguras saldo!

Yuk, kenali dulu pola penipuannya supaya nggak jadi korban 👇

📞 Pelaku menghubungi korban melalui pesan teks/media sosial berkedok penawaran mengerjakan tugas dan menjanjikan komisi yang menggiurkan

📋 Korban diberi instruksi oleh pelaku untuk melakukan tugas sederhana, seperti like dan subscribe media sosial, menaikkan rating produk, membeli produk, mengisi survei online, ikut promo tertentu, dan tugas lainnya

💸 Beberapa tugas awal dengan hadiah/komisi nominal kecil akan langsung diberikan kepada korban untuk meningkatkan kepercayaan korban ke pelaku

🔐 Selanjutnya, korban akan diminta untuk memberikan data pribadi dan melakukan transfer dana dengan nominal lebih besar sebagai “deposit”, “jaminan” atau “biaya administrasi” 

📈 Pelaku terus memberikan tugas lebih rumit dan selalu berjanji akan mengembalikan saldo lebih banyak setelah korban berhasil menyelesaikan tugasnya

🚩 Ketika korban ingin menarik dana, pelaku selalu memberi alasan agar korban terus mengirim uang. Saat saldo korban telah habis, pelaku menghilang dan sulit dilacak

🛡️Biar Nggak Ketipu, Ingat Ini:

  1. Jangan mudah terpengaruh oleh penawaran kerja dengan iming-iming komisi besar untuk tugas yang terlalu mudah di media sosial. Istilahnya, too good to be true.
  2. Waspadai pesan yang bernada mendesak, mengancam atau batas waktu singkat. Tetap tenang dan jangan panik, cek dulu kredibilitasnya. Kalau mencurigakan dan memaksa, langsung hentikan komunikasi
  3. Jangan mudah percaya dan melakukan pemindahan dana atas instruksi pihak manapun, abaikan penawaran kerja sama atau tugas dengan komisi yang menggiurkan
  4. Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN, OTP, Password, informasi perbankan maupun data pribadi lainnya
  5. Jika terdapat indikasi penipuan, laporkan ke pihak berwenang seperti Kepolisian dan hubungi contact center Bank Aladin Syariah melalui nomor +622139809888 atau email bantu@aladinbank.id.

⚠️ Tetap waspada dan bijak dalam setiap transaksi. Pastikan selalu berpikir kritis sebelum bertindak agar terhindar dari kerugian. Cek dulu setiap penawaran kerja dan jangan sampai lengah!

Bank Aladin Syariah Beri Tips Kelola THR untuk Karyawan Lawson

Bank Aladin Syariah Beri Tips Kelola THR untuk Karyawan Lawson

Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Bank Aladin Syariah Tbk menggelar Kelas Edukasi Finansial bagi karyawan Lawson secara hybrid dengan mengangkat tema “Mindset Uang & THR” bertempat di Alfa Tower pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Program ini merupakan bagian dari komitmen Bank Aladin Syariah dalam memperkuat literasi keuangan di ekosistem Alfa Group. Melalui inisiatif ini, Bank Aladin Syariah ingin mendorong pengelolaan Tunjangan Hari Raya (THR) secara lebih bijak dan berkelanjutan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Edukasi yang dibawakan oleh Financial Planner Ayu Sara Herlia (@MamaBer.UANG) ini juga membagikan sejumlah tips praktis dalam mengelola THR agar tidak habis sebelum Lebaran usai. Dalam sesi tersebut, Ayu Sara menekankan tiga prinsip utama dalam pengelolaan THR. 

Pertama, mengubah cara pandang terhadap THR dengan tidak menganggapnya sebagai “uang bonus”, melainkan dana tujuan khusus yang perlu direncanakan sejak awal. Kedua, memprioritaskan kebutuhan utama seperti zakat, biaya mudik, dan kebutuhan keluarga. “Sebelum mengalokasikan dana untuk keinginan konsumtif,” kata Ayu Sara.

Sebagai tips yang terakhir, Ayu Sara menegaskan perlunya membedakan antara kebutuhan, keinginan, dan tekanan sosial yang sering muncul menjelang Lebaran. “Seperti membeli barang baru atau mengikuti tren demi gengsi,” ucapnya.

Dalam sesi ini, peserta juga diajak melakukan simulasi sederhana pembagian THR dengan mengalokasikan dana untuk kebutuhan hari raya, kebutuhan esensial, serta menyisihkan sebagian untuk tabungan atau dana darurat agar kondisi keuangan tetap sehat setelah Lebaran.

