Bank Aladin bersama dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), bertekad untuk berbagi kebaikan,melalui Rumah Oksigen Gotong Royong

Bank Aladin bersama dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), bertekad untuk berbagi kebaikan,melalui Rumah Oksigen Gotong Royong

**Mempermudah Akses Oksigen bersama Rumah Oksigen Gotong Royong, Wujud Nyata Bank Aladin Bantu Melawan Pandemi**

Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung di Indonesia. Perjuangan melawan pandemi pun masih harus kita lakukan. Dimulai dari edukasi diri, hingga melaksanakan protokol kesehatan. Terutama di tengah meningkatnya angka persebaran varian baru virus Covid-19, perjuangan masih jauh dari berakhir, dan semakin banyak bentuk perjuangan melawan pandemi yang harus kita lakukan. Salah satunya adalah memberikan kemudahan akses oksigen terhadap pasien yang membutuhkan.

Kebutuhan tabung oksigen yang meningkat akhir-akhir ini, sering kali dijawab dengan kelangkaan, dan hal tersebut menimbulkan kekhawatiran mengingat pentingnya tabung oksigen di masa pandemi seperti sekarang. Diperkirakan, kebutuhan tabung oksigen di Indonesia mencapai lebih dari 211,000 tabung per hari, pemerintah juga memberi instruksi dimana 100% kebutuhan oksigen industri dialihkan untuk kebutuhan medis.

Melihat fakta di lapangan, dan terinspirasi dari semangat juang serta gotong royong yang masyarakat Indonesia tunjukkan di masa yang penuh keterbatasan ini, Bank Aladin pun tergerak untuk mewujudkan visi Bank Aladin melalui sebuah misi kemanusiaan. Berpegang pada value bagaimana Bank Aladin mengerti indahnya berbuat kebaikan, terutama bagaimana kebaikan akan berlipat apabila dibagi. Karena itu, Bank Aladin bersama dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), bertekad untuk berbagi kebaikan, melalui Rumah Oksigen Gotong Royong. Sebuah fasilitas kesehatan semi-permanen sebagai bentuk inisiatif oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), yang dilengkapi dengan tabung oksigen dan tempat tidur untuk pasien Covid-19 dengan gejala menengah.

 

Melalui program ini, Bank Aladin, Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), dan Rumah Oksigen memiliki misi untuk mempermudah akses suplai oksigen, mengurangi beban rumah sakit, pemerataan logistik kebutuhan medis, dan memberikan dampak positif terhadap Tingkat Keterisian Tempat Tidur (Bed Occupancy Rate {BOR}) bagi pasien Covid-19.

Program ini dilakukan sudah dengan perencanaan strategis, baik secara pemilihan lokasi yang memudahkan distribusi logistik, maupun akses untuk pasien, sumber tenaga bantuan, dan mekanisme pendaftaran yang sederhana. Program ini dilakukan atas kerjasama dengan Pusat Kesehatan TNI AD yang sudah terbukti menangani dan berpengalaman dalam bidang terkait. Kawasan Pulo Gadung dipilih menjadi lokasi pertama Rumah Oksigen, dengan pertimbangan lokasi yang strategis dengan suplai oksigen, mudah diakses oleh pasien, dan kedekatan jarak dengan beberapa rumah sakit dari area yang sama (RS Antam, RS Persahabatan, RS Kartika Pulomas, RS Gading Pluit, RS Mitra Keluarga, RS Omni, dan RS Columbia Asia), diharapkan dapat memberikan dukungan medis secara tepat pada saat yang dibutuhkan.

