Bank Aladin Syariah Lepas Mudik Asyik 2023 bareng Alfamart

Bank Aladin Syariah Lepas Mudik Asyik 2023 bareng Alfamart

Selasa, 18 April 2023 menjadi momen paling indah bagi para pemudik yang mengikuti program Mudik Asyik 2023 yang diselenggarakan oleh Alfamart bersama Bank Aladin Syariah. Program ini memberikan tiket mudik gratis bagi para konsumen Alfamart dan Alfagift. Pelepasan mudik ini dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta.

Sebagai bentuk kepedulian Bank Aladin Syariah terhadap masyarakat khususnya para konsumen Alfamart untuk dapat pulang ke kampung halamanya dengan aman dan nyaman, untuk itu Bank Aladin Syariah turut serta dalam program Mudik Asyik. Dalam program ini, Bank Aladin Syariah memberikan dukungan melalui penyediaan 2 unit bus jurusan Semarang. Acara ini dihadiri oleh Ibu Baiq Nadea Dzurriatin selaku Direktur Kepatuhan Bank Aladin Syariah, Bapak Stefen Loekito selaku Chief Commercial Officer Bank Aladin Syariah serta Bapak Ryan Alfons Kaloh selaku Direktur Marketing Alfamart.

Program ini sejalan dengan nilai Bank Aladin Syariah yaitu Bantu, Bangun, dan Tumbuh secara bersama-sama untuk bermanfaat bagi masyarakat. Semoga dengan kegiatan yang mulia ini, membuat seluruh pemudik dapat berkumpul dengan keluarga tercinta di hari kemenangan Idul Fitri 1444 H.

 

Mengedepankan Keselamatan dan Pelayanan kepada para Pemudik, Bank Aladin Syariah bersama Baznas dirikan Pos Siaga Mudik di Sejumlah Titik Jalur Mudik

Mengedepankan Keselamatan dan Pelayanan kepada para Pemudik, Bank Aladin Syariah bersama Baznas dirikan Pos Siaga Mudik di Sejumlah Titik Jalur Mudik

Pada hari Senin 17 April 2023, Bank Aladin Syariah mendukung program Baznas untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik yang sedang melakukan perjalanan ke kampung halaman dengan mendirikan sejumlah Pos Siaga Mudik yang tersebar di 20 titik lokasi.

Program ini menyemarakkan bulan Ramadhan sebagai bulan kebangkitan dan keberkahan serta menghidupkan sifat kedermawanan sebagai salah satu sunnah Rasulullah di bulan suci ini. Fenomena mudik sendiri memang sangat lekat dengan masyarakat Indonesia dimana pemudik kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara, yang juga untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah di antara kaum muslimin. Dengan pelayanan posko mudik yang disediakan oleh Baznas di 20 titik sepanjang pulau Jawa melalui jalur utara dan selatan, Bank Aladin Syariah berharap dapat turut membantu para pemudik agar senantiasa terjaga kesehatannya, aman perjalanannya dan dapat berlebaran di kampung halaman dengan tenang dan nyaman.

Program ini juga sesuai dengan nilai, visi, dan misi kami sebagai bank digital syariah pertama di Indonesia yaitu bantu, bangun, dan tumbuh secara bersama-sama untuk memperkuat ekosistem syariah yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Mayang Ekaputri selaku Direktur Bank Aladin Syariah bersama dengan Noor Achmad selaku Ketua BAZNAS.

 

 

Bank Aladin Syariah Raih Sertifikasi ISO 27001

Bank Aladin Syariah Raih Sertifikasi ISO 27001

Bank Aladin Syariah Raih Sertifikasi ISO 27001

 

Press Release

 

Jakarta, 12 April 2023. PT Bank Aladin Syariah Tbk. (“Bank Aladin Syariah”) atau (“Bank”) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 tentang sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang dikeluarkan oleh CBQA Global selaku badan sertifikasi. ISMS merupakan seperangkat unsur yang saling terkait dengan organisasi atau perusahaan yang digunakan untuk mengelola dan mengendalikan risiko keamanan informasi dan untuk melindungi serta menjaga kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi.

