Jenis Akun

Syarat Dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20240420
Ala Berbagi 20240317
Bayar-beli-20240317
Syarat dan Ketentuan Ala Deposito
Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban
Syarat dan Ketentuan Ala Impian
Linkage – 20240215
Dompet Extra – 20231215
QRIS MPM CPM – 20240101
Bayar-beli-20231215
Tarsetun-20231215
QRIS MPM – 20231215
Syarat dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20240205
Syarat dan Ketentuan Aladin Gen
Syarat Dan Ketentuan Pembukaan Rekening Badan Usaha – 20200901
Syarat dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20200901

Topik

Syarat & Ketentuan Akun Syarat Dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20240420

Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank

 

Selamat datang di Aplikasi Aladin.

Aplikasi Aladin adalah aplikasi PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah (“Kami“). Dengan mengakses atau menggunakan Aplikasi Aladin, anda yang merupakan individu orang-perorangan (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku termasuk masing-masing syarat dan ketentuan yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Nasabah. Syarat dan ketentuan ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Kami. Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank (“Syarat dan Ketentuan“):

1. Definisi

  1. Ajir” adalah pihak yang memberikan jasa dalam Akad Ijarah, baik ajir berupa orang (syakhshiyah thabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtsperson).
  2. Akad” adalah kesepakatan tertulis antara Bank dengan Nasabah dan/atau pihak lain yang memuat hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan Prinsip Syariah.
  3. Akad Ijarah” adalah akad sewa antara Mu’jir dengan Musta’jir atau antara Musta’jir dengan Ajir untuk mempertukarkan manfa’ah (manfaat) dan Ujrah, baik manfaat atas barang atau jasa.
  4. Akad Mudharabah” adalah akad kerja sama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik/shahib al-mal) yang menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak kedua (Mudharib) bertindak selaku pengelola, di mana keuntungan usaha dibagi di antara mereka sesuai Nisbah yang disepakati dalam akad.
  5. Akad Mudharabah Muthlaqah” adalah Akad Mudharabah yang tidak dibatasi oleh jenis usaha, jangka waktu (waktu), dan/atau tempat usaha.
  6. Akad Wakalah” adalah Akad pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu.
  7. Akad Wakalah Bil-Ujrah” adalah Akad Wakalah yang disertai dengan imbalan berupa Ujrah.
  8. Ala Dompet” adalah nama produk Rekening utama Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari-hari dan dapat dihubungkan dengan Kartu Debit yang diterbitkan secara fisik oleh Bank.
  9. Aladin Syariah Digital Bank” adalah produk/layanan perbankan elektronik yang dikeluarkan oleh Bank.
  10. Aplikasi Aladin” adalah aplikasi Bank berupa layanan untuk melakukan transaksi perbankan yang dapat diunduh dan terpasang pada telepon seluler milik Nasabah.
  11. Automatic Teller Machine” atau “ATM” adalah Anjungan Tunai Mandiri.
  12. Bagi Hasil” adalah realisasi penerimaan hasil simpanan Nasabah dalam Akad Mudharabah setiap bulannya yang dihitung berdasarkan pendapatan cash basis Bank pada bulan tersebut, Nisbah, dan saldo rata-rata Rekening Nasabah.
  13. Bank” adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah.
  14. E-KTP” adalah kartu tanda penduduk elektronik.
  15. E-Statement” adalah pencatatan maupun pembukuan atas transaksi yang dapat diunduh melalui Aplikasi Aladin. 
  16. Data Nasabah” adalah seluruh data, dokumen, dan/atau informasi milik Nasabah, termasuk Data Pribadi
  17. Data Pribadi” adalah data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-perorangan.
  18. Identifikasi Biometrik” adalah proses autentikasi identitas dengan mendasarkan pada karakter fisik manusia, di antaranya pengenalan wajah, sidik jari, dan/atau karakter fisik lainnya untuk memastikan keaslian seseorang.
  19. Instruksi Penutupan Rekening” adalah instruksi yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah atas permintaan penutupan Rekening oleh Nasabah.
  20. Kartu Debit” adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank yang memiliki fungsi utama, yaitu sebagai kartu ATM dan kartu debit.
  21. Layanan Nasabah” adalah pusat layanan Nasabah yang dapat dihubungi lewat telepon dan/atau email.
  22. Mitra Bank” adalah mitra yang bekerja sama dengan Bank dalam menyediakan layanan transaksi Bank baik saat ini dan/atau di kemudian hari.
  23. ‘Mudharib” adalah pihak pengelola dana dalam kerja sama usaha dengan Akad Mudharabah, baik berupa orang maupun yang disamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
  24. Mu’jir” adalah pihak yang menyewakan atas manfaat barang atau jasa, baik Mu’jir yang berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  25. Musta’jir” adalah pihak yang menyewa (penyewa/penerima manfaat barang/penerima jasa) dalam Akad Ijarah, baik Musta’jir berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  26. Muwakkil” adalah pihak yang memberikan kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  27. Nasabah” adalah individu orang-perorangan yang terdaftar pada Bank.
  28. Nisbah” adalah porsi rasio Bagi Hasil antara Nasabah dengan Bank sebagai bagian dari pembukaan rekening dengan Akad Mudharabah.
  29. PIN” adalah Personal Identification Number.
  30. Ujrah” adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
  31. Lembaga Penjamin Simpanan” atau “LPS” adalah badan hukum yang menyelenggarakan kegiatan penjaminan atas simpanan Nasabah.
  32. Pemilik Manfaat (Beneficial Owner)” adalah orang perseorangan yang berhak atas dan/atau menerima manfaat tertentu yang berkaitan dengan Rekening Nasabah, merupakan pemilik sebenarnya dari dana yang ditempatkan pada Bank (ultimately own account), mengendalikan transaksi Nasabah, memberikan kuasa untuk melakukan transaksi, dan/atau merupakan pengendali akhir dari transaksi.
  33. Peraturan Yang Berlaku” adalah peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia khususnya di bidang perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada undang-undang perlindungan data pribadi yang berlaku serta peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan lainnya yang terkait.
  34. Pihak Penerbit” adalah pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bank sehubungan dengan transaksi pembayaran atau pembelian.
  35. Prinsip Syariah” adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
  36. Ra’s Al-Mal Mudharabah” adalah modal usaha dalam usaha kerja sama mudharabah.
  37. Rekening” adalah rekening tabungan Nasabah pada Bank yang dibuka secara mandiri melalui Aplikasi Aladin.
  38. Rekening Dormant” merupakan Rekening yang tidak ada aktivitas transaksi (mutasi) selama suatu jangka waktu 12 (dua belas) bulan berturut-turut sejak Transaksi Keuangan terakhir, di mana Rekening tersebut akan berubah secara otomatis statusnya dari aktif menjadi tidak aktif (pasif) atau dormant.
  39. Saldo Mengendap” adalah saldo minimal yang ditentukan Bank dalam suatu Rekening dan tidak dapat ditransaksikan Nasabah. Saldo mengendap dapat ditarik saat Nasabah akan melakukan penutupan Rekening.
  40. Shahib al-Mal/Malik” adalah pihak penyedia dana dalam Akad Mudharabah, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  41. Syarat dan Ketentuan” adalah syarat dan ketentuan ini.
  42. Transaksi Keuangan” adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Nasabah di akun Rekening yang menimbulkan perubahan terhadap harta atau keuangan Nasabah, baik itu bertambah atau berkurang, misalnya transfer.
  43. Transaksi Non Keuangan” adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Nasabah yang tidak menimbulkan perubahan terhadap harta atau keuangan Nasabah, misalnya pengecekan saldo Rekening.
  44. One Time Password (OTP)” adalah kode sandi yang bersifat unik dan rahasia yang dihasilkan oleh sistem Bank dan dikirimkan melalui media komunikasi, antara lain: seperti SMS, email, ataupun telepon. 
  45. Wa’ad” adalah janji yang mengikat salah satu pihak ke pihak lainnya. 
  46. Wakil” adalah pihak yang menerima kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).

 

2. Umum 

  1. Syarat dan Ketentuan ini mengatur ketentuan umum mengenai penggunaan Aplikasi Aladin, pembukaan Rekening melalui Aplikasi Aladin, Transaksi Keuangan, dan Transaksi Non Keuangan untuk individu orang-perorangan/retail. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Kami.
  2. Rekening, Aplikasi Aladin, produk/layanan Bank lainnya tidak dapat dipindahtangankan, dialihkan atau dijaminkan dalam bentuk dan cara apa pun juga kepada pihak ketiga/pihak lain, kecuali dengan persetujuan tertulis dari Bank, dan tidak diperuntukan untuk kegiatan lain di luar dari tujuan pembukaan Rekening, kegiatan pelanggaran Peraturan Yang Berlaku atau kegiatan ilegal lainnya.
  3. Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat Anda lihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/. 
  4. Semua Transaksi Keuangan yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
  5. Nasabah menjamin bahwa transaksi yang Nasabah lakukan tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
  6. Rekening tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada kegiatan perjudian, penipuan, pencurian, pencucian uang, untuk mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kejahatan atau diduga telah atau akan terjadi penipuan atau untuk kegiatan yang dapat merugikan masyarakat atau pihak mana pun dan/atau Bank serta tindakan melanggar hukum lainnya.
  7. Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi. Otorisasi yang Anda lakukan dapat menggunakan berbagai jenis informasi keamanan (misalnya kata sandi, PIN, email, token, Identifikasi Biometrik, atau metode otorisasi lainnya yang berlaku di Bank). Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul terkait dengan eksekusi instruksi dan otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  8. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi Nasabah yang meliputi tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:
    1. Saldo Rekening Nasabah tidak mencukupi;
    2. Rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir; dan/atau
    3. Bank memiliki alasan untuk mencurigai adanya tindakan fraud atau tindak pidana.
  9. Bank berhak melakukan screening terhadap seluruh transaksi Nasabah sesuai dengan kebijakan Bank dan apabila Nasabah terkena sanksi screening, maka Nasabah setuju dan memperkenankan Bank untuk melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan dan Peraturan Yang Berlaku sebagaimana disebutkan dalam poin 6 huruf (g) Syarat dan Ketentuan ini. 
  10. Anda memahami dan menyetujui metode pengiriman informasi secara media elektronik yang digunakan untuk mengirimkan Data Nasabah dan segala risikonya. Anda menyatakan dan menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian yang timbul.
  11. Nasabah dapat menggunakan layanan Aplikasi Aladin melalui aplikasi Mitra Bank dengan melakukan penghubungan/penautan pada aplikasi Mitra Bank sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Syarat dan Ketentuan ini serta syarat dan ketentuan lain, berlaku terhadap seluruh Nasabah yang mengakses dan/atau menggunakan Aplikasi Aladin, beserta layanan-layanan yang terkait dengannya, yang disediakan melalui aplikasi Mitra Bank.

3. Akad 

  1. Akad yang digunakan pada Aplikasi Aladin adalah:
    1. Akad Mudharabah dengan ketentuan:
      • Shahib al-Mal: Nasabah.
      • Mudharib: Bank.
      • Objek Akad Mudharabah: Ra’s Al-Mal Mudharabah (dana Nasabah) dan ‘amal (pekerjaan).
      • Shighat: ijab dan qobul (secara digital).
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    2. Akad Wakalah atau Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:
      • Muwakkil: Nasabah.
      • Wakil: Bank.
      • Objek Akad Wakalah: layanan transfer.
      • Dalam hal Akad Wakalah Bil-Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.
    3. Akad Ijarah dengan ketentuan:
      • Mu’jir: Bank.
      • Musta’jir: Nasabah.
      • Objek Akad Ijarah: layanan atau jasa dan aplikasi.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
  2. Akad yang digunakan pada Kartu Debit adalah:
    1. Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:
      • Muwakkil: Nasabah/merchant/pihak ketiga.
      • Wakil: Bank.
      • Objek Akad Wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    2. Akad Ijarah dengan ketentuan:
      • Mu’jir: Bank.
      • Musta’jir: merchant/pihak ketiga.
      • Objek Akad Ijarah: alat dan sistem Kartu Debit.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
  3. Pada saat pembukaan Rekening yang menggunakan Akad Mudharabah melalui Aplikasi Aladin, Nasabah setuju untuk melakukan Wa’ad terlebih dahulu.
  4. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Nasabah setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada produk-produk dengan Akad Mudharabah. Dengan kata lain, Akad Mudharabah mulai efektif pada saat terdapat setoran awal tersebut. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya yang dapat dilihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  5. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Dompet merupakan saldo yang dapat ditransaksikan oleh Nasabah dan tidak memasukkan nominal Saldo Mengendap. 

4. Syarat dan Tata Cara Pembukaan Rekening 

  1. Sejumlah persyaratan berikut wajib dipenuhi agar dapat membuka Rekening di Aplikasi Aladin:
    1. berusia 17 tahun atau lebih;
    2. memiliki wewenang dan kecakapan mengambil tindakan hukum dan menandatangani perjanjian yang mengikat dengan Bank dan tidak dilarang untuk melakukannya berdasarkan Peraturan Yang Berlaku; dan
    3. warga negara Indonesia.
  2. Apabila Anda ternyata tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka Anda menyatakan dan menjamin bahwa segala risiko dan kerugian yang timbul akibat tidak dipenuhinya persyaratan ini menjadi risiko Anda dan Anda tidak berhak untuk membatalkan atau mengesampingkan persetujuan yang telah Anda berikan berdasarkan Syarat dan Ketentuan ini atau kewajiban yang mungkin timbul atas penggunaan Aplikasi Aladin yang telah Anda lakukan.
  3. Pembukaan Rekening hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin yang dapat diunduh melalui App Store (Apple) dan Google Play Store. Dengan demikian, (calon) Nasabah wajib memiliki smartphone dengan kriteria minimum Android versi 5.0 lollipop (API level 21) dan memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan valid agar dapat menerima short message service/SMS pemberitahuan yang akan dikirim oleh Bank.
  4. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank memiliki kewajiban untuk melakukan customer due diligence, sehingga terdapat beberapa Data Nasabah yang Bank butuhkan untuk keperluan identifikasi dan verifikasi. Pastikan Data Nasabah yang Anda berikan adalah informasi yang benar dan akurat.
  5. Anda wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan Data Nasabah kepada Bank. Setiap perubahan tersebut hanya berlaku jika telah diterima oleh Bank. Dalam hal Bank tidak menerima informasi apa pun mengenai perubahan Data Nasabah, maka Bank akan menggunakan Data Nasabah yang tercatat pada sistem Bank.
  6. Anda wajib menanggung segala akibat dan/atau kerugian yang mungkin timbul dari kelalaian Nasabah dalam memberikan data yang benar dan akurat serta pembaharuan data Anda pada Bank, termasuk namun tidak terbatas pada tuntutan hukum dari pihak lain.
  7. Sebagai bagian dari proses pendaftaran, informasi berupa E-KTP dalam bentuk foto berwarna harus diunggah dan diajukan pada Bank dengan menggunakan kamera smartphone dengan Aplikasi Aladin.
  8. Sebagai prasyarat, Nasabah wajib memberikan alamat email aktif miliknya sendiri yang memiliki kapasitas memadai untuk menerima pesan yang dikirim oleh Bank. Bank tidak bertanggung jawab atas keabsahan, kepemilikan, aktivitas, dan kapasitas alamat email tersebut.
  9. Kami akan melakukan verifikasi atas Data Nasabah yang Anda sampaikan untuk menentukan apakah Anda telah memenuhi persyaratan atau tidak.
  10. Setelah proses pendaftaran selesai dan Bank telah menyelesaikan proses verifikasi sesuai dengan ketentuan Bank dan Peraturan Yang Berlaku, Rekening akan dibuka oleh Bank bagi Nasabah yang telah memenuhi syarat.
  11. Kami mempunyai wewenang untuk menyetujui atau menolak pendaftaran Anda dengan atau tanpa memberitahukan alasannya apabila terdapat keraguan atas kebenaran dan/atau keaslian atas Data Nasabah yang Anda sampaikan/isi, tidak sesuai dengan ketentuan yang Kami tetapkan serta Peraturan Yang Berlaku.

5. Kartu Debit 

  1. Nasabah dapat meminta Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin dan Nasabah bertanggung-jawab penuh atas semua transaksi yang dilakukan atau diproses dengan menggunakan Kartu Debit. Nasabah dengan ini memberikan kuasa (wakalah) kepada Bank untuk mendebit/memotong sejumlah dana pada Rekening atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah dengan menggunakan Kartu Debit.
  2. Kartu Debit akan dikirimkan oleh pihak Bank melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang telah didaftarkan oleh Nasabah saat permintaan Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin. Setelah menerima kartu, Nasabah wajib menggunakan Aplikasi Aladin untuk mengaktifkan kartu dan membuat PIN sebelum kartu tersebut dapat digunakan di jaringan ATM Bersama/LINK/Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Jika karena satu dan lain hal Nasabah melakukan pemblokiran Kartu Debit, Nasabah dapat mengajukan permintaan kartu pengganti melalui Aplikasi Aladin dan kartu pengganti akan dikirimkan melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang didaftarkan Nasabah melalui Aplikasi Aladin.
  3. Kartu Debit dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
  4. Jika Kartu Debit hilang maka Nasabah dapat melakukan blokir Kartu Debit secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Segala transaksi yang terjadi sebelum laporan kehilangan atau kecurian secara sah diterima oleh Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah. 
  5. Kartu Debit akan berakhir atau tidak berlaku jika Rekening Nasabah ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
  6. Nasabah dapat melakukan penggantian Kartu Debit yang baru secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Penggantian Kartu Debit yang baru akan dikenakan biaya yang dapat dilihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  7. Nasabah wajib menyimpan Kartu Debit dengan baik dan menjaga kerahasiaan PIN kartu dan informasi sensitif (CVV, tanggal berlaku) agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

6. Penutupan dan Pemblokiran Rekening

  1. Penutupan Rekening dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan menghubungi Layanan Nasabah. Setelah Instruksi Penutupan Rekening diterima oleh Layanan Nasabah, Nasabah akan menerima pemberitahuan melalui Aplikasi Aladin dan mengikuti Instruksi Penutupan Rekening.
  2. Jika sampai dengan suatu jangka waktu tertentu Nasabah tidak memenuhi Instruksi Penutupan Rekening, maka permintaan penutupan dianggap batal.
  3. Jika pada saat penutupan Rekening masih terdapat sisa dana, maka dana tersebut wajib diambil tunai oleh Nasabah atau dipindahbukukan ke Rekening lainnya sesuai prosedur dan peraturan Bank yang berlaku.
  4. Jika Nasabah meninggal dunia, dinyatakan pailit, tidak mampu membayar, ditaruh di bawah pengampuan atau karena apa pun tidak berhak lagi mengurus, mengelola, atau menguasai harta bendanya atau dibubarkan, maka Rekening hanya dapat ditutup/dicairkan oleh dan sisa saldonya dibayarkan kepada ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank dan Bank dengan ini berhak memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen yang diserahkan. Setelah menerima pemberitahuan Nasabah yang meninggal dunia, untuk melindungi kepentingan Nasabah maka Bank berhak memblokir Rekening sampai ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank, memberikan dan melengkapi dokumen yang disyaratkan oleh Bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank. 
  5. Bila terjadi perselisihan di antara Nasabah atau antara ahli waris Nasabah atau antara Nasabah dengan pihak yang ditunjuk atau pertentangan instruksi, maka Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi atau melakukan pembayaran kepada siapa pun sampai adanya kejelasan/penyelesaian antara pihak yang terkait atas sengketa/permasalahan tersebut dan Bank menerima klarifikasi resmi dari para pihak yang bersengketa yang dibuktikan dengan akta perdamaian/dokumen lain yang dipersyaratkan/dapat diterima oleh Bank, berdasarkan diskresi Bank dan/atau sesuai keputusan pengadilan yang telah berkekuatan tetap.
  6. Bank dengan ini dibebaskan oleh Nasabah (termasuk oleh para ahli waris maupun pelaksana wasiat (executeur testamentair)) dari segala kerugian dan akibat yang timbul atas dilaksanakannya penutupan/pencairan Rekening dan pengambilan sisa saldo tersebut oleh orang/pihak kuasa yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank.
  7. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk menutup atau memblokir Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan, sekaligus membebankan biaya administrasi penutupan Rekening dan biaya-biaya lain yang berlaku pada Bank, antara lain jika:
    1. Rekening yang dimiliki Nasabah diduga telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal dan/atau telah atau akan terjadi penipuan yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah termasuk yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan/atau pihak lain.
    2. Nasabah memberikan Data Nasabah yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan Data Nasabah/informasi palsu/tidak valid/tidak lengkap, dan/atau tidak bersedia memberikan data/informasi apa pun yang diminta oleh Bank sesuai Peraturan Yang Berlaku.
    3. Nasabah terkena sanksi screening berdasarkan Peraturan Yang Berlaku di Bank dan/atau sanksi screening pada negara penerima.
    4. profil Data Nasabah identik dengan Daftar Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM) termasuk namun tidak terbatas pada aktivitas pencucian uang, pendanaan terorisme, dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
    5. terdapat indikasi adanya transaksi mencurigakan termasuk pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, Bank berhak untuk sewaktu-waktu melakukan penutupan/pemblokiran Rekening sesuai dengan ketentuan Bank dan Peraturan Yang Berlaku.
    6. terdapat permintaan tertulis dari instansi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kantor pajak, atau pihak berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank. Apabila pemblokiran dilakukan berdasarkan informasi pihak berwenang maka penyelesaian atas dana Rekening dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang berlaku atau instruksi dari pihak yang berwenang secara Peraturan Yang Berlaku.
    7. adanya permintaan dari Bank asal pengirim dana dikarenakan adanya kesalahan pengiriman dana dan Bank asal pengirim dana tersebut meminta dilakukan pemblokiran.
    8. menurut pendapat dan pertimbangan Bank terdapat kesalahan penerimaan transaksi atas Rekening.
    9. bertentangan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di Bank dan/atau Peraturan Yang Berlaku. 
    10. berdasarkan pertimbangan sendiri, Bank memiliki alasan-alasan lainnya yang sangat diperlukan dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  8. Bank dengan ini dibebaskan oleh Nasabah dari segala kerugian dan akibat hukum yang timbul atas ditutupnya Rekening Nasabah serta pencantuman nama Nasabah dalam Daftar Hitam Nasional yang diterbitkan Bank Indonesia.
  9. Bank dapat melakukan penutupan Rekening Dormant terhadap rekening yang jumlahnya sama atau kurang dari Saldo Mengendap.
  10. Apabila media elektronik digunakan oleh pihak lain yang tidak berhak (antara lain: karena Kartu Debit dicuri/hilang/dipalsukan, telepon seluler hilang ataupun karena alasan apa pun juga), Nasabah harus segera mengajukan permohonan melakukan pemblokiran Rekening, perubahan kata sandi atau penggantian Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank. Dalam hal di mana Nasabah tidak memiliki akses terhadap Aplikasi Aladin (telepon seluler hilang, dicuri, tidak memiliki akses internet, atau alasan lainnya), maka Nasabah wajib segera menginformasikan kepada Bank melalui Layanan Nasabah. 
  11. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Nasabah memiliki lebih dari satu Rekening di Bank dan Nasabah terlibat dalam hal-hal pada poin 6 huruf (g) serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank berhak untuk melakukan penutupan atau pemblokiran pada Rekening lainnya yang dimiliki Nasabah.
  12. Jika Rekening Nasabah akan diblokir atau ditutup selain karena alasan di atas pada poin 6 huruf (g) Nasabah dan/atau ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank dapat melakukan penarikan saldo termasuk Saldo Mengendap. Dalam hal ini, Nasabah dapat melakukan penarikan atau transfer ke sesama Rekening Ala Dompet atau ke bank lain dengan memperhatikan biaya/ketentuan transfer antar bank.
  13. Dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian, Bank berhak dan Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebit Rekening (termasuk Rekening sebagaimana dimaksud dalam poin 6 huruf (k) jika terjadi hal-hal sebagaimana tercantum dalam poin 6 huruf (g) serta hal lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku.

7. Manfaat

  1. Aplikasi Aladin tersedia bagi Nasabah untuk melakukan seluruh layanan Transaksi Keuangan dan Transaksi Non Keuangan yang disediakan oleh Bank. 
  2. Nasabah akan dibantu oleh Layanan Nasabah untuk melakukan layanan Transaksi Keuangan dan Transaksi Non Keuangan tertentu hanya pada saat Aplikasi Aladin tidak dapat digunakan.
  3. Nasabah sepenuhnya memahami berbagai fitur dari seluruh Rekening termasuk namun tidak terbatas pada Rekening dalam mata uang Rupiah dan Kartu Debit. Rincian fitur seluruh Rekening dapat ditemukan dalam informasi produk yang berada di situs Bank dan/atau Aplikasi Aladin.

8. Risiko

  1. Jika terjadi sengketa antara Nasabah dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran, atau transfer pada siapa pun sebagaimana relevan dan wajar, hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau sesuai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
  2. Dalam rangka pemeliharaan dan/atau pembaharuan sistem untuk menjaga dan/atau meningkatkan kualitas layanan Aplikasi Aladin, Bank berhak untuk menghentikan layanan Aplikasi Aladin untuk sementara waktu, dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Nasabah dan Nasabah memahami segala akibat dari penghentian layanan tersebut, termasuk namun tidak terbatas pada akibat tidak dapat dilakukannya transaksi perbankan melalui Aplikasi Aladin.
  3. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank memiliki hak mutlak untuk memperbaharui, memodifikasi, atau mengubah situs web atau perangkat lunak apa pun (termasuk Aplikasi Aladin atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk mengakses layanan Bank sewaktu-waktu, dengan atau tanpa pemberitahuan dan pemberian alasan apa pun.
  4. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Jika Nasabah gagal untuk memperbarui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkannya.
  5. Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan Aplikasi Aladin pada perangkat yang tidak didukung oleh Aplikasi Aladin, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan perangkat yang tidak resmi misalnya di-jailbreak atau root, software/hardware yang tidak resmi untuk dapat menampilkan, mendapatkan kontrol, meniru, memanipulasi, dan/atau memindahkan Aplikasi Aladin ke perangkat lain yang tidak resmi, mengumpulkan, dan/atau mencuri data Bank dan Data Nasabah, melakukan aktivitas crawling/scraping, dan/atau aktivitas lainnya yang dapat merugikan Bank dan/atau Nasabah dan/atau bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan emulator dan software/hardware sejenis.

9. Informasi Keamanan

  1. Informasi keamanan dapat berupa kata sandi, PIN, OTP, Identifikasi Biometrik dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk pembukaan Rekening, login, aktivasi perangkat, dan/atau mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Nasabah, Nasabah harus memastikan untuk menggunakan kata sandi dan PIN yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi dan PIN yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat.
  2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah memberitahukan kata sandi, PIN, OTP, kepada siapa pun termasuk pegawai Bank dan Nasabah wajib menjaga kerahasiaan kata sandi, PIN, OTP, dan informasi sensitif lainnya, termasuk menjaga, melindungi baik dari pencurian dan penyalahgunaan dari pihak lain yang tidak berwenang, tidak menyimpan dan/atau mencatatnya dimanapun. 
  3. Identifikasi Biometrik dapat digunakan oleh Nasabah dalam hal:
    1. smartphone yang digunakan mempunyai fitur pengenalan wajah atau sidik jari; dan 
    2. Nasabah mengaktifkan fitur Identifikasi Biometrik ini pada menu “Profil Saya” dalam Aplikasi Aladin atau ketika mendapat notifikasi pengaktifan Identifikasi Biometrik di home screen Aplikasi Aladin.

    Identifikasi Biometrik tersebut merupakan fitur dari smartphone dan bukan merupakan fitur dari Bank atau Aplikasi Aladin. Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan atau kinerja dari fitur Identifikasi Biometrik tersebut. Dengan mengaktifkan Identifikasi Biometrik pada Aplikasi Aladin, Nasabah menyetujui untuk Bank mengakses dan menggunakan Identifikasi Biometrik tersebut berikut dengan data perangkat smartphone yang digunakan Nasabah untuk keperluan pengaktifan dan penggunaan Identifikasi Biometrik pada Aplikasi Aladin. Nasabah bertanggung jawab atas:

    1. seluruh Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik yang terdaftar atau terekam pada smartphone yang digunakan Nasabah;
    2. penggunaan Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik tersebut; 
    3. menjaga agar hanya Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik Nasabah yang terdaftar pada smartphone dan Aplikasi Aladin; dan 
    4. segala risiko atau akibat yang timbul akibat dari penggunaan Identifikasi Biometrik tersebut.
  4. Bank tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan karena ketidakandalan fitur Identifikasi Biometrik yang dimiliki oleh media elektronik Nasabah, hal ini termasuk namun tidak terbatas pada:
    1. sensitivitas fitur Identifikasi Biometrik dalam mengidentifikasi sidik jari atau wajah Nasabah; dan
    2. kemampuan perangkat elektronik dalam hal membandingkan kecocokan atas Identifikasi Biometrik yang sudah tersimpan di dalam perangkat Nasabah sebelumnya terhadap hasil autentikasi menggunakan Identifikasi Biometrik.
  5. Sesuai Peraturan Yang berlaku, Bank wajib merahasiakan Data Nasabah penyimpan dan simpanannya kecuali diminta oleh pihak yang berwenang sesuai Peraturan Yang Berlaku.
  6. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap kinerja, keamanan dan kerahasiaan seluruh informasi keamanan, perolehan, penggunaan, perangkat lunak dan/atau peralatan yang diperlukan untuk dapat mengakses Aplikasi Aladin miliknya dan/atau Kartu Debit (apabila ada), sebagaimana telah diatur dalam ketentuan informasi pengamanan ini (termasuk tanpa batasan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah dan menjaga penggunaan atau akses yang tidak sah). Nasabah memahami dan mengetahui bahwa informasi tersebut memiliki keberlakukan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi oleh Nasabah agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin. Dengan demikian, segala kesalahan dan/atau kelalaian Nasabah tersebut menjadi risiko dan tanggung jawabnya sendiri dan akan melepaskan serta membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun, termasuk:
    1. memastikan bahwa pengaturan dan/atau pembuatan informasi keamanan untuk kebutuhan verifikasi Nasabah kuat dan tidak mudah ditebak sesuai dengan poin 9 huruf (a) pada ketentuan ini; dan
    2. menjaga dan melindungi baik dari pencurian dan penyalahgunaan dari pihak lain yang tidak berwenang, serta tidak menyimpannya secara sembarangan, sesuai dengan poin 9 huruf (b) pada ketentuan ini.
  7. Nasabah harus memastikan:
    1. peralatan yang digunakan untuk mengakses Aplikasi Aladin bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, Data Nasabah yang gagal atau terkorupsi, virus komputer, bug dan/atau perangkat lunak baik yang berbahaya/tidak diizinkan dan/atau disediakan oleh penyedia layanan telekomunikasi, penyedia layanan internet, penyedia informasi, produsen, dan/atau vendor dari peralatan yang relevan;
    2. penggunaan perangkat mobile dan/atau terminal Nasabah lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru;
    3. tidak melakukan jailbreak, root, atau memodifikasi perangkat mobile dan/atau peralatan lainnya, atau mengunduh aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware.
  8. Kartu Debit diterbitkan dengan validitas yang menunjukkan bulan dan tahun. Tanggal kadaluarsa adalah hari terakhir dalam bulan dan tahun yang tercetak pada Kartu Debit. Setelah Kartu Debit tersebut kadaluarsa, Kartu Debit tersebut akan batal secara otomatis dan Nasabah tidak lagi berhak untuk menyimpan atau menggunakannya. Kartu Debit tersebut harus dihancurkan dengan cara mengguntingnya (termasuk chip dalam kartu tersebut) menjadi dua secara diagonal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah detail Kartu Debit tersebut disalahgunakan.
  9. Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin, Nasabah memahami bahwa seluruh komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima oleh Bank akan diperlakukan sebagai bukti sah meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani, dan dengan demikian, Nasabah setuju untuk mengganti rugi dan melepaskan Bank serta para pemegang saham, anak perusahaan, afiliasi, pejabat, agen, kontraktor, sub-kontraktor, penyedia jasa, Mitra Bank, mitra merek/co-brander atau mitra lainnya, dan karyawan kami (secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak yang Dijamin”) dari segala kewajiban, kerugian, ganti rugi, pembayaran, tanggung jawab, tuntutan, penalti, denda, biaya dan pengeluaran (termasuk, namun tidak terbatas pada biaya jasa hukum yang wajar dan pengeluaran lain sehubungan dengan penyelesaian perselisihan) yang dipikul oleh Para Pihak yang Dijamin, yang dapat muncul terkait dengan: (a) eksekusi dari instruksi Nasabah; (b) pengoperasian, dan/atau administrasi Aplikasi Aladin terkait instruksi Nasabah; (b) pelanggaran Anda terhadap ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini atau kebijakan atau pedoman yang dirujuk dalam Syarat dan Ketentuan ini; (c) penggunaan atau penyalahgunaan Aplikasi Aladin oleh Anda; (d) pelanggaran yang Anda lakukan terhadap Peraturan Yang Berlaku atau hak pihak ketiga; dan/atau (f) penipuan, kelalaian atau kesalahan yang disengaja oleh Anda.

10. Pembukuan

  1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh Rekening yang menjadi dasar bagi Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
  2. Dengan alasan akurasi, Bank akan menyimpan besaran saldo dan transaksi nasabah sampai 2 (dua) angka di belakang koma. Demi kenyamanan Nasabah, Bank hanya akan menampilkan angka bulat dengan pembulatan ke bawah. Saldo desimal tetap menjadi hak Nasabah, dan tetap diperhitungkan dalam kalkulasi Bagi Hasil.
  3. Bank akan menerbitkan bukti transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada, resi transaksi, dan/atau E-Statement.
  4. E-Statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan) dan dikirimkan melalui Aplikasi Aladin.
  5. Jika Bank tidak menerima pengaduan apa pun dari Nasabah dalam 7 (tujuh) hari kerja setelah menerima E-Statement, Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam E-Statement tersebut.

11. Biaya dan Nisbah

  1. Bank berhak untuk mendebit Rekening Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam tabel biaya dan tarif yang dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/ dan/atau Aplikasi Aladin.
  2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
  3. Untuk Bagi Hasil Rekening yang dibuka berdasarkan Akad Mudharabah Muthlaqah, Nasabah akan mendapatkan Bagi Hasil sesuai dengan kesepakatan Nisbah yang dibuat antara Bank dengan Nasabah pada saat akad pembukaan Rekening yang akan dikreditkan/diberikan setiap bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank. Besaran Bagi Hasil tergantung dari pendapatan usaha Bank dikalikan dengan Nisbah.
  4. Bagi Hasil akan dikenakan pajak atau pungutan lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  5. Pajak atas Bagi Hasil yang diperoleh Nasabah ditanggung oleh Nasabah.
  6. Para pihak yaitu Nasabah sebagai Shahib al-Mal/Malik dan Bank sebagai Mudharib, dengan ini bersepakat untuk saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain untuk melakukan Bagi Hasil atas keuntungan yang diperoleh dari usaha pengelolaan dana pada Rekening, yaitu dengan kompensasi Nisbah yang berlaku pada saat pembukaan Rekening sebagaimana tertera pada informasi Bagi Hasil.
  7. Bank menggunakan prinsip Bagi Hasil yakni Bagi Hasil yang dihitung dari pendapatan Bank dari satu bulan sebelumnya setelah dikurangi modal (Ra’s Al-Mal Mudharabah).
  8. Perubahan atas komposisi Nisbah akan diberitahukan Bank melalui pemberitahuan pada Aplikasi Aladin atau dengan tata cara lain yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku. Dalam hal terjadi perubahan Nisbah yang menjadi bagian Nasabah, dan Nasabah tidak menyampaikan keberatan sesuai dengan jangka waktu yang diberikan oleh Bank, maka Nasabah dianggap menyetujui perubahan Nisbah tersebut.
  9. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka tidak ada Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah. Hal ini dikarenakan Bank melakukan perhitungan Bagi Hasil berdasarkan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya. 

12. Jaminan Pemerintah

  1. Saldo simpanan Nasabah di Bank dijamin sesuai ketentuan dari LPS. Nilai simpanan yang dijamin oleh LPS ini dapat diubah di kemudian hari dan Nasabah akan menyetujui perubahannya.
  2. Atas saldo simpanan Nasabah yang melampaui nilai maksimal simpanan yang dijamin oleh LPS atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang ditentukan agar dapat diterapkan untuk program LPS sesuai dengan peraturan LPS dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, maka seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.

13. Hukum dan Yurisdiksi yang Berlaku

  1. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  2. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan (maupun bagian daripadanya) termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Syarat dan Ketentuan ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
  3. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai diperlukannya suatu putusan pengadilan untuk penutupan Rekening dan/atau pengakhiran Syarat dan Ketentuan ini.