Head of Marketing & Growth Bank Aladin Syariah, Dwiyoga Kartiko Utomo, mengatakan literasi keuangan merupakan bagian penting dalam memperkuat inklusi keuangan digital.

“Sebagai bank syariah digital, kami percaya bahwa akses terhadap layanan keuangan harus diiringi dengan pemahaman yang memadai. Momentum Ramadhan dan pencairan THR menjadi waktu yang tepat untuk mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki rekening digital, tetapi juga memiliki perencanaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan masih menjadi tantangan di tengah semakin luasnya akses layanan keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46%, sementara tingkat inklusi keuangan telah mencapai 92,74%, yang menunjukkan masih adanya kesenjangan akses terhadap layanan keuangan dengan tingkat pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak.

Sejalan dengan berbagai inisiatif literasi dan penguatan ekosistem yang terus dilakukan, Bank Aladin Syariah juga mencatatkan kinerja yang positif. Sebagai bank syariah digital, Bank Aladin Syariah membukukan pertumbuhan yang solid dengan total aset mencapai Rp14 triliun dan jumlah nasabah aktif tumbuh lebih dari 32% per November 2025. Kinerja ini mempertegas komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan keuangan syariah digital yang semakin inklusif sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bank Aladin Syariah Gelar Program Literasi Keuangan bagi Karyawan Alfagift, Dorong Kebiasaan Finansial yang Sehat dan Berkelanjutan

Bank Aladin Syariah Gelar Program Literasi Keuangan bagi Karyawan Alfagift, Dorong Kebiasaan Finansial yang Sehat dan Berkelanjutan

PT Bank Aladin Syariah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui penyelenggaraan program literasi keuangan bagi seluruh karyawan Alfagift. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi strategis dalam ekosistem Alfa Group untuk mendorong kebiasaan finansial yang lebih sehat, terencana, dan berkelanjutan.

Program literasi ini dilaksanakan melalui sesi sosialisasi program Glitz Treasury Journey, sebuah solusi perencanaan keuangan yang dirancang khusus bagi karyawan Alfagift untuk membantu membangun kedisiplinan dalam menabung secara konsisten dan terstruktur. Program ini diharapkan dapat mendukung karyawan dalam mencapai tujuan finansial jangka pendek maupun jangka panjang.

Bank Aladin Syariah turut menghadirkan perencana keuangan, Prita Hapsari Ghozie, yang membawakan materi bertajuk Savings vs Doom Spending. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami perbedaan antara kebiasaan menabung yang strategis dan perilaku belanja impulsif yang berisiko mengganggu stabilitas keuangan. Materi ini memberikan perspektif praktis mengenai pengelolaan keuangan pribadi di tengah tantangan gaya hidup modern.

Head of Marketing & Growth Bank Aladin Syariah, Dwiyoga Kartiko Utomo, menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berdaya secara finansial.

“Kami percaya bahwa akses terhadap layanan keuangan harus diiringi dengan pemahaman yang kuat mengenai pengelolaannya. Melalui program literasi ini, Bank Aladin Syariah ingin membantu karyawan Alfagift membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan terencana, sehingga tidak hanya produktif dalam bekerja, tetapi juga sejahtera secara finansial,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bank Aladin Syariah menegaskan perannya sebagai bank syariah digital yang tidak hanya menghadirkan solusi keuangan berbasis teknologi, tetapi juga aktif mendorong peningkatan literasi finansial. Komitmen tersebut sejalan dengan kinerja perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan solid, dengan total aset mencapai Rp14 triliun per November 2025 serta pertumbuhan jumlah nasabah aktif lebih dari 35,5% secara year-on-year per Desember 2025. Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat peran Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang inklusif, relevan, dan berdampak nyata.

Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi: Bank Aladin Syariah dan Alfa Group Memperkuat Kolaborasi dalam Buka Puasa Bersama Ramadan 1447 H

Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi: Bank Aladin Syariah dan Alfa Group Memperkuat  Kolaborasi dalam Buka Puasa Bersama Ramadan 1447 H

PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) bersama PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfa Group) menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama yang dihadiri oleh jajaran manajemen serta karyawan Bank Aladin Syariah dan Alfa Group. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Tentrem Jakarta ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi kolaborasi dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Dalam suasana Ramadan yang penuh makna, acara ini menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan dan memperkuat kolaborasi antara Bank Aladin Syariah dan Alfa Group. Sinergi ini tidak hanya diwujudkan melalui kebersamaan dalam acara buka puasa, tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi nasabah seperti menghadirkan berbagai promo menarik di jaringan Alfa Group yaitu Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan Dandan. Selain itu, Bank Aladin Syariah turut memberikan dukungan pendidikan untuk putra & putri karyawan Alfa Group sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian bersama.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyampaikan bahwa kebersamaan merupakan fondasi penting dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan. “Ramadan adalah momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. Sinergi antara Bank Aladin Syariah dan Alfa Group bukan hanya tentang kolaborasi bisnis, tetapi juga tentang bagaimana kita tumbuh bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak karyawan yang berprestasi,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Anggara Hans Prawira, menyampaikan bahwa momentum ramadan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi atas kuatnya sinergi dalam ekosistem Alfa Group bersama Bank Aladin Syariah. “Kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi fondasi penting untuk terus membangun kolaborasi yang berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga dalam memberikan nilai tambah yang nyata bagi karyawan, keluarga besar Alfa Group, serta
masyarakat luas,” tambahnya.

Melalui berbagai inisiatif kolaboratif bisnis dan juga dukungan pendidikan bagi putra-putri karyawan, ia ingin memastikan bahwa pertumbuhan yang akan dibangun adalah pertumbuhan yang inklusif dan berdampak.

“Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antar entitas dalam satu ekosistem akan menciptakan keberlanjutan jangka panjang, memperkuat loyalitas pelanggan, serta menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas. Investasi terbaik bukan hanya pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia dan masa depan generasi berikutnya. Karena itu, kolaborasi ini adalah wujud komitmen bersama untuk tumbuh, berbagi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi
Indonesia,” pungkasnya.

Bank Aladin Syariah terus mencatatkan pertumbuhan yang positif di tengah dinamika industri keuangan saat ini. Hingga November 2025, total aset perseroan mencapai Rp14 triliun (atau tumbuh 62% yoy), sementara jumlah nasabah aktif tumbuh sebesar 32% secara yoy. Capaian ini menegaskan posisi Bank Aladin Syariah sebagai penyedia layanan perbankan syariah digital
yang inklusif dan relevan, sekaligus menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis senantiasa berjalan seiring dengan komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bank Aladin Syariah Kembali Dukung Program Warteg Gratis Alfamart Ramadan 2026

Bank Aladin Syariah Kembali Dukung Program Warteg Gratis Alfamart Ramadan 2026

PT Bank Aladin Syariah Tbk kembali memperkuat kolaborasi strategis bersama Alfamart melalui dukungan pada program Warteg Gratis Ramadan. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan kedua perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Program Warteg Gratis sendiri telah menjadi agenda tahunan Alfamart sejak 2021 dan berhasil menyalurkan lebih dari 150.000 paket makanan hingga 2025 dengan melibatkan ratusan UMKM warteg di berbagai daerah. Pada Ramadan 2026 ini, Program Warteg Gratis Alfamart akan kembali membagikan 60.000 paket makanan berbuka di 34 kota dengan menggandeng 102 mitra pelaku UMKM Warteg. Hingga mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Penyajian Paket Buka Puasa oleh warung makan terbanyak.

Sebagai mitra strategis, Bank Aladin Syariah selalu aktif dalam berbagai inisiatif sosial yang menjangkau masyarakat langsung dan menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah dan inklusif. Dukungan Bank Aladin Syariah kali ini, diawali dengan keikutsertaan dalam acara Kick Off Warteg Gratis yang digelar di Toko Alfamart DT Alam Sutera, Tangerang. Dalam kesempatan tersebut, Bank Aladin Syariah membuka stan interaktif yang menghadirkan berbagai aktivitas seperti edukasi perbankan syariah, literasi digital serta pemberian takjil untuk para pengunjung untuk menyemarakkan acara. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi yang tidak hanya strategis secara bisnis, tetapi juga berdampak sosial.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menegaskan bahwa dukungan terhadap Warteg Gratis merupakan bagian dari komitmen Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan kegiatan sosial yang berdampak dan berkelanjutan. “Sebagai bank syariah digital, kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan manfaat. Kolaborasi bersama Alfamart dalam Warteg Gratis adalah wujud bagaimana ekosistem yang kuat dapat menghadirkan dampak yang lebih luas. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Bank Aladin Syariah tidak hanya dirasakan melalui layanan digital, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Koko menambahkan bahwa sinergi dalam ekosistem Alfa Group menjadi fondasi penting dalam menciptakan shared value yang berkelanjutan. “Alfamart memiliki kedekatan yang luar biasa dengan masyarakat, sementara kami menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang inklusif. Ketika keduanya berjalan bersama, dampaknya menjadi lebih besar. Inilah semangat kolaborasi yang terus kami perkuat ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menegaskan bahwa program Warteg Gratis merupakan bagian dari komitmen sosial berkelanjutan Alfamart. Ia mengapresiasi dukungan konsisten Bank Aladin Syariah untuk program Warteg Gratis Alfamart. “Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Aladin atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan dalam menyukseskan program ini. Support yang diberikan bukan sekadar kontribusi, tetapi wujud nyata semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Bagi Alfamart, tambahnya, sinergi bersama Aladin memperkuat pesan bahwa program ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi tentang menghadirkan harapan, memperluas manfaat, dan memastikan bahwa keberadaan Warteg Gratis benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia menambahkan, Warteg Gratis tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi masyarakat penerima, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil. “Sebanyak 102 pemilik UMKM warteg kami libatkan sebagai mitra penyedia makanan berbuka. Keterlibatan ini tentu memberikan dampak mikro–ekonomi yang dapat dirasakan bersama. Ditambah dengan kehadiran Food Truck keliling, jangkauan program menjadi semakin luas,” lanjutnya.