 

Sertifikasi ISO 27001 yang diterima oleh Bank Aladin Syariah merupakan komitmen Bank untuk terus meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan standar yang ada. Harapannya, capaian yang ada saat ini bisa ditingkatkan dengan lingkup yang lebih luas lagi.  Terlebih lagi, Bank Aladin Syariah adalah bank yang berbasis digital maka keamanan informasi bagi nasabah merupakan poin yang sangat penting. Selain itu, perhatian utama Bank Aladin Syariah adalah nasabah dapat bertransaksi melalui aplikasi Bank secara aman dan nyaman. 

 

Tahapan perolehan sertifikasi ISO 27001 dilakukan melalui dua tahapan audit. Sertifikasi ini merupakan wujud nyata komitmen Bank Aladin Syariah untuk merealisasikan regulasi Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran. Bank Aladin Syariah memastikan setiap proses yang dilaksanakan dalam pengembangan dan implementasi ISO 27001 memberikan dampak signifikan terhadap bisnis bank, nasabah, dan para pemangku kepentingan. Dengan demikian, ISO 27001 ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Bank Aladin Syariah untuk meningkatkan kepercayaan dan ekspansi bisnis berkaitan dengan produk layanan perbankan digital dengan prinsip syariah. 

 

 SELESAI

Kontak kami: 

Corporate Secretary 

PT Bank Aladin Syariah Tbk. 

[email protected] 

 

Profil singkat Bank Aladin Syariah: 

PT Bank Aladin Syariah Tbk atau dikenal dengan Aladin adalah Bank Digital Syariah pertama di Indonesia yang  mengembangkan produk perbankan terpercaya, memberikan pengalaman perbankan yang lancar untuk  memperluas inklusi keuangan. Aladin mempermudah akses layanan perbankan syariah berbasis digital bagi seluruh  lapisan masyarakat, serta menjalin kerjasama dengan industri di berbagai sektor. Dilengkapi dengan teknologi  mutakhir, kami bertujuan untuk mengembangkan produk pendanaan, pembiayaan, dan layanan keuangan lainnya,  untuk memudahkan transfer dana, pembayaran, dan pembelian Anda. Aladin memperoleh berbagai penghargaan  sebagai The Best Financial Performance dari Tempo Financial Award (2021), The Most Promising Islamic Digital Bank dari CNBC Indonesia Award (2021), 1st Rank Bank Umum Syariah KBMI 1 dan 1st Rank Mobile Banking Bank Umum  Syariah KBMI 1 dari Infobank (2022), ESG Award 2022 Disclosure rating commitment C dari Majalah Investor. CSR Award 2022 dari IDX Channel sebagai Green Tourism, Marketers Editor Choice Award sebagai Breakthrough Islamic Digital  Bank of The Year (2022).

Optimalisasi digital semakin solid, Bank Aladin Syariah optimis di tahun 2023

Optimalisasi digital semakin solid, Bank Aladin Syariah optimis di tahun 2023

 

Jakarta, 31 Maret 2023 – Sejalan dengan tahun pertumbuhan ekonomi dengan mulai meredanya dampak pandemi covid 19 di tahun 2022, PT Bank Aladin Syariah Tbk. (“Bank Aladin Syariah”) atau (“Bank”) berhasil mencetak pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang tahun 2022 melalui proses optimalisasi digital perseroan serta strategi partnership dengan para mitra strategis. Sebagai bank digital syariah pertama di Indonesia, Bank sukses mendorong pertumbuhan volume bisnis baik dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (“DPK”) maupun penyaluran pembiayaan.

Tahun 2022, Bank meluncurkan aplikasi mobile banking yang menawarkan proposisi nilai syariah yang mudah digunakan dan seamless. Dari peluncuran aplikasi ini membuahkan hasil transaksi perbankan yang sangat signifikan. Hingga Desember 2022, tercatat aplikasi Aladin telah diunduh lebih dari 3,2 juta kali. Sedangkan untuk jumlah pengguna yang teregistrasi telah mencapai lebih dari 1,7 Juta pengguna. Pencapaian ini tak lepas dari dukungan kolaborasi dan integrasi yang baik dengan para mitra serta implementasi strategi O2O (offline-to-online) dengan Alfamart.