14. Pernyataan dan Jaminan

  1. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap Data Nasabah, termasuk deskripsi, dan tanda tangan elektronik Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, berbagai dokumen pendukung lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah benar, valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. 
  2. Seluruh Data Nasabah yang disampaikan oleh Nasabah kepada Bank adalah asli, benar, lengkap, dan akurat pada tanggal diberikan dan tidak menyesatkan dalam segala hal, serta dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehubungan dengan itu membebaskan Bank dari segala risiko maupun tuntutan hukum yang mungkin timbul. Apabila terdapat ketidakbenaran dan/atau cacat hukum atas Data Nasabah, merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya dan dengan ini menyatakan sekarang dan seterusnya di kemudian hari untuk membebaskan Bank dari segala tuntutan dan/atau gugatan dari pihak mana pun dan dengan alasan apa pun juga, tidak ada yang dikecualikan. 
  3. Nasabah tidak mengetahui adanya suatu fakta, informasi atau keadaan yang belum diberitahukan secara tertulis kepada Bank yang mungkin, apabila diberitahukan, mempunyai akibat yang material atas informasi tersebut (termasuk perkiraan atau proyeksi) yang disediakan kepada Bank atau dapat mempengaruhi kesediaan Bank untuk menyetujui atau menerima pembukaan Rekening. Nasabah akan memberikan, memperbaharui, melengkapi, dan/atau menandatangani data tambahan sebagaimana diperlukan atau diminta oleh Bank.
  4. Nasabah memberikan Data Nasabah yang dapat dipertanggungjawabkan, segala akibat dan risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sebagai akibat ketidaksesuaian/ketidakbenaran informasi, pernyataan dan jaminan dalam Data Nasabah menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Nasabah dan karenanya melepaskan Bank dari tanggung jawab dan risiko yang mungkin timbul akibat dilaksanakannya pernyataan ini.
  5. Nasabah dengan ini setuju memberikan kuasa dan menyatakan bahwa Bank berhak untuk menerima, mencari, meminta, dan melakukan pengujian terhadap validitas Data Nasabah pada Aplikasi Aladin dan/atau dari pihak mana pun yang diperlukan oleh Bank berkaitan dengan identitas Nasabah, dan/atau transaksi Nasabah untuk kepentingan internal Bank dan penyedia jasa bagi Bank untuk pelaksanaan pelayanan perbankan bagi Nasabah dan Bank berhak untuk meminta data tambahan dalam bentuk apa pun yang dibutuhkan oleh Bank.
  6. Nasabah dengan ini mempunyai kewajiban kepada Bank, baik untuk kewajiban yang timbul karena transaksi perbankan yang belum diselesaikan oleh Nasabah, maupun kewajiban yang timbul berdasarkan perjanjian pembiayaan atau perjanjian lainnya yang dibuat antara Nasabah dengan Bank, maka Bank berhak dan dengan ini diberi kuasa oleh Nasabah untuk memblokir dan/atau mendebet dan menutup dan/atau mencairkan Rekening atas nama Nasabah yang terdapat pada Bank, maupun untuk memblokir dan/atau menutup fasilitas/layanan perbankan yang diterima Nasabah dari Bank, untuk selanjutnya diperhitungkan dengan kewajiban Nasabah yang berhutang pada Bank. Kuasa sebagaimana tersebut akan tetap berlaku sampai seluruh kewajiban Nasabah kepada Bank diselesaikan. 
  7. Mengenai adanya jumlah kewajiban Nasabah yang terutang dan wajib dibayar oleh Nasabah kepada Bank sebagai dimaksud pada butir di atas (baik karena: hilang pokok, Bagi Hasil tertunggak, Nisbah, maupun biaya-biaya Bank lainnya), terlihat dalam catatan/administrasi yang ada pada Bank yang merupakan bukti sah dan mengikat Nasabah, dan untuk itu Nasabah dengan ini berjanji untuk memenuhi/melunasi kewajiban tersebut dengan seketika dan sekaligus setelah menerima pemberitahuan dari Bank. 
  8. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk melakukan pemindahbukuan, pendebitan, dan/atau transfer atas saldo/dana pada Rekening Nasabah ke rekening lain dalam hal terdapat permintaan tertulis dari instansi kantor pajak atau pihak berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku. 
  9. Nasabah dengan ini memberikan wewenang dan kuasa pada Bank untuk mendebit langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
  10. Nasabah dengan ini memahami dan menyetujui bahwa jika Nasabah memberikan otorisasi dan/atau pembukaan akses kepada Bank atas:
    1. data perangkat seluler Nasabah; dan/atau
    2. informasi resmi dari penyedia telekomunikasi Nasabah (tidak termasuk data percakapan),

    maka Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Nasabah di akun Nasabah tersebut hanya terhadap informasi yang relevan menurut Bank dengan layanan atau produk Bank yang dipilih oleh Nasabah atau layanan atau produk Bank yang akan ditawarkan kepada Nasabah.

  11. Nasabah merupakan satu-satunya Pemilik Manfaat (Beneficial Owner) dari Rekening yang dibuka dan memahami bahwa Nasabah tidak akan membuka Rekening untuk kepentingan orang lain, memperjualbelikan Rekening kepada pihak lain, dan/atau menggunakan Rekening dengan tujuan dan/atau cara-cara yang melanggar Peraturan Yang Berlaku.
  12. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memiliki sumber penghasilan yang jelas dan tidak melanggar Peraturan Yang Berlaku.
  13. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi, yang diproses di tempat-tempat yang ditetapkan oleh Bank, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggung jawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening, Kartu Debit, dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apa pun.
  14. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.
  15. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah menyetujui penggunaan tanda tangan yang tertera pada foto berwarna E-KTP yang disampaikan kepada Bank untuk disimpan dan dipergunakan oleh Bank sebagai spesimen tanda tangan Nasabah.
  16. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan dan persyaratan dan ketentuan lainnya (jika relevan) yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik), yang akan diterima oleh Nasabah seperti Peraturan Yang Berlaku serta ketentuan yang ditetapkan oleh negara Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan.
  17. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan yang ada.
  18. Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah, atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan, atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah atau sarana komunikasi/informasi lainnya. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  19. Nasabah menyetujui bahwa Bank berhak melakukan perubahan tarif dan biaya dalam batas kewajaran administrasi dan setiap ada perubahan atas biaya-biaya akan diberitahukan kepada Nasabah.
  20. Bank berhak untuk menambah dan menghapus Pihak Penerbit di Aplikasi Aladin berdasarkan penilaian/pertimbangan Bank.
  21. Nasabah menyetujui untuk menerima pemberitahuan melalui sarana elektronik sesuai Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan ini, serta notifikasi lainnya mengenai penggunaan Nasabah terhadap Rekening atau produk/layanan dari Bank. Sarana elektronik termasuk, namun tidak terbatas pada, surat elektronik, atau ditampilkan pada laman situs, atau pada Aplikasi Aladin, atau melalui sarana komunikasi nirkabel. Ketentuan, perjanjian, dan notifikasi di atas akan dianggap telah diterima saat diterbitkan kepada Nasabah.
  22. Nasabah dengan ini menyatakan telah menyetujui bahwa Nasabah wajib memberikan informasi dan/atau dokumen tambahan yang diminta oleh Bank terkait dengan pembukaan Rekening, transaksi, dan profil Nasabah jika dibutuhkan.
  23. Dengan membaca, memahami dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini, Nasabah mengikatkan diri pada seluruh Syarat dan Ketentuan ini, dan seluruh syarat dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank dan menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang memadai mengenai karakteristik produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik yang akan Nasabah manfaatkan dan Nasabah telah mengerti dan memahami segala konsekuensi pemanfaatan produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik, berikut dengan manfaat, risiko dan biaya-biaya yang melekat pada pada produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik tersebut.
  24. Anda menyatakan dan menjamin bahwa:
    1. dana yang terdapat di Rekening dan dana yang digunakan dalam rangka layanan transaksi bukanlah dana yang berasal dari tindak pidana atau dari aktivitas yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku di Republik Indonesia;
    2. Aplikasi Aladin, Rekening, dan Kartu Debit tidak digunakan untuk tujuan kriminal, penipuan, pelanggaran hukum atau aktivitas lain yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan, dan dapat merugikan pihak mana pun;
    3. pembukaan Rekening tidak dimaksudkan dan/atau ditujukan dalam rangka upaya untuk melakukan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku; dan
    4. transaksi tidak dilakukan untuk maksud mengelabui, mengaburkan, atau menghindari pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berdasarkan ketentuan Peraturan Yang Berlaku. Anda sepenuhnya bertanggung jawab serta melepaskan Bank dari tuntutan, klaim, atau ganti rugi dalam bentuk apa pun apabila Anda dinyatakan melakukan tindak pidana pencucian uang berdasarkan Peraturan Yang Berlaku.
    5. Anda akan bertanggung jawab atas pelanggaran Peraturan Yang Berlaku akibat kesalahan dan/atau kelalaian Anda termasuk dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut ini:
      1. secara melawan hukum dalam melakukan Pemrosesan Data Nasabah yang bukan milik Anda dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek Data Nasabah;
      2. secara melawan hukum mengungkapkan Data Nasabah yang bukan miliknya;
      3. secara melawan hukum menggunakan Data Nasabah yang bukan miliknya;
      4. membuat Data Nasabah palsu atau memalsukan Data Nasabah dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

15. Keadaan Kahar (Force Majeure)

  1. Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, pandemi, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring, atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau lembaga berwenang lainnya.
  2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.

16. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan Transaksi Keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak Transaksi Keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses Layanan Nasabah, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

17. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan dan atas Syarat dan Ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan tetap berlaku dan mengikat.

18. Kebijakan Privasi

  1. Kebijakan Privasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada Anda bagaimana Bank dapat memproses, memperoleh, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, memperbaiki, memperbaharui, memodifikasi, menampilkan, mengumumkan, memberikan, mengirimkan, mentransfer, menyebarluaskan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyampaikan, meneruskan, memberikan akses, menyimpan, menghapus, memusnahkan, dan/atau menggunakan dengan cara apa pun (“Pemrosesan”) Data Pribadi Nasabah.
  2. Kami menghormati privasi Anda dan berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi Anda. Dengan berinteraksi, mengirimkan informasi, menggunakan, atau mendaftar untuk setiap produk atau layanan yang Bank tawarkan, Anda telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang terdapat dalam Kebijakan Privasi ini, bersama dengan Syarat dan Ketentuan yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan. Kebijakan Privasi ini melengkapi tetapi tidak menggantikan persetujuan lain yang mungkin telah Anda berikan sebelumnya kepada Bank sehubungan dengan Data Pribadi Nasabah.
  3. Data Pribadi Nasabah yang akan dilakukan Pemrosesan oleh Bank antara lain:
    1. nama, nomor telepon, rincian kontak, alamat rumah, tanggal lahir, KTP/Paspor, dan/atau pendidikan;
    2. spesimen tanda tangan;
    3. rincian keuangan (misalnya: jumlah uang, pendapatan, pengeluaran, dan/atau riwayat kredit);
    4. gambar dan rekaman suara percakapan Anda dengan Kami;
    5. rincian kerja (misalnya: pekerjaan, jabatan dan posisi lain yang dimiliki, riwayat pekerjaan, gaji, dan/atau manfaat);
    6. pajak dan informasi asuransi;
    7. informasi tentang profil risiko, investasi, tujuan investasi, pengetahuan dan pengalaman dan/atau kepentingan bisnis dan aset;
    8. informasi perbankan (misalnya: nomor Rekening, transaksi perbankan, dan/atau hal-hal khusus yang berkaitan dengan Rekening dari Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku); 
    9. pendapat pribadi yang diberitahukan kepada Kami (misalnya: umpan balik atau tanggapan terhadap survei); dan/atau
    10. informasi dari perangkat Anda seperti rincian kontak, daftar aplikasi dan statistik penggunaan, lokasi, informasi perangkat dan atribut jaringan yang kami kumpulkan secara berkala.
  4. Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Pribadi Nasabah dari waktu ke waktu untuk kebutuhan, antara lain:
    1. memverifikasi kelayakan dan/atau kesesuaian Data Pribadi Anda untuk menggunakan layanan Bank dan tidak terbatas pada proses Mengenal Pengguna (Know Your Customer) dan proses scoring atas aktivitas yang Anda lakukan;
    2. mengidentifikasi dan memproses pembukaan Rekening Anda;
    3. memungkinkan Kami untuk menyediakan layanan yang Anda minta atau memproses transaksi yang Anda minta;
    4. menilai pengajuan Nasabah atas suatu produk atau layanan Bank;
    5. merancang, mengelola, menetapkan harga, dan menyediakan produk dan layanan Bank;
    6. mengelola hubungan antara Bank dan Nasabah;
    7. mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan mengatasi terjadinya tindakan yang merupakan kejahatan, dilarang, ilegal, tidak sah, atau curang, yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan Bank (termasuk namun tidak terbatas pada penipuan (fraud), penggelapan, pencurian dan pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal);
    8. menghubungi Nasabah di saat Bank perlu untuk memberitahu Nasabah terkait suatu informasi yang penting;
    9. mengembangkan, meningkatkan, menambah dan/atau menyediakan layanan Bank;
    10. mematuhi Peraturan Yang Berlaku dan memenuhi kewajiban dari pemerintah dan lembaga penegak hukum;
    11. mengelola aktivitas bisnis Bank; 
    12. tujuan administratif internal, seperti: audit dan analisis data; dan/atau
    13. hal-hal lain sepanjang sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  5. Bank dapat dari waktu ke waktu menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk tujuan pemasaran seperti menawarkan produk, jasa atau pun layanan yang menurut Bank menarik bagi Nasabah.
  6. Bank dapat melakukan berbagai tindakan terhadap Data Pribadi dari waktu ke waktu, antara lain melakukan Pemrosesan Data Pribadi kepada, melalui, oleh dan/atau dari pihak ketiga. Anda dengan ini menyatakan telah memberikan persetujuan, izin, dan wewenang kepada Kami untuk melakukan Pemrosesan atas Data Pribadi kepada, melalui, oleh dan/atau dari pihak ketiga yaitu:
    1. perusahaan anggota grup Kami dan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan anggota grup Kami untuk penyediaan layanan Kami, pemasaran, promo, penelitian, analisis, survei, dan pengembangan produk dan/atau layanan Bank dan/atau afiliasi atau grup Kami, dan kerja sama bisnis antara Kami dengan afiliasi atau grup Kami.
    2. pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, sub-kontraktor, penyedia jasa, Mitra Bank, dan/atau pihak lain yang memberikan layanan kepada Kami atau Anda dan/atau melakukan tugas atas nama Kami) dalam menyediakan layanan Kami untuk Anda (termasuk untuk mencegah penipuan, pengumpulan tagihan, penginputan memasukkan data, manajemen database, promosi, pemasaran, riset, survei, pelayanan pelanggan, layanan teknologi, pemberitahuan produk), dan/atau sehubungan dengan tujuan di mana pihak ketiga tersebut terlibat untuk melaksanakan pengungkapan kepada pihak ketiga terkait yang secara teknis diperlukan untuk memproses transaksi Anda atau tujuan kerja sama Kami dengan pihak ketiga tersebut yang dapat mencakup diperbolehkannya pihak ketiga tersebut untuk memperkenalkan atau menawarkan produk atau layanan kepada Anda, melakukan autentikasi terhadap Anda atau menghubungkan Anda dengan akun atau melakukan kegiatan lain termasuk pemasaran, penelitian, analisis dan pengembangan produk dan/atau layanan.
    3. entitas-entitas dengan siapa Kami memiliki hubungan referensi bisnis atau perjanjian-perjanjian komersial lainnya termasuk pihak ketiga dan entitas-entitas yang sepenuhnya atau sebagian dimiliki oleh Kami.
    4. merchant dan organisasi lain, seperti institusi keuangan, kepada atau melalui siapa pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan dengan menggunakan layanan Bank atau entitas-entitas lainnya yang memungkinkan penggunaan layanan Bank oleh institusi keuangan pihak ketiga.
    5. penasihat profesional, lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi, pemerintah, dan pihak berwenang atau instansi lainnya di mana Kami berkewajiban untuk melakukan pengungkapan sesuai kebutuhan, permintaan yang sah, dan Peraturan Yang Berlaku, peraturan atau pengaturan komersial, termasuk pengaturan dengan asosiasi industri lain yang relevan.
    6. entitas-entitas yang terlibat dalam penggabungan, pengambilalihan, transaksi pembiayaan, usaha patungan dengan Kami dan/atau corporate actions lainnya sehubungan dengan Kami.
  7. Nasabah dapat mengajukan keberatan atas penggunaan Data Pribadi Nasabah sebagaimana dimaksud huruf (e) dan pendistribusian Data Pribadi Nasabah kepada pihak-pihak sebagaimana dimaksud huruf (f) di atas dengan cara menarik persetujuan melalui Layanan Nasabah. Atas penarikan persetujuan tersebut, Nasabah memahami bahwa Bank berhak menghentikan dan/atau tidak menyediakan layanan/produk Bank dan/atau transaksi yang terkait dengan Data Pribadi tersebut.
  8. Dalam hal Nasabah memberikan dan/atau mendistribusikan Data Pribadi seseorang atau sekelompok orang atau pihak lain kepada Bank, Nasabah menyatakan dan menjamin bahwa terkait dengan Data Pribadi tersebut, Nasabah telah memperoleh persetujuan tertulis dari pemilik Data Pribadi tersebut terkait dengan: (i) pengungkapan atau pendistribusian Data Pribadi mereka kepada Bank, (ii) Pemrosesan Data Pribadi mereka oleh Bank, pihak ketiga, dan/atau melalui pihak ketiga sehubungan dengan layanan Bank. Nasabah harus segera memberitahukan Bank secara tertulis dalam hal pemilik Data Pribadi tersebut mencabut persetujuannya melalui Layanan Nasabah. Tanpa mengurangi hak-hak Bank lainnya berdasarkan Peraturan Yang Berlaku, setelah diterimanya pemberitahuan tersebut oleh Bank, Bank berhak menghentikan dan/atau tidak menyediakan layanan/produk Bank dan/atau transaksi yang terkait dengan Data Pribadi tersebut dan Nasabah akan melepaskan dan mengganti rugi Bank dari tuntutan pihak ketiga lainnya. 
  9. Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Pribadi Anda baik di dalam dan/atau di luar Indonesia. Namun demikian, Bank tetap akan mematuhi Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Yang Berlaku lainnya.
  10. Data Pribadi Anda akan dipertahankan selama tujuan yang dikumpulkan tetap sama dan sampai tidak lagi diperlukan untuk tujuan hukum atau bisnis lainnya. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau kebijakan retensi milik Bank atau atas permintaan/permohonan dari Anda kepada Kami, Bank dapat menghapus dan/atau memusnahkan Data Pribadi Anda dari sistem Bank agar Data Pribadi tersebut tidak lagi mengidentifikasi Nasabah, kecuali dalam hal apabila diperlukan penyimpanan Data Pribadi untuk memenuhi kewajiban Peraturan Yang Berlaku, keperluan pembuktian di kemudian hari, pajak, audit, dan akuntansi, Bank akan menyimpan Data Pribadi Anda yang diperlukan selama Anda menggunakan layanan milik Bank atau sesuai dengan jangka waktu yang disyaratkan oleh Peraturan Yang Berlaku. Sehubungan dengan keperluan penghapusan Data Pribadi dari sistem Bank, Bank mensyaratkan agar diajukannya suatu permohonan tertulis oleh Nasabah kepada Bank agar Bank dapat menghapuskan Data Pribadi tersebut dari sistem yang dimiliki oleh Bank. Anda dengan ini memahami dan menyetujui bahwa penghapusan tersebut dapat mengakibatkan penghentian pada layanan Bank kepada Anda.
  11. Dalam hal Kami membagikan Data Pribadi Anda kepada institusi pemerintah yang berwenang dan/atau institusi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah yang berwenang atau memiliki kerja sama dengan Kami, Anda menyetujui dan mengakui bahwa penyimpanan Data Pribadi Anda oleh institusi terkait akan mengikuti kebijakan penyimpanan data masing-masing institusi tersebut dan Kami tidak akan bertanggung jawab atas penyimpanan Data Pribadi Anda.
  12. Persetujuan atas Pemrosesan Data Pribadi untuk Penerbitan Sertifikat Elektronik – Sehubungan dengan verifikasi identitas untuk tujuan verifikasi identitas Anda, Data Pribadi Anda berupa data demografi dan/atau biometrik dapat diperiksa kesesuaiannya, oleh PT Indonesia Digital Identity (“Vida”), PT Privy Identitas Digital (“Privy”), dan/atau pihak ketiga lainnya yang merupakan penyelenggara sertifikasi elektronik sebagai mitra Kami, dengan data yang tercatat pada sistem instansi pemerintahan yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Apabila Data Pribadi Anda terverifikasi kesesuaiannya, maka Vida, Privy dan/atau pihak ketiga lainnya sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik tersertifikasi oleh Kementerian Telekomunikasi dan Informasi, akan menerbitkan sertifikat elektronik sebagai bukti bahwa Data Pribadi Anda telah diverifikasi dan sesuai dengan data yang tercatat pada sistem instansi yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Oleh karenanya, Anda menjamin keakuratan Data Pribadi yang Anda sediakan dan setuju atas Pemrosesan Data Pribadi Anda tersebut untuk tujuan penerbitan sertifikat elektronik. Anda telah membaca, memahami, dan setuju untuk terikat pada syarat dan ketentuan layanan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang terdapat pada Perjanjian Kepemilikan Sertifikat Elektronik (Subscriber Agreement), Kebijakan Privasi PSrE (CA Privacy Policy), serta Pernyataan Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik (Certification Practice Statement) Vida yang dapat diakses melalui https://repo.vida.id (“Ketentuan Vida”) atau syarat dan ketentuan Privy terdapat pada Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan Privy (“Ketentuan Privy”).
  13. Aplikasi Aladin dapat saja berisi tautan ke situs eksternal. Tautan situs eksternal yang ada di Aplikasi Aladin tersebut adalah sepenuhnya bukan milik Kami melainkan milik pengiklan atau pihak ketiga yang memiliki hubungan kerja sama dengan Kami. Oleh karena itu, Kami tidak bertanggung jawab atas Pemrosesan Data Pribadi Anda oleh pihak eksternal tersebut. Jika Anda memberikan informasi langsung ke situs tersebut, kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan situs tersebut akan berlaku, Kami tidak bertanggung jawab atas kegiatan pengolahan informasi atau kebijakan privasi dari situs tersebut.
  14. Bank dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu dengan mengumumkannya kepada Nasabah, misalnya melalui notifikasi atau pemberitahuan dalam Aplikasi Aladin atau kanal lainnya. Bank mendorong Nasabah agar sering memeriksa Kebijakan Privasi ini untuk mengetahui setiap perubahan pada Kebijakan Privasi ini. Jika Nasabah terus menggunakan layanan Bank setelah adanya perubahan, penambahan, dan/atau variasi apa pun dalam Kebijakan Privasi ini, Nasabah dianggap mengetahui, menerima, dan terikat pada perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak setuju atas perubahan, penambahan dan/atau variasi yang dilakukan oleh Bank, maka Nasabah harus berhenti menggunakan layanan Bank.
  15. Jika terdapat suatu ketentuan dalam Kebijakan Privasi yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Kebijakan Privasi dan atas ketentuan lain dalam Kebijakan Privasi tetap berlaku dan mengikat.
  16. Interpretasi dan implementasi Kebijakan Privasi ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  17. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Kebijakan Privasi termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Kebijakan Privasi ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
  18. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.

Syarat dan Ketentuan ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

 

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

 

Syarat & Ketentuan Akun Ala Berbagi 20240317

Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi

Dengan mengakses atau menggunakan layanan Ala Berbagi, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini. Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”).

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi (“Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi“):

1. Definisi

  1. Ala Berbagi” adalah aktivitas pendebetan dana dari Rekening Nasabah untuk tujuan pembayaran donasi.
  2. Rutin” adalah fitur di mana Nasabah dapat berdonasi secara otomatis ke lembaga kemanusiaan yang bekerja sama dan menjadwalkan waktu transfer sesuai dengan rutinitas Nasabah (harian, mingguan, atau bulanan) sesuai kebutuhan Nasabah.

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Ala Berbagi.

3. Akad

Akad yang digunakan pada Ala Berbagi adalah:  Akad Wakalah dengan ketentuan:

  1. Muwakkil: Nasabah.
  2. Wakil: Bank.
  3. Objek wakalah: menyalurkan pembayaran donasi ke lembaga kemanusiaan yang bekerja sama.
  4. Ujrah: tidak ada.

4. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Anda dapat melakukan Ala Berbagi dengan membuka Aplikasi Aladin, lalu pada menu Ala Berbagi di halaman beranda Aplikasi Aladin, Anda dapat memilih produk donasi yang Anda inginkan. Dalam produk donasi pilihan Anda, Anda dapat menentukan lembaga kemanusiaan untuk menyalurkan donasimu. Selanjutnya, masukkan atau pilih nominal donasi yang ingin Anda salurkan dan menyelesaikan transaksi dengan memasukkan PIN Aplikasi Aladin yang benar. 
  2. Jika Anda ingin melihat seluruh donasi yang Anda telah lakukan, maka Anda dapat membuka Aplikasi Aladin dan melihat bagian “Riwayat” di dalam menu Ala Berbagi. Lebih lanjut, Anda bisa melihat informasi lengkap mengenai donasi tertentu dengan menyentuh/klik transaksi donasi tersebut dari daftar Riwayat Ala Berbagi.
  3. Nasabah dapat mengaktifkan fitur Rutin dengan menyesuaikan jadwal sesuai kebutuhan Nasabah. Nasabah dapat mengaktifkan fitur Rutin pada saat sebagai berikut (i) sebelum transaksi Ala Berbagi dan (ii) setelah transaksi Ala Berbagi. 
  4. Nasabah dapat melakukan perubahan jadwal Rutin atau menghapuskan jadwal Rutin sewaktu-waktu.
  5. Dengan menggunakan Ala Berbagi, Anda pastikan untuk memiliki dana yang cukup atau sesuai dalam melakukan transaksi.
  6. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan dan kuasa kepada Bank untuk mendebit dana milik Nasabah dalam hal Nasabah melakukan transaksi Ala Berbagi. Dalam hal Nasabah telah mengaktifkan fitur Rutin secara mandiri, maka Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebitan terhadap Rekening Ala Dompet Nasabah untuk keperluan transaksi Ala Berbagi. Oleh karenanya, Nasabah dengan ini menyatakan secara tegas bertanggung jawab secara penuh atas segala transaksi Rutin yang dilaksanakan, serta membebaskan Bank dari segala akibat yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan fitur Rutin tersebut.
  7. Bank berhak menolak untuk melaksanakan Ala Berbagi apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  8. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
  9. Nasabah menjamin bahwa penggunaan Ala Berbagi hanya digunakan pada transaksi yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.

5. Manfaat

Aplikasi Aladin menyediakan layanan Ala Berbagi di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran donasi kepada Pihak Penerbit dalam hal ini adalah lembaga donasi yang bekerja sama dengan Bank.

6. Risiko

  1. Transaksi Ala-Berbagi dapat mengalami kegagalan. Jika hal ini terjadi, dana akan dikembalikan ke Rekening Nasabah.
  2. Transaksi Ala-Berbagi mengalami kegagalan dan saldo Bank Nasabah sudah terpotong, tetapi tidak terdapat pengembalian otomatis sebagaimana poin a. 
  3. Transaksi Ala-Berbagi masih dalam proses. Jika dalam waktu 2×24 jam (hari kerja) terhitung dari waktu pembayaran status transaksi masih dalam proses.
  4. Jika terdapat kendala yang terjadi sebagaimana telah disebutkan pada huruf (b) atau (c) di atas, Anda dapat menghubungi Layanan Nasabah sesuai poin 9 (Pertanyaan dan Pengaduan).

7. Informasi Keamanan

Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan/atau otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

8. Biaya

  1. Nasabah tidak akan dikenakan biaya untuk melakukan Ala Berbagi sebagaimana disebutkan pada tabel biaya dan tarif dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  2. Limit transaksi Ala Berbagi per transaksi mengikuti limit yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau ditentukan oleh Bank yang akan diberitahukan di https://aladinbank.id/biaya-limit/ atau dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  3. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Ala Berbagi, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi tetap berlaku dan mengikat. 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan layanan Ala Berbagi dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  5. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan Ala Berbagi ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Bayar-beli-20240317

Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli

Dengan mengakses atau menggunakan layanan Bayar & Beli, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini. Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”). 

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli (“Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli“):

1. Definisi

  1. Bayar & Beli” adalah aktivitas pendebetan dana dari Rekening Nasabah untuk tujuan pembayaran tagihan, pembelian paket data, pulsa, token listrik, dan lainnya pada Aplikasi Aladin.
  2. Rutin” adalah fitur di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran/transaksi secara otomatis ke Mitra Bank dan menjadwalkan waktu pembayaran/transaksi sesuai dengan rutinitas Nasabah (harian, mingguan, atau bulanan) sesuai kebutuhan Nasabah.

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini serta syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini pada saat Anda mengajukan permohonan pemberian layanan dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan layanan Bayar & Beli.

3. Akad

Akad yang digunakan pada Bayar & Beli adalah: Akad Wakalah atau Akad Wakalah Bil Ujrah dengan ketentuan:

  1. Muwakkil: Nasabah.
  2. Wakil: Bank.
  3. Objek Wakalah: pembayaran tagihan, pembayaran transaksi.
  4. Dalam hal Wakalah Bil Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.

4. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Dalam hal Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli, Nasabah memastikan bahwa Nasabah memiliki dana yang cukup untuk melakukan transaksi.
  2. Saat Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli, Nasabah wajib mengecek dan memastikan kesesuaian/kebenaran nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan otorisasi serta menjaga informasi keamanannya. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan transaksi tersebut. Mohon diperhatikan bahwa beberapa biller mensyaratkan adanya ketentuan tersendiri dan/atau biaya sendiri untuk Nasabah patuhi dan setujui. Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala klaim, gugatan, tuntutan, dan/atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah sehubungan dengan hal tersebut di atas. Segala perselisihan yang timbul antara Nasabah dengan biller terkait dengan layanan Bayar & Beli akan diselesaikan oleh Nasabah dan biller tanpa melibatkan Bank.
  3. Nasabah dapat mengaktifkan fitur Rutin dengan menyesuaikan jadwal sesuai kebutuhan Nasabah. Nasabah dapat mengaktifkan fitur Rutin pada saat sebagai berikut (i) sebelum transaksi Bayar & Beli dan (ii) setelah transaksi Bayar & Beli. 
  4. Nasabah dapat melakukan perubahan jadwal Rutin atau menghapuskan jadwal Rutin sewaktu-waktu.
  5. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan dan kuasa kepada Bank untuk mendebit dana milik Nasabah dalam hal Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli.Dalam hal Nasabah telah mengaktifkan fitur Rutin secara mandiri, maka Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebitan terhadap Rekening Ala Dompet Nasabah untuk keperluan transaksi Bayar & Beli. Oleh karenanya, Nasabah dengan ini menyatakan secara tegas bertanggung jawab secara penuh atas segala transaksi Rutin yang dilaksanakan, serta membebaskan Bank dari segala akibat yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan fitur Rutin tersebut.
  6. Bank berhak menolak untuk melaksanakan transaksi Bayar & Beli apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  7. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
  8. Nasabah menjamin bahwa penggunaan Bayar & Beli hanya digunakan pada transaksi yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.

5. Manfaat

Nasabah dapat melakukan pembelian/pembayaran kepada Pihak Penerbit, yaitu pulsa, paket data, PLN prabayar dan PLN pascabayar.

6. Risiko

  1. Transaksi Bayar & Beli dapat mengalami kegagalan. Jika hal ini terjadi, dana akan dikembalikan ke Rekening Nasabah.
  2. Transaksi Bayar & Beli mengalami kegagalan dan saldo Bank Nasabah sudah terpotong, tetapi tidak terdapat pengembalian otomatis sebagaimana huruf (a) di atas.
  3. Transaksi Bayar & Beli masih dalam proses/pending. Jika dalam waktu 2×24 jam (hari kerja) terhitung dari waktu pembelian/pembayaran status transaksi masih dalam proses/pending.
  4. Jika terdapat kendala yang terjadi sebagaimana telah disebutkan pada huruf (b) atau (c) di atas, Anda dapat menghubungi Layanan Nasabah sesuai poin 9 (Pertanyaan dan Pengaduan).

7. Informasi Keamanan

Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan/atau otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

8. Biaya

  1. Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat Anda lihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/
  2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Bayar & Beli, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli tetap berlaku dan mengikat. 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan layanan Bayar & Beli dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh menggunakan layanan Bayar & Beli untuk bertransaksi dan belanja produk-produk, jasa-jasa, dan kegiatan-kegiatan yang halal dan bermanfaat (halalan thoyyiban). 
  5. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh tidak menggunakan layanan Bayar & Beli untuk transaksi belanja yang dilarang oleh Prinsip Syariah seperti, namun tidak terbatas pada pornografi, pornoaksi, tindakan dan perbuatan mesum/asusila, kekerasan, kejahatan, barang-barang yang haram secara zat (seperti daging babi, bangkai, darah) dan membahayakan kesehatan (seperti minuman keras (khamar), zat adiktif), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi penyalahgunaan layanan Bayar & Beli, Bank tidak menganjurkan transaksi pada merchant dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. Merchant khusus penjual minuman keras (khamar);
    2. Tempat hiburan orang dewasa (antara lain night club, bar, diskotik, dan lainnya yang sejenis);
    3. Tempat perjudian.

    Apabila Nasabah melakukan pelanggaran atas ketentuan ini, Bank dapat menolak transaksi yang dilakukan melalui layanan Bayar & Beli.

  6. Bank merupakan penyelenggara sistem pembayaran. Bank tidak memiliki kontrol atau memikul tanggung jawab ataupun legalitas barang atau jasa yang dibayar dengan layanan Bayar & Beli. Setiap keluhan dan/atau klaim terhadap barang atau jasa yang disediakan oleh mitra resmi atau pihak ketiga lainnya wajib Nasabah sampaikan secara langsung kepada mitra atau pihak ketiga lainnya yang terkait.
  7. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  8. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Ala Deposito

Syarat dan Ketentuan Ala Deposito

Selamat datang di produk Ala Deposito dari PT Bank Aladin Syariah Tbk.

Ala Deposito adalah produk simpanan dari PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Bank”) yang ditujukan bagi perorangan dengan fungsi sebagai rekening investasi dana yang berbasiskan Akad Mudharabah yang ditempatkan untuk jangka waktu tertentu dan penarikannya hanya dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan antara Bank dan Nasabah. Dengan melakukan pembuatan rekening Ala Deposito maka anda (“Anda” atau “Nasabah”) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini (“Syarat dan Ketentuan Ala Deposito”). Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Bank.

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Ala Deposito memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aplikasi Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Ala Deposito:

 

1. Definisi

  1. Ala Deposito adalah nama produk simpanan berupa deposito yang ditempatkan dan dikelola melalui Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan investasi yang periode penyimpanan dananya dilakukan untuk jangka waktu tertentu dan penarikannya hanya dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan antara Bank dan Nasabah.
  2. Bagi Hasil adalah realisasi penerimaan hasil simpanan Nasabah dalam Akad Mudharabah yang dihitung berdasarkan pendapatan cash basis Bank pada bulan tersebut, Nisbah, dan saldo rata-rata Rekening Deposito Nasabah.
  3. Rekening Ala Deposito adalah rekening simpanan tambahan yang dibuka melalui Aplikasi Aladin melalui menu Ala Deposito, yang tidak dapat digunakan sebagai sumber transaksi dan tidak dapat dihubungkan dengan Kartu Debit.
  4. Perpanjang Pokok adalah pilihan metode perpanjangan Rekening Ala Deposito di mana Rekening Ala Deposito akan secara otomatis diperpanjang setelah jatuh tempo dengan ketentuan perpanjangan dilakukan untuk nominal pokok dengan jangka waktu yang sama pada saat awal penempatan Ala Deposito. Bagi Hasil Ala Deposito akan cair ke Rekening Ala Dompet milik Nasabah pada tanggal jatuh tempo.
  5. Perpanjang Pokok dan Bagi Hasil adalah pilihan metode perpanjangan Rekening Ala Deposito di mana Rekening Ala Deposito akan secara otomatis diperpanjang setelah jatuh tempo dengan ketentuan perpanjangan dilakukan untuk nominal pokok dan Bagi Hasil dari periode sebelumnya untuk jangka waktu yang sama. Total Bagi Hasil Ala Deposito akan ditambahkan pada nominal pokok Ala Deposito milik Nasabah pada tanggal jatuh tempo.
  6. Tidak Perpanjang adalah pilihan metode untuk tidak melakukan perpanjangan Rekening Ala Deposito di mana Rekening Ala Deposito tersebut akan berakhir pada jangka waktu yang diperjanjikan. Nominal pokok dan Bagi Hasil Ala Deposito akan cair ke Rekening Ala Dompet milik Nasabah pada tanggal jatuh tempo.

 

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini pada saat Anda mengajukan permohonan pemberian layanan, dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan layanan Ala Deposito.

 

3. Akad

Akad yang digunakan pada Rekening Ala Deposito adalah Akad Mudharabah dengan ketentuan: 

  1. Al ‘Aqidan : Pihak pihak yang melakukan akad, yaitu Shahib Al -Mal (Nasabah) dan Mudharib (Bank)
  2. Ma’qud Alaih : Obyek Akad Mudharabah yaitu Ra’s Al Mal Al-Mudharabah (dana Nasabah) dan ‘Amal (pekerjaan)
  3. Shighat : ijab dan qobul (secara digital)
  4. Nisbah yang disepakati para pihak

 

4. Penggunaan Ala Deposito

  1. Pembukaan Rekening Ala Deposito hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin oleh Nasabah yang telah memiliki Rekening Ala Dompet.
  2. Nasabah dapat memilih jangka waktu Ala Deposito yakni 1, 3, 6, atau 12 bulan. 
  3. Minimum penempatan dana Ala Deposito adalah sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah).
  4. Dana penempatan Ala Deposito hanya dapat berasal dari dana pada Ala Dompet Nasabah. 
  5. Nasabah dapat menempatkan pada lebih dari 1 (satu) Rekening Ala Deposito.
  6. Nasabah dapat memilih metode perpanjangan pada saat tanggal pembukaan Rekening Ala Deposito, sebagai berikut:
    1. Perpanjang Pokok
    2. Perpanjang Pokok dan Bagi Hasil
    3. Tidak Perpanjang
  7. Nasabah dapat melakukan perubahan metode perpanjangan untuk setiap Rekening Ala Deposito melalui Aplikasi Aladin, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Paling cepat 1 hari setelah tanggal pembukaan Rekening Ala Deposito;
    2. Paling lambat 2 hari sebelum Rekening Ala Deposito jatuh tempo;
    3. Pada pukul 07:00 – 23:45 WIB;
    4. Nasabah hanya dapat melakukan perubahan satu kali dalam satu hari.
  8. Apabila Nasabah ingin menutup Rekening Ala Deposito sebelum tanggal jatuh tempo, maka Nasabah dapat melakukan pencairan awal Rekening Ala Deposito secara mandiri melalui Aplikasi Aladin di mana Nasabah tidak akan mendapatkan Bagi Hasil.  Selain itu, Bank juga dapat mengenakan biaya ta’widh sesuai dengan ketentuan yang tertera di https://aladinbank.id/biaya-limit/
  9. Nasabah dapat melakukan pencairan awal Rekening Ala Deposito melalui Aplikasi Aladin, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Paling cepat 1 hari setelah tanggal pembukaan; dan
    2. Pada pukul 07:00 – 23:45 WIB
  10. Pencairan Rekening Ala Deposito hanya dapat dilakukan ke rekening Ala Dompet Nasabah.