Dari masyarakat Indonesia, untuk masyarakat Indonesia. Seperti halnya bagaimana bantuan ini terinspirasi dari semangat masyarakat Indonesia, kebaikan yang dapat dipetik pun Bank Aladin harapkan dapat dirasakan kembali oleh mereka yang menginspirasi. Kebaikan dalam bentuk kemudahan akses oksigen yang bisa dirasakan langsung oleh pasien yang membutuhkan, ataupun kebaikan yang menjadi penggerak bahwa dalam keterbatasan apapun, masyarakat Indonesia masih memiliki semangat juang dan gotong royong yang tidak terbatas. Contoh baik tersebut pun menjadi dorongan Bank Aladin untuk turut berpartisipasi, dan berkontribusi melalui bantuan fasilitas tempat tidur sebanyak 125 dari total 500 tempat tidur di Rumah Oksigen Gotong Royong. **Program ini sejalan dengan prinsip Bank Aladin untuk membangun bersama komunitas dimana Bank Aladin berada dan dengan semangat kerjasama mewujudkan kembali lingkungan dan individu yang sehat untuk bisa terus berkarya.**

Mengutip pernyataan Bapak Basuki Hidayat selaku Direktur Operasional Bank Aladin, “Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam Program Rumah Oksigen Gotong Royong, karena ini merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang baik bagi Masyarakat umum. Hal ini sangat sejalan dengan nilai utama yang Bank Aladin usung, yaitu semangat Do Good, Feel Good Kami percaya bahwa setiap individu maupun entitas dapat memberikan kontribusi atau manfaat yang baik bagi sekelilingnya untuk memperoleh ketenangan hati, terlebih lagi apabila kita lakukan secara Bersama-sama.”

#AladinPeduliAladinBantuin
#AladinBantuinRumahOksigen

MOU Aladin dan BPKH

MOU Aladin dan BPKH

Dorong Digitalisasi Haji, Bank Aladin Bekerjasama dengan BPKH

PT Bank Aladin Syariah Tbk melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam rangka mendorong digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan jemaah Haji.

Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani di Hotel Bidakara, Jakarta (11/10) oleh Pimpinan Bank Aladin Syariah bersama dengan Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu dan dihadiri Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Penghimpunan, Penempatan Dana, Investasi Langsung dan Lainnya Dalam Negeri A.Iskandar Zulkarnain.

Direktur Operasional Bank Aladin Basuki Hidayat menyambut baik kerja sama antar BPKH dan Bank Aladin syariah. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi solusi untuk pelayanan calon jamaah haji Indonesia.

“PT Bank Aladin Syariah Tbk. bangga menjadi bagian yang dapat mendukung program BPKH yaitu untuk memberikan solusi digital untuk pelayanan haji bagi para calon jamaah,” ujar Basuki di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Basuki melanjutkan, kerja sama antara Bank Aladin dengan BPKH juga diharapkan dapat mempermudah akses layanan perbankan syariah ke depannya. “Kerjasama ini sejalan dengan pengembangan ekosistem digital syariah sehingga layanan perbankan syariah dapat diakses dengan mudah oleh calon jamaah serta mendukung inklusi keuangan” lanjutnya.

Sementara itu, Anggito Abimanyu menyampaikan pentingnya melakukan sejumlah terobosan sistem informasi digital yang dapat mempermudah dalam pelayanan jemaah haji.

Kemajuan teknologi yang pesat membuka banyak kesempatan untuk melakukan inovasi dalam layanan jemaah haji, salah satunya dengan transformasi layanan digital baik dalam pengelolaan data jemaah, dan kemudahan layanan bagi jemaah haji.

“Kami sangat terhormat dapat menjadi bagian dan mendukung program-program yang dijalankan BPKH lakukan melalui peran mitra BPKH yang memiliki jaringan tersebar di seluruh Indonesia, selain itu dengan sistem informasi digital yang baik dapat memudahkan pemantauan data dalam rangka monitoring dan evaluasi serta peningkatan layanan yang lebih baik bagi jemaah haji.” ujar Anggito.

Terjalinnya kemitraan antara Bank Aladin Syariah dengan BPKH merupakan inovasi digital yang akan memberikan solusi layanan haji untuk calon jamaah yang berlokasi di pelosok Indonesia dan selaras dengan kampanye gerakan Haji Muda yang dicanangkan oleh BPKH.