“Bantu, Bangun dan Tumbuh sesuai dengan nilai utama Bank, kami percaya dengan nilai ini terus mendukung kinerja kami dan kolaborasi yang efektif akan mempercepat peningkatan jumlah pengguna Bank Aladin Syariah seiring dengan munculnya fitur-fitur layanan yang lebih lengkap dan memberikan solusi keuangan yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dyota Marsudi sebagai Presiden Direktur Bank Aladin Syariah.

Melalui serangkaian inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir, Bank Aladin Syariah telah mampu menyalurkan pembiayaan outstanding sebesar lebih dari Rp 1,3 triliun pada akhir tahun 2022. Kenaikan ini berasal dari produk pembiayaan meliputi invoice financing, pembiayaan modal kerja untuk nasabah UMKM & korporasi, serta pembiayaan multiguna untuk nasabah ritel. Secara total disbursement, Bank telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp 3,5 Triliun dalam kurun waktu kurang dari setahun. Mayoritas pembiayaan berasal dari ekosistem mitra Bank Aladin Syariah yaitu Alfamart sehingga kualitas pembiayaan Bank seluruhnya lancar yang ditunjukkan dengan Non-Performing Financing (NPF) bank saat ini masih nol persen.

Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Aladin Syariah terus bertumbuh hingga mencapai lebih Rp 750 miliar di akhir tahun 2022, yang terdiri dari nasabah ritel dan korporasi. CASA meningkat bertahap melalui akuisisi payroll dan peningkatan use case dari fitur bill payment , donasi, serta Tarsetun (Tarik Setor Tunai) di outlet-outlet Alfamart.
“Kehadiran aplikasi Bank Aladin Syariah ini membuktikan bahwa optimalisasi digital yang dilakukan Bank Aladin Syariah berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dengan tren yang terus membaik. Hal ini kami harapkan juga dapat mendorong inklusi keuangan khususnya keuangan syariah di Indonesia” lanjut Dyota.
Per akhir Desember 2022 aset Bank Aladin Syariah mencapai Rp 4,7 triliun atau tumbuh 117,4% dari Rp 2,1 triliun pada akhir Desember 2021. Sedangkan pendapatan pengelolaan dana bank sebagai mudharib juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 126,4% dari Rp 36,1 miliar menjadi Rp 81,8 miliar.

Di tahun 2022, Bank Aladin Syariah juga sukses melakukan pemenuhan modal inti melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) dan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) dengan total nilai emisi lebih dari Rp 2,2 Triliun. Hal ini membuat modal inti bank semakin kuat untuk dapat mendukung pengembangan usaha bank serta meningkatkan fungsi intermediasi dalam menyalurkan pembiayaan.

Melihat usia bank yang masih sangat muda sejak peralihan, masih diperlukan investasi guna mendukung ekspansi bisnis bank ke depan. Bank Aladin Syariah akan terus mengembangkan layanan dan inovasi di tahun 2023 ini melalui terobosan-terobosan baru sebagai bank digital yang mengedepankan prinsip syariah serta terus melakukan kolaborasi dengan para mitra untuk dapat terus menawarkan solusi keuangan syariah kepada masyarakat.

Pada bulan ini Bank Aladin Syariah juga telah meluncurkan fitur QRIS. Dalam 10 hari sejak peluncuran QRIS pada tanggal 20 Maret 2023. Nilai transaksi QRIS Bank Aladin Syariah berhasil tembus Rp 1,3 Miliar dengan lebih dari 21 ribu kali transaksi dalam periode tersebut. Hal ini tidak terlepas dari animo masyarakat yang sangat baik yang ingin bertransaksi perbankan dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel khususnya ketika bertransaksi dengan pedagang mikro, kecil, menengah dan besar pada berbagai sektor usaha.