 

5. Media Pelaporan Ala Deposito

  1. Saldo Rekening Ala Deposito dapat dilihat oleh Nasabah dalam Aplikasi Aladin. 
  2. Nasabah akan menerima bukti penempatan dana pada Rekening Ala Deposito berupa elektronik advis (e-advis) yang dapat diakses di Aplikasi Aladin. Bukti penempatan ini tidak dapat dijaminkan atau digadaikan kepada pihak mana pun. 

 

6. Ketentuan Nisbah 

  1. Nasabah berhak untuk mendapatkan Bagi Hasil atas Ala Deposito yang dibuka dengan menggunakan Akad Mudharabah sesuai Nisbah yang telah disepakati.
  2. Bank memiliki hak untuk meninjau Nisbah secara berkala dan setiap perubahan Nisbah akan dikomunikasikan kepada Nasabah. 

 

7. Ketentuan Bagi Hasil

  1. Bagi Hasil akan dibayarkan ke Nasabah pada saat jatuh tempo.
  2. Untuk Ala Deposito dengan  metode Perpanjang Pokok, Bagi Hasil yang diperoleh Nasabah akan ditransfer ke rekening Ala Dompet Nasabah dan tidak menambah nominal pokok Ala Deposito yang telah dilakukan perpanjangan otomatis tersebut.
  3. Untuk Ala Deposito dengan metode Perpanjang Pokok dan Bagi Hasil, Bagi Hasil yang diperoleh Nasabah akan ditambahkan langsung ke nominal pokok Ala Deposito yang telah dilakukan perpanjangan otomatis tersebut.
  4. Untuk Ala Deposito dengan metode Tidak Perpanjang, Bagi Hasil yang diperoleh Nasabah akan ditransfer ke rekening Ala Dompet Nasabah.
  5. Bagi Hasil yang akan dibayarkan oleh Bank kepada Nasabah adalah Bagi Hasil Ala Deposito setelah dipotong pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

8. Informasi Keamanan

Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan/atau otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

 

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses Layanan Nasabah, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

 

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Deposito yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Ala Deposito dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan Ala Deposito tetap berlaku dan mengikat. 

 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan layanan Ala Deposito dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  5. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

 

Syarat dan Ketentuan Ala Deposito ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban

Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban

 

Selamat datang di halaman Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban.

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban ini.

Ala Impian Qurban merupakan bagian dari produk Ala Impian dengan tujuan untuk mempersiapkan dana qurban bagi nasabah perorangan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Bank”). Produk Ala Impian Qurban ini menggunakan Akad Mudharabah Mutlaqah

Dengan melakukan pembukaan Rekening Ala Impian Qurban, maka anda (“Anda” atau “Nasabah”) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank secara umum maupun Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban. Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban ini merupakan perjanjian antara Nasabah dengan Bank. w

Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank. Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Ala Impian Qurban:

1. Definisi

  1. Ala Impian adalah produk Rekening simpanan di Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan menabung atau merencanakan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. 
  2. Ala Impian Dengan Target adalah produk Ala Impian di mana Nasabah dapat menentukan target saldo dan target waktu menabung.
  3. Ala Impian Qurban adalah produk Ala Impian Dengan Target yang bertujuan untuk membantu nasabah perorangan mempersiapkan dana untuk berkurban, dengan memanfaatkan dana tabungan yang sudah memenuhi target untuk membeli hewan kurban di Aplikasi Aladin. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk keperluan lain Nasabah. 
  4. Ala Berbagi Qurban adalah salah satu produk dari Bank yang bertujuan untuk membantu Nasabah melakukan donasi (zakat, infaq, wakaf termasuk pembelian hewan qurban) di Aplikasi Aladin.
  5. Buka Kunci adalah mekanisme yang dapat dilakukan oleh Nasabah untuk menonaktifkan penguncian Rekening Ala Impian Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir.
  6. Kunci Impian adalah fitur tambahan di dalam Rekening Ala Impian di mana Nasabah selaku pemilik Rekening Ala Impian dapat berkomitmen untuk mengunci rekening dalam Periode Kunci yang ditentukan oleh Nasabah sehingga Nasabah tidak dapat menarik saldo dalam Periode Kunci. 
  7. Nabung Rutin adalah fitur di mana Nasabah dapat menabung secara otomatis di Rekening Ala Impian dengan menjadwalkan waktu menabung sesuai dengan pilihan Nasabah.
  8. Paket Qurban adalah daftar jenis dan harga hewan qurban yang muncul ketika Nasabah melakukan pembukaan Rekening Ala Impian Qurban yang bertujuan untuk membantu Nasabah menentukan target saldo berdasarkan harga hewan qurban yang dipilih. 
  9. Periode Kunci adalah jangka waktu atau periode tertentu yang ditentukan oleh Nasabah di mana Nasabah berkomitmen untuk tidak melakukan penarikan saldo Rekening Ala Impian.
  10. Periode Qurban adalah periode ketika Nasabah dapat melakukan pembelian hewan qurban di Aplikasi Aladin.
  11. Rekening Ala Impian adalah Rekening simpanan tambahan yang dibuka melalui Aplikasi Aladin melalui menu Ala Impian, yang tidak dapat digunakan sebagai sumber transaksi dan tidak dapat dihubungkan dengan Kartu Debit.
  12. Rekening Ala Impian Dengan Target adalah Rekening Ala Impian di mana Nasabah dapat menentukan target saldo dan target waktu menabung.
  13. Rekening Ala Impian Qurban adalah Rekening Ala Impian Dengan Target yang ditujukan bagi Nasabah yang ingin mempersiapkan dana qurban di mana Nasabah dapat melanjutkan ke proses pembelian hewan qurban di Ala Berbagi Qurban saat target saldo sudah tercapai.
  14. Rekening Ala Impian Terkunci adalah Rekening Ala Impian yang mengaktifkan fitur Kunci Impian.
  15. Rekening Ala Impian Qurban Terkunci adalah Rekening Ala Impian Qurban yang mengaktifkan fitur Kunci Impian.

2. Akad

  1. Akad yang digunakan pada Ala Impian Qurban Akad Mudharabah dengan ketentuan:
    1. ‘Aqidan: Pihak-pihak yang melakukan akad, yaitu Shahib Al-Mal (Nasabah) dan Mudharib (Bank)
    2. Ma’qud Alaih: obyek Akad Mudharabah yaitu Ra’s Al-Mal Mudharabah (Dana Nasabah) dan ‘Amal (Pekerjaan)
    3. Shighat : ijab dan qobul (secara digital)
    4. Nisbah yang disepakati para pihak
  2. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Nasabah setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada Rekening Ala Impian Qurban. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya yang dapat dilihat di situs Bank, https://aladinbank.id/biaya-limit/ 
  3. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Impian merupakan saldo riil Nasabah (termasuk nominal Saldo Mengendap).

3. Penggunaan Rekening Ala Impian Qurban

  1. Pendaftaran Rekening Ala Impian Qurban hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin oleh Nasabah yang telah memiliki Rekening Ala Dompet. 
  2. Nasabah hanya dapat memiliki 1 (satu) Rekening Ala Impian Qurban.
  3. Paket Qurban yang dipilih oleh Nasabah pada saat pembuatan Rekening Ala Impian Qurban tidak bersifat mengikat. Harga dan jenis Paket Qurban bersifat estimasi untuk membantu Nasabah menentukan target saldo.
  4. Untuk membantu Nasabah agar berkomitmen dalam menabung, khusus Rekening Ala Impian Qurban, Nasabah hanya dapat melakukan pemindahan dana ke Rekening Ala Dompet yang disediakan Bank dan dimiliki oleh Nasabah. Nasabah tidak dapat menggunakan Rekening Ala Impian Qurban secara langsung untuk: 
    1. Melakukan transfer keluar ke Rekening Ala Dompet yang bukan milik Nasabah dan bank lain;
    2. Melakukan Transaksi Keuangan dengan layanan yang disediakan Bank seperti pembayaran, Tarik Tunai  maupun pembelian.
  5. Dalam hal Nasabah telah mengaktifkan fitur Nabung Rutin secara mandiri, maka Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebitan terhadap Rekening Ala Dompet Nasabah untuk keperluan menabung di Ala Impian Qurban. Oleh karenanya, Nasabah dengan ini menyatakan secara tegas bertanggung jawab penuh atas segala transaksi Nabung Rutin yang dilaksanakan, serta membebaskan Bank dari segala akibat yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Nabung Rutin tersebut.
  6. Nasabah akan mendapatkan notifikasi atas transaksi Nabung Rutin  yang dijalankan.
  7. Nasabah dapat melihat riwayat transaksi Rekening Ala Impian Qurban melalui Aplikasi Aladin.
  8. Nasabah dapat mengunduh riwayat transaksi bulanan melalui Aplikasi Aladin.
  9. Nasabah tidak dapat menarik sebagian saldo yang sudah ada pada Rekening Ala Impian Qurban. Jika Nasabah ingin menarik sebagian saldo, Nasabah dapat melakukannya melalui menu penutupan Rekening.
  10. Saat target saldo Ala Impian Qurban sudah tercapai, Nasabah dapat melanjutkan proses pembelian hewan qurban melalui Aplikasi Aladin. Sistem akan mengarahkan nasabah ke Paket Qurban yang tersedia di fitur Ala Berbagi Qurban. 
    1. Jika Paket Qurban yang dipilih saat proses pembuatan Rekening Ala Impian Qurban masih tersedia di Ala Berbagi Qurban, maka Nasabah dapat langsung melanjutkan proses pembelian.
    2. Jika Paket Qurban yang dipilih saat pembuatan Rekening Ala Impian Qurban mengalami kenaikan harga, maka harga yang berlaku adalah harga terbaru yang tersedia di Ala Berbagi Qurban. Nasabah dapat melanjutkan pembelian dengan melakukan penambahan saldo dari Rekening Ala Dompet sesuai dengan harga Paket Qurban atau dapat juga membatalkan pembelian hewan Qurban.
    3. Jika Paket Qurban yang dipilih saat pembuatan Rekening Ala Impian Qurban tidak tersedia lagi di Ala Berbagi Qurban, maka Nasabah dapat memilih Paket Qurban lain yang tersedia atau dapat juga membatalkan pembelian hewan qurban.
  11. Saat target saldo tercapai dan Nasabah akan melanjutkan proses pembelian hewan qurban, saldo dari Rekening Ala Impian Qurban akan dicairkan ke Rekening Ala Dompet dan Rekening Ala Impian Qurban Nasabah akan ditutup.
  12. Setelah saldo dari Rekening Ala Impian Qurban dicairkan ke Rekening Ala Dompet, Nasabah dapat melanjutkan proses pembelian hewan qurban di Ala Berbagi Qurban ketika Periode Qurban sudah dimulai. Jika Periode Qurban belum dimulai, maka Nasabah tidak dapat melakukan pembelian hewan qurban dan saldo akan tetap berada di Rekening Ala Impian Qurban.
  13. Penutupan Rekening Ala Impian Qurban dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan cara sebagai berikut: 
    1. Sebelum target saldo tercapai dan target waktu menabung tercapai: 
      1. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Qurban tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian Qurban akan ditutup; atau
      2. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Penarikan Saldo. Dalam hal ini, seluruh saldo Nasabah pada Rekening Ala Impian Qurban tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian Qurban akan ditutup.
      3. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Qurban sebelum target saldo tercapai dan sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka tidak ada Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah. Hal ini dikarenakan Bank melakukan perhitungan Bagi Hasil berdasarkan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya.
    2. Setelah target saldo menabung tercapai:
      1. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Qurban tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian Qurban akan ditutup.
      2. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Qurban setelah target saldo tercapai dan sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah berdasarkan saldo rata-rata Rekening Ala Impian Qurban sebelum penutupan dan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya.
  14. Penutupan Rekening Ala Impian Qurban Terkunci hanya dapat dilakukan setelah Periode Kunci berakhir atau Nasabah mengajukan Buka Kunci terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan penutupan. 
  15. Setelah Rekening Ala Impian Qurban ditutup, maka Rekening tidak akan ditampilkan lagi pada Aplikasi Aladin Nasabah.

4. Rekening Ala Impian Qurban Terkunci

  1. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian tidak akan dapat melakukan penarikan saldo Ala Impian Qurban sampai Periode Kunci berakhir. 
  2. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian, tetap dapat menambah saldo pada Rekening Ala Impian Qurban Terkunci selama target saldo belum tercapai. 
  3. Sehubungan dengan poin 4. b., Nasabah perlu terlebih dahulu melakukan pengaturan ulang mengenai target waktu menabung dan Periode Kunci. Pengaturan ulang dilakukan dengan klik tombol Atur.
  4. Periode Kunci minimal adalah 14 hari kalender. Periode Kunci untuk Rekening Ala Impian Qurban harus sama dengan target waktu menabung.
  5. Nasabah dapat sewaktu-waktu melakukan Buka Kunci Rekening Ala Impian Qurban Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir melalui Aplikasi Aladin atau dengan menghubungi call center PT Bank Aladin Syariah Tbk  di 021-8550 0947 atau mengirimkan email ke cs@aladinbank.id.
  6. Apabila Rekening Ala Impian Qurban Terkunci sudah melewati Periode Kunci atau Nasabah melakukan Buka Kunci sebelum Periode Kunci berakhir, maka saldo akan tetap berada di Rekening Ala Impian Qurban Terkunci tersebut sampai adanya instruksi pemindahan dana dari Nasabah.
  7. Nasabah dapat kembali mengaktifkan Kunci Impian setelah melakukan Buka Kunci untuk Rekening Ala Impian Qurban yang belum dilakukan penutupan. 
  8. Nasabah akan tetap mendapatkan Bagi Hasil sesuai ketentuan dan dikenakan potongan pajak Bagi Hasil pada Rekening Ala Impian Qurban Terkunci sesuai Nisbah yang berlaku.

Ketentuan-ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini merupakan versi yang Bank berlakukan secara efektif sejak tanggal 29 November 2023.

 

Syarat dan Ketentuan Rekening Ala Impian Qurban ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Ala Impian

Syarat dan Ketentuan Ala Impian

 

Selamat datang di produk Ala Impian dari PT Bank Aladin Syariah Tbk.

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Ala Impian memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aplikasi Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Ala Impian ini.

Ala Impian adalah produk simpanan dari PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Bank”) yang berbasiskan Akad Mudharabah Mutlaqah. Dengan melakukan pembuatan Rekening Ala Impian maka anda (“Anda” atau “Nasabah”) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Ala Impian ini (“Syarat dan Ketentuan Ala Impian”). Syarat dan Ketentuan Ala Impian ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Bank. 

Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Ala Impian:

1. Definisi

  1. Ala Impian adalah nama produk Rekening simpanan tambahan di Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan menabung atau merencanakan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. 
  2. Ala Impian Dengan Target adalah produk Ala Impian di mana Nasabah dapat menentukan target saldo dan target waktu menabung.
  3. Buka Kunci adalah mekanisme yang dapat dilakukan oleh Nasabah untuk menonaktifkan penguncian Rekening Ala Impian Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir.
  4. Kunci Impian adalah fitur tambahan di dalam Rekening Ala Impian di mana Nasabah selaku pemilik Rekening Ala Impian dapat berkomitmen untuk mengunci rekening dalam Periode Kunci yang ditentukan oleh Nasabah sehingga Nasabah tidak dapat menarik saldo dalam Periode Kunci. 
  5. Nabung Rutin adalah fitur dimana Nasabah dapat menabung secara otomatis di Rekening Ala Impian dengan menjadwalkan waktu menabung sesuai dengan pilihan Nasabah.
  6. Periode Kunci adalah jangka waktu atau periode tertentu yang ditentukan oleh Nasabah di mana Nasabah berkomitmen untuk tidak melakukan penarikan saldo Rekening Ala Impian.
  7. Rekening Ala Impian adalah Rekening simpanan tambahan yang dibuka melalui Aplikasi Aladin melalui menu Ala Impian, yang tidak dapat digunakan sebagai sumber transaksi dan tidak dapat dihubungkan dengan Kartu Debit.
  8. Rekening Ala Impian Dengan Target adalah Rekening Ala Impian di mana Nasabah dapat menentukan target saldo dan target waktu menabung.
  9. Rekening Ala Impian Tanpa Target adalah Rekening Ala Impian di mana Nasabah tidak menentukan target saldo dan target waktu menabung.
  10. Rekening Ala Impian Terkunci adalah Rekening Ala Impian yang mengaktifkan fitur Kunci Impian.

2. Akad

  1. Akad yang digunakan pada Ala Impian adalah Akad Mudharabah dengan ketentuan:
    1. Al ‘Aqidan: Pihak-pihak yang melakukan akad, yaitu Shahib Al-Mal (Nasabah) dan Mudharib (Bank)
    2. Ma’qud Alaih: obyek Akad Mudharabah yaitu Ra’s Al-Mal Mudharabah (dana Nasabah) dan ‘Amal (pekerjaan)
    3. Shighat: ijab dan qobul (secara digital)
    4. Nisbah yang disepakati para pihak
  2. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Nasabah setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada Rekening Ala Impian. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya yang dapat dilihat di situs Bank, https://aladinbank.id/biaya-limit/ 
  3. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Impian merupakan saldo riil Nasabah (termasuk nominal Saldo Mengendap).

3. Penggunaan Rekening Ala Impian

  1. Pendaftaran Rekening Ala Impian hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin oleh Nasabah yang telah memiliki Rekening Ala Dompet.
  2. Nasabah dapat membuka maksimal 20 (dua puluh) Rekening Ala Impian.
  3. Nasabah menjamin bahwa pembuatan Rekening Ala Impian hanya digunakan untuk menabung dengan tujuan yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
  4. Untuk Rekening Ala Impian Dengan Target, Nasabah tidak dapat melakukan penambahan saldo kembali jika nominal target saldo sudah tercapai, baik tercapai sesuai target waktu maupun sebelum target waktu menabung  yang ditetapkan.
  5. Nasabah dapat melakukan instruksi pemindahan dana dari Rekening Ala Impian ke Rekening Ala Dompet kapan pun untuk Rekening Ala Impian Tanpa Target, kecuali Rekening Ala Impian Tanpa Target yang mengaktifkan Kunci Impian di mana hanya dapat dipindahkan setelah Periode Kunci berakhir atau jika Nasabah melakukan proses Buka Kunci.
  6. Nasabah dapat melakukan instruksi pemindahan dana dari Rekening Ala Impian Dengan Target ke Rekening Ala Dompet pada saat:
    1. Target saldo dan target waktu menabung tercapai;
    2. Target saldo tercapai sebelum target waktu menabung; atau
    3. Sebelum target saldo dan target waktu menabung tercapai untuk Rekening Ala Impian Dengan Target yang tidak mengaktifkan Kunci Impian.
    4. Dengan catatan bahwa, untuk Rekening Ala Impian Terkunci hanya dapat dilakukan pemindahan dana apabila Periode Kunci berakhir atau jika Nasabah melakukan proses Buka Kunci.
  7. Untuk membantu Nasabah agar berkomitmen dalam menabung, khusus Rekening Ala Impian, Nasabah hanya dapat melakukan pemindahan dana dari Rekening Ala Impian ke Rekening Ala Dompet atau Rekening simpanan lainnya yang disediakan Bank dan dimiliki oleh Nasabah. Nasabah tidak dapat menggunakan Rekening Ala Impian secara langsung untuk:
    1. Melakukan transfer keluar ke Rekening Ala Dompet yang bukan milik Nasabah dan bank lain;
    2. Melakukan Transaksi Keuangan dengan layanan yang disediakan Bank seperti pembayaran, tarik tunai  maupun pembelian.
  8. Dalam hal Nasabah telah mengaktifkan fitur Nabung Rutin secara mandiri, maka Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebitan terhadap Rekening Ala Dompet Nasabah untuk keperluan menabung di Ala Impian. Oleh karenanya, Nasabah dengan ini menyatakan secara tegas bertanggung jawab secara penuh atas segala transaksi Nabung Rutin yang dilaksanakan, serta membebaskan Bank dari segala akibat yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Nabung Rutin tersebut.
  9. Nasabah akan mendapatkan notifikasi atas transaksi Nabung Rutin yang dijalankan.
  10. Nasabah dapat melihat riwayat transaksi Rekening Ala Impian yang aktif melalui Aplikasi Aladin.
  11. Nasabah dapat mengunduh riwayat transaksi bulanan melalui Aplikasi Aladin.
  12. Penutupan Rekening Ala Impian dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan cara:
    1. Rekening Ala Impian Dengan Target 
      1. Sebelum target saldo tercapai dan target waktu menabung tercapai: 
        1. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup; atau
        2. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Penarikan Saldo, kemudian input nominal saldo sesuai dengan seluruh saldo Rekening Ala Impian yang dimiliki. Dalam hal ini, seluruh saldo Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup. Perlu diperhatikan, Rekening Ala Impian Nasabah akan ditutup apabila sudah tidak ada lagi sisa saldo Nasabah. 
        3. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian sebelum target saldo tercapai dan sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka tidak ada Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah. Hal ini dikarenakan Bank melakukan perhitungan Bagi Hasil berdasarkan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya.
      2. Setelah target saldo tercapai:
        1. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup; atau
        2. Melalui menu Pindahkan Saldo pada halaman Detail. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup.
        3. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian setelah target saldo tercapai dan sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah  berdasarkan saldo rata-rata Rekening Ala Impian sebelum penutupan dan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya.
    2. Rekening Ala Impian Tanpa Target 
      1. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup; atau
      2. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Penarikan Saldo, kemudian input nominal saldo sesuai dengan seluruh saldo Rekening Ala Impian yang dimiliki. Dalam hal ini, seluruh saldo Nasabah pada Rekening Ala Impian tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Nasabah dan Rekening Ala Impian akan ditutup. Perlu diperhatikan, Rekening Ala Impian Nasabah akan ditutup apabila sudah tidak ada lagi sisa saldo Nasabah.
      3. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Tanpa Target sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka tidak ada Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah. Hal ini dikarenakan Bank melakukan perhitungan Bagi Hasil berdasarkan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya.
  13. Penutupan Rekening Ala Impian Terkunci hanya dapat dilakukan setelah Periode Kunci berakhir atau Nasabah mengajukan Buka Kunci terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan penutupan. 
  14. Setelah Rekening Ala Impian ditutup, maka Rekening Ala Impian tersebut tidak akan ditampilkan lagi pada Aplikasi Aladin Nasabah.

4. Rekening Ala Impian Terkunci

  1. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian tidak akan dapat melakukan penarikan saldo Ala Impian sampai Periode Kunci berakhir. 
  2. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian, tetap dapat menambah saldo pada Rekening Ala Impian Terkunci selama target saldo belum tercapai untuk Rekening Ala Impian Dengan Target. 
  3. Sehubungan dengan No. 2, Nasabah perlu terlebih dahulu melakukan pengaturan ulang mengenai target waktu menabung dan Periode Kunci. Pengaturan ulang dilakukan dengan klik tombol Atur.
  4. Periode Kunci minimal adalah 14 hari kalender. Periode Kunci untuk Rekening Ala Impian Dengan Target harus sama dengan target waktu menabung.
  5. Nasabah dapat sewaktu-waktu melakukan Buka Kunci Rekening Ala Impian Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir melalui Aplikasi Aladin atau dengan menghubungi call center Bank Aladin Syariah atau mengirimkan email ke cs@aladinbank.id
  6. Apabila Rekening Ala Impian Terkunci sudah melewati Periode Kunci atau Nasabah melakukan Buka Kunci sebelum Periode Kunci berakhir, maka saldo akan tetap berada di Rekening Ala Impian Terkunci tersebut sampai adanya instruksi pemindahan dana dari Nasabah.
  7. Nasabah dapat kembali mengaktifkan Kunci Impian setelah melakukan Buka Kunci untuk Rekening Ala Impian yang belum dilakukan penutupan. 
  8. Nasabah akan tetap mendapatkan Bagi Hasil sesuai ketentuan dan dikenakan potongan pajak Bagi Hasil pada Rekening Ala Impian Terkunci sesuai Nisbah yang berlaku.

 

Ketentuan-ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini merupakan versi yang Bank berlakukan secara efektif sejak tanggal 29 November 2023.

 

Syarat dan Ketentuan Ala Impian ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.  

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Linkage – 20240215

Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi Penautan Akun

 

Istilah-istilah yang menggunakan huruf besar yang tidak didefinisikan secara lain dalam Syarat dan Ketentuan serta Kebijakan Privasi Penghubungan/Penautan Akun ini (kecuali konteksnya menentukan lain) memiliki arti yang sama dengan istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank.

  1. Anda dapat melakukan penghubungan/penautan akun Anda di Aplikasi Aladin dengan akun Anda di aplikasi atau platform partner yang bekerja sama dengan Bank (“Partner”).
  2. Dengan penghubungan/penautan ini, Anda dapat menggunakan fitur-fitur atau layanan-layanan Bank pada aplikasi atau platform Partner, seperti: melihat saldo Anda di Bank dan , melakukan transaksi terkait sistem pembayaran dan keuangan dengan menggunakan saldo Anda di Bank, dan kapabilitas non transaksi lainnya. Fitur-fitur atau layanan-layanan tersebut dapat berbeda antara Partner satu dengan lainnya sesuai dengan kerja sama antara Bank dengan Partner yang bersangkutan. Anda dengan ini memberikan izin dan kuasa kepada Bank untuk dapat mendebet saldo rekening Anda di Bank sehubungan dengan transaksi yang Anda lakukan tersebut.
  3. Dengan dilakukannya penghubungan/penautan, maka Data Pribadi Anda dan informasi lainnya yang Bank peroleh/kumpulkan atas Anda (“Informasi”), seperti: informasi rekening Anda di Bank, riwayat transaksi keuangan, dan saldo Anda di Bank, akan dapat terlihat pada aplikasi atau platform Partner. Anda dengan ini memberikan izin kepada Bank untuk dapat dari waktu ke waktu menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, menyebarluaskan, dan/atau memberikan akses Data Pribadi dan Informasi kepada Partner.
  4. Anda dapat menghentikan penghubungan/penautan setiap saat dengan melakukan pilihan pengakhiran penghubungan/penautan sebagaimana ditentukan pada aplikasi Aladin atau platform Partner.
  5. Anda mengerti dan memahami untuk tunduk pada Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank serta syarat dan ketentuan yang lebih khusus yang diatur pada aplikasi atau platform Partner (sebagaimana relevan).

Syarat & Ketentuan Akun Dompet Extra – 20231215

Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra

 

Anda sebagai Nasabah dengan ini telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra (“Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra”) dan Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank. Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini merupakan perjanjian antara Nasabah dengan Bank. Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra:

Definisi

Istilah-istilah yang menggunakan huruf besar yang tidak didefinisikan secara lain dalam Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini (kecuali konteksnya menentukan lain) memiliki arti yang sama dengan istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank.

  1. Akad Kafalah (Akad Penjaminan)” adalah akad penjaminan yang diberikan oleh penanggung (kafiil) kepada pihak ketiga (makfuul lahu) untuk memenuhi kewajiban pihak yang ditanggung (makfuul ‘anhu, ashil).
  2. Biaya Ekstra” atau Kafalah Fee” adalah biaya atas penjaminan transaksi Nasabah yang dikenakan kepada Nasabah setiap bulan hanya jika terdapat Transaksi Ekstra. 
  3. “Biaya Layanan” adalah Biaya Ekstra yang ditagihkan kepada Nasabah setiap hari jika terdapat Transaksi Ekstra dengan detail pada laman pusat bantuan dan Aplikasi Aladin dan penagihan biayanya akan berhenti jika Nasabah telah melunasi Tagihan atau total nominal Biaya Layanan yang sudah ditagihkan telah mencapai nominal maksimum dari Biaya Ekstra yang disepakati bersama. 
  4. Denda Ekstra” adalah denda keterlambatan (Ta’zir) yang dikenakan Bank sebagai sanksi akibat keterlambatan pembayaran Tagihan yang dikenakan kepada Nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran dan/atau tidak mempunyai kemauan dan itikad baik untuk membayar utangnya dan Bank akan memperuntukkan dana dari denda tersebut seluruhnya sebagai dana sosial.
  5. Dompet Ekstra” adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah yang pelaksanaannya berdasarkan pada akad sebagaimana dijelaskan dalam Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra.
  6. Limit” adalah batas maksimal limit yang dapat dinikmati oleh Nasabah untuk Transaksi Ekstra.
  7. Merchant adalah toko dan/atau penjual produk barang/jasa yang bekerja sama dengan Bank, baik secara langsung ataupun tidak langsung, serta menerima Transaksi Ekstra dari Nasabah.
  8. Nasabah” adalah individu atau perorangan pengguna Dompet Ekstra yang datanya tercantum pada Bank, yang sah, dan berhak melakukan Transaksi Ekstra sesuai dengan Limit yang diberikan Bank.
  9. “Pokok Ekstra” adalah total pemakaian atas dana pokok pembiayaan yang telah digunakan oleh Nasabah untuk Transaksi Ekstra.
  10. Tanggal Jatuh Tempo” adalah tanggal batas terakhir di mana pembayaran atas Tagihan harus dilakukan oleh Nasabah dan diterima secara efektif oleh Bank yaitu tanggal 5 setiap bulan.
  11. Transaksi Ekstra” adalah transaksi pembayaran/pembelian atau transaksi lainnya yang menggunakan Limit sesuai dengan ketentuan Bank.
  12. Tagihan” adalah total kewajiban yang harus dilunasi oleh Nasabah selambat-lambatnya ketika Tanggal Jatuh Tempo. Tagihan ini meliputi dana Pokok Ekstra, Kafalah Fee, dan Denda Ekstra (jika ada). 

Akad

Dengan ini, Nasabah menyatakan kebenaran seluruh data dan pernyataan yang telah Nasabah berikan. Apabila pengajuan ini disetujui dan Dompet Ekstra sudah aktif, maka telah terjadi akad antara Nasabah dengan Bank sesuai dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional yang berlaku, di mana akad yang digunakan dalam Dompet Ekstra adalah:

  1. Wa’ad/janji pemberian fasilitas Dompet Ekstra. Bank berjanji kepada Nasabah akan memberikan Limit yang dapat digunakan untuk Transaksi Ekstra.
  2. Akad Kafalah (Akad Penjaminan). Para pihaknya antara lain:
    1. Kafiil/Bank sebagai pihak penjamin Nasabah untuk kepentingan Merchant atas semua kewajiban bayar yang timbul dari transaksi antara Nasabah dengan Merchant.
    2. Makfuul ‘anhu/Nasabah sebagai pihak yang dijamin/tertanggung.
    3. Makfuul lahu/Merchant sebagai pihak penerima penjaminan.
    4. Makfuul bihi/objek penjaminan/tanggungan adalah seluruh kewajiban bayar yang timbul dari transaksi antara Nasabah dengan Merchant.

    Atas pemberian layanan kafalah, Bank dapat menerima fee (ujrah kafalah) yang dalam hal ini adalah Biaya Ekstra atau Kafalah Fee.

  3. Akad Wakalah (kuasa). Para pihaknya antara lain:
    1. Muwakkil/Bank sebagai pihak yang memberikan kuasa kepada Nasabah untuk pelaksanaan pembayaran kepada Merchant dengan menggunakan dana kafalah yang dicairkan Bank ke rekening Ala Dompet Nasabah.
    2. Wakil/Nasabah sebagai pihak yang menerima kuasa dari Bank.
    3. Objek akad berupa pemberian kuasa kepada Nasabah untuk pelaksanaan pembayaran kepada Merchant dengan menggunakan dana kafalah yang dicairkan Bank ke rekening Ala Dompet Nasabah.

Pengajuan dan Penghentian Dompet Ekstra

  1. Nasabah yang berhak atas Dompet Ekstra adalah Nasabah yang telah mengaktifkan Dompet Ekstra melalui Aplikasi Aladin dan berdasarkan penilaian Bank telah memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.
  2. Proses penerimaan atau penolakan atas Dompet Ekstra selambatnya akan diterima Nasabah pada 1 x 24 jam sejak pengajuan Dompet  Ekstra dilakukan.
  3. Bank berhak untuk menolak pengajuan Dompet Ekstra Nasabah dalam hal tidak sesuai dengan ketentuan yang Bank tetapkan serta ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah dapat mengajukan penghentian Dompet Ekstra kepada Bank melalui nomor 021-85500947 atau e-mail resmi cs@aladinbank.id yang telah disediakan oleh Bank. Dengan disetujuinya permintaan penghentian tersebut, maka Nasabah tidak dapat menggunakan Transaksi Ekstra dan Nasabah diwajibkan untuk melunasi seluruh kewajibannya yang masih terutang dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan oleh Bank.
  5. Nasabah dapat melakukan penonaktifan penggunaan Limit untuk Dompet Ekstra pada Aplikasi Aladin. Dalam hal Nasabah menonaktifkan Limit, maka Nasabah tidak dapat menggunakan Limit tersebut. Nasabah dapat juga melakukan pengaktifan kembali penggunaan Limit untuk Dompet Ekstra pada Aplikasi Aladin apabila Nasabah akan menggunakannya kembali.

Transaksi Ekstra dan Limit

  1. Nasabah dapat melakukan Transaksi Ekstra sesuai dengan Limit yang diberikan Bank.
  2. Limit yang diberikan dapat berbeda-beda antara satu Nasabah dengan Nasabah lainnya berdasarkan penilaian Bank.
  3. Nasabah dapat melihat Limit yang diberikan kepada Nasabah pada menu Dompet Ekstra di Aplikasi Aladin.
  4. Transaksi Dompet Ekstra dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin atau media lainnya yang disetujui oleh Bank.
  5. Limit dapat digunakan ketika: 
    1. Saldo efektif di Ala Dompet tidak cukup untuk transaksi; atau
    2. Ketentuan lainnya yang ditentukan oleh Bank.
  6. Bank atas pertimbangannya sendiri setiap saat berhak untuk memblokir dan/atau menutup Dompet Ekstra dan/atau Limit yang belum digunakan. Untuk mencegah keraguan, walaupun terjadi pemblokiran dan/atau penutupan tersebut, Nasabah tetap terikat untuk melakukan pembayaran Tagihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  7. Dalam hal terjadi gangguan sistem dan berakibat kepada gagalnya Transaksi Ekstra atau tertundanya Transaksi Ekstra tersebut, maka Nasabah bersedia untuk mengikuti ketentuan Bank termasuk namun tidak terbatas pada waktu pencatatan Tagihan dan/atau biaya-biaya lain sehubungan dengan Transaksi Ekstra.

Biaya-Biaya

  1. Nasabah menyetujui bahwa Bank dapat mengenakan Biaya Ekstra dengan besaran dan periode pembayaran sebagaimana Bank sampaikan pada Nasabah.
  2. Biaya Ekstra akan ditagihkan setiap hari dengan nominal Biaya Layanan. Penagihan Biaya Layanan akan berhenti jika Nasabah telah melunasi Tagihan atau total nominal Biaya Layanan yang sudah ditagihkan telah mencapai nominal maksimum dari Biaya Ekstra yang disepakati bersama. Bank akan mengenakan Biaya Layanan setiap hari pada pukul 05.00 WIB.
  3. Bank tidak akan mengenakan Biaya Ekstra atau Biaya Layanan jika Nasabah melakukan pembayaran penuh sesuai Pokok Ekstra pada hari yang sama dengan dilakukannya Transaksi Ekstra. 
  4. Nasabah menyetujui bahwa Bank dapat mengenakan Denda Ekstra dalam hal Nasabah tidak melakukan pembayaran Tagihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bank dapat memberikan toleransi hari untuk pengenaan Denda Ekstra sesuai dengan kebijakan Bank.
  5. Nasabah menyetujui Bank akan mengenakan biaya-biaya lainnya sehubungan dengan Transaksi Ekstra yang dilakukan Nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
  6. Untuk mencegah keraguan, Bank tetap akan mengenakan Biaya Ekstra untuk Transaksi Ekstra yang mengalami pembatalan atau keadaan serupa lainnya.