Partisipasi ini menegaskan komitmen Bank Aladin Syariah untuk tidak hanya menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam inisiatif sosial yang memberikan dampak luas.

Sebagai bank syariah digital, Bank Aladin Syariah terus mencatatkan pertumbuhan yang positif di tengah dinamika industri keuangan saat ini. Hingga November 2025, total aset perseroan mencapai Rp14 triliun (atau tumbuh 62% yoy), sementara jumlah nasabah aktif tumbuh sebesar 32% secara yoy. Capaian ini menegaskan posisi Bank Aladin Syariah sebagai penyedia layanan perbankan syariah digital yang inklusif dan relevan, sekaligus menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis senantiasa berjalan seiring dengan komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hati-hati, Penipuan Berkedok Pembaruan Data Mengatasnamakan DJP

Hati-hati, Penipuan Berkedok Pembaruan Data Mengatasnamakan DJP

Pernah mendapat pesan/telepon mengatasnamakan DJP (Direktorat Jenderal Pajak) yang meminta pembaruan data? Atau ada yang mengirim link/download .APK untuk aktivasi NPWP, verifikasi pajak, atau pemadanan NIK–NPWP dan diminta isi data sesegera mungkin? Tunggu dulu, jangan langsung klik. Bisa jadi itu bukan dari DJP resmi, melainkan modus penipuan!

 

Saat ini, banyak beredar penipuan yang mengatasnamakan nama instansi resmi Indonesia, seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan modus melakukan pembaruan data, pemadanan NIK–NPWP, atau aktivasi ulang akun pajak. Pelaku memanfaatkan situasi kekhawatiran masyarakat terkait kebijakan pajak sehingga korban merasa panik, takut dan segera mengikuti instruksi palsu tersebut. Penipu memiliki target untuk mencuri data pribadi dan mengambil seluruh dana di rekening korban.

 

Gimana strategi penipuannya?

📞 Pelaku menghubungi nasabah melalui pesan teks/telepon dengan mengaku petugas pajak

🔗 Pelaku menyertakan link atau file APK/PDF palsu yang menyerupai situs resmi pajak untuk “update data”

🪪 Korban diminta mengisi data pribadi seperti NIK, NPWP, email, nomor ponsel, nomor rekening hingga verifikasi wajah dan sidik jari

🔐 Korban juga bisa diminta memasukkan OTP atau password dengan alasan “konfirmasi data”

💸 Pelaku meminta korban transfer sejumlah uang sebesar Rp 10.000 dengan alasan “pembelian materai”

📲 Setelah data diperoleh, pelaku mengakses akun dan menguras saldo rekening korban. Lalu, pelaku menghilang/tidak dapat dihubungi

🛡️Jaga Keamanan Transaksi:

  1. Jangan klik/unduh aplikasi dari tautan yang dikirim pihak tak dikenal melalui pesan teks/email yang mencurigakan. Pastikan unduh aplikasi dari platform resmi dan lakukan pembaruan data pajak hanya melalui situs atau aplikasi resmi DJP
  2. Waspadai pesan yang bernada mendesak, mengancam atau batas waktu singkat. Tetap tenang dan jangan panik, cek dulu kebenaran informasinya!
  3. Jangan mudah percaya dan melakukan pemindahan dana atas instruksi pihak manapun, terutama yang mengatasnamakan instansi resmi
  4. Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN, OTP, password, informasi perbankan maupun data pribadi lainnya
  5. Jika terdapat indikasi penipuan, lakukan konfirmasi melalui kanal resmi DJP atau hubungi contact center Bank Aladin Syariah melalui nomor +622185500947 atau email cs@aladinbank.id.