Bank Aladin Bantu Mempercepat Pemerataan Vaksinasi Melalui Kolaborasi

Bank Aladin Bantu Mempercepat Pemerataan Vaksinasi Melalui Kolaborasi

Kasus positif Covid-19 masih berlangsung di Indonesia. Berdasarkan data tanggal 10 Agustus 2021 terdapat total 3.718.821 kasus positif Covid-19 di Indonesia dengan total pasien sembuh sejumlah 3.171.147 dan 110.619 meninggal dunia.

Untuk membantu menyukseskan program vaksinasi Covid-19, Bank Aladin bersama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart), dan PT Media Dokter Investama (Halodoc) bersama Pemerintah Kota Tangerang, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dalam acara “Bersama Bantu Indonesia Sehat” yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari aktivitas sosial yang dicanangkan oleh Bank Aladin, sebagai wujud nyata dalam membantu kehidupan masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan sosial ini dirangkai melalui satu program Aladin Peduli, Aladin Bantuin.

Basuki Hidayat, Direktur Operasional Bank Aladin mengatakan Bank Aladin sebagai Bank Syariah Masa Depan berkolaborasi bersama dengan para mitra membuka sentra vaksinasi untuk bantu sehatkan Indonesia. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Kerjasama Bank Aladin dengan Alfamart dan Halodoc sebelumnya yang tidak hanya berfokus pada kegiatan kerjasama bisnis, namun juga kegiatan sosial seperti penyediaan sentra vaksinasi ini.
“Kami harap pemberian vaksinasi ini dapat membantu Pemerintah dan menjadi salah satu upaya yang efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung di Indonesia,” terangnya.

Kolaborasi ini menghadirkan dua sentra vaksinasi yang berlokasi di Alfa Tower (Alam Sutera) dan Alfa DC (Balaraja) dan menargetkan pemberian vaksin di area Tangerang. Vaksinasi dilakukan secara serentak pada 12 Agustus 2021 sampai dengan 15 Agustus 2021 untuk vaksin dosis pertama.

Pelaksanaan dilakukan dengan empat tahapan yaitu registrasi, screening kesehatan oleh dokter, suntik vaksin, dan diakhiri dengan observasi efek vaksin selama 15 menit. Pendaftaran dilakukan melalui dua cara, melalui undangan bagi pegawai Alfamart beserta keluarga pegawai, dan melalui aplikasi Halodoc yang dapat diakses oleh umum.

Melalui program ini Bank Aladin berharap untuk memberikan benefit konkrit kepada masyarakat dan turut menginspirasi masyarakat Indonesia lainnya untuk meneruskan semangat juang melawan pandemi Covid-19 melalui berbagai cara. Sejalan dengan semangat Do Good, Feel Good yang Bank Aladin usung, dimana semua masyarakat dapat memberikan kontribusi atau manfaat baik bagi sekelilingnya untuk memperoleh ketenangan hati.

#AladinPeduliAladinBantuin
#AladinBantuinVaksin

Sesuai Hasil RUPSLB, Bank Net Syariah Berganti Nama Menjadi Bank Aladin Syariah

Sesuai Hasil RUPSLB, Bank Net Syariah Berganti Nama Menjadi Bank Aladin Syariah

Jakarta (09 April 2021) – Mengacu pada hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada hari Rabu 7 April 2021, Bank Net Syariah (PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk) telah menyetujui perubahan nama menjadi Bank Aladin Syariah (PT Bank Aladin Syariah Tbk). Hasil RUPS tersebut akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari instansi yang berwenang.

“Kami melihat Aladin sebagai brand yang memenuhi kriteria ramah di telinga publik, mudah diingat, memiliki asosiasi yang positif namun tidak eksklusif bagi kalangan tertentu saja. Jika dilihat dari suku katanya, Aladin memiliki arti yang mendalam. Ala berarti dengan atau di atas. Sedangkan Din berarti way of life atau faith”, ujar Dyota Marsudi selaku Presiden Direktur yang baru. Aladin diharapkan dapat menjadi representasi merek yang dinamis dan dapat merangkul berbagai kalangan dengan beragam latar belakang.