Pembayaran Tagihan

  1. Bank akan menerbitkan Tagihan setiap tanggal 20 setiap bulan. Nasabah wajib untuk melakukan pembayaran Tagihan paling lambat pada Tanggal Jatuh Tempo sesuai dengan nominal yang tertera pada Tagihan. 
  2. Pembayaran jumlah Tagihan dilakukan dengan cara pendebitan dana secara otomatis (autodebit) pada rekening Nasabah setiap bulan atas seluruh jumlah Tagihan pada tanggal yang akan ditentukan dan diberitahukan oleh Bank, sesuai dengan kuasa yang diberikan Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan Dompet Ekstra. Oleh karena itu, Nasabah harus memastikan jumlah saldo rekening Nasabah mencukupi untuk melakukan pembayaran Tagihan. 
  3. Nasabah dapat juga melakukan Pembayaran Tagihan melalui menu pembayaran pada Aplikasi Aladin dan mengikuti setiap langkah pembayaran yang disyaratkan/diinstruksikan. 
  4. Dalam hal Nasabah tidak melakukan pembayaran sampai dengan Tanggal Jatuh Tempo, Bank berhak dan akan melakukan pendebitan/pemotongan atas dana yang tersedia dalam rekening Nasabah di mana pendebitan/pemotongan dana tersebut didahulukan untuk kepentingan pemenuhan biaya-biaya sehubungan dengan Transaksi Ekstra yang wajib dibayar Nasabah. 
  5. Nasabah memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebitan dana dari rekening Nasabah untuk melunasi Tagihan yang dimiliki Nasabah.
  6. Atas jumlah Tagihan yang belum dibayar sesudah Tanggal Jatuh Tempo, Bank berhak: 
    1. Melakukan penyesuaian kualitas pembiayaan dari Nasabah berdasarkan kriteria kolektibilitas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kualitas pembiayaan dan Nasabah berkewajiban untuk membayar Denda Ekstra, Biaya Ekstra, biaya lainnya (jika ada) dan seluruh Tagihan yang tertunggak, belum ditagih dan/atau belum dibayar secara penuh.
    2. Menghentikan dan/atau memblokir penggunaan Limit. Dengan tetap mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku, Bank berwenang penuh untuk mendaftarkan Nasabah ke dalam watchlist yang akan dilaporkan pada regulator.
    3. Nasabah dapat menggunakan Limit kembali jika Nasabah terbukti sudah melakukan pembayaran Tagihan yang tertunggak, termasuk namun tidak terbatas pada Denda Ekstra.
  7. Nasabah diberikan waktu maksimal untuk pembayaran Tagihan pada jam 23:00 WIB di Tanggal Jatuh Tempo. Dalam hal terjadi gangguan sistem dan berakibat kepada gagalnya pembayaran Tagihan Nasabah pada batas waktu tersebut, maka Nasabah bersedia untuk mengikuti ketentuan Bank termasuk namun tidak terbatas pada pengenaan Denda Ekstra oleh Bank kepada Nasabah.
  8. Bila karena satu dan lain hal, hak pemakaian Limit dihentikan oleh Bank, maka hak tersebut pada Nasabah akan dihentikan dan seluruh Tagihan yang belum dibayar atau terutang termasuk namun tidak terbatas pada Biaya Ekstra dan/atau biaya-biaya lainnya yang tidak dapat dihapuskan, akan segera menjadi jatuh tempo dan harus segera dibayar secara penuh oleh Nasabah.
  9. Dalam hal Nasabah lalai dalam memenuhi kewajibannya, maka hak pemakaian Limit dapat dihentikan oleh Bank dan Bank diberikan wewenang untuk melakukan penagihan Tagihan kepada Nasabah atau melakukan pendebitan secara langsung atas semua rekening Nasabah yang ada pada Bank sebagai pelunasan Tagihan. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank diberi kuasa oleh Nasabah untuk mendebit rekening Nasabah yang ada pada Bank guna mengambil pelunasan atas Tagihan pada Bank. Nasabah wajib untuk melunasi semua biaya kepada Bank, termasuk biaya advokat dan/atau agen penagihan yang dikeluarkan untuk tujuan meminta dan/atau menuntut didapatkannya kembali setiap Tagihan yang jatuh tempo. Biaya-biaya yang timbul karena pelanggaran setiap syarat dan ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini menjadi tanggungan Nasabah dan dapat ditagihkan kepada Nasabah melalui rekeningnya.
  10. Untuk tujuan penyelesaian seluruh kewajiban Nasabah kepada Bank berdasarkan Dompet Ekstra, Nasabah memberi kuasa dan kewenangan kepada Bank untuk menutup dan/atau memblokir rekening-rekening Nasabah pada Bank (bila ada) termasuk tetapi tidak terbatas pada rekening koran, rekening tabungan, deposito berjangka, dan/atau kartu debit Nasabah dalam hal Nasabah tidak dapat menyelesaikan kewajiban-kewajiban kepada Bank dengan adanya pemberitahuan oleh Bank kepada Nasabah terkait dengan penyelesaian kewajiban tersebut. Bank akan menutup Dompet Ekstra setelah seluruh kewajiban Nasabah dilunasi.
  11. Dalam hal terdapat pengembalian dana (refund) dikarenakan pembatalan transaksi oleh Merchant di mana dana pembayaran berasal dari Limit Ekstra, maka dana tersebut akan digunakan untuk membayar Pokok Ekstra. Apabila terdapat pengembalian dana (refund) tetapi Nasabah tidak memiliki Pokok Ekstra, maka dana (refund) akan tersimpan dalam saldo Ala Dompet. Maksimum pengembalian dana (refund) yang dapat digunakan untuk membayar Pokok Ekstra adalah sejumlah dana Pokok Ekstra yang digunakan untuk Transaksi Ekstra.

Pengalihan

  1. Nasabah tidak dapat mengalihkan hak dan/atau kewajibannya berkenaan dengan Dompet Ekstra kepada pihak lain.
  2. Bank berhak mengalihkan, baik seluruh maupun sebagian hak dan/atau kewajibannya berkenaan dengan Dompet Ekstra yang diberikan kepada Nasabah berdasarkan Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini kepada pihak ketiga lainnya.
  3. Dalam hal Nasabah meninggal atau berada di bawah pengampuan atau pailit, atau telah ditetapkan penundaan kewajiban pembayaran utang oleh pengadilan yang berwenang, maka:
    1. Bank berhak untuk meminta agar diberikan akta, surat keterangan, dan/atau dokumen pendukung lainnya berkenaan dengan kematian, pengampuan, kepailitan, atau penundaan pembayaran tersebut, yang dikeluarkan oleh pejabat atau instansi pemerintah yang berwenang;
    2. Para ahli waris, wali, atau orang/pihak yang ditunjuk oleh pihak yang berwenang dalam kaitannya dengan hal tersebut bertanggung jawab secara penuh atas penyelesaian jumlah Tagihan Nasabah kepada Bank terkait dengan fasilitas Dompet Ekstra ini. 

Lain-Lain

  1. Nasabah setuju untuk segera memberitahukan pada Bank apabila terjadi perubahan alamat pengiriman, baik alamat e-mail, alamat rumah atau alamat kantor. Kecuali ada pemberitahuan dari Nasabah, Bank akan tetap mengirimkan Tagihan berkala ke alamat yang tercatat pada Bank. Bila tagihan tidak diterima oleh Nasabah, Bank tetap memiliki hak untuk menagihkan pembayaran dan Nasabah tetap bertanggung jawab membayar Tagihannya paling lambat pada Tanggal Jatuh Tempo.
  2. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan Dompet Ekstra dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  3. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  4. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  5. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh menggunakan Limit untuk bertransaksi dan belanja produk-produk, jasa-jasa, dan kegiatan-kegiatan yang halal dan bermanfaat (halalan thoyyiban). 
  6. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh tidak menggunakan Limit untuk transaksi belanja yang dilarang oleh syariah seperti, namun tidak terbatas pada pornografi, pornoaksi, tindakan dan perbuatan mesum/asusila, kekerasan, kejahatan, barang-barang yang haram secara zat (seperti daging babi, bangkai, darah) dan membahayakan kesehatan (seperti minuman keras (khamar), zat adiktif), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi penyalahgunaan Limit, Bank tidak menganjurkan transaksi pada Merchant dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. Merchant khusus penjual minuman keras (khamar);
    2. Tempat hiburan orang dewasa (antara lain night club, bar, diskotik, dan lainnya yang sejenis);
    3. Tempat perjudian.

    Apabila Nasabah melakukan pelanggaran atas ketentuan ini, Bank dapat menutup fasilitas Dompet Ekstra dan/atau Limit yang belum digunakan. Untuk mencegah keraguan, walaupun terjadi pemblokiran dan/atau penutupan tersebut, Nasabah tetap terikat untuk melakukan pembayaran Tagihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  7. Bank merupakan penyelenggara sistem pembayaran. Bank tidak memiliki kontrol atau memikul tanggung jawab ataupun legalitas barang atau jasa yang dibayar dengan Dompet Ekstra. Setiap keluhan dan/atau klaim terhadap barang atau jasa yang disediakan oleh mitra resmi atau pihak ketiga lainnya wajib Nasabah sampaikan secara langsung kepada mitra atau pihak ketiga lainnya yang terkait.
  8. Kuasa-kuasa yang diberikan oleh Nasabah kepada Bank berdasarkan Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini hanya akan berakhir apabila Dompet Ekstra telah ditutup dan tidak terdapat lagi jumlah Tagihan atau kewajiban-kewajiban Nasabah kepada Bank yang harus dipenuhi. Untuk keperluan Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra, Nasabah dengan ini mengesampingkan ketentuan Pasal 1813, 1814 dan 1816 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
  9. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  10. Penanganan Keluhan (Pengaduan):Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan, dan/atau mengajukan pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id, dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  11. Sesuai ketentuan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, setiap fasilitas pembiayaan pada Bank akan dilaporkan pada Sistem Layanan Informasi Keuangan OJK.  Apabila terdapat lebih dari 1 (satu) fasilitas pembiayaan Bank, maka status kolektibilitas yang dilaporkan akan mengacu pada kualitas pembiayaan terendah.
  12. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.
  13. Syarat dan Ketentuan Umum Dompet Ekstra ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun QRIS MPM CPM – 20240101

Syarat dan Ketentuan QRIS

Dengan mengakses atau menggunakan QRIS, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan QRIS ini. Syarat dan Ketentuan QRIS ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”). 

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan QRIS ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan QRIS (“Syarat dan Ketentuan QRIS“): 

1. Definisi

  1. QRIS” adalah kode dua dimensi yang terdiri atas penanda tiga pola persegi pada sudut kiri bawah, sudut kiri atas, dan sudut kanan atas, memiliki modul hitam berupa persegi titik atau piksel, dan memiliki kemampuan menyimpan data alfanumerik, karakter, dan simbol, yang digunakan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran nirsentuh melalui pemindaian.
  2. Transaksi QRIS” adalah transaksi pembayaran yang difasilitasi dengan QRIS.
  3. Transaksi QRIS Customer Presented Mode (CPM)” atau “Transaksi QRIS CPM” adalah transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS yang ditampilkan oleh Nasabah untuk kemudian dipindai oleh merchant.
  4. Transaksi QRIS Merchant Presented Mode (MPM)” atau “Transaksi QRIS MPM” adalah transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS yang ditampilkan oleh merchant untuk kemudian dipindai oleh Nasabah.

2. Kami memahami Anda

Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami, https://web.aladinbank.id/syarat-dan-ketentuan sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan QRIS atau menghubungi Layanan Nasabah sebagaimana tercantum dalam poin 10 (Pertanyaan dan Pengaduan) Syarat dan Ketentuan QRIS ini.

3. Akad

Akad yang digunakan terkait dengan QRIS adalah Akad Wakalah:

  1. Muwakkil: Nasabah.
  2. Wakil: Bank.
  3. Objek wakalah: pemberian kuasa perwakilan dari Nasabah kepada Bank untuk melakukan pembayaran atas pembelian/pembayaran di merchant acquirer.
  4. Ujrah: Nasabah tidak dikenakan Ujrah.

4. Fitur Utama

Nasabah dapat melakukan pembayaran di merchant yang memiliki metode pembayaran melalui QRIS dengan cara:

  1. Melakukan pemindaian QRIS menggunakan Aplikasi Aladin; atau
  2. Menampilkan QRIS dari Aplikasi Aladin untuk dipindai oleh merchant.

5. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Dalam hal Nasabah melakukan Transaksi QRIS, Nasabah wajib mengecek dan memastikan nominal transaksi serta memastikan bahwa Nasabah memiliki sumber dana yang cukup untuk melakukan Transaksi QRIS. Sumber dana untuk melakukan Transaksi QRIS dapat berasal dari simpanan Nasabah yang ada pada Bank atau fasilitas lainnya yang ada pada Bank.
  2. Saat Nasabah melakukan Transaksi QRIS, Nasabah wajib mengecek dan memastikan kesesuaian/kebenaran nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan otorisasi serta menjaga keamanan QRIS. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan Transaksi QRIS tersebut. Mohon diperhatikan bahwa beberapa merchant mensyaratkan adanya tambahan tip dalam melakukan pembayaran yang difasilitasi oleh QRIS. Jumlah tip tersebut ada yang bersifat sukarela atau kewajiban, bergantung pada kebijakan merchant. Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala klaim, gugatan, tuntutan, dan/atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah sehubungan dengan hal tersebut di atas. Segala perselisihan yang timbul antara Nasabah dengan merchant terkait dengan Transaksi QRIS akan diselesaikan oleh Nasabah dan merchant tanpa melibatkan Bank.
  3. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan kepada Bank untuk mendebit sumber dana Nasabah yang ada pada Kami untuk melakukan Transaksi QRIS.
  4. Bank berhak menolak untuk melaksanakan Transaksi QRIS apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  5. Khusus untuk Transaksi QRIS MPM, Nasabah akan menggunakan PIN sebagai sarana otorisasi transaksi sebagaimana akan diberitahukan oleh Bank dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  6. Khusus untuk Transaksi QRIS CPM, Nasabah wajib:
    1. dengan menunjukkan QRIS kepada merchant, Nasabah menyatakan bahwa Nasabah telah memastikan dan menyetujui nominal transaksi untuk melakukan  pembayaran kepada merchant; dan
    2. menjaga keamanan QRIS dan memastikan QRIS dimaksud hanya ditunjukkan kepada merchant untuk kemudian dipindai oleh merchant.
  7. Dengan melakukan Transaksi QRIS, Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk memberikan Data Pribadi Nasabah kepada pihak yang menerima dana hasil Transaksi QRIS untuk keperluan identifikasi Transaksi QRIS.

6. Manfaat

Dengan adanya fitur QRIS, Nasabah dapat melakukan Transaksi QRIS di merchant offline maupun online.

7. Risiko

  1. Transaksi ORIS gagal tetapi saldo Bank Nasabah sudah terpotong dan belum dikembalikan saldonya. Apabila hal ini terjadi mohon segera hubungi Layanan Nasabah sesuai poin 10 (Pertanyaan dan Pengaduan) Syarat dan Ketentuan QRIS ini untuk proses pengembalian dana.
  2. Terdapat kemungkinan adanya pemalsuan logo QRIS oleh merchant yang beritikad tidak baik. Perlu diperhatikan bahwa tampilan QRIS pada Transaksi QRIS MPM harus memiliki logo “QRIS – QR Code Standar Pembayaran Nasional” di pojok kiri atas, logo GPN di pojok kanan atas, nama merchant dan national merchant identity (“NMID”) dari merchant di atas kode QRIS. Untuk tampilan ORIS pada media yang dimensinya terbatas, tampilan ORIS paling sedikit harus menampilkan logo QRIS di bagian atas kode QRIS dan NMID di bawah QRIS. Selain itu, Nasabah diharapkan mencocokkan informasi nama merchant dan/atau NMID hasil pemindaian/scan kode QRIS di Aplikasi Aladin milik Nasabah dengan nama merchant dan NMID yang tertera di tampilan QRIS.
  3. Belum semua merchant menerima pembayaran dengan QRIS, sehingga Nasabah dapat melihat apakah terdapat logo QRIS pada merchant tersebut atau bertanya langsung pada merchant.

8. Informasi Keamanan

  1. Informasi keamanan dapat berupa Personal Identification Number (PIN) dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk mengeksekusi setiap transaksi pembayaran melalui QRIS yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan kerahasiaan seluruh penggunaan QRIS miliknya.
  2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah memberitahukan Personal Identification Number (PIN) melalui pegawainya dan/atau media apa pun. Kelalaian Nasabah dalam memenuhi ketentuan ini menjadi risiko dan tanggung jawab sepenuhnya Nasabah dan membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun.

9. Biaya

  1. Tabel biaya yang dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/ (apabila ada).
  2. Limit Transaksi QRIS per transaksi mengikuti limit yang ditentukan oleh Bank Indonesia dan ditentukan oleh Bank sebagaimana diatur di situs Kami di  https://aladinbank.id/biaya-limit/, sedangkan limit kumulatif harian Transaksi QRIS mengikuti limit harian yang ditentukan oleh Bank yang akan diberitahukan dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  3. Informasi terkait limit atau biaya (jika ada) serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.

10. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Transaksi QRIS, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

11. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini tetap berlaku dan mengikat. 

12. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan QRIS dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan QRIS ini ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan QRIS ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh menggunakan QRIS untuk bertransaksi dan belanja produk-produk, jasa-jasa, dan kegiatan-kegiatan yang halal dan bermanfaat (halalan thoyyiban). 
  5. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh tidak menggunakan QRIS untuk transaksi belanja yang dilarang oleh Prinsip Syariah seperti, namun tidak terbatas pada pornografi, pornoaksi, tindakan dan perbuatan mesum/asusila, kekerasan, kejahatan, barang-barang yang haram secara zat (seperti daging babi, bangkai, darah) dan membahayakan kesehatan (seperti minuman keras (khamar), zat adiktif), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi penyalahgunaan QRIS, Bank tidak menganjurkan transaksi pada merchant dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. Merchant khusus penjual minuman keras (khamar);
    2. Tempat hiburan orang dewasa (antara lain night club, bar, diskotik, dan lainnya yang sejenis);
    3. Tempat perjudian.

    Apabila Nasabah melakukan pelanggaran atas ketentuan ini, Bank dapat menolak transaksi yang dilakukan melalui QRIS.

  6. Bank merupakan penyelenggara sistem pembayaran. Bank tidak memiliki kontrol atau memikul tanggung jawab ataupun legalitas barang atau jasa yang dibayar dengan QRIS. Setiap keluhan dan/atau klaim terhadap barang atau jasa yang disediakan oleh mitra resmi atau pihak ketiga lainnya wajib Nasabah sampaikan secara langsung kepada mitra atau pihak ketiga lainnya yang terkait.
  7. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan QRIS ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  8. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan QRIS ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

 

Syarat & Ketentuan Akun Bayar-beli-20231215

Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli

 

Dengan mengakses atau menggunakan layanan Bayar & Beli, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini. Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”). 

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli (“Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli“):

1. Definisi

Bayar dan Beli” adalah aktivitas pendebetan dana dari Rekening Nasabah untuk tujuan pembayaran tagihan, pembelian paket data, pulsa, token listrik, dan lainnya pada Aplikasi Aladin.

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini serta syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini pada saat Anda mengajukan permohonan pemberian layanan dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan layanan Bayar & Beli.

3. Akad

Akad yang digunakan pada Bayar & Beli adalah: Akad Wakalah atau Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:

  1. Muwakkil: Nasabah.
  2. Wakil: Bank.
  3. Objek Akad Wakalah: pembayaran tagihan, pembayaran transaksi.
  4. Dalam hal Akad Wakalah Bil-Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.

4. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Dalam hal Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli, Nasabah memastikan bahwa Nasabah memiliki dana yang cukup untuk melakukan transaksi.
  2. Saat Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli, Nasabah wajib mengecek dan memastikan kesesuaian/kebenaran nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan otorisasi serta menjaga informasi keamanannya. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan transaksi tersebut. Mohon diperhatikan bahwa beberapa biller mensyaratkan adanya ketentuan tersendiri dan/atau biaya sendiri untuk Nasabah patuhi dan setujui. Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala klaim, gugatan, tuntutan, dan/atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah sehubungan dengan hal tersebut di atas. Segala perselisihan yang timbul antara Nasabah dengan biller terkait dengan layanan Bayar & Beli akan diselesaikan oleh Nasabah dan biller tanpa melibatkan Bank.
  3. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan dan kuasa kepada Bank untuk mendebit dana milik Nasabah dalam hal Nasabah melakukan transaksi Bayar & Beli, yang akan dieksekusi berdasarkan instruksi Nasabah.
  4. Bank berhak menolak untuk melaksanakan transaksi Bayar & Beli apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  5. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
  6. Nasabah menjamin bahwa penggunaan Bayar & Beli hanya digunakan pada transaksi yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.

5. Manfaat

Nasabah dapat melakukan pembelian/pembayaran kepada Pihak Penerbit, yaitu pulsa, paket data, PLN prabayar dan PLN pascabayar.

6. Risiko

  1. Transaksi Bayar & Beli dapat mengalami kegagalan. Jika hal ini terjadi, dana akan dikembalikan ke Rekening Nasabah.
  2. Transaksi Bayar & Beli mengalami kegagalan dan saldo Bank Nasabah sudah terpotong, tetapi tidak terdapat pengembalian otomatis sebagaimana huruf (a) di atas.
  3. Transaksi Bayar & Beli masih dalam proses/pending. Jika dalam waktu 2×24 jam (hari kerja) terhitung dari waktu pembelian/pembayaran status transaksi masih dalam proses/pending.
  4. Jika terdapat kendala yang terjadi sebagaimana telah disebutkan pada huruf (b) atau (c) di atas, Anda dapat menghubungi Layanan Nasabah sesuai poin 9 (Pertanyaan dan Pengaduan).

7. Informasi Keamanan

Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan/atau otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

8. Biaya

  1. Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat Anda lihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/
  2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan Transaksi Keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak Transaksi Keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Bayar & Beli, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli tetap berlaku dan mengikat. 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan layanan Bayar & Beli dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh menggunakan layanan Bayar & Beli untuk bertransaksi dan belanja produk-produk, jasa-jasa, dan kegiatan-kegiatan yang halal dan bermanfaat (halalan thoyyiban). 
  5. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh tidak menggunakan layanan Bayar & Beli untuk transaksi belanja yang dilarang oleh Prinsip Syariah seperti, namun tidak terbatas pada pornografi, pornoaksi, tindakan dan perbuatan mesum/asusila, kekerasan, kejahatan, barang-barang yang haram secara zat (seperti daging babi, bangkai, darah) dan membahayakan kesehatan (seperti minuman keras (khamar), zat adiktif), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi penyalahgunaan layanan Bayar & Beli, Bank tidak menganjurkan transaksi pada merchant dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. Merchant khusus penjual minuman keras (khamar);
    2. Tempat hiburan orang dewasa (antara lain night club, bar, diskotik, dan lainnya yang sejenis);
    3. Tempat perjudian.

    Apabila Nasabah melakukan pelanggaran atas ketentuan ini, Bank dapat menolak transaksi yang dilakukan melalui layanan Bayar & Beli.

  6. Bank merupakan penyelenggara sistem pembayaran. Bank tidak memiliki kontrol atau memikul tanggung jawab ataupun legalitas barang atau jasa yang dibayar dengan layanan Bayar & Beli. Setiap keluhan dan/atau klaim terhadap barang atau jasa yang disediakan oleh mitra resmi atau pihak ketiga lainnya wajib Nasabah sampaikan secara langsung kepada mitra atau pihak ketiga lainnya yang terkait.
  7. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  8. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan Bayar & Beli ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Tarsetun-20231215

Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai

 

Dengan mengakses atau menggunakan layanan Tarik Tunai dan Setor Tunai, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini. Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”).

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai (“Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai“):

1. Definisi

  1. Tarik Tunai” adalah aktivitas penarikan uang tunai atas dana yang terdapat dalam Rekening Nasabah.
  2. Setor Tunai” adalah aktivitas penyetoran uang tunai ke dalam Rekening Nasabah.

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini pada saat Anda mengajukan permohonan pemberian layanan, dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan layanan Tarik Tunai dan Setor Tunai.

3. Akad

  1. Akad yang digunakan untuk kerja sama operasional Tarik Tunai dan Setor Tunai adalah Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:
    1. Muwakkil: Bank.
    2. Wakil: Mitra Bank.
    3. Objek Akad Wakalah: Kuasa untuk melayani Tarik Tunai dan Setor Tunai tabungan Nasabah.
    4. Ujrah: sesuai kesepakatan.
  2. Akad yang digunakan untuk pelaksanaan Tarik Tunai dan Setor Tunai adalah Akad Ijarah dengan ketentuan:
    1. Mu’jir/Ajir: Bank.
    2. Musta’jir: Nasabah.
    3. Objek Akad Ijarah: layanan Tarik Tunai dan Setor Tunai.
    4. Ujrah: sesuai kesepakatan.

4. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Dalam hal Nasabah melakukan transaksi Tarik Tunai dan/atau Setor Tunai, Nasabah memastikan bahwa Nasabah memiliki dana yang cukup atau sesuai dalam melakukan transaksi.
  2. Saat Nasabah melakukan transaksi Tarik Tunai dan/atau Setor Tunai, Nasabah wajib mengecek dan memastikan kesesuaian/kebenaran/keaslian mata uang. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan transaksi tersebut. Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala klaim, gugatan, tuntutan, dan/atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun dan dari pihak manapun termasuk dari Nasabah sehubungan dengan hal tersebut di atas. 
  3. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan dan kuasa kepada Bank untuk mendebit dan/atau menyetorkan dana milik Nasabah dalam hal Nasabah melakukan transaksi Setor Tunai dan/atau Tarik Tunai, yang akan dieksekusi berdasarkan instruksi Nasabah. 
  4. Bank berhak menolak untuk melaksanakan transaksi Setor Tunai dan/atau Tarik Tunai apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  5. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.

5. Manfaat

  1. Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Mitra Bank dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Aplikasi Aladin.
  2. Selain melalui Mitra Bank, Tarik Tunai dapat dilakukan menggunakan ATM. Secara spesifik, dengan menggunakan Kartu Debit, Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai/transfer/cek saldo melalui ATM bank apa pun yang terhubung dengan jaringan ATM Bersama/LINK.

6. Risiko

  1. Kode yang digunakan untuk keperluan verifikasi transaksi Tarik Tunai dan/atau Setor Tunai telah kadaluarsa. Jika hal ini terjadi, Nasabah dapat membuat kode baru melalui Aplikasi Aladin.
  2. Tarik Tunai gagal dilakukan dan saldo Rekening Nasabah sudah terpotong. Jika hal ini terjadi, dana akan dikembalikan ke Rekening Nasabah maksimum pada H+1 (hari kerja) transaksi. 
  3. Setor Tunai berhasil dilakukan, tetapi saldo Rekening Nasabah belum terkredit. Jika hal ini terjadi, dana akan masuk ke saldo Rekening Nasabah maksimum pada H+3 (hari kerja) transaksi. 
  4. Jika terdapat kendala yang terjadi sebagaimana telah disebutkan pada huruf (b) atau (c) di atas, Anda dapat menghubungi Layanan Nasabah sesuai poin 9 (Pertanyaan dan Pengaduan).

7. Informasi Keamanan

Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan/atau otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

8. Biaya

  1. Tabel biaya dan tarif dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  2. Limit transaksi Tarik Tunai dan Setor Tunai per transaksi mengikuti limit yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau ditentukan oleh Bank yang akan diberitahukan di https://aladinbank.id/biaya-limit/ atau dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  3. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
  4. Nasabah dengan ini memberikan wewenang dan kuasa pada Bank untuk mendebit langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan biaya dan tarif transaksi Tarik Tunai atau Setor Tunai.

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan Transaksi Keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak Transaksi Keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Tarik Tunai dan Setor Tunai, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai tetap berlaku dan mengikat. 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan layanan Tarik Tunai dan Setor Tunai dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  5. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan Tarik Tunai dan Setor Tunai ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun QRIS MPM – 20231215

Syarat dan Ketentuan QRIS

 

Dengan mengakses atau menggunakan QRIS, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, baik Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank maupun Syarat dan Ketentuan QRIS ini. Syarat dan Ketentuan QRIS ini merupakan perjanjian antara Anda dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Kami”). 

Penggunaan terminologi yang diawali dengan huruf kapital pada Syarat dan Ketentuan QRIS ini memiliki arti yang sama seperti yang digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank, kecuali diatur secara khusus dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan QRIS (“Syarat dan Ketentuan QRIS“): 

1. Definisi

  1. QRIS” adalah kode dua dimensi yang terdiri atas penanda tiga pola persegi pada sudut kiri bawah, sudut kiri atas, dan sudut kanan atas, memiliki modul hitam berupa persegi titik atau piksel, dan memiliki kemampuan menyimpan data alfanumerik, karakter, dan simbol, yang digunakan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran nirsentuh melalui pemindaian.
  2. Transaksi QRIS” adalah transaksi pembayaran yang difasilitasi dengan QRIS.
  3. Transaksi QRIS Merchant Presented Mode (MPM)” atau “Transaksi QRIS MPM” adalah transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS yang ditampilkan oleh merchant untuk kemudian dipindai oleh Nasabah.

2. Umum

  1. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Bank.
  2. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami dan/atau Aplikasi Aladin, sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan QRIS ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan QRIS. 

3. Akad

Akad yang digunakan terkait dengan QRIS adalah Akad Wakalah:

  1. Muwakkil: Nasabah.
  2. Wakil: Bank.
  3. Objek wakalah: pemberian kuasa perwakilan dari Nasabah kepada Bank untuk melakukan pembayaran atas pembelian/pembayaran di merchant acquirer.
  4. Ujrah: Nasabah tidak dikenakan Ujrah.

4. Persyaratan dan Tata Cara

  1. Dalam hal Nasabah melakukan Transaksi QRIS, Nasabah wajib mengecek dan memastikan nominal transaksi serta memastikan bahwa Nasabah memiliki sumber dana yang cukup untuk melakukan Transaksi QRIS. Sumber dana untuk melakukan Transaksi QRIS berasal dari simpanan Nasabah yang ada pada Bank atau fasilitas lainnya yang ada pada Bank.
  2. Saat Nasabah melakukan Transaksi QRIS, Nasabah wajib mengecek dan memastikan kesesuaian/kebenaran nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan otorisasi serta menjaga keamanan QRIS. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan Transaksi QRIS tersebut. Mohon diperhatikan bahwa beberapa merchant mensyaratkan adanya tambahan tip dalam melakukan pembayaran yang difasilitasi oleh QRIS. Jumlah tip tersebut ada yang bersifat sukarela atau kewajiban, bergantung pada kebijakan merchant
  3. Segala perselisihan yang timbul antara Nasabah dengan merchant terkait dengan Transaksi QRIS akan diselesaikan oleh Nasabah dan merchant tanpa melibatkan Bank.
  4. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan kepada Bank untuk mendebit sumber dana Nasabah yang ada pada Kami untuk melakukan Transaksi QRIS.
  5. Bank berhak menolak untuk melaksanakan Transaksi QRIS apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
  6. Khusus untuk Transaksi QRIS MPM, Nasabah akan menggunakan (Personal Identification Number) (PIN) sebagai sarana otorisasi transaksi sebagaimana akan diberitahukan oleh Bank dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  7. Dengan melakukan Transaksi QRIS, Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk memberikan Data Pribadi Nasabah kepada pihak yang menerima dana hasil Transaksi QRIS untuk keperluan identifikasi Transaksi QRIS.

5. Manfaat

Dengan adanya fitur QRIS, Nasabah dapat melakukan Transaksi QRIS di merchant offline maupun online.

6. Risiko

  1. Terdapat kemungkinan Transaksi ORIS mengalami kegagalan tetapi saldo Bank Nasabah sudah terpotong dan belum dikembalikan saldonya. Apabila hal ini terjadi mohon segera hubungi Layanan Nasabah sesuai poin 9 (Pertanyaan dan Pengaduan).
  2. Terdapat kemungkinan adanya pemalsuan logo QRIS oleh merchant yang beritikad tidak baik. Perlu diperhatikan bahwa tampilan QRIS pada Transaksi QRIS harus memiliki logo “QRIS – QR Code Standar Pembayaran Nasional” di pojok kiri atas, logo GPN di pojok kanan atas, nama merchant dan national merchant identity (“NMID”) dari merchant di atas kode QRIS. Untuk tampilan ORIS pada media yang dimensinya terbatas, tampilan ORIS paling sedikit harus menampilkan logo QRIS di bagian atas kode QRIS dan NMID di bawah QRIS. Selain itu, Nasabah diharapkan mencocokkan informasi nama merchant dan/atau NMID hasil pemindaian/scan kode QRIS di Aplikasi Aladin milik Nasabah dengan nama merchant dan NMID yang tertera di tampilan QRIS.
  3. Belum semua merchant menerima pembayaran dengan QRIS, sehingga Nasabah dapat melihat apakah terdapat logo QRIS pada merchant tersebut atau bertanya langsung pada merchant untuk memastikan apakah Nasabah dapat melakukan Transaksi QRIS atau tidak.

7. Informasi Keamanan

  1. Informasi keamanan dapat berupa Personal Identification Number (PIN) dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk mengeksekusi setiap transaksi pembayaran melalui QRIS yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan kerahasiaan seluruh penggunaan QRIS miliknya.
  2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah memberitahukan Personal Identification Number (PIN) melalui pegawainya dan/atau media apa pun. Kelalaian Nasabah dalam memenuhi ketentuan ini menjadi risiko dan tanggung jawab sepenuhnya Nasabah dan membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun.
  3. Nasabah dan membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun.
  4. Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi dan Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk dari Nasabah, terkait dengan eksekusi instruksi dan otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.

8. Biaya

  1. Tabel biaya yang dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/ (apabila ada).
  2. Limit Transaksi QRIS per transaksi mengikuti limit yang ditentukan oleh Bank Indonesia dan ditentukan oleh Bank sebagaimana diatur di situs Kami di  https://aladinbank.id/biaya-limit/, sedangkan limit kumulatif harian Transaksi QRIS mengikuti limit harian yang ditentukan oleh Bank yang akan diberitahukan dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  3. Informasi terkait limit atau biaya (jika ada) serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.

9. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan, dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses layanan Transaksi QRIS, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

10. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan QRIS ini dan atas syarat dan ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini tetap berlaku dan mengikat. 

11. Lain-Lain

  1. Dalam hal terjadi kerugian pada Nasabah terkait penggunaan QRIS dan/atau pelaksanaan Syarat dan Ketentuan QRIS ini yang disebabkan oleh kesalahan pada Bank yang dapat dibuktikan, maka Bank hanya bertanggung jawab terbatas pada kerugian langsung dan kerugian nyata (riil) yang ditanggung oleh Nasabah.
  2. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan QRIS ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  3. Nasabah dan Bank setuju untuk memilih tempat kedudukan hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh menggunakan QRIS untuk bertransaksi dan belanja produk-produk, jasa-jasa, dan kegiatan-kegiatan yang halal dan bermanfaat (halalan thoyyiban). 
  5. Nasabah berjanji dengan sungguh-sungguh tidak menggunakan QRIS untuk transaksi belanja yang dilarang oleh Prinsip Syariah seperti, namun tidak terbatas pada pornografi, pornoaksi, tindakan dan perbuatan mesum/asusila, kekerasan, kejahatan, barang-barang yang haram secara zat (seperti daging babi, bangkai, darah) dan membahayakan kesehatan (seperti minuman keras (khamar), zat adiktif), dan lain sebagainya. Untuk mengurangi penyalahgunaan QRIS, Bank tidak menganjurkan transaksi pada Merchant dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. Merchant khusus penjual minuman keras (khamar);
    2. Tempat hiburan orang dewasa (antara lain night club, bar, diskotik, dan lainnya yang sejenis);
    3. Tempat perjudian.

    Apabila Nasabah melakukan pelanggaran atas ketentuan ini, Bank dapat menolak transaksi yang dilakukan melalui QRIS.

  6. Bank merupakan penyelenggara sistem pembayaran. Bank tidak memiliki kontrol atau memikul tanggung jawab ataupun legalitas barang atau jasa yang dibayar dengan QRIS. Setiap keluhan dan/atau klaim terhadap barang atau jasa yang disediakan oleh mitra resmi atau pihak ketiga lainnya wajib Nasabah sampaikan secara langsung kepada mitra atau pihak ketiga lainnya yang terkait.
  7. Bank berhak untuk menambah atau mengubah Syarat dan Ketentuan QRIS ini setiap saat melalui pemberitahuan yang akan disampaikan kepada Nasabah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  8. Apabila terdapat ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan QRIS ini menjadi tidak sah, ilegal, tidak dapat dilaksanakan, atau dinyatakan tidak berlaku oleh Bank maka ketentuan lainnya akan tetap berlaku penuh.

Syarat dan Ketentuan QRIS ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20240205

Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank

 

Selamat datang di Aplikasi Aladin.