 

⚠️ Tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan DJP. Lindungi data pribadi Anda dan jangan mudah percaya pada pihak yang tidak dapat diverifikasi!

Waspada! Modus Penipuan Jual Beli Online Makin Meningkat

Waspada! Modus Penipuan Jual Beli Online Makin Meningkat

Pas lagi beli barang online, tiba-tiba ada penjual yang minta transaksi di luar aplikasi? Atau penjual mengirim link pembayaran dengan alasan “biar cepat diproses”? Tunggu dulu, bisa jadi itu bukan transaksi resmi, tapi penipu yang sedang menyusun skenario untuk menjebak kamu!

 

Saat ini, banyak sekali penipuan jual beli online dengan mengaku sebagai penjual, meminta pembayaran di luar platform hingga mengirim tautan palsu yang menyerupai halaman bank/marketplace. Pelaku memanfaatkan momen nasabah yang ingin transaksi cepat, lalu berpura-pura membantu agar transaksi “aman”, padahal itu sebuah perangkap tipuan!

 

Bagaimana rangkaian aksinya?

📩 Pelaku menghubungi korban melalui chat marketplace, pesan teks, atau media sosial dan mengaku sebagai penjual resmi

🔗 Pelaku mengarahkan korban untuk bertransaksi di luar aplikasi (transfer, e-wallet, atau link pembayaran palsu) dengan alasan harga murah, sedang diskon, stok terbatas, atau proses lebih cepat.

💳 Pelaku mengirim tautan (link) dan diminta memasukkan data pribadi.

📵 Setelah dana dikirim atau data diberikan, pelaku langsung memblokir korban dan menghilang.

 

🕵️‍♂️Langkah Cegah Penipuan:

  1. Selalu lakukan transaksi jual beli online di platform resmi, jangan tergiur harga murah di luar sistem dan iming-iming promo palsu
  2. Identifikasi akun penjual sebelum bertransaksi. Waspadai penjual yang terburu-buru, nada mengancam, memberi tekanan, atau meminta transaksi di luar aplikasi, bisa jadi itu awal penipuan!
  3. Jangan pernah klik tautan pembayaran/scan QRIS yang dikirim melalui chat pribadi atau media sosial
  4. Jangan pernah membagikan data pribadi seperti PIN, OTP, password, CVV, atau informasi perbankan/ data pribadi lainnya kepada siapa pun
  5. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera menghubungi pihak marketplace resmi dan apabila telah bertransaksi menggunakan Bank Aladin Syariah, segera hubungi layanan resmi Bank Aladin Syariah melalui nomor +622185500947 atau email cs@aladinbank.id. Simpan seluruh dokumen/bukti penipuan online, seperti email, rekaman suara, pesan teks, tangkapan layar, atau nomor rekening penipu.

⚠️ Tetap waspada dan selalu cek kebenaran informasi sebelum bertransaksi!

Bank Aladin Syariah Perkuat Nilai Pelayanan Melalui Program Umrah Nasabah Ala Pensiun

Bank Aladin Syariah Perkuat Nilai Pelayanan Melalui Program Umrah Nasabah Ala Pensiun

PT Bank Aladin Syariah Tbk kembali menghadirkan program apresiasi bernilai spiritual bagi nasabah pensiunan melalui Program Umrah bagi Nasabah Ala Pensiun yang terpilih. Program ini menjadi wujud penghargaan tulus atas loyalitas dan kepercayaan para nasabah pensiunan yang telah mempercayakan layanan keuangannya kepada Bank Aladin Syariah.

Melalui program ini, Bank Aladin Syariah tidak hanya menghadirkan bentuk apresiasi, tetapi juga menumbuhkan nilai spiritual, rasa syukur, serta pengalaman ibadah yang bermakna di usia emas. Inisiatif ini mencerminkan semangat Bank Aladin Syariah dalam memberikan pelayanan dengan hati, di mana setiap langkah kebaikan diharapkan membawa keberkahan bagi nasabah, perusahaan, dan masyarakat secara luas.