Bank Aladin Syariah juga akan meningkatkan kualitas layanan yang memudahkan masyarakat Indonesia dalam melakukan perencanaan keuangan dan bertransaksi sehari-hari seperti pembayaran atau pembelian. Dengan meningkatkan konektivitas mitra and perluasan fitur-fitur aplikasinya, Bank Aladin Syariah siap menjadi bank yang dekat dengan keseharian masyarakat. Dengan strategi ini, Bank Aladin Syariah akan terus bertumbuh dengan cepat dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance.

“Most Popular Leader in Sharia Financial Industry” The Iconomics

“Most Popular Leader in Sharia Financial Industry” The Iconomics

 

Jakarta, 17 Februari 2023 Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Dyota Marsudi meraih penghargaan atas kepemimpinannya dalam memajukan industri Syariah di Indonesia dalam ajang The Iconomics Popular Leader Syariah Award 2023 sebagai Most Popular Leader in Sharia Financial Industry yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Februari 2023.

Dyota memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima ini dan menyampaikan bahwa penghargaan ini diperoleh berkat dukungan seluruh karyawan, manajemen, dan stakeholders Bank Aladin Syariah.

Aladin berhasil raih lebih dari 1 juta pengguna!

Aladin berhasil raih lebih dari 1 juta pengguna!

 

 

 

 

Jakarta, 27 Oktober 2022. Emiten PT Bank Aladin Syariah (“Aladin”) berhasil meraih lebih dari 1 (satu) juta pengguna (registered user) hingga 30 September 2022 sejak aplikasi diluncurkan pada awal tahun 2022. Nasabah bank berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dengan konsentrasi pengguna di daerah dengan populasi Muslim tertinggi di Indonesia yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur & Banten.

Per 30 September 2022, bank Syariah digital yang dikenal dengan kode emiten BANK ini berhasil membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp302,31 miliar. Pendapatan Operasional Bank juga mengalami peningkatan menjadi Rp 62,25 miliar atau naik 119,22% dari 3Q21. Dari sisi penghimpunan dana, Bank berhasil menghimpun dana lebih dari setengah triliun Rupiah. Namun mengingat usia bank yang masih sangat belia, Aladin masih belum mendapatkan keuntungan di kuartal III tahun 2022 ini.

Presiden Direktur Aladin, Dyota Marsudi mengatakan “Di tahun 2022 ini, banyak milestone yang telah Aladin capai. Selain meluncurkan mobile app, kami juga fokus dalam merealisasikan dan menjalankan eksekusi kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (“Alfamart”) yang telah diumumkan di pertengahan tahun 2021. Salah satunya dengan merilis fitur tarik setor tunai atau yang lebih dikenal dengan nama Tarsetun. Fitur ini merupakan salah satu digital proposition kami untuk memperluas outreach Aladin melalui 17.500 outlet Alfamart. Nasabah dapat melakukan tarik setor secara cardless.”

Dyota berharap fitur ini dapat mendekatkan masyarakat kepada akses layanan perbankan syariah dengan mudah. “Melalui ekosistem Alfamart, Aladin juga sudah masuk ke produk pembiayaan. Produk pembiayaan ini kebetulan baru kita mulai sekitar pertengahan tahun dan terus tumbuh di kuartal tiga ini” lanjut Dyota.

Mengenai pembiayaan, Dyota menjelaskan “mayoritas pembiayaan Aladin disalurkan kepada ekosistem Alfamart. Kami sangat senang dengan pencapaian ini karena ini membuktikan sinergi dan strong collaboration antara Aladin dan Alfamart.”

Sedangkan dalam rangka pemenuhan Modal Inti, saat ini Aladin masih dalam proses Penambahan Modal melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”). Aladin telah mendapatkan restu dari pemegang saham independen sejak melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di bulan Juli 2022 yang lalu. Sebelumnya, Aladin juga telah berhasil meraih lebih dari Rp 1 triliun untuk Penambahan Modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) di semester I tahun 2022.

Selain itu Aladin telah meluncurkan fitur penyaluran ZISWAF pada bulan Mei 2022 lalu dimana nasabah dapat menyalurkan Qurban, Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf. Bersama dengan peluncuran fitur bill payment, fitur-fitur ini memperkuat posisi Aladin sebagai bank syariah digital yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, mengajak nasabah untuk saling berbagi, menebar kebaikan dengan mudah untuk disalurkan kepada berbagai lembaga resmi yang telah menjadi mitra Aladin.