Aplikasi Aladin adalah aplikasi PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah (“Kami“). Dengan mengakses atau menggunakan Aplikasi Aladin, anda yang merupakan individu orang-perorangan (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku termasuk masing-masing syarat dan ketentuan yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Nasabah. Syarat dan ketentuan ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Kami. Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank (“Syarat dan Ketentuan“):

1. Definisi

  1. Ajir” adalah pihak yang memberikan jasa dalam Akad Ijarah, baik ajir berupa orang (syakhshiyah thabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtsperson).
  2. Akad” adalah kesepakatan tertulis antara Bank dengan Nasabah dan/atau pihak lain yang memuat hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan Prinsip Syariah.
  3. Akad Ijarah” adalah akad sewa antara Mu’jir dengan Musta’jir atau antara Musta’jir dengan Ajir untuk mempertukarkan manfa’ah (manfaat) dan Ujrah, baik manfaat atas barang atau jasa.
  4. Akad Mudharabah” adalah akad kerja sama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik/shahib al-mal) yang menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak kedua (Mudharib) bertindak selaku pengelola, di mana keuntungan usaha dibagi di antara mereka sesuai Nisbah yang disepakati dalam akad.
  5. Akad Mudharabah Muthlaqah” adalah Akad Mudharabah yang tidak dibatasi oleh jenis usaha, jangka waktu (waktu), dan/atau tempat usaha.
  6. Akad Wakalah” adalah Akad pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu.
  7. Akad Wakalah Bil-Ujrah” adalah Akad Wakalah yang disertai dengan imbalan berupa Ujrah.
  8. Ala Dompet” adalah nama produk Rekening utama Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari-hari dan dapat dihubungkan dengan Kartu Debit yang diterbitkan secara fisik oleh Bank.
  9. Aladin Syariah Digital Bank” adalah produk/layanan perbankan elektronik yang dikeluarkan oleh Bank.
  10. Aplikasi Aladin” adalah aplikasi Bank berupa layanan untuk melakukan transaksi perbankan yang dapat diunduh dan terpasang pada telepon seluler milik Nasabah.
  11. Automatic Teller Machine” atau “ATM” adalah Anjungan Tunai Mandiri.
  12. Bagi Hasil” adalah realisasi penerimaan hasil simpanan Nasabah dalam Akad Mudharabah setiap bulannya yang dihitung berdasarkan pendapatan cash basis Bank pada bulan tersebut, Nisbah, dan saldo rata-rata Rekening Nasabah.
  13. Bank” adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah.
  14. E-KTP” adalah kartu tanda penduduk elektronik.
  15. E-Statement” adalah pencatatan maupun pembukuan atas transaksi yang dapat diunduh melalui Aplikasi Aladin. 
  16. Data Nasabah” adalah seluruh data, dokumen, dan/atau informasi milik Nasabah, termasuk Data Pribadi
  17. Data Pribadi” adalah data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-perorangan.
  18. Identifikasi Biometrik” adalah proses autentikasi identitas dengan mendasarkan pada karakter fisik manusia, di antaranya pengenalan wajah, sidik jari, dan/atau karakter fisik lainnya untuk memastikan keaslian seseorang.
  19. Instruksi Penutupan Rekening” adalah instruksi yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah atas permintaan penutupan Rekening oleh Nasabah.
  20. Kartu Debit” adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank yang memiliki fungsi utama, yaitu sebagai kartu ATM dan kartu debit.
  21. Layanan Nasabah” adalah pusat layanan Nasabah yang dapat dihubungi lewat telepon dan/atau email.
  22. Mitra Bank” adalah mitra yang bekerja sama dengan Bank dalam menyediakan layanan transaksi Bank baik saat ini dan/atau di kemudian hari.
  23. ‘Mudharib” adalah pihak pengelola dana dalam kerja sama usaha dengan Akad Mudharabah, baik berupa orang maupun yang disamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
  24. Mu’jir” adalah pihak yang menyewakan atas manfaat barang atau jasa, baik Mu’jir yang berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  25. Musta’jir” adalah pihak yang menyewa (penyewa/penerima manfaat barang/penerima jasa) dalam Akad Ijarah, baik Musta’jir berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  26. Muwakkil” adalah pihak yang memberikan kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  27. Nasabah” adalah individu orang-perorangan yang terdaftar pada Bank.
  28. Nisbah” adalah porsi rasio Bagi Hasil antara Nasabah dengan Bank sebagai bagian dari pembukaan rekening dengan Akad Mudharabah.
  29. PIN” adalah Personal Identification Number.
  30. Ujrah” adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
  31. Lembaga Penjamin Simpanan” atau “LPS” adalah badan hukum yang menyelenggarakan kegiatan penjaminan atas simpanan Nasabah.
  32. Pemilik Manfaat (Beneficial Owner)” adalah orang perseorangan yang berhak atas dan/atau menerima manfaat tertentu yang berkaitan dengan Rekening Nasabah, merupakan pemilik sebenarnya dari dana yang ditempatkan pada Bank (ultimately own account), mengendalikan transaksi Nasabah, memberikan kuasa untuk melakukan transaksi, dan/atau merupakan pengendali akhir dari transaksi.
  33. Peraturan Yang Berlaku” adalah peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia khususnya di bidang perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada undang-undang perlindungan data pribadi yang berlaku serta peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan lainnya yang terkait.
  34. Pihak Penerbit” adalah pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bank sehubungan dengan transaksi pembayaran atau pembelian.
  35. Prinsip Syariah” adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
  36. Ra’s Al-Mal Mudharabah” adalah modal usaha dalam usaha kerja sama mudharabah.
  37. Rekening” adalah rekening tabungan Nasabah pada Bank yang dibuka secara mandiri melalui Aplikasi Aladin.
  38. Rekening Dormant” merupakan Rekening yang tidak ada aktivitas transaksi (mutasi) selama suatu jangka waktu 12 (dua belas) bulan berturut-turut sejak Transaksi Keuangan terakhir, di mana Rekening tersebut akan berubah secara otomatis statusnya dari aktif menjadi tidak aktif (pasif) atau dormant.
  39. Saldo Mengendap” adalah saldo minimal yang ditentukan Bank dalam suatu Rekening dan tidak dapat ditransaksikan Nasabah. Saldo mengendap dapat ditarik saat Nasabah akan melakukan penutupan Rekening.
  40. Shahib al-Mal/Malik” adalah pihak penyedia dana dalam Akad Mudharabah, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  41. Syarat dan Ketentuan” adalah syarat dan ketentuan ini.
  42. Transaksi Keuangan” adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Nasabah di akun Rekening yang menimbulkan perubahan terhadap harta atau keuangan Nasabah, baik itu bertambah atau berkurang, misalnya transfer.
  43. Transaksi Non Keuangan” adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Nasabah yang tidak menimbulkan perubahan terhadap harta atau keuangan Nasabah, misalnya pengecekan saldo Rekening.
  44. One Time Password (OTP)” adalah kode sandi yang bersifat unik dan rahasia yang dihasilkan oleh sistem Bank dan dikirimkan melalui media komunikasi, antara lain: seperti SMS, email, ataupun telepon. 
  45. Wa’ad” adalah janji yang mengikat salah satu pihak ke pihak lainnya. 
  46. Wakil” adalah pihak yang menerima kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).

2. Umum

  1. Syarat dan Ketentuan ini mengatur ketentuan umum mengenai penggunaan Aplikasi Aladin, pembukaan Rekening melalui Aplikasi Aladin, Transaksi Keuangan, dan Transaksi Non Keuangan untuk individu orang-perorangan/retail. Anda wajib untuk membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku yang diatur terpisah sesuai dengan produk/layanan Bank yang digunakan oleh Anda. Jika Anda tidak setuju dengan syarat dan ketentuan Bank atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Kami.
  2. Rekening, Aplikasi Aladin, produk/layanan Bank lainnya tidak dapat dipindahtangankan, dialihkan atau dijaminkan dalam bentuk dan cara apa pun juga kepada pihak ketiga/pihak lain, kecuali dengan persetujuan tertulis dari Bank, dan tidak diperuntukan untuk kegiatan lain di luar dari tujuan pembukaan Rekening, kegiatan pelanggaran Peraturan Yang Berlaku atau kegiatan ilegal lainnya.
  3. Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat Anda lihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/
  4. Semua Transaksi Keuangan yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
  5. Nasabah menjamin bahwa transaksi yang Nasabah lakukan tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
  6. Rekening tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada kegiatan perjudian, penipuan, pencurian, pencucian uang, untuk mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kejahatan atau diduga telah atau akan terjadi penipuan atau untuk kegiatan yang dapat merugikan masyarakat atau pihak mana pun dan/atau Bank serta tindakan melanggar hukum lainnya.
  7. Kami akan menjalankan instruksi Anda setelah Anda melakukan otorisasi. Otorisasi yang Anda lakukan dapat menggunakan berbagai jenis informasi keamanan (misalnya kata sandi, PIN, email, token, Identifikasi Biometrik, atau metode otorisasi lainnya yang berlaku di Bank). Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul terkait dengan eksekusi instruksi dan otorisasi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  8. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi Nasabah yang meliputi tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:
    1. Saldo Rekening Nasabah tidak mencukupi;
    2. Rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir; dan/atau
    3. Bank memiliki alasan untuk mencurigai adanya tindakan fraud atau tindak pidana.
  9. Bank berhak melakukan screening terhadap seluruh transaksi Nasabah sesuai dengan kebijakan Bank dan apabila Nasabah terkena sanksi screening, maka Nasabah setuju dan memperkenankan Bank untuk melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan dan Peraturan Yang Berlaku sebagaimana disebutkan dalam poin 6 huruf (g) Syarat dan Ketentuan ini. 
  10. Anda memahami dan menyetujui metode pengiriman informasi secara media elektronik yang digunakan untuk mengirimkan Data Nasabah dan segala risikonya. Anda menyatakan dan menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian yang timbul.
  11. Nasabah dapat menggunakan layanan Aplikasi Aladin melalui aplikasi Mitra Bank dengan melakukan penghubungan/penautan pada aplikasi Mitra Bank sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Syarat dan Ketentuan ini serta syarat dan ketentuan lain, berlaku terhadap seluruh Nasabah yang mengakses dan/atau menggunakan Aplikasi Aladin, beserta layanan-layanan yang terkait dengannya, yang disediakan melalui aplikasi Mitra Bank.

3. Akad

  1. Akad yang digunakan pada Aplikasi Aladin adalah:
    1. Akad Mudharabah dengan ketentuan:
      • Shahib al-Mal: Nasabah.
      • Mudharib: Bank.
      • Objek Akad Mudharabah: : Ra’s Al-Mal Mudharabah (dana Nasabah) dan ‘amal (pekerjaan).
      • Shighat: ijab dan qobul (secara digital).
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    2. Akad Wakalah atau Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:
      • Muwakkil: Nasabah.
      • Wakil: Bank.
      • Objek Akad Wakalah: layanan transfer.
      • Dalam hal Akad Wakalah Bil-Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.
    3. Akad Ijarah dengan ketentuan:
      • Mu’jir: Bank.
      • Musta’jir: Nasabah.
      • Objek Akad Ijarah: layanan atau jasa dan aplikasi.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
  2. Akad yang digunakan pada Kartu Debit adalah:
    1. Akad Wakalah Bil-Ujrah dengan ketentuan:
      • Muwakkil: Nasabah/merchant/pihak ketiga.
      • Wakil: Bank.
      • Objek Akad Wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    2. Akad Ijarah dengan ketentuan:
      • Mu’jir: Bank.
      • Musta’jir: merchant/pihak ketiga.
      • Objek Akad Ijarah: alat dan sistem Kartu Debit.
      • Ujrah: sesuai kesepakatan.
  3. Pada saat pembukaan Rekening yang menggunakan Akad Mudharabah melalui Aplikasi Aladin, Nasabah setuju untuk melakukan Wa’ad terlebih dahulu.
  4. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Nasabah setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada produk-produk dengan Akad Mudharabah. Dengan kata lain, Akad Mudharabah mulai efektif pada saat terdapat setoran awal tersebut. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya yang dapat dilihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  5. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Dompet merupakan saldo yang dapat ditransaksikan oleh Nasabah dan tidak memasukkan nominal Saldo Mengendap. 

4. Syarat dan Tata Cara Pembukaan Rekening

  1. Sejumlah persyaratan berikut wajib dipenuhi agar dapat membuka Rekening di Aplikasi Aladin:
    1. berusia 17 tahun atau lebih;
    2. memiliki wewenang dan kecakapan mengambil tindakan hukum dan menandatangani perjanjian yang mengikat dengan Bank dan tidak dilarang untuk melakukannya berdasarkan Peraturan Yang Berlaku; dan
    3. warga negara Indonesia.
  2. Apabila Anda ternyata tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka Anda menyatakan dan menjamin bahwa segala risiko dan kerugian yang timbul akibat tidak dipenuhinya persyaratan ini menjadi risiko Anda dan Anda tidak berhak untuk membatalkan atau mengesampingkan persetujuan yang telah Anda berikan berdasarkan Syarat dan Ketentuan ini atau kewajiban yang mungkin timbul atas penggunaan Aplikasi Aladin yang telah Anda lakukan.
  3. Pembukaan Rekening hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin yang dapat diunduh melalui App Store (Apple) dan Google Play Store. Dengan demikian, (calon) Nasabah wajib memiliki smartphone dengan kriteria minimum Android versi 5.0 lollipop (API level 21) dan memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan valid agar dapat menerima short message service/SMS pemberitahuan yang akan dikirim oleh Bank.
  4. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank memiliki kewajiban untuk melakukan customer due diligence, sehingga terdapat beberapa Data Nasabah yang Bank butuhkan untuk keperluan identifikasi dan verifikasi. Pastikan Data Nasabah yang Anda berikan adalah informasi yang benar dan akurat.
  5. Anda wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan Data Nasabah kepada Bank. Setiap perubahan tersebut hanya berlaku jika telah diterima oleh Bank. Dalam hal Bank tidak menerima informasi apa pun mengenai perubahan Data Nasabah, maka Bank akan menggunakan Data Nasabah yang tercatat pada sistem Bank.
  6. Anda wajib menanggung segala akibat dan/atau kerugian yang mungkin timbul dari kelalaian Nasabah dalam memberikan data yang benar dan akurat serta pembaharuan data Anda pada Bank, termasuk namun tidak terbatas pada tuntutan hukum dari pihak lain.
  7. Sebagai bagian dari proses pendaftaran, informasi berupa E-KTP dalam bentuk foto berwarna harus diunggah dan diajukan pada Bank dengan menggunakan kamera smartphone dengan Aplikasi Aladin.
  8. Sebagai prasyarat, Nasabah wajib memberikan alamat email aktif miliknya sendiri yang memiliki kapasitas memadai untuk menerima pesan yang dikirim oleh Bank. Bank tidak bertanggung jawab atas keabsahan, kepemilikan, aktivitas, dan kapasitas alamat email tersebut.
  9. Kami akan melakukan verifikasi atas Data Nasabah yang Anda sampaikan untuk menentukan apakah Anda telah memenuhi persyaratan atau tidak.
  10. Setelah proses pendaftaran selesai dan Bank telah menyelesaikan proses verifikasi sesuai dengan ketentuan Bank dan Peraturan Yang Berlaku, Rekening akan dibuka oleh Bank bagi Nasabah yang telah memenuhi syarat.
  11. Kami mempunyai wewenang untuk menyetujui atau menolak pendaftaran Anda dengan atau tanpa memberitahukan alasannya apabila terdapat keraguan atas kebenaran dan/atau keaslian atas Data Nasabah yang Anda sampaikan/isi, tidak sesuai dengan ketentuan yang Kami tetapkan serta Peraturan Yang Berlaku.

5. Kartu Debit

  1. Nasabah dapat meminta Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin dan Nasabah bertanggung-jawab penuh atas semua transaksi yang dilakukan atau diproses dengan menggunakan Kartu Debit. Nasabah dengan ini memberikan kuasa (wakalah) kepada Bank untuk mendebit/memotong sejumlah dana pada Rekening atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah dengan menggunakan Kartu Debit.
  2. Kartu Debit akan dikirimkan oleh pihak Bank melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang telah didaftarkan oleh Nasabah saat permintaan Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin. Setelah menerima kartu, Nasabah wajib menggunakan Aplikasi Aladin untuk mengaktifkan kartu dan membuat PIN sebelum kartu tersebut dapat digunakan di jaringan ATM Bersama/LINK/Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Jika karena satu dan lain hal Nasabah melakukan pemblokiran Kartu Debit, Nasabah dapat mengajukan permintaan kartu pengganti melalui Aplikasi Aladin dan kartu pengganti akan dikirimkan melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang didaftarkan Nasabah melalui Aplikasi Aladin.
  3. Kartu Debit dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
  4. Jika Kartu Debit hilang maka Nasabah dapat melakukan blokir Kartu Debit secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Segala transaksi yang terjadi sebelum laporan kehilangan atau kecurian secara sah diterima oleh Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah. 
  5. Kartu Debit akan berakhir atau tidak berlaku jika Rekening Nasabah ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
  6. Nasabah dapat melakukan penggantian Kartu Debit yang baru secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Penggantian Kartu Debit yang baru akan dikenakan biaya yang dapat dilihat di situs Kami, https://aladinbank.id/biaya-limit/.
  7. Nasabah wajib menyimpan Kartu Debit dengan baik dan menjaga kerahasiaan PIN kartu dan informasi sensitif (CVV, tanggal berlaku) agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

6. Penutupan dan Pemblokiran Rekening

  1. Penutupan Rekening dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan menghubungi Layanan Nasabah. Setelah Instruksi Penutupan Rekening diterima oleh Layanan Nasabah, Nasabah akan menerima pemberitahuan melalui Aplikasi Aladin dan mengikuti Instruksi Penutupan Rekening.
  2. Jika sampai dengan suatu jangka waktu tertentu Nasabah tidak memenuhi Instruksi Penutupan Rekening, maka permintaan penutupan dianggap batal.
  3. Jika pada saat penutupan Rekening masih terdapat sisa dana, maka dana tersebut wajib diambil tunai oleh Nasabah atau dipindahbukukan ke Rekening lainnya sesuai prosedur dan peraturan Bank yang berlaku.
  4. Jika Nasabah meninggal dunia, dinyatakan pailit, tidak mampu membayar, ditaruh di bawah pengampuan atau karena apa pun tidak berhak lagi mengurus, mengelola, atau menguasai harta bendanya atau dibubarkan, maka Rekening hanya dapat ditutup/dicairkan oleh dan sisa saldonya dibayarkan kepada ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank dan Bank dengan ini berhak memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen yang diserahkan. Setelah menerima pemberitahuan Nasabah yang meninggal dunia, untuk melindungi kepentingan Nasabah maka Bank berhak memblokir Rekening sampai ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank, memberikan dan melengkapi dokumen yang disyaratkan oleh Bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank. 
  5. Bila terjadi perselisihan di antara Nasabah atau antara ahli waris Nasabah atau antara Nasabah dengan pihak yang ditunjuk atau pertentangan instruksi, maka Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi atau melakukan pembayaran kepada siapa pun sampai adanya kejelasan/penyelesaian antara pihak yang terkait atas sengketa/permasalahan tersebut dan Bank menerima klarifikasi resmi dari para pihak yang bersengketa yang dibuktikan dengan akta perdamaian/dokumen lain yang dipersyaratkan/dapat diterima oleh Bank, berdasarkan diskresi Bank dan/atau sesuai keputusan pengadilan yang telah berkekuatan tetap.
  6. Bank dengan ini dibebaskan oleh Nasabah (termasuk oleh para ahli waris maupun pelaksana wasiat (executeur testamentair)) dari segala kerugian dan akibat yang timbul atas dilaksanakannya penutupan/pencairan Rekening dan pengambilan sisa saldo tersebut oleh orang/pihak kuasa yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank.
  7. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk menutup atau memblokir Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan, sekaligus membebankan biaya administrasi penutupan Rekening dan biaya-biaya lain yang berlaku pada Bank, antara lain jika:
    1. Rekening yang dimiliki Nasabah diduga telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal dan/atau telah atau akan terjadi penipuan yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah termasuk yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan/atau pihak lain.
    2. Nasabah memberikan Data Nasabah yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan Data Nasabah/informasi palsu/tidak valid/tidak lengkap, dan/atau tidak bersedia memberikan data/informasi apa pun yang diminta oleh Bank sesuai Peraturan Yang Berlaku.
    3. Nasabah terkena sanksi screening berdasarkan Peraturan Yang Berlaku di Bank dan/atau sanksi screening pada negara penerima.
    4. profil Data Nasabah identik dengan Daftar Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM) termasuk namun tidak terbatas pada aktivitas pencucian uang, pendanaan terorisme, dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
    5. terdapat indikasi adanya transaksi mencurigakan termasuk pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, Bank berhak untuk sewaktu-waktu melakukan penutupan/pemblokiran Rekening sesuai dengan ketentuan Bank dan Peraturan Yang Berlaku.
    6. terdapat permintaan tertulis dari instansi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kantor pajak, atau pihak berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank. Apabila pemblokiran dilakukan berdasarkan informasi pihak berwenang maka penyelesaian atas dana Rekening dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang berlaku atau instruksi dari pihak yang berwenang secara Peraturan Yang Berlaku.
    7. adanya permintaan dari Bank asal pengirim dana dikarenakan adanya kesalahan pengiriman dana dan Bank asal pengirim dana tersebut meminta dilakukan pemblokiran.
    8. menurut pendapat dan pertimbangan Bank terdapat kesalahan penerimaan transaksi atas Rekening.
    9. bertentangan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di Bank dan/atau Peraturan Yang Berlaku. 
    10. berdasarkan pertimbangan sendiri, Bank memiliki alasan-alasan lainnya yang sangat diperlukan dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  8. Bank dengan ini dibebaskan oleh Nasabah dari segala kerugian dan akibat hukum yang timbul atas ditutupnya Rekening Nasabah serta pencantuman nama Nasabah dalam Daftar Hitam Nasional yang diterbitkan Bank Indonesia.
  9. Bank dapat melakukan penutupan Rekening Dormant terhadap rekening yang jumlahnya sama atau kurang dari Saldo Mengendap.
  10. Apabila media elektronik digunakan oleh pihak lain yang tidak berhak (antara lain: karena Kartu Debit dicuri/hilang/dipalsukan, telepon seluler hilang ataupun karena alasan apa pun juga), Nasabah harus segera mengajukan permohonan melakukan pemblokiran Rekening, perubahan kata sandi atau penggantian Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank. Dalam hal di mana Nasabah tidak memiliki akses terhadap Aplikasi Aladin (telepon seluler hilang, dicuri, tidak memiliki akses internet, atau alasan lainnya), maka Nasabah wajib segera menginformasikan kepada Bank melalui Layanan Nasabah. 
  11. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Nasabah memiliki lebih dari satu Rekening di Bank dan Nasabah terlibat dalam hal-hal pada poin 6 huruf (g) serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank berhak untuk melakukan penutupan atau pemblokiran pada Rekening lainnya yang dimiliki Nasabah.
  12. Jika Rekening Nasabah akan diblokir atau ditutup selain karena alasan di atas pada poin 6 huruf (g) Nasabah dan/atau ahli waris/pihak yang ditunjuk/pengganti hak yang sah menurut ketentuan Peraturan Yang Berlaku dan peraturan Bank dapat melakukan penarikan saldo termasuk Saldo Mengendap. Dalam hal ini, Nasabah dapat melakukan penarikan atau transfer ke sesama Rekening Ala Dompet atau ke bank lain dengan memperhatikan biaya/ketentuan transfer antar bank.
  13. Dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian, Bank berhak dan Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebit Rekening (termasuk Rekening sebagaimana dimaksud dalam poin 6 huruf (k) jika terjadi hal-hal sebagaimana tercantum dalam poin 6 huruf (g) serta hal lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku.

7. Manfaat

  1. Aplikasi Aladin tersedia bagi Nasabah untuk melakukan seluruh layanan Transaksi Keuangan dan Transaksi Non Keuangan yang disediakan oleh Bank. 
  2. Nasabah akan dibantu oleh Layanan Nasabah untuk melakukan layanan Transaksi Keuangan dan Transaksi Non Keuangan tertentu hanya pada saat Aplikasi Aladin tidak dapat digunakan.
  3. Nasabah sepenuhnya memahami berbagai fitur dari seluruh Rekening termasuk namun tidak terbatas pada Rekening dalam m ata uang Rupiah dan Kartu Debit. Rincian fitur seluruh Rekening dapat ditemukan dalam informasi produk yang berada di situs Bank dan/atau Aplikasi Aladin.

8. Risiko

  1. Jika terjadi sengketa antara Nasabah dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran, atau transfer pada siapa pun sebagaimana relevan dan wajar, hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau sesuai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
  2. Dalam rangka pemeliharaan dan/atau pembaharuan sistem untuk menjaga dan/atau meningkatkan kualitas layanan Aplikasi Aladin, Bank berhak untuk menghentikan layanan Aplikasi Aladin untuk sementara waktu, dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Nasabah dan Nasabah memahami segala akibat dari penghentian layanan tersebut, termasuk namun tidak terbatas pada akibat tidak dapat dilakukannya transaksi perbankan melalui Aplikasi Aladin.
  3. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank memiliki hak mutlak untuk memperbaharui, memodifikasi, atau mengubah situs web atau perangkat lunak apa pun (termasuk Aplikasi Aladin atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk mengakses layanan Bank sewaktu-waktu, dengan atau tanpa pemberitahuan dan pemberian alasan apa pun.
  4. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Jika Nasabah gagal untuk memperbarui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkannya.
  5. Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan Aplikasi Aladin pada perangkat yang tidak didukung oleh Aplikasi Aladin, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan perangkat yang tidak resmi misalnya di-jailbreak atau root, software/hardware yang tidak resmi untuk dapat menampilkan, mendapatkan kontrol, meniru, memanipulasi, dan/atau memindahkan Aplikasi Aladin ke perangkat lain yang tidak resmi, mengumpulkan, dan/atau mencuri data Bank dan Data Nasabah, melakukan aktivitas crawling/scraping, dan/atau aktivitas lainnya yang dapat merugikan Bank dan/atau Nasabah dan/atau bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan emulator dan software/hardware sejenis.

9. Informasi Keamanan

  1. Informasi keamanan dapat berupa kata sandi, PIN, OTP, Identifikasi Biometrik dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk pembukaan Rekening, login, aktivasi perangkat, dan/atau mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Nasabah, Nasabah harus memastikan untuk menggunakan kata sandi dan PIN yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi dan PIN yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat.
  2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah memberitahukan kata sandi, PIN, OTP, kepada siapa pun termasuk pegawai Bank dan Nasabah wajib menjaga kerahasiaan kata sandi, PIN, OTP, dan informasi sensitif lainnya, termasuk menjaga, melindungi baik dari pencurian dan penyalahgunaan dari pihak lain yang tidak berwenang, tidak menyimpan dan/atau mencatatnya dimanapun. 
  3. Identifikasi Biometrik dapat digunakan oleh Nasabah dalam hal:
    1. smartphone yang digunakan mempunyai fitur pengenalan wajah atau sidik jari; dan 
    2. Nasabah mengaktifkan fitur Identifikasi Biometrik ini pada menu “Profil Saya” dalam Aplikasi Aladin atau ketika mendapat notifikasi pengaktifan Identifikasi Biometrik di home screen Aplikasi Aladin.

    Identifikasi Biometrik tersebut merupakan fitur dari smartphone dan bukan merupakan fitur dari Bank atau Aplikasi Aladin. Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan atau kinerja dari fitur Identifikasi Biometrik tersebut. Dengan mengaktifkan Identifikasi Biometrik pada Aplikasi Aladin, Nasabah menyetujui untuk Bank mengakses dan menggunakan Identifikasi Biometrik tersebut berikut dengan data perangkat smartphone yang digunakan Nasabah untuk keperluan pengaktifan dan penggunaan Identifikasi Biometrik pada Aplikasi Aladin. Nasabah bertanggung jawab atas:

    1. seluruh Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik yang terdaftar atau terekam pada smartphone yang digunakan Nasabah;
    2. penggunaan Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik tersebut; 
    3. menjaga agar hanya Data Nasabah atau informasi Identifikasi Biometrik Nasabah yang terdaftar pada smartphone dan Aplikasi Aladin; dan 
    4. segala risiko atau akibat yang timbul akibat dari penggunaan Identifikasi Biometrik tersebut.
  4. Bank tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan karena ketidakandalan fitur Identifikasi Biometrik yang dimiliki oleh media elektronik Nasabah, hal ini termasuk namun tidak terbatas pada:
    1. sensitivitas fitur Identifikasi Biometrik dalam mengidentifikasi sidik jari atau wajah Nasabah; dan
    2. kemampuan perangkat elektronik dalam hal membandingkan kecocokan atas Identifikasi Biometrik yang sudah tersimpan di dalam perangkat Nasabah sebelumnya terhadap hasil autentikasi menggunakan Identifikasi Biometrik.
  5. Sesuai Peraturan Yang berlaku, Bank wajib merahasiakan Data Nasabah penyimpan dan simpanannya kecuali diminta oleh pihak yang berwenang sesuai Peraturan Yang Berlaku.
  6. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap kinerja, keamanan dan kerahasiaan seluruh informasi keamanan, perolehan, penggunaan, perangkat lunak dan/atau peralatan yang diperlukan untuk dapat mengakses Aplikasi Aladin miliknya dan/atau Kartu Debit (apabila ada), sebagaimana telah diatur dalam ketentuan informasi pengamanan ini (termasuk tanpa batasan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah dan menjaga penggunaan atau akses yang tidak sah). Nasabah memahami dan mengetahui bahwa informasi tersebut memiliki keberlakukan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi oleh Nasabah agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin. Dengan demikian, segala kesalahan dan/atau kelalaian Nasabah tersebut menjadi risiko dan tanggung jawabnya sendiri dan akan melepaskan serta membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun, termasuk:
    1. memastikan bahwa pengaturan dan/atau pembuatan informasi keamanan untuk kebutuhan verifikasi Nasabah kuat dan tidak mudah ditebak sesuai dengan poin 9 huruf (a) pada ketentuan ini; dan
    2. menjaga dan melindungi baik dari pencurian dan penyalahgunaan dari pihak lain yang tidak berwenang, serta tidak menyimpannya secara sembarangan, sesuai dengan poin 9 huruf (b) pada ketentuan ini.
  7. Nasabah harus memastikan:
    1. peralatan yang digunakan untuk mengakses Aplikasi Aladin bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, Data Nasabah yang gagal atau terkorupsi, virus komputer, bug dan/atau perangkat lunak baik yang berbahaya/tidak diizinkan dan/atau disediakan oleh penyedia layanan telekomunikasi, penyedia layanan internet, penyedia informasi, produsen, dan/atau vendor dari peralatan yang relevan;
    2. penggunaan perangkat mobile dan/atau terminal Nasabah lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru;
    3. tidak melakukan jailbreak, root, atau memodifikasi perangkat mobile dan/atau peralatan lainnya, atau mengunduh aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware.
  8. Kartu Debit diterbitkan dengan validitas yang menunjukkan bulan dan tahun. Tanggal kadaluarsa adalah hari terakhir dalam bulan dan tahun yang tercetak pada Kartu Debit. Setelah Kartu Debit tersebut kadaluarsa, Kartu Debit tersebut akan batal secara otomatis dan Nasabah tidak lagi berhak untuk menyimpan atau menggunakannya. Kartu Debit tersebut harus dihancurkan dengan cara mengguntingnya (termasuk chip dalam kartu tersebut) menjadi dua secara diagonal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah detail Kartu Debit tersebut disalahgunakan.
  9. Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin, Nasabah memahami bahwa seluruh komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima oleh Bank akan diperlakukan sebagai bukti sah meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani, dan dengan demikian, Nasabah setuju untuk mengganti rugi dan melepaskan Bank serta para pemegang saham, anak perusahaan, afiliasi, pejabat, agen, kontraktor, sub-kontraktor, penyedia jasa, Mitra Bank, mitra merek/co-brander atau mitra lainnya, dan karyawan kami (secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak yang Dijamin”) dari segala kewajiban, kerugian, ganti rugi, pembayaran, tanggung jawab, tuntutan, penalti, denda, biaya dan pengeluaran (termasuk, namun tidak terbatas pada biaya jasa hukum yang wajar dan pengeluaran lain sehubungan dengan penyelesaian perselisihan) yang dipikul oleh Para Pihak yang Dijamin, yang dapat muncul terkait dengan: (a) eksekusi dari instruksi Nasabah; (b) pengoperasian, dan/atau administrasi Aplikasi Aladin terkait instruksi Nasabah; (b) pelanggaran Anda terhadap ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini atau kebijakan atau pedoman yang dirujuk dalam Syarat dan Ketentuan ini; (c) penggunaan atau penyalahgunaan Aplikasi Aladin oleh Anda; (d) pelanggaran yang Anda lakukan terhadap Peraturan Yang Berlaku atau hak pihak ketiga; dan/atau (f) penipuan, kelalaian atau kesalahan yang disengaja oleh Anda.

10. Pembukuan

  1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh Rekening yang menjadi dasar bagi Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
  2. Dengan alasan akurasi, Bank akan menyimpan besaran saldo dan transaksi nasabah sampai 2 (dua) angka di belakang koma. Demi kenyamanan Nasabah, Bank hanya akan menampilkan angka bulat dengan pembulatan ke bawah. Saldo desimal tetap menjadi hak Nasabah, dan tetap diperhitungkan dalam kalkulasi Bagi Hasil.
  3. Bank akan menerbitkan bukti transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada, resi transaksi, dan/atau E-Statement.
  4. E-Statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan) dan dikirimkan melalui Aplikasi Aladin.
  5. Jika Bank tidak menerima pengaduan apa pun dari Nasabah dalam 7 (tujuh) hari kerja setelah menerima E-Statement, Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam E-Statement tersebut.

11. Biaya dan Nisbah

  1. Bank berhak untuk mendebit Rekening Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam tabel biaya dan tarif yang dapat dilihat di situs Kami di https://aladinbank.id/biaya-limit/ dan/atau Aplikasi Aladin.
  2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
  3. Untuk Bagi Hasil Rekening yang dibuka berdasarkan Akad Mudharabah Muthlaqah, Nasabah akan mendapatkan Bagi Hasil sesuai dengan kesepakatan Nisbah yang dibuat antara Bank dengan Nasabah pada saat akad pembukaan Rekening yang akan dikreditkan/diberikan setiap bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank. Besaran Bagi Hasil tergantung dari pendapatan usaha Bank dikalikan dengan Nisbah.
  4. Bagi Hasil akan dikenakan pajak atau pungutan lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
  5. Pajak atas Bagi Hasil yang diperoleh Nasabah ditanggung oleh Nasabah.
  6. Para pihak yaitu Nasabah sebagai Shahib al-Mal/Malik dan Bank sebagai Mudharib, dengan ini bersepakat untuk saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain untuk melakukan Bagi Hasil atas keuntungan yang diperoleh dari usaha pengelolaan dana pada Rekening, yaitu dengan kompensasi Nisbah yang berlaku pada saat pembukaan Rekening sebagaimana tertera pada informasi Bagi Hasil.
  7. Bank menggunakan prinsip Bagi Hasil yakni Bagi Hasil yang dihitung dari pendapatan Bank dari satu bulan sebelumnya setelah dikurangi modal (Ra’s Al-Mal Mudharabah).
  8. Perubahan atas komposisi Nisbah akan diberitahukan Bank melalui pemberitahuan pada Aplikasi Aladin atau dengan tata cara lain yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku. Dalam hal terjadi perubahan Nisbah yang menjadi bagian Nasabah, dan Nasabah tidak menyampaikan keberatan sesuai dengan jangka waktu yang diberikan oleh Bank, maka Nasabah dianggap menyetujui perubahan Nisbah tersebut.
  9. Dalam hal Nasabah melakukan penutupan Rekening sebelum tanggal pembayaran Bagi Hasil, maka tidak ada Bagi Hasil yang akan dibayarkan kepada Nasabah. Hal ini dikarenakan Bank melakukan perhitungan Bagi Hasil berdasarkan pendapatan Bank yang diterima dari satu bulan sebelumnya. 

12. Jaminan Pemerintah

  1. Saldo simpanan Nasabah di Bank dijamin sesuai ketentuan dari LPS. Nilai simpanan yang dijamin oleh LPS ini dapat diubah di kemudian hari dan Nasabah akan menyetujui perubahannya.
  2. Atas saldo simpanan Nasabah yang melampaui nilai maksimal simpanan yang dijamin oleh LPS atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang ditentukan agar dapat diterapkan untuk program LPS sesuai dengan peraturan LPS dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, maka seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.

13. Hukum dan Yurisdiksi yang Berlaku

  1. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  2. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan (maupun bagian daripadanya) termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Syarat dan Ketentuan ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
  3. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Nasabah di muka pengadilan lain, tidak hanya terbatas dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai diperlukannya suatu putusan pengadilan untuk penutupan Rekening dan/atau pengakhiran Syarat dan Ketentuan ini.

14. Pernyataan dan Jaminan

  1. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap Data Nasabah, termasuk deskripsi, dan tanda tangan elektronik Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, berbagai dokumen pendukung lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah benar, valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. 
  2. Seluruh Data Nasabah yang disampaikan oleh Nasabah kepada Bank adalah asli, benar, lengkap, dan akurat pada tanggal diberikan dan tidak menyesatkan dalam segala hal, serta dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehubungan dengan itu membebaskan Bank dari segala risiko maupun tuntutan hukum yang mungkin timbul. Apabila terdapat ketidakbenaran dan/atau cacat hukum atas Data Nasabah, merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya dan dengan ini menyatakan sekarang dan seterusnya di kemudian hari untuk membebaskan Bank dari segala tuntutan dan/atau gugatan dari pihak mana pun dan dengan alasan apa pun juga, tidak ada yang dikecualikan. 
  3. Nasabah tidak mengetahui adanya suatu fakta, informasi atau keadaan yang belum diberitahukan secara tertulis kepada Bank yang mungkin, apabila diberitahukan, mempunyai akibat yang material atas informasi tersebut (termasuk perkiraan atau proyeksi) yang disediakan kepada Bank atau dapat mempengaruhi kesediaan Bank untuk menyetujui atau menerima pembukaan Rekening. Nasabah akan memberikan, memperbaharui, melengkapi, dan/atau menandatangani data tambahan sebagaimana diperlukan atau diminta oleh Bank.
  4. Nasabah memberikan Data Nasabah yang dapat dipertanggungjawabkan, segala akibat dan risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sebagai akibat ketidaksesuaian/ketidakbenaran informasi, pernyataan dan jaminan dalam Data Nasabah menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Nasabah dan karenanya melepaskan Bank dari tanggung jawab dan risiko yang mungkin timbul akibat dilaksanakannya pernyataan ini.
  5. Nasabah dengan ini setuju memberikan kuasa dan menyatakan bahwa Bank berhak untuk menerima, mencari, meminta, dan melakukan pengujian terhadap validitas Data Nasabah pada Aplikasi Aladin dan/atau dari pihak mana pun yang diperlukan oleh Bank berkaitan dengan identitas Nasabah, dan/atau transaksi Nasabah untuk kepentingan internal Bank dan penyedia jasa bagi Bank untuk pelaksanaan pelayanan perbankan bagi Nasabah dan Bank berhak untuk meminta data tambahan dalam bentuk apa pun yang dibutuhkan oleh Bank.
  6. Nasabah dengan ini mempunyai kewajiban kepada Bank, baik untuk kewajiban yang timbul karena transaksi perbankan yang belum diselesaikan oleh Nasabah, maupun kewajiban yang timbul berdasarkan perjanjian pembiayaan atau perjanjian lainnya yang dibuat antara Nasabah dengan Bank, maka Bank berhak dan dengan ini diberi kuasa oleh Nasabah untuk memblokir dan/atau mendebet dan menutup dan/atau mencairkan Rekening atas nama Nasabah yang terdapat pada Bank, maupun untuk memblokir dan/atau menutup fasilitas/layanan perbankan yang diterima Nasabah dari Bank, untuk selanjutnya diperhitungkan dengan kewajiban Nasabah yang berhutang pada Bank. Kuasa sebagaimana tersebut akan tetap berlaku sampai seluruh kewajiban Nasabah kepada Bank diselesaikan. 
  7. Mengenai adanya jumlah kewajiban Nasabah yang terutang dan wajib dibayar oleh Nasabah kepada Bank sebagai dimaksud pada butir di atas (baik karena: hilang pokok, Bagi Hasil tertunggak, Nisbah, maupun biaya-biaya Bank lainnya), terlihat dalam catatan/administrasi yang ada pada Bank yang merupakan bukti sah dan mengikat Nasabah, dan untuk itu Nasabah dengan ini berjanji untuk memenuhi/melunasi kewajiban tersebut dengan seketika dan sekaligus setelah menerima pemberitahuan dari Bank. 
  8. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk melakukan pemindahbukuan, pendebitan, dan/atau transfer atas saldo/dana pada Rekening Nasabah ke rekening lain dalam hal terdapat permintaan tertulis dari instansi kantor pajak atau pihak berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku. 
  9. Nasabah dengan ini memberikan wewenang dan kuasa pada Bank untuk mendebit langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
  10. Nasabah dengan ini memahami dan menyetujui bahwa jika Nasabah memberikan otorisasi dan/atau pembukaan akses kepada Bank atas:
    1. data perangkat seluler Nasabah; dan/atau
    2. informasi resmi dari penyedia telekomunikasi Nasabah (tidak termasuk data percakapan),

    maka Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Nasabah di akun Nasabah tersebut hanya terhadap informasi yang relevan menurut Bank dengan layanan atau produk Bank yang dipilih oleh Nasabah atau layanan atau produk Bank yang akan ditawarkan kepada Nasabah.

