Jakarta, 17 Februari 2024 – PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Aladin”) bersama Yayasan Benih Baik menyelenggaraan program Literasi Keuangan UMKM dengan tema #AturUangPakeAladin. Program ini merupakan inisiatif pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya perempuan, mengenai pengelolaan keuangan usaha, peran permodalan, dan pemanfaatan teknologi keuangan.
Program #AturUangPakeAladin dirancang untuk mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan bisnis agar usaha UMKM dapat berkelanjutan, meningkatkan profit, dan mendukung ekonomi keluarga secara terukur. Pelatihan ini menargetkan pelaku UMKM yang berada di bawah binaan Alfamart melalui UMKM AlfaMind maupun Bank Aladin, serta terbuka untuk UMKM lainnya.
Program ini telah dilaksanakan dalam dua grup pelatihan. Grup 1 melibatkan 75 UMKM binaan Alfamind dari seluruh Indonesia pada 17 Februari 2024 secara online melalui ZOOM selama 60 Menit, dengan materi dasar literasi keuangan keluarga dan manajemen keuangan bisnis. Sementara itu, Grup 2 melibatkan 35 UMKM dari berbagai wilayah seperti Ambon, Bandung, Lamongan, Malang, Palembang, Surabaya, dan Tangerang Selatan pada 30-31 Januari 2024. Materi pelatihan Grup 2 mencakup Pembiayaan dan Pengelolaan Usaha, Perencanaan Usaha yang Komprehensif, Strategi Pengembangan Modal dan Usaha, Manajemen Mitigasi Risiko Usaha, serta Memahami Aspek Perpajakan.
Metode pelatihan melibatkan sesi online, pre-test dan post-test, tugas harian, serta pendampingan selama 3 bulan. Pendampingan berkelanjutan ini berfokus pada topik laporan keuangan usaha, yang dipimpin oleh mentor ahli seperti Siti Hapsari, Geraldine Christina, dan Ni’matun Nasim. Matrikulasi daring juga diberikan untuk kelompok dengan keterampilan keuangan terbatas, serta sesi review dan konsultasi bulanan.
Dari hasil program, teridentifikasi bahwa sebagian besar peserta telah memahami pencatatan keuangan, sumber modal usaha dari pinjaman, dan hal-hal penting dalam pengajuan pinjaman. Pemahaman peserta terkait aspek penting perencanaan keuangan usaha dan periode pembuatan laporan keuangan juga meningkat. Namun, pemahaman peserta terhadap rasio cicilan sehat masih perlu ditingkatkan.
Dampak positif program ini meliputi peningkatan kompetensi pencatatan dan pelaporan keuangan yang efektif dan efisien bagi pelaku UMKM, peningkatan kinerja usaha, pengurangan kendala pengelolaan keuangan, serta peningkatan pemahaman digital untuk memperluas pasar.
Bank Aladin Syariah dan Yayasan Benih Baik berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM di Indonesia melalui program-program yang relevan dan berkelanjutan, demi terciptanya ekosistem usaha yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan.