Dengan pencapaian-pencapaian hingga kuartal III tahun 2022 ini, Aladin akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat guna meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyediaan produk dan fitur perbankan yang menarik dengan mengedepankan prinsip syariah dan tata kelola yang baik.

Tembus Pembiayaan lebih dari Rp1,3 Triliun, Bank Aladin Syariah siap berikan banyak terobosan di tahun ini!

Tembus Pembiayaan lebih dari Rp1,3 Triliun, Bank Aladin Syariah siap berikan banyak terobosan di tahun ini!

Jakarta, 3 Februari 2023. PT Bank Aladin Syariah Tbk. (“BANK”) berhasil berlari kencang membukukan pembiayaan outstanding lebih dari Rp1,3 Triliun pada posisi akhir tahun 2022. Pembiayaan ini naik lebih dari 6 (enam) kali lipat dibandingkan dengan posisi pembiayaan di akhir kuartal II tahun 2022 sebesar Rp199 Miliar. Secara total disbursement, Bank telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp3,5 Triliun dalam kurun waktu kurang dari setahun beroperasi.

Berdasarkan materi presentasi kuartal IV yang dikeluarkan oleh Bank, Bank juga telah sukses meraih lebih dari 1,7 juta nasabah sejak peluncuran aplikasi di awal tahun 2022. Nasabah bank berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dengan konsentrasi pengguna di daerah dengan populasi Muslim tertinggi di Indonesia yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur & Banten.

Sedangkan dari sisi penghimpunan dana, Bank berhasil memperoleh lebih dari Rp 750 miliar. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat usia bank yang masih belia.

Dyota Marsudi selaku Presiden Direktur Bank Aladin Syariah mengatakan “sepanjang tahun 2022 kemarin, Bank Aladin Syariah telah mencapai banyak milestone sebagai bank yang baru mulai beroperasi di tahun 2022. Tidak hanya meluncurkan mobile app sebagai awal langkah sebagai bank digital, bank juga terus fokus merealisasikan dan menjalankan eksekusi kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya (“Alfamart”), termasuk dalam penyaluran pembiayaan yang mayoritas disalurkan kepada ekosistem Alfamart.”

“Hal ini bisa terlihat kualitas pembiayaan Bank Aladin Syariah yang seluruhnya lancar. Non-Performing Financing (NPF) kami saat ini masih nol persen. Hal ini dikarenakan Bank berfokus melakukan penyaluran pembiayaan yang mayoritas disalurkan kepada ekosistem Alfamart dan para mitra kami sehingga risiko yang dihadapi oleh Bank menjadi sangat terukur” lanjut Dyota.

Di tahun 2022, Bank Aladin Syariah juga berhasil melakukan pemenuhan Modal Inti melalui skema HMETD di semester I 2022 dan PMTHMETD di semester II 2022. Dari kedua aksi korporasi tersebut, Bank berhasil memperoleh penggalangan dana dengan nilai emisi lebih Rp2,1 Triliun.

Di tahun 2023, Bank siap memberikan terobosan-terobosan baru sebagai bank digital yang mengedepankan prinsip Syariah di Indonesia. Bank akan terus melakukan kolaborasi bersama mitra strategis, baik dari sisi akuisisi maupun retensi nasabah. Tidak hanya itu, Bank Aladin Syariah juga akan meningkatkan kualitas layanan yang memudahkan masyarakat Indonesia dalam melakukan perencanaan keuangan dan bertransaksi sehari-hari seperti pembayaran atau pembelian. Dengan meningkatkan konektivitas mitra and perluasan fitur-fitur aplikasinya, Bank Aladin Syariah siap menjadi bank yang dekat dengan keseharian masyarakat.

“Tentunya, kami akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat guna meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyediaan produk dan fitur dengan mengedepankan prinsip syariah dan tata kelola yang baik, sesuai dengan prinsip kami yaitu Aladin do good, feel good serta menawarkan layanan perbankan yang memberikan peace of mind” tutup Dyota.