  11. Nasabah merupakan satu-satunya Pemilik Manfaat (Beneficial Owner) dari Rekening yang dibuka dan memahami bahwa Nasabah tidak akan membuka Rekening untuk kepentingan orang lain, memperjualbelikan Rekening kepada pihak lain, dan/atau menggunakan Rekening dengan tujuan dan/atau cara-cara yang melanggar Peraturan Yang Berlaku.
  12. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memiliki sumber penghasilan yang jelas dan tidak melanggar Peraturan Yang Berlaku.
  13. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi, yang diproses di tempat-tempat yang ditetapkan oleh Bank, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggung jawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening, Kartu Debit, dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apa pun.
  14. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.
  15. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah menyetujui penggunaan tanda tangan yang tertera pada foto berwarna E-KTP yang disampaikan kepada Bank untuk disimpan dan dipergunakan oleh Bank sebagai spesimen tanda tangan Nasabah.
  16. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan dan persyaratan dan ketentuan lainnya (jika relevan) yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik), yang akan diterima oleh Nasabah seperti Peraturan Yang Berlaku serta ketentuan yang ditetapkan oleh negara Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan.
  17. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan yang ada.
  18. Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah, atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan, atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah atau sarana komunikasi/informasi lainnya. Sepanjang Nasabah tidak memberikan pernyataan keberatan secara tertulis dalam waktu selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka Nasabah dianggap telah menyetujui perubahan tersebut dan menjadi terikat terhadap perubahan tersebut.
  19. Nasabah menyetujui bahwa Bank berhak melakukan perubahan tarif dan biaya dalam batas kewajaran administrasi dan setiap ada perubahan atas biaya-biaya akan diberitahukan kepada Nasabah.
  20. Bank berhak untuk menambah dan menghapus Pihak Penerbit di Aplikasi Aladin berdasarkan penilaian/pertimbangan Bank.
  21. Nasabah menyetujui untuk menerima pemberitahuan melalui sarana elektronik sesuai Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan ini, serta notifikasi lainnya mengenai penggunaan Nasabah terhadap Rekening atau produk/layanan dari Bank. Sarana elektronik termasuk, namun tidak terbatas pada, surat elektronik, atau ditampilkan pada laman situs, atau pada Aplikasi Aladin, atau melalui sarana komunikasi nirkabel. Ketentuan, perjanjian, dan notifikasi di atas akan dianggap telah diterima saat diterbitkan kepada Nasabah.
  22. Nasabah dengan ini menyatakan telah menyetujui bahwa Nasabah wajib memberikan informasi dan/atau dokumen tambahan yang diminta oleh Bank terkait dengan pembukaan Rekening, transaksi, dan profil Nasabah jika dibutuhkan.
  23. Dengan membaca, memahami dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini, Nasabah mengikatkan diri pada seluruh Syarat dan Ketentuan ini, dan seluruh syarat dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank dan menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang memadai mengenai karakteristik produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik yang akan Nasabah manfaatkan dan Nasabah telah mengerti dan memahami segala konsekuensi pemanfaatan produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik, berikut dengan manfaat, risiko dan biaya-biaya yang melekat pada pada produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik tersebut.
  24. Anda menyatakan dan menjamin bahwa:
    1. dana yang terdapat di Rekening dan dana yang digunakan dalam rangka layanan transaksi bukanlah dana yang berasal dari tindak pidana atau dari aktivitas yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku di Republik Indonesia;
    2. Aplikasi Aladin, Rekening, dan Kartu Debit tidak digunakan untuk tujuan kriminal, penipuan, pelanggaran hukum atau aktivitas lain yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan, dan dapat merugikan pihak mana pun;
    3. pembukaan Rekening tidak dimaksudkan dan/atau ditujukan dalam rangka upaya untuk melakukan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku; dan
    4. transaksi tidak dilakukan untuk maksud mengelabui, mengaburkan, atau menghindari pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berdasarkan ketentuan Peraturan Yang Berlaku. Anda sepenuhnya bertanggung jawab serta melepaskan Bank dari tuntutan, klaim, atau ganti rugi dalam bentuk apa pun apabila Anda dinyatakan melakukan tindak pidana pencucian uang berdasarkan Peraturan Yang Berlaku.
    5. Anda akan bertanggung jawab atas pelanggaran Peraturan Yang Berlaku akibat kesalahan dan/atau kelalaian Anda termasuk dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut ini:
      1. secara melawan hukum dalam melakukan Pemrosesan Data Nasabah yang bukan milik Anda dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek Data Nasabah;
      2. secara melawan hukum mengungkapkan Data Nasabah yang bukan miliknya;
      3. secara melawan hukum menggunakan Data Nasabah yang bukan miliknya;
      4. membuat Data Nasabah palsu atau memalsukan Data Nasabah dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

15. Keadaan Kahar (Force Majeure)

  1. Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, pandemi, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring, atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau lembaga berwenang lainnya.
  2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.

16. Pertanyaan dan Pengaduan

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan Transaksi Keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak Transaksi Keuangan tersebut dilakukan.
  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  4. Dengan mengakses Layanan Nasabah, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.

17. Keberlakuan

Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan dan atas Syarat dan Ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan tetap berlaku dan mengikat.

18. Kebijakan Privasi

  1. Kebijakan Privasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada Anda bagaimana Bank dapat memproses, memperoleh, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, memperbaiki, memperbaharui, memodifikasi, menampilkan, mengumumkan, memberikan, mengirimkan, mentransfer, menyebarluaskan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyampaikan, meneruskan, memberikan akses, menyimpan, menghapus, memusnahkan, dan/atau menggunakan dengan cara apa pun (“Pemrosesan”) Data Pribadi Nasabah.
  2. Kami menghormati privasi Anda dan berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi Anda. Dengan berinteraksi, mengirimkan informasi, menggunakan, atau mendaftar untuk setiap produk atau layanan yang Bank tawarkan, Anda telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang terdapat dalam Kebijakan Privasi ini, bersama dengan Syarat dan Ketentuan yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan. Kebijakan Privasi ini melengkapi tetapi tidak menggantikan persetujuan lain yang mungkin telah Anda berikan sebelumnya kepada Bank sehubungan dengan Data Pribadi Nasabah.
  3. Data Pribadi Nasabah yang akan dilakukan Pemrosesan oleh Bank antara lain:
    1. nama, nomor telepon, rincian kontak, alamat rumah, tanggal lahir, KTP/Paspor, dan/atau pendidikan;
    2. spesimen tanda tangan;
    3. rincian keuangan (misalnya: jumlah uang, pendapatan, pengeluaran, dan/atau riwayat kredit);
    4. gambar dan rekaman suara percakapan Anda dengan Kami;
    5. rincian kerja (misalnya: pekerjaan, jabatan dan posisi lain yang dimiliki, riwayat pekerjaan, gaji, dan/atau manfaat);
    6. pajak dan informasi asuransi;
    7. informasi tentang profil risiko, investasi, tujuan investasi, pengetahuan dan pengalaman dan/atau kepentingan bisnis dan aset;
    8. informasi perbankan (misalnya: nomor Rekening, transaksi perbankan, dan/atau hal-hal khusus yang berkaitan dengan Rekening dari Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku); 
    9. pendapat pribadi yang diberitahukan kepada Kami (misalnya: umpan balik atau tanggapan terhadap survei); dan/atau
    10. informasi dari perangkat Anda seperti rincian kontak, daftar aplikasi dan statistik penggunaan, lokasi, informasi perangkat dan atribut jaringan yang kami kumpulkan secara berkala.
  4. Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Pribadi Nasabah dari waktu ke waktu untuk kebutuhan, antara lain:
    1. memverifikasi kelayakan dan/atau kesesuaian Data Pribadi Anda untuk menggunakan layanan Bank dan tidak terbatas pada proses Mengenal Pengguna (Know Your Customer) dan proses scoring atas aktivitas yang Anda lakukan;
    2. mengidentifikasi dan memproses pembukaan Rekening Anda;
    3. memungkinkan Kami untuk menyediakan layanan yang Anda minta atau memproses transaksi yang Anda minta;
    4. menilai pengajuan Nasabah atas suatu produk atau layanan Bank;
    5. merancang, mengelola, menetapkan harga, dan menyediakan produk dan layanan Bank;
    6. mengelola hubungan antara Bank dan Nasabah;
    7. mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan mengatasi terjadinya tindakan yang merupakan kejahatan, dilarang, ilegal, tidak sah, atau curang, yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan Bank (termasuk namun tidak terbatas pada penipuan (fraud), penggelapan, pencurian dan pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal);
    8. menghubungi Nasabah di saat Bank perlu untuk memberitahu Nasabah terkait suatu informasi yang penting;
    9. mengembangkan, meningkatkan, menambah dan/atau menyediakan layanan Bank;
    10. mematuhi Peraturan Yang Berlaku dan memenuhi kewajiban dari pemerintah dan lembaga penegak hukum;
    11. mengelola aktivitas bisnis Bank; 
    12. tujuan administratif internal, seperti: audit dan analisis data; dan/atau
    13. hal-hal lain sepanjang sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  5. Bank dapat dari waktu ke waktu menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk tujuan pemasaran seperti menawarkan produk, jasa atau pun layanan yang menurut Bank menarik bagi Nasabah.
  6. Bank dapat melakukan berbagai tindakan terhadap Data Pribadi dari waktu ke waktu, antara lain melakukan Pemrosesan Data Pribadi kepada, melalui, oleh dan/atau dari pihak ketiga. Anda dengan ini menyatakan telah memberikan persetujuan, izin, dan wewenang kepada Kami untuk melakukan Pemrosesan atas Data Pribadi kepada, melalui, oleh dan/atau dari pihak ketiga yaitu:
    1. perusahaan anggota grup Kami dan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan anggota grup Kami untuk penyediaan layanan Kami, pemasaran, promo, penelitian, analisis, survei, dan pengembangan produk dan/atau layanan Bank dan/atau afiliasi atau grup Kami, dan kerja sama bisnis antara Kami dengan afiliasi atau grup Kami.
    2. pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, sub-kontraktor, penyedia jasa, Mitra Bank, dan/atau pihak lain yang memberikan layanan kepada Kami atau Anda dan/atau melakukan tugas atas nama Kami) dalam menyediakan layanan Kami untuk Anda (termasuk untuk mencegah penipuan, pengumpulan tagihan, penginputan memasukkan data, manajemen database, promosi, pemasaran, riset, survei, pelayanan pelanggan, layanan teknologi, pemberitahuan produk), dan/atau sehubungan dengan tujuan di mana pihak ketiga tersebut terlibat untuk melaksanakan pengungkapan kepada pihak ketiga terkait yang secara teknis diperlukan untuk memproses transaksi Anda atau tujuan kerja sama Kami dengan pihak ketiga tersebut yang dapat mencakup diperbolehkannya pihak ketiga tersebut untuk memperkenalkan atau menawarkan produk atau layanan kepada Anda, melakukan autentikasi terhadap Anda atau menghubungkan Anda dengan akun atau melakukan kegiatan lain termasuk pemasaran, penelitian, analisis dan pengembangan produk dan/atau layanan.
    3. entitas-entitas dengan siapa Kami memiliki hubungan referensi bisnis atau perjanjian-perjanjian komersial lainnya termasuk pihak ketiga dan entitas-entitas yang sepenuhnya atau sebagian dimiliki oleh Kami.
    4. merchant dan organisasi lain, seperti institusi keuangan, kepada atau melalui siapa pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan dengan menggunakan layanan Bank atau entitas-entitas lainnya yang memungkinkan penggunaan layanan Bank oleh institusi keuangan pihak ketiga.
    5. penasihat profesional, lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi, pemerintah, dan pihak berwenang atau instansi lainnya di mana Kami berkewajiban untuk melakukan pengungkapan sesuai kebutuhan, permintaan yang sah, dan Peraturan Yang Berlaku, peraturan atau pengaturan komersial, termasuk pengaturan dengan asosiasi industri lain yang relevan.
    6. entitas-entitas yang terlibat dalam penggabungan, pengambilalihan, transaksi pembiayaan, usaha patungan dengan Kami dan/atau corporate actions lainnya sehubungan dengan Kami.
  7. Nasabah dapat mengajukan keberatan atas penggunaan Data Pribadi Nasabah sebagaimana dimaksud huruf (e) dan pendistribusian Data Pribadi Nasabah kepada pihak-pihak sebagaimana dimaksud huruf (f) di atas dengan cara menarik persetujuan melalui Layanan Nasabah. Atas penarikan persetujuan tersebut, Nasabah memahami bahwa Bank berhak menghentikan dan/atau tidak menyediakan layanan/produk Bank dan/atau transaksi yang terkait dengan Data Pribadi tersebut.
  8. Dalam hal Nasabah memberikan dan/atau mendistribusikan Data Pribadi seseorang atau sekelompok orang atau pihak lain kepada Bank, Nasabah menyatakan dan menjamin bahwa terkait dengan Data Pribadi tersebut, Nasabah telah memperoleh persetujuan tertulis dari pemilik Data Pribadi tersebut terkait dengan: (i) pengungkapan atau pendistribusian Data Pribadi mereka kepada Bank, (ii) Pemrosesan Data Pribadi mereka oleh Bank, pihak ketiga, dan/atau melalui pihak ketiga sehubungan dengan layanan Bank. Nasabah harus segera memberitahukan Bank secara tertulis dalam hal pemilik Data Pribadi tersebut mencabut persetujuannya melalui Layanan Nasabah. Tanpa mengurangi hak-hak Bank lainnya berdasarkan Peraturan Yang Berlaku, setelah diterimanya pemberitahuan tersebut oleh Bank, Bank berhak menghentikan dan/atau tidak menyediakan layanan/produk Bank dan/atau transaksi yang terkait dengan Data Pribadi tersebut dan Nasabah akan melepaskan dan mengganti rugi Bank dari tuntutan pihak ketiga lainnya. 
  9. Bank dapat melakukan Pemrosesan Data Pribadi Anda baik di dalam dan/atau di luar Indonesia. Namun demikian, Bank tetap akan mematuhi Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Yang Berlaku lainnya.
  10. Data Pribadi Anda akan dipertahankan selama tujuan yang dikumpulkan tetap sama dan sampai tidak lagi diperlukan untuk tujuan hukum atau bisnis lainnya. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau kebijakan retensi milik Bank atau atas permintaan/permohonan dari Anda kepada Kami, Bank dapat menghapus dan/atau memusnahkan Data Pribadi Anda dari sistem Bank agar Data Pribadi tersebut tidak lagi mengidentifikasi Nasabah, kecuali dalam hal apabila diperlukan penyimpanan Data Pribadi untuk memenuhi kewajiban Peraturan Yang Berlaku, keperluan pembuktian di kemudian hari, pajak, audit, dan akuntansi, Bank akan menyimpan Data Pribadi Anda yang diperlukan selama Anda menggunakan layanan milik Bank atau sesuai dengan jangka waktu yang disyaratkan oleh Peraturan Yang Berlaku. Sehubungan dengan keperluan penghapusan Data Pribadi dari sistem Bank, Bank mensyaratkan agar diajukannya suatu permohonan tertulis oleh Nasabah kepada Bank agar Bank dapat menghapuskan Data Pribadi tersebut dari sistem yang dimiliki oleh Bank. Anda dengan ini memahami dan menyetujui bahwa penghapusan tersebut dapat mengakibatkan penghentian pada layanan Bank kepada Anda.
  11. Dalam hal Kami membagikan Data Pribadi Anda kepada institusi pemerintah yang berwenang dan/atau institusi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah yang berwenang atau memiliki kerja sama dengan Kami, Anda menyetujui dan mengakui bahwa penyimpanan Data Pribadi Anda oleh institusi terkait akan mengikuti kebijakan penyimpanan data masing-masing institusi tersebut dan Kami tidak akan bertanggung jawab atas penyimpanan Data Pribadi Anda.
  12. Persetujuan atas Pemrosesan Data Pribadi untuk Penerbitan Sertifikat Elektronik – Dalam hal proses verifikasi identitas Anda, Data Pribadi Anda dapat diperiksa kesesuaiannya, oleh pihak ketiga yang merupakan penyelenggara sertifikasi elektronik sebagai mitra kami, dengan data yang tercatat pada sistem instansi yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Apabila Data Pribadi Anda terverifikasi kesesuaiannya, maka penyelenggara sertifikasi elektronik tersebut yang telah diakui oleh Kementerian Telekomunikasi dan Informatika Republik Indonesia, akan menerbitkan sertifikat elektronik sebagai bukti bahwa Data Pribadi Anda telah diverifikasi dan sesuai dengan data yang tercatat pada sistem instansi yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Oleh karenanya, Anda menjamin keakuratan Data Pribadi yang Anda sediakan dan setuju atas Pemrosesan Data Pribadi Anda tersebut untuk tujuan penerbitan sertifikat elektronik serta layanan lain yang melekat pada sertifikat elektronik yang dilakukan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik. Mohon untuk membaca dan memahami syarat dan ketentuan layanan penyelenggara sertifikat elektronik yang bekerja sama dengan kami, yaitu PT Indonesia Digital Identity (“Vida”) dan PT Privy Identitas Digital (“Privy”). Syarat dan ketentuan Vida terdapat pada perjanjian kepemilikan sertifikat elektronik (Subscriber Agreement) serta pernyataan penyelenggaraan sertifikat elektronik (Certificate Practice Statement) yang dapat diakses melalui https://repo.vida.id (“Ketentuan Vida”). Adapun syarat dan ketentuan Privy terdapat pada Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan Privy (“Ketentuan Privy”). Dengan melanjutkan proses pendaftaran ini, Anda menyatakan dan mengakui bahwa Anda telah membaca, mempelajari, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang diatur dalam Ketentuan Vida atau Ketentuan Privy (sebagaimana relevan bagi Anda).
  13. Aplikasi Aladin dapat saja berisi tautan ke situs eksternal. Tautan situs eksternal yang ada di Aplikasi Aladin tersebut adalah sepenuhnya bukan milik Kami melainkan milik pengiklan atau pihak ketiga yang memiliki hubungan kerja sama dengan Kami. Oleh karena itu, Kami tidak bertanggung jawab atas Pemrosesan Data Pribadi Anda oleh pihak eksternal tersebut. Jika Anda memberikan informasi langsung ke situs tersebut, kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan situs tersebut akan berlaku, Kami tidak bertanggung jawab atas kegiatan pengolahan informasi atau kebijakan privasi dari situs tersebut.
  14. Bank dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu dengan mengumumkannya kepada Nasabah, misalnya melalui notifikasi atau pemberitahuan dalam Aplikasi Aladin atau kanal lainnya. Bank mendorong Nasabah agar sering memeriksa Kebijakan Privasi ini untuk mengetahui setiap perubahan pada Kebijakan Privasi ini. Jika Nasabah terus menggunakan layanan Bank setelah adanya perubahan, penambahan, dan/atau variasi apa pun dalam Kebijakan Privasi ini, Nasabah dianggap mengetahui, menerima, dan terikat pada perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak setuju atas perubahan, penambahan dan/atau variasi yang dilakukan oleh Bank, maka Nasabah harus berhenti menggunakan layanan Bank.
  15. Jika terdapat suatu ketentuan dalam Kebijakan Privasi yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Kebijakan Privasi dan atas ketentuan lain dalam Kebijakan Privasi tetap berlaku dan mengikat.
  16. Interpretasi dan implementasi Kebijakan Privasi ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
  17. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Kebijakan Privasi termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Kebijakan Privasi ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
  18. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.

Syarat dan Ketentuan ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Aladin Gen

Syarat dan Ketentuan Aladin Gen 

Selamat datang di produk Aladin Gen dari PT Bank Aladin Syariah Tbk.

Dengan mengakses atau menggunakan Aladin Gen maka Anda mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh Syarat dan Ketentuan Aladin Gen serta syarat dan ketentuan lainnya yang terkait dengan Aladin Gen. Syarat dan Ketentuan Aladin Gen ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Bank.

Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Aladin Gen: 