Sebagai bagian dari rangkaian program, Bank Aladin Syariah menyelenggarakan Manasik Umrah dan Pelepasan Jamaah Umrah Nasabah Ala Pensiun yang berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Ballroom Citadines Connection Hotel, Cengkareng. Acara ini menjadi momentum pembekalan sekaligus pelepasan resmi bagi para jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, hadir langsung dalam acara tersebut untuk memberikan sambutan, serta menyampaikan pesan dan doa kepada para jamaah. Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis kepada dua perwakilan jamaah sebagai tanda pelepasan resmi.

“Bagi kami, program ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga amanah. Kami ingin memastikan bahwa Bank Aladin Syariah hadir mendampingi nasabah tidak hanya dalam aspek finansial, tetapi juga dalam perjalanan spiritual yang bermakna. Semoga ibadah umrah ini membawa ketenangan, keberkahan dan semangat baru bagi para jamaah,” ujar Koko Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah.

Pada tahap 1, Bank Aladin Syariah memberangkatkan 34 calon jamaah dengan jadwal perjalanan umrah pada 27 Januari hingga 4 Februari 2026. Bank Aladin Syariah berkomitmen untuk melanjutkan program ini pada periode berikutnya sebagai bagian dari apresiasi berkelanjutan bagi nasabah Ala Pensiun.

Melalui program ini, Bank Aladin Syariah berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan spiritual para nasabah dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen perusahaan untuk terus memberikan layanan yang bermakna dan bernilai bagi seluruh nasabah.

Sebagai bank syariah digital, Bank Aladin Syariah terus menunjukkan kinerja dan pertumbuhan yang solid. Hingga November 2025, total aset Bank Aladin Syariah meningkat hingga mencapai  Rp14 triliun. Sementara per Desember 2025 jumlah nasabah aktif bertumbuh lebih dari 35.5% year-on-year. Pencapaian ini menegaskan peran Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang inklusif, relevan, serta memberikan ketenangan bagi masyarakat Indonesia.

Waspada! Ini Modus Penipuan Pengiriman Kartu Terbaru

Waspada! Ini Modus Penipuan Pengiriman Kartu Terbaru

Lagi nunggu dikirimin kartu debit bank? Lalu tiba-tiba ada yang menghubungi, mengaku sebagai kurir atau jasa ekspedisi pengantar kartu dan diiming-imingi pengembalian dana? Tunggu, stop dulu. 

Bisa jadi itu bukan kurir atau jasa ekspedisi resmi, tapi jebakan dari penipu!

 

Saat ini, sedang marak penipuan yang mengaku sebagai kurir atau jasa ekspedisi yang mengantar kartu debit nasabah dan menawarkan pengembalian dana. Pelaku sedang mengincar momen ini dengan memanfaatkan nasabah yang panik dan pelaku berpura-pura memberikan solusi cepat, padahal itu jebakan penipuan loh! 

 

Gimana sih alur penipuannya?

📞 Pelaku menghubungi nasabah melalui pesan singkat  atau media sosial dengan mengaku sebagai kurir atau jasa ekspedisi 

💳 Pelaku memberikan informasi palsu terkait kondisi kartu debit nasabah seperti kartu tertukar atau adanya kendala pengiriman

💸 Pelaku memberi instruksi untuk membayar sejumlah dana dengan memindai QRIS dengan alasan pembayaran atau pengembalian dana

📵 Setelah terjadi pemindahan dana, nasabah langsung diblokir dan pelaku menghilang

🚨 Harap diingat:

  1. Bank tidak pernah meminta pembayaran atau pengembalian dana melalui QRIS
  2. Kurir atau jasa ekspedisi resmi tidak pernah meminta data pribadi nasabah dan memberi instruksi pemindahan dana yang “mencurigakan”
  3. Setiap kendala pengiriman kartu hanya ditangani melalui kanal resmi Bank

 

🛡️Ketahui Perlindungan Aman:

  1. Tetap tenang dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, terutama saat menerima informasi mendadak.
  2. Tolak segala bentuk permintaan pembayaran atau pengembalian dana yang berkaitan dengan pengiriman kartu.
  3. Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN, OTP, password, informasi perbankan maupun data pribadi lainnya.
  4. Jika terdapat keraguan sekecil apa pun, segera lakukan pengecekan melalui aplikasi resmi atau hubungi contact center Bank Aladin Syariah melalui nomor +622185500947 atau email cs@aladinbank.id.

⚠️ Mari menjadi nasabah yang lebih cerdas dan waspada, berhenti sejenak untuk berfikir dan mengecek kebenaran informasi dapat mencegah kerugian!