“Pergantian nama ini bukan sekadar proses merubah nama dan logo, melainkan juga sebuah transformasi diri menjadi bank yang lebih relevan, merangkul dan dekat kepada masyarakat masa kini melalui pendekatan digitalisasi. Di samping itu, kami juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua nasabah kami” lanjut Dyota Marsudi.

Bank Aladin Syariah masih akan melanjutkan pengenalan nama, logo berikut tagline baru dalam acara peluncuran di beberapa bulan ke depan. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk lebih mendekatkan citra baru perseroan kepada nasabah dan masyarakat.

RUPSLB juga telah menyetujui untuk mengangkat 4 (empat) anggota Direksi dan 1 (satu) Presiden Komisaris baru yang akan berlaku efektif setelah dinyatakan lulus fit and proper test dan telah memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Pengumuman Perubahan Nama Bank

Pengumuman Perubahan Nama Bank

PT BANK MAYBANK SYARIAH INDONESIA

MENJADI

PT BANK NET INDONESIA SYARIAH

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sehubungan dengan telah diperolehnya persetujuan dari:
1. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU-0035488.AH.01.02.Tahun 2019 tertanggal 8 Juli 2019 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Net Indonesia Syariah; dan
2. Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-113/PB.1/2019 tertanggal 20 Desember 2019 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Maybank Syariah Indonesia Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Net Indonesia Syariah;

bersama ini kami sampaikan bahwa efektif sejak tanggal 20 Desember 2019:

 

PT BANK MAYBANK SYARIAH INDONESIA

telah berubah nama menjadi

PT BANK NET INDONESIA SYARIAH

Sehubungan dengan perubahan tersebut, perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Seluruh perjanjian/kontrak dengan para Nasabah, Debitur, atau Mitra Usaha yang telah ditandatangani dan menggunakan nama PT Bank Maybank Syariah Indonesia masih tetap berlaku.
2. Buku Cek, Bilyet Giro, Tabungan dan Bilyet Deposito yang memuat nama dan logo PT Bank Maybank Syariah Indonesia masih dapat dipergunakan hingga kami memberitahukan kepada Nasabah mengenai perubahan Buku Cek, Bilyet Giro, Tabungan dan Bilyet Deposito baik melalui surat tertulis kepada Nasabah maupun melalui pengumuman di kantor pusat PT Bank Net Indonesia Syariah di bawah ini:

 

PT Bank Net Indonesia Syariah

 

Sona Topas Tower, 1st – 3rd Floor
Jalan Jendral Sudirman, Kav.26 Jakarta 12920

 

Untuk penjelasan lebih lanjut hubungi Unit Pelayanan Nasabah di (021) 250 6446 dan Pengumuman ini merupakan pemberitahuan resmi.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, 30 Desember 2019

DIREKSI

Catatan:
1. Perubahan nama berkaitan dengan adanya akuisisi PT Bank Maybank Syariah Indonesia oleh pihak Investor yg telah mendapat izin/persetujuan dari OJK.
2. Akuisisi dan perubahan nama adalah terhadap PT Bank Maybank Syariah Indonesia yang merupakan Bank Umum Syariah (BUS) /full-fledged bank, bukan UUS Maybank Indonesia.
3. Akuisisi dilakukan oleh PT NTI Global Indonesia dan PT Berkah Anugerah Abadi, yang keduanya berkedudukan di Indonesia.
4. PT Bank Maybank Syariah Indonesia BUKAN bagian dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk, dimana PT Bank Maybank Indonesia Tbk memiliki Unit Usaha Syariah tersendiri yaitu UUS Maybank Indonesia (info : www.maybank.co.id/syariah).

Hati-hati Terhadap Penipuan

Cari tahu cara menjaga akun kamu agar tidak tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai Aladin bank.

Suara Kamu Prioritas Kami