  1. Definisi
    1. Ajir adalah pihak yang memberikan jasa dalam Akad Ijarah, baik ajir berupa orang (syakhshiyah thabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtsperson).
    2. Akad Ijarah adalah akad sewa antara Mu’jir dengan Musta’jir atau antara Musta’jir dengan Ajir untuk mempertukarkan manfa’ah dan Ujrah, baik manfaat atau jasa.
    3. Akad Wakalah adalah pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu.
    4. Akad Wakalah bil Ujrah adalah Akad Wakalah yang disertai dengan imbalan berupa Ujrah.
    5. Akad Mudharabah adalah akad kerja sama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik/shahib al-mal) yang menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak kedua (Mudharib) bertindak selaku pengelola, di mana keuntungan usaha dibagi di antara mereka sesuai nisbah yang disepakati dalam akad.
    6. Akad Mudharabah Muthlaqah adalah Akad Mudharabah yang tidak dibatasi oleh jenis usaha, jangka waktu (waktu), dan/atau tempat usaha.
    7. Ala Dompet adalah nama dari Rekening utama Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari-hari dan dapat dihubungkan dengan Kartu Debit yang diterbitkan secara fisik oleh Bank.
    8. Ala Dompet Gen adalah nama produk simpanan dana nasabah perorangan untuk Nasabah yang dibuka oleh salah satu dari Orang Tua Nasabah melalui Aplikasi Aladin untuk kepentingan Nasabah.
    9. Ala Impian Gen adalah nama dari Rekening tambahan untuk Nasabah yang dibuka melalui Aplikasi Aladin melalui menu Ala Impian Gen, digunakan untuk keperluan menabung atau merencanakan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, tidak dapat digunakan sebagai sumber transaksi dan tidak dapat dihubungkan dengan Kartu Debit.
    10. Aplikasi Aladin adalah aplikasi layanan perbankan digital dari Bank.
    11. Aladin Gen adalah halaman produk yang merupakan bagian dari Aplikasi Aladin yang diperuntukkan bagi Anak di mana Anda dan/atau Nasabah dapat melakukan transaksi finansial dan non finansial. Dalam hal ini, Anda dan/atau Anak perlu mengunduh terlebih dahulu Aplikasi Aladin dan melakukan pembukaan Rekening Ala Dompet Gen untuk dapat mengakses Aladin Gen.
    12. Anak adalah seseorang yang berusia 12-17 tahun.
    13. Anda adalah Orang Tua yang dalam hal ini bertindak untuk dan/atas nama Nasabah.
    14. Bagi Hasil adalah realisasi penerimaan hasil simpanan Nasabah dalam Akad Mudharabah Muthlaqah setiap bulannya yang dihitung berdasarkan pendapatan cash basis Bank pada bulan tersebut, nisbah, dan saldo rata-rata.
    15. Bank adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk.
    16. Buka Kunci adalah mekanisme yang dapat dilakukan oleh Nasabah untuk menonaktifkan penguncian Rekening Ala Impian Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir.
    17. Data Pribadi adalah data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-perorangan.
    18. Fasilitas & Perangkat Pengamanan adalah fasilitas dan perangkat pengamanan sehubungan dengan Aladin Gen.
    19. Instruksi Penutupan Rekening adalah instruksi yang diberikan oleh Bank kepada Anda atas permintaan penutupan Rekening Nasabah oleh Anda.
    20. Kartu Debit adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank untuk Nasabah yang memiliki fungsi utama, yaitu sebagai kartu ATM dan kartu debit.
    21. Kunci Impian adalah fitur tambahan di dalam Rekening Ala Impian Gen di mana Nasabah selaku pemilik Rekening Ala Impian Gen dapat berkomitmen untuk mengunci rekening dalam Periode Kunci yang ditentukan oleh Nasabah sehingga Nasabah tidak dapat menarik saldo dalam Periode Kunci.
    22. Mitra Bank adalah mitra yang bekerja sama dengan Bank dalam menyediakan layanan transaksi Bank, seperti Tarik Tunai, Setor Tunai, dan fitur lainnya di kemudian hari.
    23. Mudharib adalah pihak pengelola dana dalam usaha kerja sama usaha mudharabah, baik berupa orang maupun yang disamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
    24. Mu’jir adalah pihak yang menyewakan barang, baik Mu’jir yang berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah Hukmiyah/rechtpersoon).
    25. Musta’jir adalah pihak yang menyewa (penyewa/penerima manfaat barang/penerima jasa) dalam Akad Ijarah, baik Musta’jir berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    26. Muwakkil adalah pihak yang memberikan kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    27. Nasabah adalah Anak yang terdaftar pada Rekening Ala Dompet Gen.
    28. Nisbah adalah porsi rasio Bagi Hasil antara Nasabah dengan Bank yang ditentukan oleh Bank dan disepakati bersama sebagai bagian dari pembukaan rekening dengan Akad Mudharabah.
    29. Orang Tua adalah ayah dan/atau ibu dari Nasabah, yang melakukan pembuatan Rekening Ala Dompet Gen.
    30. Peraturan Yang Berlaku  adalah peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia khususnya di bidang perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan lainnya yang terkait.
    31. Periode Kunci adalah jangka waktu atau periode tertentu yang ditentukan oleh Nasabah di mana Nasabah berkomitmen untuk tidak melakukan penarikan saldo Rekening Ala Impian.
    32. Pihak Penerbit adalah pihak ketiga yang terdaftar pada Aplikasi Aladin di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran atau pembelian kepada pihak tersebut dengan menggunakan dana yang terdapat pada Rekening Nasabah.
    33. Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
    34. Ra’s Al-Mal adalah modal usaha dalam usaha kerja sama mudharabah.
    35. Rekening adalah rekening tabungan Bank yang dibuka secara mandiri melalui Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen.
    36. Rekening Ala Dompet Gen adalah rekening simpanan Ala Dompet Gen.
    37. Rekening Ala Impian Gen adalah rekening simpanan Ala Impian Gen, yang dapat dibuka dengan Target atau tanpa Target.
    38. Rekening Ala Impian Gen Dengan Target adalah Rekening Ala Impian Gen yang memiliki informasi target saldo dan waktu serta rekomendasi nilai nominal menabung untuk Nasabah.
    39. Rekening Ala Impian Gen Tanpa Target adalah Rekening Ala Impian Gen yang tidak memiliki informasi target saldo dan waktu.
    40. Rekening Ala Impian Gen Terkunci adalah Rekening Ala Impian Gen yang mengaktifkan fitur Kunci Impian.
    41. Rekening Dormant adalah Rekening yang tidak ada aktivitas transaksi (mutasi) selama suatu jangka waktu 12 (dua belas) bulan berturut-turut sejak transaksi terakhir, di mana rekening tersebut akan berubah secara otomatis statusnya dari aktif menjadi tidak aktif (pasif) atau dormant.
    42. Saldo Mengendap adalah saldo minimal yang ditentukan Bank dalam suatu Rekening dan tidak dapat ditransaksikan Nasabah. Saldo mengendap dapat ditarik saat Nasabah akan melakukan penutupan Rekening.
    43. Setor Tunai adalah aktivitas penyetoran uang tunai ke dalam Rekening Nasabah.
    44. Shahib Al-Mal/Malik adalah pihak penyedia dana dalam Akad Mudharabah, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    45. Tarik Tunai adalah aktivitas penarikan uang tunai dari Rekening Nasabah.
    46. Ujrah  adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
    47. Waad adalah janji yang mengikat salah satu pihak ke pihak lainnya. Pihak yang berjanji dalam wa’ad berkewajiban untuk menunaikan janjinya.
    48. Wakil adalah pihak yang menerima kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  2. Persyaratan dan Tata Cara
    1. Persyaratan berikut wajib dipenuhi agar dapat membuka Rekening Ala Dompet Gen:
      1. Anak berusia 12-17 tahun.
      2. Anak belum pernah menikah.
      3. Anak tercantum dalam Kartu Keluarga dari Orang Tua.
      4. Anak memiliki e-mail aktif.
      5. Anak memiliki nomor ponsel aktif.
      6. Orang Tua memiliki Ala Dompet.
      7. Anak dan Orang Tua merupakan Warga Negara Indonesia.
    2. Pendaftaran Rekening Ala Dompet Gen dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin.
    3. Terdapat data, informasi, dan/atau dokumen yang dibutuhkan Bank untuk proses pendaftaran Rekening Ala Dompet Gen.
    4. Sebagai bagian dari proses pendaftaran, dokumen berupa foto Kartu Keluarga harus difoto dan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku.
    5. Anda dan/atau Anak harus memastikan alamat e-mail yang digunakan untuk proses pendaftaran Rekening Ala Dompet Gen memiliki kapasitas memadai untuk menerima pesan yang dikirim oleh Bank. Bank tidak bertanggung jawab atas keabsahan, kepemilikan, aktivitas, dan kapasitas alamat e-mail tersebut.
    6. Bank akan melakukan verifikasi atas data, informasi, dan/atau dokumen yang Anda dan/atau Anak sampaikan untuk menentukan apakah Anda dan/atau Anak telah memenuhi persyaratan atau tidak. Pastikan data/informasi yang Anda dan/atau Anak berikan adalah informasi yang benar dan akurat.
    7. Anda dan/atau Nasabah wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan data/informasi kepada Bank. Setiap perubahan tersebut hanya berlaku jika telah diterima oleh Bank. Dalam hal Bank tidak menerima informasi apa pun mengenai perubahan data/informasi, maka Bank akan menggunakan data yang tercatat pada sistem Bank.
    8. Anda dan/atau Nasabah wajib menanggung segala akibat dan/atau kerugian yang mungkin timbul dari kelalaian Anda dan/atau Nasabah dalam memperbaharui data/informasi pada Bank, termasuk namun tidak terbatas pada tuntutan hukum dari pihak lain.
    9. Bank mempunyai wewenang untuk menyetujui atau menolak pendaftaran Anda dan/atau Anak dengan atau tanpa memberitahukan alasannya apabila terdapat keraguan atas kebenaran dan/atau keaslian atas data, informasi, dan/atau dokumen yang Anda dan/atau Anak sampaikan/isi, tidak sesuai dengan ketentuan yang Bank tetapkan serta Peraturan Yang Berlaku.
  3. Akad
    1. Akad yang digunakan pada pembukaan Rekening Ala Dompet Gen dan Rekening Ala Impian Gen adalah Akad Mudharabah, yang tunduk pada rukun Akad Mudharabah, yaitu:
      1. Al’aqidan adalah pihak yang melakukan akad, yaitu Shahib Al-Mal (Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua) dan Mudharib (Bank).
      2. Ma’qud alaih/objek akad yaitu Ra’s Al-Mal (modal/dana Nasabah) dan ‘amal (pekerjaan).
      3. Shighat adalah ijab dan qabul (secara digital).
      4. Nisbah yang disepakati para pihak.
    2. Akad lainnya berdasarkan Prinsip Syariah berlaku sesuai dengan produk/layanan Bank, yaitu sebagai berikut:
      1. Aplikasi Aladin dan Aladin Gen
        1. Akad Wakalah atau Akad Wakalah bil Ujrah
          • Muwakkil: Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua.
          • Wakil: Bank.
          • Objek Wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
          • Dalam hal Akad Wakalah bil Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.
        2. Akad Ijarah
          • Mu’jir: Bank.
          • Musta’jir: Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua.
          • Objek sewa: layanan atau jasa dan aplikasi.
          • Ujrah: sesuai kesepakatan.
      2. Kartu Debit
        1. Akad Wakalah bil Ujrah
          • Muwakkil: Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua/merchant/pihak ketiga.
          • Wakil: Bank.
          • Objek Wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
          • Ujrah: sesuai kesepakatan.
        2. Akad Ijarah
          • Mu’jir: Bank.
          • Musta’jir: merchant/pihak ketiga.
          • Objek sewa: alat dan sistem kartu debit.
          • Ujrah: sesuai kesepakatan.
      3. Tarik Tunai dan Setor Tunai
        1. Akad Wakalah bil Ujrah (untuk kerja sama operasional Tarik Tunai dan Setor Tunai)
          • Muwakkil: Bank.
          • Wakil: Mitra Bank.
          • Objek Wakalah: melayani Tarik Tunai dan Setor Tunai.
          • Ujrah: sesuai kesepakatan.
        2. Akad Ijarah (untuk pelaksanaan Tarik Tunai dan Setor Tunai)
          • Mu’jir: Bank.
          • Musta’jir: Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua.
          • Objek sewa: layanan Tarik Tunai Setor Tunai. 
          • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    3. Pada saat pembukaan Rekening yang menggunakan Akad Mudharabah melalui Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen, Anda setuju untuk melakukan Wa’ad terlebih dahulu. Akad Mudharabah mulai efektif pada saat terdapat setoran awal.
    4. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Anda setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada produk-produk dengan Akad Mudharabah. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya, https://aladinbank.id/biaya-limit/
    5. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Dompet Gen merupakan saldo yang dapat ditransaksikan oleh Nasabah dan tidak memasukkan nominal Saldo Mengendap. Sementara besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Impian Gen merupakan saldo riil Nasabah (termasuk nominal Saldo Mengendap).
  4. Ketentuan Penggunaan Rekening Ala Dompet Gen
    1. Ketentuan Umum
      1. Orang Tua merupakan penanggung jawab dari semua aktivitas finansial dan non finansial yang dilakukan oleh Nasabah. Oleh karena itu, Orang Tua memberikan persetujuan dan wewenang kepada Nasabah untuk melakukan  aktivitas finansial dan non finansial sehubungan dengan Aladin Gen termasuk pembukaan Rekening Ala Impian Gen.
      2. Nasabah dapat melihat riwayat transaksi Rekening Ala Dompet Gen yang aktif melalui Aladin Gen, sedangkan Orang Tua memiliki akses untuk melihat (view only) riwayat transaksi Rekening Ala Dompet Gen Nasabah melalui Aplikasi Aladin.
      3. Orang Tua akan mendapatkan pemberitahuan terkait aktivitas Rekening Nasabah melalui Aplikasi Aladin.
      4. Anda dan/atau Nasabah menjamin bahwa pembuatan Rekening Ala Dompet Gen digunakan untuk menabung dan transaksi lainnya yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
      5. Anda dan/atau Nasabah menjamin bahwa penggunaan Kartu Debit dan seluruh jasa atau layanan Bank hanya digunakan pada transaksi yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
      6. Semua transaksi yang dilakukan Anda dan/atau Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
      7. Instruksi perbankan Anda dan/atau Nasabah akan berasal dari Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen atau metode lainnya sebagaimana disyaratkan Bank.
      8. Anda dan/atau Nasabah akan diminta untuk melakukan otorisasi atas instruksi Anda dan/atau Nasabah dengan menggunakan berbagai jenis informasi keamanan (misalnya Personal Identification Number (PIN), e-mail, kata sandi, token, pengenalan wajah atau sidik jari, identifikasi biometrik, atau metode verifikasi lainnya). Anda dan/atau Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Pastikan Anda dan/atau Nasabah tidak memberitahukan informasi keamanan Anda dan/atau Nasabah kepada orang lain, termasuk staf Bank. Oleh karenanya, Anda dan/atau Nasabah membebaskan dan melepaskan Bank dari segala tuntutan, gugatan, dan/atau ganti kerugian dari Anda dan/atau Nasabah maupun pihak mana pun dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan kelalaian Anda dan/atau Nasabah memenuhi ketentuan ini.
      9. Pendebitan dan pengkreditan Rekening Ala Dompet Gen dilakukan dengan Setor Tunai, Tarik Tunai, transfer dana masuk/keluar, transaksi Kartu Debit, atau dengan cara serupa lainnya yang disediakan oleh Bank, yang akan dieksekusi berdasarkan instruksi Anda dan/atau Nasabah. Anda dan/atau Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul terkait dengan eksekusi instruksi Anda dan/atau Nasabah, kecuali Anda dan/atau Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
      10. Dalam hal Nasabah sudah berusia 18 tahun, maka Rekening Ala Dompet Gen tidak terkonversi secara otomatis menjadi Rekening Ala Dompet.
      11. Pihak Bank dapat melakukan penutupan Rekening Dormant terhadap rekening bersaldo di bawah minimum sebagaimana terdapat dalam ketentuan limit dan biaya di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
      12. Jika Nasabah meninggal dunia, maka Rekening Ala Dompet Gen Nasabah hanya dapat ditutup/dicairkan dan saldo yang tersisa akan dibayarkan kepada Orang Tua sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku serta persyaratan yang ditetapkan oleh Bank. Dalam hal Orang Tua telah meninggal dunia, maka diberikan kepada ahli waris yang berhak. Bank dengan ini berhak memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen yang diserahkan.
      13. Aplikasi Aladin, Aladin Gen, Rekening Ala Dompet Gen, Rekening Ala Impian Gen, dan Kartu Debit hanya dapat digunakan oleh Anda dan/atau Nasabah sendiri dan tidak dapat dipindahtangankan atau dialihkan dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun kepada pihak lain.
    2. Kartu Debit
      1. Nasabah dapat meminta Kartu Debit melalui Aladin Gen dengan persetujuan dari Orang Tua terlebih dahulu di Aplikasi Aladin.
      2. Kartu Debit akan dikirimkan oleh pihak Bank melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang telah didaftarkan oleh Anda saat permintaan Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin. Setelah menerima Kartu Debit, Nasabah wajib menggunakan Aladin Gen untuk mengaktifkan kartu dan membuat Personal Identification Number (PIN) sebelum kartu tersebut dapat digunakan di jaringan ATM Bersama/LINK/Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
      3. Anda dengan ini memberikan kuasa (Akad Wakalah) kepada Bank untuk mendebet/memotong sejumlah dana pada Rekening Ala Dompet Gen atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah dengan menggunakan Kartu Debit. Anda bertanggung jawab penuh atas penggunaan Kartu Debit oleh Anda dan/atau Nasabah, termasuk dalam hal terjadi penyalahgunaan atas Kartu Debit tersebut.
      4. Jika Kartu Debit hilang atau dicuri maka Nasabah dapat melakukan blokir Kartu Debit secara mandiri melalui Aladin Gen. Segala transaksi yang terjadi sebelum laporan kehilangan atau kecurian secara sah diterima oleh Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kartu Debit akan berakhir atau tidak berlaku jika Rekening Ala Dompet Gen Nasabah ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
      5. Nasabah dapat melakukan penggantian Kartu Debit yang baru secara mandiri melalui Aladin Gen dengan persetujuan dari Orang Tua terlebih dahulu di Aplikasi Aladin. Penggantian Kartu Debit yang baru akan dikenakan biaya yang dapat dilihat di situs Bank, https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
      6. Kartu Debit dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
    3. Pemblokiran dan Penutupan
      1. Pemblokiran Rekening Nasabah dapat diajukan oleh Orang Tua dengan menghubungi Layanan Nasabah (021-85500947).
      2. Penutupan Rekening Nasabah dapat diajukan oleh Anda yang melakukan pembukaan Rekening Ala Dompet Gen, dengan menghubungi Layanan Nasabah (021-85500947). Setelah permintaan penutupan Rekening Ala Dompet Gen diterima oleh Layanan Nasabah, Anda akan mengikuti Instruksi Penutupan Rekening. Jika sampai dengan suatu jangka waktu tertentu, Anda tidak memenuhi Instruksi Penutupan Rekening, maka permintaan penutupan dianggap batal.
      3. Bank memiliki kewenangan untuk melakukan penutupan atau pemblokiran Rekening Nasabah dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan, sekaligus membebankan biaya administrasi penutupan Rekening Nasabah dan biaya-biaya lain yang berlaku pada Bank, apabila tidak sesuai dengan Syarat dan Ketentuan Aladin Gen serta Peraturan Yang Berlaku, antara lain:
        1. Rekening yang dimiliki Nasabah diduga telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal dan/atau telah atau akan terjadi penipuan yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah termasuk yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pihak lain.
        2. Anda dan/atau Anak memberikan data/informasi yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan data/informasi palsu/tidak valid/tidak lengkap, dan/atau tidak bersedia memberikan data/informasi apa pun yang diminta oleh Bank sesuai Peraturan Yang Berlaku.
        3. Orang Tua dan/atau Anak terkena sanksi screening berdasarkan peraturan yang berlaku di Bank dan/atau sanksi screening pada negara penerima. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Anak terkena sanksi screening maka akan berdampak pada Orang Tua, vice versa.
        4. Profil data Orang Tua dan/atau Anak identik dengan Daftar Teroris dan Terduga Teroris (DTTOT) dan Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah Massal termasuk namun tidak terbatas kepada aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Anak termasuk dalam DTTOT maka akan berdampak pada Orang Tua, vice versa.
        5. Terdapat permintaan tertulis dari instansi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kantor pajak, atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank.
        6. Adanya permintaan dari bank asal pengirim dana dikarenakan adanya kesalahan pengiriman dana dan bank asal pengirim dana tersebut meminta dilakukan pemblokiran.
        7. Menurut pendapat dan pertimbangan Bank terdapat kesalahan penerimaan transaksi atas Rekening.
      4. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Nasabah memiliki lebih dari satu Rekening di Bank dan Nasabah terlibat dalam hal-hal pada Pasal 4 (c) (iii) di atas serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank berhak untuk melakukan penutupan atau pemblokiran pada Rekening lainnya yang dimiliki Nasabah.
      5. Dalam hal Rekening Orang Tua ditutup karena tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada Bank, maka Rekening Nasabah juga akan ikut ditutup.
      6. Dalam hal Rekening Orang Tua diblokir karena tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada Bank, maka Rekening Nasabah juga akan ikut diblokir.
      7. Jika Rekening Nasabah akan ditutup selain karena alasan pada Pasal 4 (c) (iii) di atas, Nasabah dapat melakukan penarikan saldo termasuk Saldo Mengendap melalui Orang Tua. Dalam hal ini, Orang Tua dapat melakukan penarikan atau transfer ke sesama Rekening Ala Dompet atau ke bank lain dengan memperhatikan biaya/ketentuan transfer antar bank.
      8. Dalam hal penutupan (yang bukan karena penyebab yang diatur dalam Pasal 4 (c) (iii) di atas) dan masih terdapat dana dalam Rekening Ala Dompet Gen, Bank dapat mengembalikan seluruh jumlah dana yang ada setelah dikurangi kewajiban Nasabah (sepanjang sesuai Syarat dan Ketentuan Aladin Gen serta Peraturan Yang Berlaku) dengan mengirimkan dana tersebut ke Rekening Ala Dompet Orang Tua atau rekening bank lainnya yang ditentukan oleh Orang Tua. Bank akan menghubungi Orang Tua melalui email dan/atau telepon untuk memperoleh konfirmasi rekening tersebut.
      9. Dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian, Bank berhak dan Anda dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet Rekening (termasuk Rekening sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 (c) (iv)) jika terjadi hal-hal sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 (c) (iii) di atas serta hal lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku.
  5. Ala Impian Gen
    1. Orang Tua dengan ini memberikan persetujuan dan kewenangan kepada Nasabah untuk membuka dan menutup Rekening Ala Impian Gen.
    2. Pembukaan Rekening Ala Impian Gen  hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin oleh Nasabah yang telah memiliki Rekening Ala Dompet Gen.
    3. Nasabah menjamin bahwa pembuatan Rekening Ala Impian Gen hanya digunakan untuk menabung dengan tujuan yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
    4. Nasabah dapat menambahkan dana ke rekening Ala Impian Gen melalui seluruh kanal yang disediakan oleh Bank.
    5. Nasabah dapat membuka 20 (dua puluh) Rekening Ala Impian Gen.
    6. Untuk Rekening Ala Impian Gen Dengan Target, Nasabah tidak dapat melakukan penambahan saldo kembali jika nominal target saldo sudah tercapai, baik tercapai sesuai target waktu maupun sebelum target waktu menabung  yang ditetapkan.
    7. Nasabah dapat melakukan instruksi pemindahan dana dari Rekening Ala Impian Gen ke Rekening Ala Dompet kapan pun untuk Rekening Ala Impian Gen Tanpa Target, kecuali Rekening Ala Impian Gen Tanpa Target yang mengaktifkan Kunci Impian di mana hanya dapat dipindahkan setelah Periode Kunci berakhir atau jika Nasabah melakukan proses Buka Kunci.
    8. Nasabah dapat melakukan instruksi pemindahan dana dari Rekening Ala Impian Gen Dengan Target ke Rekening Ala Dompet Gen pada saat:
      1. Target saldo dan target waktu menabung tercapai; 
      2. Target saldo tercapai sebelum target waktu menabung; atau
      3. Sebelum target saldo dan target waktu menabung tercapai untuk Rekening Ala Impian Dengan Target yang tidak mengaktifkan Kunci Impian
        Dengan catatan, bahwa untuk Rekening Ala Impian Gen Terkunci hanya dapat dilakukan pemindahan dana apabila Periode Kunci berakhir atau jika Nasabah melakukan proses Buka Kunci.
    9. Untuk membantu Nasabah agar berkomitmen dalam menabung, khusus Rekening Ala Impian Gen, Nasabah hanya dapat melakukan pemindahan dana dari Rekening Ala Impian Gen ke Rekening Ala Dompet Gen atau Rekening simpanan lainnya yang disediakan Bank dan dimiliki oleh Nasabah. Nasabah tidak dapat menggunakan rekening Ala Impian Gen secara langsung untuk:
      1. Melakukan transfer keluar ke Rekening Ala Dompet yang bukan milik Nasabah di bank lain.
      2. Melakukan transaksi keuangan dengan layanan yang disediakan Bank seperti pembayaran maupun pembelian.
    10. Nasabah dapat melihat riwayat transaksi rekening Ala Impian Gen yang aktif melalui Aladin Gen.
    11. Nasabah dapat mengunduh riwayat transaksi bulanan pada Rekening Ala Impian Gen melalui Aladin Gen, sedangkan Orang Tua memiliki akses untuk melihat (view only) total saldo Rekening Ala Impian Gen melalui Aplikasi Aladin.
    12. Penutupan Rekening Ala Impian Gen dapat dilaksanakan oleh Nasabah melalui:
      1. Rekening Ala Impian Gen Dengan Target 
        1. Sebelum target saldo tercapai dan target waktu menabung tercapai:
          1. Melalui menu titik tiga pada pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup.
          2. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Penarikan Saldo, kemudian input nominal saldo sesuai dengan seluruh saldo Rekening Ala Impian Gen yang dimiliki. Dalam hal ini, seluruh saldo Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup.  Perlu diperhatikan, Rekening Ala Impian Gen Nasabah akan ditutup apabila sudah tidak ada lagi sisa saldo Nasabah.
        2. Setelah target saldo tercapai
          1. Melalui menu titik tiga pada pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup.
          2. Melalui menu Pindahkan Saldo pada halaman Detail. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup. 
      2. Rekening Ala Impian Gen Tanpa Target
        1. Melalui menu titik tiga pada pada halaman Detail, pilih Detail Rekening dan Tutup Rekening. Dalam hal ini, saldo yang dimiliki Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup.
        2. Melalui menu titik tiga pada halaman Detail, pilih Penarikan Saldo, kemudian input nominal saldo sesuai dengan seluruh saldo Rekening Ala Impian Gen yang dimiliki. Dalam hal ini, seluruh saldo Nasabah pada Rekening Ala Impian Gen tersebut akan terkirim ke Rekening Ala Dompet Gen Nasabah dan Rekening Ala Impian Gen akan ditutup.  Perlu diperhatikan, Rekening Ala Impian Gen Nasabah akan ditutup apabila sudah tidak ada lagi sisa saldo Nasabah.
    13. Setelah Rekening Ala Impian Gen ditutup, maka rekening tersebut tidak akan ditampilkan lagi pada Aladin Gen Nasabah.
    14. Untuk Rekening Ala Impian Gen Dengan Target:
      1. Apabila Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Gen sebelum target saldo dan/atau target saldo dan target waktu tercapai, maka Nasabah tidak akan mendapatkan bagi hasil untuk periode berjalan.
      2. Apabila Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Gen setelah target saldo dan/atau target saldo dan target waktu tercapai, maka Nasabah akan mendapatkan bagi hasil untuk periode berjalan dengan menggunakan perhitungan pendapatan Bank di bulan sebelumnya.
    15. Untuk Rekening Ala Impian Gen Tanpa Target, apabila Nasabah melakukan penutupan Rekening Ala Impian Gen sebelum tanggal bagi hasil, maka Nasabah tidak akan mendapatkan bagi hasil pada periode tersebut.
    16. Rekening Ala Impian Gen Terkunci
      1. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian tidak akan dapat melakukan penarikan saldo Ala Impian Gen sampai Periode Kunci berakhir. 
      2. Nasabah yang telah memutuskan untuk mengaktifkan Kunci Impian, tetap dapat menambah saldo pada Rekening Ala Impian Gen Terkunci selama target saldo belum tercapai untuk Rekening Ala Impian Gen Dengan Target. 
      3. Sehubungan dengan Pasal 5 (p) (ii), Nasabah perlu terlebih dahulu melakukan pengaturan ulang mengenai target waktu menabung dan Periode Kunci. Pengaturan ulang dilakukan dengan klik tombol Atur.
      4. Periode Kunci minimal adalah 14 hari kalender. Periode Kunci untuk Rekening Ala Impian Gen Dengan Target harus sama dengan target waktu menabung.
      5. Nasabah dapat sewaktu-waktu melakukan Buka Kunci Rekening Ala Impian Gen Terkunci sebelum Periode Kunci berakhir melalui Aladin Gen atau dengan menghubungi call center Bank Aladin Syariah atau mengirimkan email ke cs@aladinbank.id.
      6. Apabila Rekening Ala Impian Gen Terkunci sudah melewati Periode Kunci atau Nasabah melakukan Buka Kunci sebelum Periode Kunci berakhir, maka saldo akan tetap berada di Rekening Ala Impian Terkunci tersebut sampai adanya instruksi pemindahan dana dari Nasabah.
      7. Nasabah dapat kembali mengaktifkan Kunci Impian setelah melakukan Buka Kunci untuk Rekening Ala Impian Gen yang belum dilakukan penutupan. 
      8. Nasabah akan tetap mendapatkan bagi hasil sesuai ketentuan dan dikenakan potongan pajak bagi hasil pada Rekening Ala Impian Terkunci sesuai nisbah yang berlaku.
      9. Penutupan Rekening Ala Impian Gen Terkunci hanya dapat dilakukan setelah Periode Kunci berakhir atau Nasabah mengajukan Buka Kunci terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan penutupan.
  6. Manfaat
    1. Aladin Gen tersedia bagi Nasabah untuk melakukan seluruh layanan transaksi keuangan (termasuk transaksi tunai) dan non keuangan yang disediakan oleh Bank. Terkait dengan transaksi tunai, Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Mitra Bank dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Aladin Gen.
    2. Selain melalui Mitra Bank, Tarik Tunai dapat dilakukan menggunakan ATM. Secara spesifik, dengan menggunakan Kartu Debit, Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai/transfer/cek saldo melalui ATM bank apa pun yang terhubung dengan jaringan ATM Bersama/LINK.
    3. Nasabah akan dibantu oleh Layanan Nasabah untuk melakukan layanan transaksi keuangan dan non keuangan tertentu hanya pada saat Aladin Gen tidak dapat digunakan.
    4. Layanan Nasabah tersedia untuk melayani Anda dan/atau Nasabah dalam hal pengajuan pertanyaan atau pengaduan.
  7. Risiko
    1. Anda dan/atau Nasabah bertanggung jawab untuk memastikan seluruh data dan instruksi yang diberikan pada Bank telah benar dan lengkap. Bank tidak bertanggung jawab atas dampak apa pun yang dapat disebabkan oleh kelalaian, ketidaklengkapan, atau ketidakjelasan data dan/atau instruksi yang diberikan oleh Anda dan/atau Nasabah.
    2. Anda dan/atau Nasabah akan diminta untuk melakukan otorisasi atas instruksi Anda dan/atau Nasabah dengan menggunakan berbagai jenis informasi keamanan. Oleh karena itu, Anda dan/atau Nasabah memahami bahwa setiap perintah yang Bank peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda dan/atau Nasabah. Segala tuntutan, gugatan, dan/atau kerugian dari Anda dan/atau Nasabah atau pihak mana pun bukan merupakan tanggung jawab Bank.
    3. Anda dan/atau Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi Anda dan/atau Nasabah yang meliputi tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:
      1. Saldo Rekening Nasabah tidak mencukupi;
      2. Rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir; dan/atau
      3. Bank memiliki alasan untuk mencurigai adanya tindakan fraud atau tindak pidana.
    4. Jika terjadi sengketa antara Nasabah dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran atau transfer pada siapa pun hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau sesuai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
    5. Anda dan/atau Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk menghentikan sementara layanan melalui Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen untuk periode yang telah ditentukan untuk tujuan pemeliharaan, dan tujuan lainnya yang dianggap sah oleh Bank, dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya pada Anda dan/atau Nasabah  dan Anda dan/atau Nasabah akan membebaskan Bank dari tanggung jawab sebagai akibat penghentian sementara layanan tersebut.
    6. Anda dan/atau Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank memiliki hak mutlak untuk memperbaharui, memodifikasi, atau mengubah situs web atau perangkat lunak apa pun (termasuk Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk mengakses Bank sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan tanpa memberikan alasan apa pun.
    7. Anda dan/atau Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Jika Anda dan/atau Nasabah gagal untuk memperbarui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkannya.
    8. Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen pada perangkat yang tidak didukung oleh Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan perangkat yang tidak resmi misalnya di-jailbreak atau root, software/hardware yang tidak resmi untuk dapat menampilkan, mendapatkan kontrol, meniru, memanipulasi, dan/atau memindahkan Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen ke perangkat lain yang tidak resmi, mengumpulkan, dan/atau mencuri data Bank, Anda dan/atau Nasabah, melakukan aktivitas crawling/scraping, dan/atau aktivitas lainnya yang dapat merugikan Bank, Anda, dan/atau Nasabah dan/atau bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan emulator dan software/hardware sejenis.
  8. Informasi Keamanan
    1. Informasi keamanan dapat berupa email Nasabah, kata sandi, One Time Password (OTP), Personal Identification Number (PIN), identifikasi biometrik seperti pengenalan wajah atau sidik jari, identifikasi digital, dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk login, aktivasi perangkat, dan mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Nasabah, Nasabah harus memastikan untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat. Penggunaan informasi tersebut akan dianggap sebagai kelalaian Nasabah. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan kerahasiaan seluruh penggunaan Aladin Gen miliknya.
    2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah  memberitahukan kata sandi, OTP, dan PIN kepada Anda dan/atau Nasabah. Kelalaian Anda dan/atau Nasabah dalam memenuhi ketentuan ini menjadi risiko dan tanggung jawab sepenuhnya Anda dan/atau Nasabah dan membebaskan Bank dari tanggung jawab apa pun.
    3. Identifikasi biometrik seperti pengenalan wajah atau sidik jari dapat digunakan oleh Anda dan/atau Nasabah dalam hal (i) smartphone yang digunakan mempunyai fitur pengenalan wajah atau sidik jari, dan (ii) Nasabah mengaktifkan fitur identifikasi biometrik ini pada menu profil saya dalam Aladin Gen atau ketika mendapat notifikasi pengaktifan identifikasi biometrik di home screen Aladin Gen. Identifikasi biometrik tersebut merupakan fitur dari smartphone dan bukan merupakan fitur dari Bank atau Aladin Gen. Anda dan/atau Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan atau kinerja dari fitur identifikasi biometrik tersebut. Dengan mengaktifkan identifikasi biometrik pada Aladin Gen, Anda menyetujui untuk Bank mengakses dan menggunakan data biometrik tersebut berikut dengan data perangkat smartphone yang digunakan Nasabah untuk keperluaan pengaktifan dan penggunaan identifikasi biometrik pada Aladin Gen. Anda dan/atau Nasabah bertanggung jawab atas (i) seluruh data atau informasi identifikasi biometrik yang terdaftar atau terekam pada smartphone yang digunakan Anda dan/atau Nasabah, (ii) penggunaan data atau informasi identifikasi biometrik tersebut, (iii) menjaga agar hanya data atau informasi identifikasi biometrik Nasabah yang terdaftar pada smartphone dan Aladin Gen, dan (iv) segala risiko atau akibat yang timbul akibat dari penggunaan identifikasi biometrik tersebut.
    4. Sesuai Peraturan Yang berlaku, Bank wajib merahasiakan data penyimpan dan simpanannya kecuali diminta oleh pihak yang berwenang sesuai Peraturan Yang Berlaku.
    5. Informasi keamanan akan menjadi rahasia di bawah tanggung jawab Anda dan/atau Nasabah, karena informasi tersebut memiliki keberlakuan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Anda dan/atau Nasabah, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi oleh Anda dan/atau Nasabah agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aladin Gen.
    6. Bank akan mengajukan proses verifikasi yang memenuhi standar Bank untuk memungkinkan Anda dan/atau Nasabah melakukan transaksi keuangan dan/atau non-keuangan.
    7. Anda dan/atau Nasabah menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, klaim, dan biaya (termasuk biaya hukum) yang mungkin terjadi dalam kaitannya dengan pelaksanaan instruksi dari Bank, kecuali dijalankan karena kelalaian dari Bank.
    8. Anda dan/atau Nasabah bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan perangkat lunak dan/atau peralatan yang diperlukan untuk dapat mengakses Aladin Gen dengan risiko yang ditanggung Anda dan/atau Nasabah.
    9. Anda dan/atau Nasabah juga bertanggung jawab atas kinerja dan keamanan (termasuk tanpa batasan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah penggunaan atau akses yang tidak sah) dari setiap peralatan yang digunakan oleh Nasabah untuk mengakses Aladin Gen.
    10. Anda dan/atau Nasabah harus memastikan bahwa peralatan yang digunakan untuk mengakses Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, data yang gagal atau terkorupsi, virus komputer, bug, dan/atau perangkat lunak yang berbahaya/tidak diizinkan oleh penyedia layanan telekomunikasi, produsen, atau vendor dari peralatan yang relevan.
    11. Anda dan/atau Nasabah harus memastikan:
      1. Penggunaan perangkat mobile dan/atau terminal Anda dan/atau Nasabah lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru.
      2. Tidak melakukan jailbreak, root, atau memodifikasi perangkat mobile dan/atau peralatan lainnya, atau mengunduh aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware.
    12. Anda dan/atau Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas kegagalan elektronik maupun mekanik, atau data yang terkorupsi, virus komputer, bug, dan/atau perangkat lunak yang berbahaya lainnya dari jenis apa pun yang mungkin timbul dari layanan yang disediakan oleh penyedia layanan internet yang relevan atau informasi penyedia layanan.
    13. Anda dan/atau Nasabah bertanggung jawab untuk keamanan Kartu Debit yang diterbitkan oleh Bank, termasuk perlindungan dari pencurian dan penyalahgunaan.
    14. Kartu Debit diterbitkan dengan validitas yang menunjukkan bulan dan tahun. Tanggal kadaluarsa adalah hari terakhir dalam bulan dan tahun yang tercetak pada kartu. Setelah Kartu Debit tersebut kadaluarsa, kartu tersebut akan batal secara otomatis dan Nasabah tidak lagi berhak untuk menyimpan atau menggunakannya. Kartu tersebut harus dihancurkan dengan cara mengguntingnya (termasuk chip dalam kartu tersebut) menjadi dua secara diagonal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah detail kartu disalahgunakan.
    15. Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen, Anda dan/atau Nasabah memahami bahwa seluruh komunikasi dan instruksi dari Anda dan/atau Nasabah yang diterima oleh Bank akan diperlakukan sebagai bukti sah meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani, dan dengan demikian, Anda dan/atau Nasabah setuju untuk mengganti rugi dan melepaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan pengeluaran (termasuk biaya hukum) yang dapat muncul terkait dengan eksekusi dari instruksi Anda dan/atau Nasabah, kecuali kesalahan eksekusi dari instruksi diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian pihak Bank.
    16. Transaksi tunai di ATM dan Mitra Bank diperbolehkan hingga batas maksimum yang ditentukan oleh Bank. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di situs Bank di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
    17. Anda dan/atau Nasabah wajib untuk berhati-hati dalam penggunaan dan/atau penyimpanan Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen, Kartu Debit maupun perangkat pengamanan terkait, seperti PIN/password (“Fasilitas & Perangkat Pengamanan”), antara lain untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan/atau pelanggaran dan/atau kejahatan oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. Dengan memperhatikan ketentuan ini, Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kerugian yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan dan/atau pelanggaran dan/atau kejahatan atas Kartu Debit dan/atau Fasilitas & Perangkat Pengamanan terkait yang telah diberikan oleh Bank kepada Anda dan/atau Nasabah termasuk tetapi tidak terbatas atas kerugian yang timbul dikarenakan kelalaian dan/atau kesalahan Anda dan/atau Nasabah.
    18. Anda dan/atau Nasabah memahami dan menyetujui metode pengiriman informasi secara elektronik yang digunakan untuk mengirimkan data nasabah dan segala risikonya. Anda dan/atau Nasabah menyatakan menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian yang timbul.
  9. Pembukuan
    1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh Rekening Nasabah yang menjadi dasar bagi Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
    2. Dengan alasan akurasi, Bank akan menyimpan besaran saldo dan transaksi Nasabah sampai 2 (dua) angka di belakang koma. Demi kenyamanan Nasabah, Bank hanya akan menampilkan angka bulat dengan pembulatan ke bawah. Saldo desimal tetap menjadi hak Nasabah, dan tetap diperhitungkan dalam kalkulasi bagi hasil.
    3. Bank akan menerbitkan bukti transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada, resi transaksi, dan/atau e-statement yang dapat diunduh oleh Nasabah dari Aladin Gen.
    4. E-statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan) dan dikirimkan melalui Aladin Gen.
    5. Jika Bank tidak menerima pengaduan apa pun dari Anda dan/atau Nasabah dalam 7 (tujuh) hari kerja setelah menerima e-statement, Anda dan/atau Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam e-statement tersebut.
  10. Biaya dan Bagi Hasil
    1. Bank berhak untuk mendebet Rekening Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam tabel biaya dan tarif yang dapat dilihat di situs Bank di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya dan/atau Aladin Gen.
    2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
    3. Bagi Hasil Rekening yang dibuka berdasarkan Akad Mudharabah Muthlaqah, Nasabah akan mendapatkan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan Nisbah yang dibuat antara Bank dengan Nasabah pada saat akad pembukaan Rekening yang akan dikreditkan/diberikan setiap bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank. Besaran Bagi Hasil tergantung dari pendapatan riil usaha Bank dikalikan dengan Nisbah.
    4. Bagi hasil akan dikenakan pajak atau pungutan lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
    5. Pajak atas bagi hasil yang diperoleh Nasabah ditanggung oleh Nasabah.
    6. Para pihak yaitu Nasabah yang diwakili oleh Orang Tua sebagai Shahib al-Mal/Malik dan Bank sebagai Mudharib, dengan ini bersepakat untuk saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain untuk berbagi hasil atas keuntungan yang diperoleh dari usaha pengelolaan dana pada Rekening, yaitu dengan kompensasi nisbah yang berlaku pada saat pembukaan Rekening sebagaimana tertera pada informasi bagi hasil.
    7. Bank menggunakan prinsip bagi hasil (net revenue sharing) yakni bagi hasil yang dihitung dari pendapatan setelah dikurangi modal (Ra’s Al-Mal Mudharabah).
    8. Nisbah dapat berubah sesuai dengan kebijakan Bank. Perubahan atas komposisi Nisbah akan diberitahukan Bank melalui pemberitahuan pada Aladin Gen atau dengan tata cara lain yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  11. Jaminan Pemerintah
    1. Saldo simpanan Nasabah di Bank dijamin sesuai ketentuan dari Lembaga Penjamin Simpanan.
    2. Atas saldo simpanan Nasabah yang melampaui nilai maksimal simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang ditentukan agar dapat diterapkan untuk program Lembaga Penjamin Simpanan sesuai dengan peraturan Lembaga Penjamin Simpanan dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, maka seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.
  12. Hukum yang Berlaku
    1. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan Aladin Gen ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
    2. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Gen ini (maupun bagian daripadanya) termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Syarat dan Ketentuan Aladin Gen ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    3. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
    4. Anda dan/atau Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai diperlukannya suatu putusan pengadilan untuk penutupan Rekening dan/atau pengakhiran Syarat dan Ketentuan ini.
  13. Pernyataan dan Wewenang
    1. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap data, deskripsi, dan tanda tangan elektronik Anda dan/atau Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Anda dan/atau Nasabah, berbagai dokumen pendukung lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Anda dan/atau Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Anda dan/atau Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Anda dan/atau Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Anda dan/atau Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dan/atau Nasabah diwajibkan untuk segera memberikan informasi pada Bank atas tiap perubahan nama, alamat, nomor telepon, dan hal lain yang menyimpang/berbeda dari data/deskripsi yang sebelumnya diberikan oleh Anda dan/atau Nasabah pada Bank terkait Rekening Nasabah. Kelalaian Anda dan/atau Nasabah dalam memberitahukan perubahan tersebut pada Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab sepenuhnya Nasabah.
    2. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank berhak untuk melakukan pengujian terhadap validitas data yang diberikan oleh Anda dan/atau Nasabah pada Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen dan Bank berhak untuk meminta data tambahan yang dibutuhkan oleh Bank.
    3. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan memberikan wewenang pada Bank untuk mendebet langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
    4. Anda dan/atau Nasabah setuju untuk mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan Data Pribadi Anda dan/atau Nasabah kepada perwakilan dan/atau perusahaan induk dan/atau pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau pihak ketiga yang telah melakukan kerja sama dengan Bank, untuk tujuan administrasi dan/atau penawaran produk/layanan keuangan dan/atau dalam rangka peningkatan layanan terhadap Anda dan/atau Nasabah.
    5. Anda dan/atau Nasabah dapat mengajukan keberatan atas pendistribusian Data Pribadi Nasabah oleh Bank kepada perwakilan dan/atau perusahaan induk dan/atau pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau pihak ketiga yang telah melakukan kerja sama dengan Bank untuk penawaran produk/layanan keuangan sebagaimana dimaksud Pasal 13 (d) dengan cara menarik persetujuan melalui Layanan Nasabah (021-85500947 atau cs@aladinbank.id). Dalam hal ini,  Bank hanya akan menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk kepentingan internal Bank dan Data Pribadi tersebut tidak akan diberikan dan/atau digunakan untuk penawaran produk/layanan keuangan, kecuali sebagaimana diatur pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau diminta oleh badan-badan pemerintah dan/atau untuk pemenuhan layanan kepada Nasabah.
    6. Terlepas dari ketentuan tersebut di atas, Anda dan/atau Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk mengungkapkan informasi terkait Anda dan/atau Nasabah, termasuk namun tidak terbatas, informasi mengenai jumlah uang atau hal-hal khusus yang berkaitan dengan Rekening dari Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
    7. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Anda dan/atau Nasabah bersedia dikunjungi dan/atau dihubungi oleh Bank melalui sarana komunikasi pribadi Anda dan/atau Nasabah, baik melalui e-mail dan/atau telepon,  dan/atau aplikasi chat seperti whatsapp messenger, untuk menyampaikan informasi (termasuk produk dan/atau layanan), pada hari Senin sampai Sabtu, di luar hari libur nasional pada pukul 08:00 – 18:00 waktu setempat, sedangkan untuk kunjungan dalam rangka layanan (seperti pengiriman Kartu Debit) dapat dilakukan pada hari Senin sampai Minggu termasuk libur nasional pada pukul 08:00 – 21:00 waktu setempat. Dalam hal Anda dan/atau Nasabah keberatan atas hal tersebut, Anda dan/atau Nasabah dapat melakukan penarikan persetujuan dengan cara menghubungi Layanan Nasabah (021-85500947 atau cs@aladinbank.id). Dengan ditariknya persetujuan dari Anda dan/atau Nasabah, Bank tidak akan menghubungi Anda dan/atau Nasabah melalui mekanisme sebagaimana tersebut di atas kecuali sebagaimana diatur pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau diminta oleh badan-badan pemerintah.
    8. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.
    9. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan Aladin Gen dan persyaratan dan ketentuan lainnya (jika relevan) yang terkait dengan Rekening Aladin Gen dan/atau fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Anda dan/atau Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik), yang akan diterima oleh Anda dan/atau Nasabah seperti hukum dan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia serta ketentuan yang ditetapkan oleh negara Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan.
    10. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Anda dan/atau Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Gen diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Anda dan/atau Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan  Aladin Gen yang ada.
    11. Anda dan/atau Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah, atau melengkapi Syarat dan Ketentuan Aladin Gen tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan, atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan Aladin Gen tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah atau sarana komunikasi/informasi lainnya dan Nasabah terikat dengan perubahan tersebut.
    12. Anda dan/atau Nasabah menyetujui bahwa Bank berhak melakukan perubahan tarif dan biaya dalam batas kewajaran administrasi dan setiap ada perubahan atas biaya-biaya akan diberitahukan kepada Nasabah.
    13. Bank berhak untuk menambah dan menghapus Pihak Penerbit di Aladin Gen berdasarkan penilaian/pertimbangan Bank.
    14. Anda dan/atau Nasabah menyetujui untuk menerima pemberitahuan melalui sarana elektronik sesuai ketentuan hukum yang berlaku, Syarat dan Ketentuan Aladin Gen, serta notifikasi lainnya mengenai penggunaan Nasabah terhadap Rekening atau produk/layanan dari Bank. Sarana elektronik termasuk, namun tidak terbatas pada, surat elektronik, atau ditampilkan pada laman situs, atau pada Aplikasi Aladin dan/atau Aplikasi Aladin Gen, atau melalui sarana komunikasi nirkabel. Ketentuan, perjanjian, dan notifikasi di atas akan dianggap telah diterima saat diterbitkan kepada Anda dan/atau Nasabah.
    15. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan telah menyetujui bahwa Anda dan/atau Nasabah wajib memberikan informasi dan/atau dokumen tambahan yang diminta oleh Bank terkait dengan pembukaan Rekening, transaksi, dan profil Anda dan/atau Nasabah jika dibutuhkan.
    16. Dengan membaca, memahami dan menyetujui Syarat dan Ketentuan Aladin Gen, Anda dan/atau Nasabah mengikatkan diri pada seluruh Syarat dan Ketentuan Aladin Gen, dan seluruh syarat dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank dan menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang memadai mengenai karakteristik produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik yang akan Nasabah manfaatkan dan Anda dan/atau Nasabah telah mengerti dan memahami segala konsekuensi pemanfaatan produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik, berikut dengan manfaat, risiko dan biaya-biaya yang melekat pada pada produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik tersebut.
    17. Anda dan/atau Nasabah menyatakan dan menjamin bahwa:
      1. Dana yang terdapat di Rekening dan dana yang digunakan dalam rangka layanan transaksi bukanlah dana yang berasal dari tindak pidana atau dari aktivitas yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku di Republik Indonesia;
      2. Aplikasi Aladin, Aladin Gen, Rekening Aladin Gen, dan Kartu Debit tidak digunakan untuk tujuan kriminal, penipuan, pelanggaran hukum atau aktivitas lain yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan, dan dapat merugikan pihak mana pun;
      3. pembukaan Rekening Aladin Gen tidak dimaksudkan dan/atau ditujukan dalam rangka upaya untuk melakukan tindak pidana pencucian uang sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku; dan
      4. transaksi tidak dilakukan untuk maksud mengelabui, mengaburkan, atau menghindari pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berdasarkan ketentuan Peraturan Yang Berlaku. Anda dan/atau Nasabah sepenuhnya bertanggung jawab serta melepaskan Bank dari tuntutan, klaim, atau ganti rugi dalam bentuk apa pun apabila Anda dan/atau Nasabah dinyatakan melakukan tindakan pidana pencucian berdasarkan Peraturan Yang Berlaku.
  14. Keadaan Kahar (Force Majeure)
    1. Anda dan/atau Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Anda dan/atau Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, pandemi, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring, atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau lembaga berwenang lainnya.
    2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Anda dan/atau Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.
  15. Pertanyaan dan Pengaduan
    1. Anda dan/atau Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan terkait dengan Rekening Ala Dompet Gen di nomor 021-85500947. Anda dan/atau Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
    2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Anda dan/atau Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
    3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
    4. Apabila Anda dan/atau Nasabah tidak puas dengan penyelesaian pengaduan kepada Bank, Anda dan/atau Nasabah dapat menyampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan atau Bank Indonesia dengan cara sebagaimana dapat dilihat di situs Bank, yaitu: https://aladinbank.id/prosedur-penyampaian-dan-penyelesaian-pengaduan-nasabah-4/
    5. Apabila hasil penyelesaian pengaduan yang diberikan oleh Bank tidak memenuhi harapan Anda dan/atau Nasabah, Anda dan/atau Nasabah dapat menyampaikan pengaduan kepada Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) dengan cara sebagaimana dapat dilihat di situs Bank, yaitu: https://aladinbank.id/prosedur-penyampaian-dan-penyelesaian-pengaduan-nasabah-4/
  16. Keberlakuan
    Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Gen yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan Aladin Gen dan atas Syarat dan Ketentuan Aladin Gen lain dalam Syarat dan Ketentuan Aladin Gen tetap berlaku dan mengikat.
  17. Kebijakan Privasi
    1. Kebijakan Privasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada Anda dan/atau Nasabah bagaimana Bank dapat mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyimpan, dan menghapus Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah.
    2. Bank menghormati privasi Orang Tua dan/atau Nasabah dan berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah. Dengan berinteraksi, mengirimkan informasi, menggunakan, atau mendaftar untuk setiap produk atau layanan yang Bank tawarkan, Anda telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang terdapat dalam Kebijakan Privasi ini, bersama dengan Syarat dan Ketentuan yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan. Kebijakan Privasi ini melengkapi tetapi tidak menggantikan persetujuan lain yang mungkin telah Anda dan/atau Nasabah berikan sebelumnya kepada Bank sehubungan dengan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah.
    3. Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah yang Bank kumpulkan antara lain:
      1. nama, nomor telepon, rincian kontak, alamat rumah, tanggal lahir, KTP/Paspor, dan/atau pendidikan;
      2. spesimen tanda tangan;
      3. rincian keuangan (misalnya: pendapatan, pengeluaran, dan/atau riwayat kredit);
      4. gambar dan rekaman suara percakapan Anda dan/atau Nasabah dengan Bank;
      5. rincian kerja (misalnya: pekerjaan, jabatan dan posisi lain yang dimiliki, riwayat pekerjaan, gaji, dan/atau manfaat);
      6. pajak dan informasi asuransi;
      7. informasi tentang profil risiko, investasi, tujuan investasi, pengetahuan dan pengalaman dan/atau kepentingan bisnis dan aset;
      8. informasi perbankan (misalnya: nomor rekening dan transaksi perbankan); dan/atau
      9. pendapat pribadi yang diberitahukan kepada Bank (misalnya: umpan balik atau tanggapan terhadap survei);
      10. informasi dari perangkat Orang Tua dan/atau Nasabah seperti rincian kontak, daftar aplikasi dan statistik penggunaan, lokasi, informasi perangkat dan atribut jaringan yang Bank kumpulkan secara berkala.
    4. Pada saat menggunakan produk atau layanan Bank, Bank akan meminta Orang Tua dan/atau Nasabah untuk memberikan Data Pribadi termasuk namun tidak terbatas pada apa yang Bank uraikan di atas. Selain itu, Bank juga dapat mengumpulkan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah dari pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Bank atau Nasabah dan/atau melakukan tugas atas nama Bank). Untuk kasus ini, Bank hanya mengumpulkan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah sehubungan dengan tujuan yang melibatkan pihak ketiga tersebut atau tujuan kerja sama Bank dengan pihak ketiga tersebut.
    5. Bank, afiliasi, mitra, dan/atau sub-kontraktornya dapat memproses, memperoleh, mengumpulkan, mengolah, menganalisa, memperbaiki, memperbaharui, memodifikasi, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, memberikan, mentransfer, menyebarluaskan, mengungkapkan, menghapus, memusnahkan, menggunakan, membagikan, menyampaikan, meneruskan, dan/atau menggunakan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah untuk kebutuhan, antara lain:
      1. Memverifikasi kelayakan dan/atau kesesuaian Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah untuk menggunakan layanan Bank dan tidak terbatas pada proses Mengenal Pengguna (Know Your Customer) dan proses scoring atas aktivitas yang Orang Tua dan/atau Nasabah lakukan.
      2. Mengidentifikasi dan memproses pembukaan Rekening Nasabah.
      3. Memungkinkan Bank untuk menyediakan layanan yang Anda dan/atau Nasabah minta atau memproses transaksi yang Anda dan/atau Nasabah minta.
      4. Menilai pengajuan Anda dan/atau Nasabah atas suatu produk atau layanan Bank.
      5. Merancang, mengelola, menetapkan harga, dan menyediakan produk dan layanan Bank.
      6. Mengelola hubungan antara Bank dan Anda dan/atau Nasabah.
      7. Mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan mengatasi terjadinya tindakan yang merupakan kejahatan, dilarang, ilegal, tidak sah, atau curang, yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan Bank (termasuk namun tidak terbatas pada penipuan (fraud), penggelapan, pencurian dan pencucian uang).
      8. Menghubungi Anda dan/atau Nasabah di saat Bank perlu untuk memberitahu Anda dan/atau Nasabah terkait suatu informasi yang penting.
      9. Mengembangkan, meningkatkan, menambah dan/atau menyediakan layanan Bank.
      10. Mematuhi hukum dan memenuhi kewajiban dari pemerintah dan lembaga penegak hukum.
      11. Mengelola aktivitas bisnis Bank.
      12. Tujuan administratif internal, seperti: audit dan analisis data.
    6. Bank dapat dari waktu ke waktu dapat menggunakan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah untuk tujuan pemasaran seperti menawarkan produk, jasa atau pun layanan yang menurut Bank menarik bagi Nasabah.
    7. Bank dari waktu ke waktu dapat menampilkan, mengumumkan, meneruskan, mentransfer, mengirimkan, menyebarluaskan, dan/atau memberikan akses Data Pribadi kepada pihak ketiga. Anda dan/atau Nasabah dengan ini menyatakan telah memberikan persetujuan, izin, dan wewenang kepada Bank,  untuk memproses, memperoleh, mengumpulkan, mengolah, menganalisa, memperbaiki, memperbaharui, memodifikasi, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, memberikan, mentransfer, menyebarluaskan, mengungkapkan, menghapus, memusnahkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyampaikan, meneruskan, menggunakan dan/atau memberikan akses atas Data Pribadi kepada pihak ketiga yaitu:
      1. Perusahaan anggota grup Bank dan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan anggota grup Bank untuk penyediaan layanan Bank, pemasaran, promo, penelitian, analisis, survei, dan pengembangan produk dan/atau layanan Bank dan/atau afiliasi atau grup Bank, dan kerja sama bisnis antara Bank dengan afiliasi atau grup Bank.
      2. Pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, sub-kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Bank atau Nasabah dan/atau melakukan tugas atas nama Bank) dalam menyediakan layanan Bank untuk Nasabah (termasuk untuk mencegah penipuan, pengumpulan tagihan, penginputan memasukkan data, manajemen database, promosi, pemasaran, riset, survei, pelayanan pelanggan, layanan teknologi, pemberitahuan produk), dan sehubungan dengan tujuan di mana pihak ketiga tersebut terlibat untuk melaksanakan pengungkapan kepada pihak ketiga terkait yang secara teknis diperlukan untuk memproses transaksi Nasabah atau tujuan kerja sama Bank dengan pihak ketiga tersebut yang dapat mencakup diperbolehkannya pihak ketiga tersebut untuk memperkenalkan atau menawarkan produk atau layanan kepada Nasabah, melakukan autentikasi terhadap Nasabah atau menghubungkan Nasabah dengan akun atau melakukan kegiatan lain termasuk pemasaran, penelitian, analisis dan pengembangan produk dan/atau layanan.
      3. Entitas-entitas dengan siapa Bank memiliki hubungan referensi bisnis atau perjanjian-perjanjian komersial lainnya termasuk pihak ketiga dan entitas-entitas yang sepenuhnya atau sebagian dimiliki oleh Bank.
      4. Merchant dan organisasi lain, seperti institusi keuangan, kepada atau melalui siapa pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan dengan menggunakan layanan Bank atau entitas-entitas lainnya yang memungkinkan penggunaan layanan Bank oleh institusi keuangan pihak ketiga.
      5. Penasihat profesional, lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi, pemerintah, dan pihak berwenang atau instansi lainnya di mana Bank berkewajiban untuk melakukan pengungkapan sesuai kebutuhan, permintaan yang sah, dan hukum yang berlaku, peraturan atau pengaturan komersial, termasuk pengaturan dengan asosiasi industri lain yang relevan.
      6. Entitas-entitas yang terlibat dalam penggabungan, pengambilalihan, transaksi pembiayaan, usaha patungan dengan Bank dan/atau corporate actions lainnya sehubungan dengan Bank.
    8. Bank dapat mentransfer, menyimpan, mengolah, dan/atau berurusan dengan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah di luar Indonesia. Namun demikian, Bank tetap akan mematuhi Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dan hukum perlindungan data dan privasi yang berlaku lainnya.
    9. Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah akan dipertahankan selama tujuan yang dikumpulkan tetap dan sampai tidak lagi diperlukan untuk tujuan hukum atau bisnis lainnya. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau kebijakan retensi milik Bank atau atas permintaan/permohonan dari Orang Tua dan/atau Nasabah kepada Bank, Bank dapat menghapus dan/atau memusnahkan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah dari sistem Bank agar Data Pribadi tersebut tidak lagi mengidentifikasi Orang Tua dan/atau Nasabah, kecuali dalam hal apabila diperlukan penyimpanan Data Pribadi untuk memenuhi kewajiban hukum, keperluan pembuktian di kemudian hari, pajak, audit, dan akuntansi, Bank akan menyimpan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah yang diperlukan selama Nasabah menggunakan layanan milik Bank atau sesuai dengan jangka waktu yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehubungan dengan keperluan penghapusan Data Pribadi dari sistem Bank, Bank mensyaratkan agar diajukannya suatu permohonan tertulis oleh Nasabah kepada Bank agar Bank dapat menghapuskan Data Pribadi tersebut dari sistem yang dimiliki oleh Bank. Anda dengan ini memahami dan menyetujui bahwa penghapusan tersebut dapat mengakibatkan penghentian pada layanan Bank kepada Anda dan/atau Nasabah.
    10. Dalam hal Bank membagikan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah kepada institusi pemerintah yang berwenang dan/atau institusi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah yang berwenang atau memiliki kerja sama dengan Bank, Orang Tua dan/atau Nasabah menyetujui dan mengakui bahwa penyimpanan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah oleh institusi terkait akan mengikuti kebijakan penyimpanan data masing-masing institusi tersebut dan Bank tidak akan bertanggung jawab atas penyimpanan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah.
    11. Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen dapat saja berisi tautan ke situs eksternal. Tautan situs eksternal yang ada di Aplikasi Aladin dan/atau Aladin Gen tersebut adalah sepenuhnya bukan milik Bank melainkan milik pengiklan atau pihak ketiga yang memiliki hubungan kerja sama dengan Bank. Oleh karena itu, Bank tidak bertanggung jawab atas perolehan, pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penggunaan, penyimpanan, penampilan, pengumuman, pengiriman, penyebarluasan, penghapusan, dan pemusnahan Data Pribadi Orang Tua dan/atau Nasabah oleh pihak eksternal tersebut. Jika Anda dan/atau Nasabah memberikan informasi langsung ke situs tersebut, kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan situs tersebut akan berlaku, Bank tidak bertanggung jawab atas kegiatan pengolahan informasi atau kebijakan privasi dari situs tersebut.
    12. Bank dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu dengan mengumumkannya kepada Nasabah, misalnya melalui notifikasi atau pemberitahuan dalam Aladin Gen atau kanal lainnya. Bank mendorong Nasabah agar sering memeriksa Kebijakan Privasi ini untuk mengetahui setiap perubahan pada Kebijakan Privasi ini. Jika Nasabah terus menggunakan layanan Bank setelah adanya perubahan, penambahan, dan/atau variasi apa pun dalam Kebijakan Privasi ini, Nasabah dianggap mengetahui, menerima, dan terikat pada perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak setuju atas perubahan, penambahan dan/atau variasi yang dilakukan oleh Bank, maka Nasabah harus berhenti menggunakan layanan Bank.
    13. Jika terdapat suatu ketentuan dalam Kebijakan Privasi yang ternyata diketahui melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Kebijakan Privasi dan atas ketentuan lain dalam Kebijakan Privasi tetap berlaku dan mengikat.
    14. Interpretasi dan implementasi Kebijakan Privasi ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
    15. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Kebijakan Privasi termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Kebijakan Privasi ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    16. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.

Syarat dan Ketentuan Aladin Gen ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

PT Bank Aladin Syariah Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat Dan Ketentuan Pembukaan Rekening Badan Usaha – 20200901

SYARAT DAN KETENTUAN PEMBUKAAN REKENING PT BANK ALADIN SYARIAH TBK UNTUK BADAN USAHA

 

  1. 1. Definisi dan Interpretasi

    Definisi dalam syarat dan ketentuan ini (“Syarat dan Ketentuan”), kecuali pengertiannya disebutkan lain dalam kalimat, maka istilah-istilah berikut ini memiliki arti sebagai berikut:

    1. “Akad” adalah kesepakatan tertulis antara Bank Syariah dan pihak lain yang memuat adanya hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan Prinsip Syariah.
    2. “Akad Ijarah” adalah akad sewa antara Mu’jir dengan Musta’jir atau antara Musta’jir dengan Ajir untuk mempertukarkan manfa’ah dan Ujrah, baik manfaat atau jasa.
    3. “Akad Mudharabah” adalah Akad kerja sama antara Bank dan Nasabah, di mana Nasabah menyediakan seluruh dana dan Bank berkewajiban mengelola dana tersebut untuk usaha-usaha yang tidak bertentangan dengan Syarat dan Ketentuan. Pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan dana tersebut akan dibagi sesuai dengan Nisbah Bagi Hasil yang disepakati oleh Bank dan Nasabah sebagaimana disebutkan dalam aplikasi pembukaan Rekening.Nasabah
    4. “Akad Mudharabah Mutlaqah” adalah Akad Mudharabah yang tidak dibatasi jenis usaha, jangka waktu (waktu), dan/atau tempat usaha.
    5. “Akad Ijarah” adalah pemanfaatan jasa dan layanan Bank oleh Nasabah di mana Bank akan mengenakan Ujrah kepada Nasabah atas pemanfaatan jasa dan layanan yang diberikan oleh Bank.
    6. “Akad Wadi’ah” adalah Akad penitipan dana oleh Nasabah kepada Bank. Nasabah berhak untuk mengambil dan Bank menjamin untuk mengembalikan dana tersebut secara utuh jika sewaktu-waktu diminta. Nasabah tidak berhak meminta imbalan apapun yang dipersyaratkan kepada Bank dari Akad Wadi’ah. Akad Wadi’ah yang digunakan adalah wadi’ah yad dhamanah di mana Bank dapat memanfaatkan/menggunakan titipan uang tersebut dengan seizin Nasabah dan menjamin untuk mengembalikan titipan uang tersebut secara utuh setiap saat Nasabah menghendakinya. Bank berhak menggunakan dana Nasabah atas prinsip wadi’ah yad dhamanah dan tidak ada imbalan bagi Nasabah yang disyaratkan, kecuali dalam bentuk pemberian (`athaya) yang bersifat sukarela dari Bank.
    7. “Akad Wakalah adalah akad pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu.
    8. “Akad Wakalah Bil Ujrah” adalah Akad Wakalah yang disertai dengan imbalan berupa Ujrah.
    9. Ajir adalah pihak yang memberikan jasa dalam Akad Ijarah ‘ala al-a’mal/ijarah ‘ala al-asykhash, baik Ajir berupa orang (syakhsiyah thabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang atau Badan Usaha (syakhsiyah i’tibariyah/syakhsiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    10. Badan Usaha” adalah badan usaha berbentuk badan hukum atau tidak berbentuk badan hukum yang didirikan di wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dan melakukan usaha dan/atau kegiatan pada bidang tertentu.
    11. “Bank” adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah.
    12. “Biaya” adalah harga yang harus dibayar oleh Nasabah kepada Bank yang besarannya ditentukan oleh Bank dan dikomunikasikan kepada Nasabah.
    13. “Cut off Time” atau “COT” adalah waktu maksimal yang berlaku pada Bank untuk melakukan proses transaksi di hari yang sama (D-0).
    14. Data Pribadi” adalah data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-perorangan.
    15. “Deposito” adalah investasi dana berdasarkan Akad Mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan Akad antara Nasabah penyimpan dan Bank. Karakteristik deposito dari Bank antara lain adalah: deposito yang akan jatuh tempo dapat diperpanjang secara otomatis atau automatic roll over (ARO).
    16. “DPK” adalah Dana Pihak Ketiga
    17. Force Majeure adalah kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar kekuasaan atau kemampuan Bank termasuk namun tidak terbatas pada segala gangguan virus komputer atau sistem atau komponen yang membahayakan yang dapat mengganggu layanan Bank, web browser atau komputer sistem Bank, Nasabah, atau internet service provider, karena bencana alam, perang, huru-hara, keadaan peralatan, sistem atau transmisi yang tidak berfungsi, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijakan pemerintah, serta kejadian-kejadian atau sebab-sebab lain di luar kekuasaan atau kemampuan Bank.
    18. “Formulir Produk dan Layanan Bank” adalah formulir yang harus diisi, dilengkapi, dan ditandatangani  oleh Nasabah yang menghendaki untuk menggunakan fasilitas pada Bank.
    19. “Giro” adalah giro berdasarkan Akad Wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya, atau dengan perintah pemindahbukuan.
    20. “Hari Kerja” adalah hari, selain hari Sabtu atau Minggu dan/atau hari libur resmi, di mana Bank membuka layanan kegiatan perbankan di Indonesia.
    21. “Hukum” adalah hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia khususnya di bidang perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan lainnya yang terkait.
    22. Formulir Pembukaan Rekening” adalah formulir yang disyaratkan oleh Bank untuk Nasabah membuka Rekening pada Bank.
    23. “Kartu Identitas” adalah Kartu Tanda Penduduk/KTP bagi Warga Negara Indonesia (“WNI”) dan Paspor beserta KIMS/KITAS bagi Warga Negara Asing/WNI yang berdomisili di luar Indonesia.
    24. “Layanan Nasabah” adalah pusat layanan Nasabah yang dapat dihubungi melalui email maupun relationship manager yang bertugas.
    25. “Lembaga Penjamin Simpanan” (LPS) adalah badan hukum yang menyelenggarakan kegiatan penjaminan atas simpanan Nasabah.
    26. LOI” adalah letter of indemnity.
    27. “Mudharib” adalah pihak pengelola dana/Bank dalam Akad Mudharabah.
    28. Mu’jir” adalah pihak yang menyewakan barang baik Mu’jir yang berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang atau Badan Usaha (syakhsiyah i’tibariyah/syakhsiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    29. Musta’jir” adalah pihak yang menyewa (penyewa/penerima manfaat barang) dalam Akad Ijarah ‘ala al-a’yan atau penerima jasa dalam Akad Ijarah ‘ala al-amal/Ijarah ‘ala al-asykhash, baik Musta’jir berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang atau Badan Usaha (syakhsiyah i’tibariyah/syakhsiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    30. Muwakkil” adalah pihak yang memberikan kuasa, baik berupa orang (Syakhshiyah Tabi’iyah/Natuurlijke Persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang atau Badan Usaha (syakhsiyah i’tibariyah/syakhsiyah hukmiyah/rechtpersoon)
    31. “Nasabah” adalah Badan Usaha yang memiliki Rekening di Bank dan/atau menggunakan jasa/fasilitas/layanan perbankan yang disediakan oleh Bank.
    32. Nisbah Bagi Hasil” adalah nisbah atau perbandingan yang dinyatakan dalam angka seperti persentase untuk membagi hasil usaha.
    33. “Prinsip Syariah” adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
    34. “Rekening” adalah simpanan Nasabah dalam bentuk Tabungan, Deposito berjangka, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu, yang telah dibuka Nasabah pada Bank.
    35. Rekening Dormant merupakan rekening yang tidak ada aktivitas transaksi yang diinisiasi oleh nasabah selama jangka waktu (12 bulan berturut-turut) sejak transaksi terakhir, di mana rekening tersebut akan berubah secara otomatis statusnya dari aktif menjadi tidak aktif (pasif) atau dormant.
    36. “Setor Tunai” adalah aktivitas penyetoran uang tunai Nasabah ke dalam Rekening Nasabah.
    37. Shahib al Mal adalah pihak penyedia dana dalam Akad Mudharabah.
    38. “Simpanan” adalah dana yang dipercayakan oleh Nasabah kepada Bank berdasarkan Akad Wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Giro, Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
    39. “Tabungan” adalah Simpanan berdasarkan Akad Wadi’ah atau investasi dana berdasarkan Akad Mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat dan ketentuan tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan/atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.
    40. “Tarik Tunai” adalah aktivitas penarikan uang tunai atas dana yang terdapat dalam Rekening Nasabah.
    41. Ujrah” adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
    42. Wakil” adalah pihak yang menerima kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang atau Badan Usaha (syakhsiyah i’tibariyah/syakhsiyah hukmiyah/rechtpersoon)
    43. Ujrah” adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
  2. 2. Syarat dan Ketentuan

    Syarat dan Ketentuan ini berlaku bagi setiap jenis Rekening. Namun, apabila terdapat syarat khusus Rekening yang mengatur ketentuan yang berbeda, maka ketentuan dari syarat khusus tersebut juga berlaku.

  3. 3. Ketentuan Umum

     

    1. Dengan dibuka dan dipeliharanya Rekening, maka Nasabah tunduk pada syarat dan ketentuan baik umum maupun khusus.
    2. Ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam setiap jenis Rekening diberlakukan dan mengikat secara khusus dan tidak dapat dipisahkan dengan karakteristik jenis Rekening yang bersangkutan.
    3. Pembukaan Rekening melalui cabang ini hanya berlaku untuk Nasabah.
    4. Prinsip Syariah yang digunakan dalam pembukaan rekening dapat berupa:
      1. Akad Wadi’ah
      2. Akad Mudharabah
      3. Akad Ijarah
      4. Akad Wakalah
    5. Penggunaan Prinsip Syariah yang dimaksud pada butir di atas dapat digunakan untuk pembukaan Rekening produk DPK.
    6. Penggunaan Prinsip Syariah atas layanan Bank (internet banking, notifikasi, dan lain-lain) berdasarkan Akad Ijarah, Akad Wakalah atau akad lain yang sesuai serta tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
  4. 4. Pembukaan Rekening

    1. Pembukaan Rekening dapat dilakukan calon Nasabah di cabang Bank dengan:
      1. Mengisi Formulir Pembukaan Rekening dengan menyertakan salinan anggaran dasar Badan Usaha secara lengkap.
      2. Memberikan salinan perizinan yang berlaku, seperti antara lain Nomor Induk Berusaha, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan perizinan lainnya yang ditentukan oleh Bank.
      3. Pembukaan Rekening harus dilakukan oleh pihak yang berwenang mewakili Nasabah berdasarkan dokumen-dokumen yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
      4. Bank, dengan pertimbangan internal, berhak untuk menolak permohonan pembukaan Rekening dari calon Nasabah dengan menginformasikan alasan penolakan tersebut kepada calon Nasabah.
    2. Sebagai bagian dari proses pembukaan Rekening, Nasabah setuju untuk memenuhi persyaratan administratif sesuai dengan yang ditetapkan dan disampaikan oleh Bank, termasuk namun tidak terbatas pada persyaratan dokumen yang wajib dilengkapi oleh Nasabah.
    3. Data, informasi, dan dokumen yang disampaikan oleh Nasabah kepada Bank adalah data, informasi dan dokumen yang sebenar-benarnya dan sehubungan dengan itu membebaskan Bank dari segala risiko maupun tuntutan hukum yang mungkin timbul. Apabila terdapat ketidakbenaran dan/atau cacat hukum atas data, informasi, dan dokumen, merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya dan dengan ini menyatakan sekarang dan seterusnya di kemudian hari untuk membebaskan Nasabah dari segala tuntutan dan/atau gugatan dari pihak mana pun dan dengan alasan apa pun juga, tidak ada yang dikecualikan.
    4. Bank bersedia membuka Rekening atas nama Nasabah yang memenuhi persyaratan. Bank akan membukukan segala transaksi, baik pengambilan atau penyetoran uang oleh Nasabah maupun penerimaan atau pembayaran yang dilakukan Bank untuk kepentingan dan atas beban Nasabah sesuai dengan jenis Rekeningnya.
    5. Bank hanya perlu mengenal tanda tangan Nasabah yang tersimpan pada Bank. Tanda tangan Nasabah yang disimpan pada Bank tidak lagi mengikat Nasabah, jika Bank menerima pemberitahuan secara tertulis dari Nasabah tentang pencabutan/ penarikan/pengubahan tanda tangan tersebut.
    6. Bank dapat mengenakan setoran awal yang ditentukan oleh Bank agar Rekening tersebut dapat aktif digunakan oleh Nasabah.
  5. 5. Pembebanan Biaya

    1. Terkait Biaya untuk produk Tabungan antara lain:
      1. Biaya administrasi bulanan Rekening Tabungan yang besarannya ditentukan oleh Bank.
      2. Biaya di bawah saldo Rekening bulanan yang besarannya ditentukan oleh Bank.
      3. Biaya penutupan Rekening yang besarannya ditentukan oleh Bank.
      4. Biaya meterai.
      5. Biaya penarikan di teller.
      6. Biaya pemeliharaan kartu ATM.
    2.   Pendebetan Biaya:
      1. Bank berhak untuk mendebet Rekening Nasabah untuk penagihan Biaya seperti yang ditetapkan dalam tabel Biaya dan tarif yang dapat dilihat di situs kami di https://aladinbank.id/id/limit-dan-biaya ataupun call center Bank di nomor +62 21 85500947 atau email cs@aladinbank.id.
      2. Pendebetan Biaya yang dilakukan oleh Bank akan dilakukan di suatu jangka waktu yang ditentukan oleh Bank apabila saldo buku Nasabah mencukupi, meskipun Rekening dalam posisi Rekening Dormant.
      3. Apabila saldo buku Rekening Nasabah tidak mencukupi untuk membayar Biaya yang ditentukan, maka akan dianggap sebagai biaya terutang dan akan diakumulasikan (carried forward) ke bulan berikutnya.
      4. Informasi terkait Biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
  6. 6. Penyetoran

    1. Setoran dapat dilakukan secara tunai atau non tunai, pemindahbukuan dari Rekening lain pada Bank (“Pemindahbukuan”) dan/atau melakukan transfer dari bank lain (“Transfer”).
    2. Setoran melalui counter Bank hanya akan berlaku efektif jika telah divalidasi (bukti cetakan data dari sistem Bank) dan disahkan oleh petugas Bank.
    3. Setiap setoran ke dalam Rekening melalui kantor Bank, harus disertai dengan formulir atau aplikasi lain yang ditandatangani atau dilengkapi oleh yang menyetor dan/atau dengan cara lain yang ditentukan dan diterima baik oleh Bank.
    4. Setoran melalui Pemindahbukuan dan Transfer akan dianggap berlaku efektif setelah Bank menerima dana dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank.
    5. Atas setiap kehilangan, kerugian, atau kewajiban yang ditimbulkan atau yang menjadi beban Nasabah, baik sebagai akibat Hukum atau tindakan lain yang diambil pemerintah, sepenuhnya menjadi risiko dan tanggung jawab Nasabah.
    6. Penyetoran, pengambilan uang tunai dan permintaan Transfer atau pembayaran hanya dapat dilakukan dengan menggunakan formulir yang disediakan oleh Bank dan/atau dengan menggunakan media yang disediakan oleh Bank dan menurut tata cara yang berlaku pada Bank.
  7. 7. Permintaan Penarikan, Pemindahbukuan, Transfer

    1. Penarikan dana Tabungan dapat dilakukan dengan menggunakan slip penarikan.
    2. Bank berhak menolak penarikan dana dari Rekening bilamana tidak tersedia dana efektif dalam Rekening dan/atau karena alasan lain sesuai dengan Hukum (termasuk tetapi tidak terbatas pada ketentuan tentang anti terorisme, pencucian uang, dan lain sebagainya).
    3. Transfer dana atau pembayaran dapat dilakukan oleh Nasabah, secara tunai maupun instruksi sesuai dengan LOI (apabila Nasabah sudah mengisi formulir LOI dan terdaftar di Bank). Penarikan dana baik tunai maupun non tunai hanya dapat dilakukan sepanjang:
      1. Saldo dalam Rekening mencukupi;
      2. Memenuhi ketentuan saldo minimum;
      3. Dilakukan oleh penanda tangan yang berwenang;
      4. Terdapat instruksi yang sesuai dengan LOI.
    4. Bank hanya berkewajiban untuk melayani penarikan/Pemindahbukuan/Transfer dari Rekening Nasabah sesuai dengan instruksi/permintaan penarikan/Pemindahbukuan/Transfer dari Nasabah atau kuasanya yang sah (berdasarkan surat kuasa yang sah dari Nasabah) dengan ketentuan sebagai berikut:
      1. Penarikan tunai atau perintah Pemindahbukuan atau perintah Transfer dari Rekening Rupiah dapat dilakukan Nasabah dengan menggunakan dan menandatangani formulir penarikan/Pemindahbukuan/Transfer lainnya yang disediakan dan disetujui oleh Bank.
      2. Permohonan kepada Bank untuk penggunaan stempel/cap sebagai suatu syarat dalam penarikan/Pemindahbukuan/Transfer/instruksi tertulis lainya berkaitan dengan Rekening. Nasabah setuju bahwa warna tinta stempel/cap maupun tinta tanda tangan menggunakan warna biru.
    5. Apabila terdapat perbedaan antara saldo/jumlah/nominal dalam transaksi apa pun yang dicatat oleh Nasabah dengan yang dicatat dalam sistem pencatatan/pembukuan Bank, maka yang dipergunakan/diperhitungkan adalah saldo/jumlah/nominal yang tercatat dalam sistem pencatatan/pembukuan pada Bank, kecuali apabila terdapat kesalahan nyata oleh Bank dalam pencatatan tersebut.
  8. 8. Instruksi atau Perintah Nasabah

    1. Perintah-perintah kepada Bank harus diberikan secara tertulis, termasuk jika perintah tersebut dilakukan melalui sarana elektronik seperti email.
    2. Jika terdapat ketidakjelasan perintah, Bank berhak namun tidak wajib untuk menangguhkan pelaksanaan perintah-perintah yang disampaikan oleh Nasabah hingga Bank menerima penegasan tertulis yang dianggap cukup oleh Bank.
    3. Bank berhak menolak setiap media instruksi penarikan dana atau instruksi lainnya yang tanda tangannya tidak sesuai dengan contoh tanda tangan yang ada pada Bank, atau terdapat keraguan terhadap transaksi tersebut. Atas penolakan ini, Nasabah melepaskan Bank dari segala tanggung jawab maupun tuntutan yang timbul dari mana pun, termasuk dari Nasabah sendiri.
    4. Jika Bank telah melaksanakan perintah atau instruksi Nasabah termasuk tetapi tidak terbatas pada penyetoran, penarikan atau Transfer yang digunakan dengan formulir atau dokumen lainnya yang hilang, dicuri, diselewengkan, digunakan secara tidak sah, dipalsukan, ditiru atau dibuat secara salah, maka semua akibat yang timbul dari adanya hal-hal tersebut di atas menjadi tanggungan atau risiko Nasabah sepenuhnya.
  9. 9. Kewajiban Nasabah

    1. Nasabah berkewajiban untuk menyerahkan kepada Bank, satu atau lebih contoh tanda tangannya dan satu atau lebih tanda tangan orang-orang yang berhak untuk mewakilinya (kuasanya) dalam hubungan dengan Bank (jika ada), disertai dengan penjelasan lengkap mengenai hak-hak dan wewenang masing-masing. Contoh tanda tangan tersebut tetap berlaku selama tidak ada pemberitahuan perubahan dari Nasabah yang disampaikan secara tertulis dan diterima dengan baik oleh Bank.
    2. Apabila Nasabah masih berutang dan/atau mempunyai kewajiban lainnya kepada Bank yang timbul berdasarkan suatu perjanjian pembiayaan atau apa pun juga, Bank berhak dan dengan ini diberi kuasa oleh Nasabah untuk mendebet rekening Nasabah dan menggunakannya untuk pembayaran kembali atas setiap jumlah uang yang setiap waktu terutang kepada Bank.
    3. Apabila dana yang tersedia dalam Rekening tidak ada/tidak cukup, maka atas permintaan pertama dari Bank, Nasabah wajib menyetor kepada Bank sejumlah uang yang dianggap cukup oleh Bank untuk pembayaran utang-utang dan/atau kewajiban-kewajiban lain Nasabah.
    4. Nasabah berkewajiban memberitahukan secara tertulis kepada Bank dengan disertai dokumen pendukung yang sah jika terjadi perubahan data Nasabah, termasuk tetapi tidak terbatas pada perubahan alamat, tanda tangan orang yang berwenang untuk mengikat Nasabah maupun wewenangnya, susunan pengurus dan status hukum Badan, serta perubahan anggaran dasar atau anggaran rumah tangga. Pemberitahuan tersebut harus diberikan dengan cara yang dianggap baik oleh Bank dan didukung oleh dokumen yang cukup memadai. Perubahan ini baru berlaku sejak diterimanya perubahan tersebut dengan baik oleh Tim Operasional pada Bank. Setiap kerugian yang diakibatkan karena adanya kelalaian dalam memberitahukan perubahan data tersebut di atas menjadi tanggung jawab Nasabah sepenuhnya.
  10. 10. Pembukuan dan Laporan Rekening

    1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh Rekening Bank yang menjadi dasar bagi Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
    2. Dengan alasan akurasi, Bank akan menyimpan besaran saldo dan transaksi Nasabah sampai 2 (dua) angka di belakang koma. Namun, demi kenyamanan Nasabah, Bank hanya akan menampilkan angka bulat dengan pembulatan ke bawah. Saldo desimal tetap menjadi hak Nasabah dan tetap diperhitungkan dalam kalkulasi bagi hasil.
    3. E-statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan) dan dikirimkan melalui email kepada nasabah.
    4. Jika Bank tidak menerima pengaduan apa pun dari Nasabah dalam 7 (tujuh) Hari Kerja setelah menerima e-statement, Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam e-statement tersebut.
  11. 11. Pemblokiran, Penonaktifan, Penundaan Transaksi, dan Penutupan Rekening

    1. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk memblokir/menonaktifkan/menutup Rekening dan/atau menunda transaksi dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan, antara lain jika:
      1. Rekening yang dimiliki Nasabah diduga telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal dan/atau telah atau akan terjadi penipuan yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah termasuk yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pihak lain.
      2. Nasabah memberikan data/informasi yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan data/informasi palsu/tidak valid/tidak lengkap, dan/atau tidak bersedia memberikan data/informasi apa pun yang diminta oleh Bank sesuai Hukum.
      3. Nasabah terkena sanksi screening berdasarkan peraturan yang berlaku di Bank dan/atau sanksi screening pada negara penerima.
      4. Profil data Nasabah identik dengan Daftar Teroris dan Terduga Teroris (DTTOT) dan Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah Massal termasuk namun tidak terbatas kepada aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme.
      5. Terdapat permintaan tertulis dari instansi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kantor pajak, atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan Hukum atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank.
      6. Adanya permintaan dari bank asal pengirim dana dikarenakan adanya kesalahan pengiriman dana dan bank asal pengirim dana tersebut meminta dilakukan pemblokiran.
      7. Menurut pendapat dan pertimbangan Bank terdapat kesalahan penerimaan transaksi atas Rekening.
    2. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Nasabah memiliki lebih dari satu Rekening di Bank dan Nasabah terlibat dalam hal-hal pada poin 11a serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan Hukum, Bank berhak untuk memblokir/menonaktifkan/menutup Rekening lainnya yang dimiliki Nasabah dan/atau menunda transaksi dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan.
    3. Jangka waktu pemblokiran/penonaktifan atas Rekening dan/atau penundaan transaksi dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah akan mengacu pada diskresi Bank dan/atau permintaan instansi yang berwenang.
    4. Dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian, Bank berhak dan Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet Rekening (termasuk Rekening sebagaimana dimaksud dalam poin 11b) jika terjadi hal-hal sebagaimana tercantum dalam poin 11a serta hal lainnya yang bertentangan dengan Hukum.
    5. Untuk kepentingan pihak-pihak yang terkait, Bank berhak menonaktifkan Rekening apabila Nasabah dinyatakan pailit oleh pengadilan.
    6. Bank dapat menutup Rekening yang tidak aktif atau pasif (Rekening Dormant) dan bersaldo nol dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Bank.
    7. Bank sewaktu-waktu berhak menghentikan hubungan dengan Nasabah jika terdapat data yang tidak lengkap atau tidak valid melalui pemberitahuan secara tertulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
    8. Saldo yang tersisa pada setiap Rekening yang ditutup akan diberikan kepada Nasabah (kecuali untuk alasan pada poin 11a) setelah dipotong dengan biaya penutupan Rekening dan biaya-biaya Bank lainnya yang dikenakan terhadap Rekening tersebut serta setelah diperhitungkan dengan semua jumlah yang wajib dibayar oleh Nasabah kepada Bank.
    9. Apabila setelah diperhitungkan kewajiban Nasabah kepada Bank masih terdapat kewajiban Nasabah kepada Bank, maka Nasabah tetap wajib melunasi kewajibannya tersebut.
    10. Nasabah wajib mengembalikan kepada Bank semua formulir-formulir yang masih ada padanya segera setelah penutupan Rekening. Risiko yang mungkin timbul akibat kelalaian tersebut menjadi tanggung jawab Nasabah.
  12. 12. Nisbah Bagi Hasil

    1. Bagi hasil Rekening yang dibuka berdasarkan Akad Mudharabah Muthlaqah, Nasabah akan mendapatkan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan Nisbah Bagi Hasil yang dibuat antara Bank dengan Nasabah pada saat Akad pembukaan Rekening yang akan dikreditkan/diberikan setiap bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank. Besaran bagi hasil tergantung dari pendapatan riil usaha Bank dikalikan dengan Nisbah Bagi Hasil.
    2. Bagi hasil akan dikenakan pajak atau pungutan lain sesuai dengan ketentuan Hukum.
    3. Pajak atas bagi hasil yang diperoleh Nasabah ditanggung oleh Nasabah.
    4. Para pihak yaitu Nasabah sebagai Shahibul Maal dan Bank sebagai Mudharib, dengan ini bersepakat untuk saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain untuk berbagi hasil atas keuntungan yang diperoleh dari usaha Bank dalam pengelolaan dana pada Rekening dengan kompensasi Nisbah Bagi Hasil yang berlaku pada saat pembukaan Rekening sebagaimana tertera pada informasi bagi hasil.
    5. Bank menggunakan prinsip bagi hasil (net revenue sharing) yakni bagi hasil yang dihitung dari pendapatan setelah dikurangi modal (ra’s al-mal).
    6. Nisbah Bagi Hasil dapat berubah sesuai dengan kebijakan Bank. Perubahan atas komposisi Nisbah Bagi Hasil akan diberitahukan Bank melalui pemberitahuan pada internet banking Aladin atau dengan tata cara lain yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan Hukum, di mana akan disampaikan sebelum Nisbah Bagi Hasil yang baru efektif berlaku. Perubahan Nisbah Bagi Hasil ini disampaikan kepada Nasabah dan berlaku negative confirmation.
  13. 13. Jaminan Pemerintah

    1. Saldo simpanan Nasabah di Bank dijamin sesuai ketentuan dari LPS.
    2. Saldo simpanan Nasabah yang melampaui nilai maksimal simpanan yang dijamin oleh LPS atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang ditentukan agar dapat diterapkan untuk program LPS sesuai dengan peraturan LPS dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.
  14. 14. Hukum dan Yurisdiksi yang Berlaku

    1. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada Hukum negara Republik Indonesia.
    2. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan (maupun bagian daripadanya) termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Syarat dan Ketentuan ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    3. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Hukum
    4. Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai diperlukannya suatu putusan pengadilan dan/atau hakim untuk penutupan Rekening dan/atau pengakhiran Syarat dan Ketentuan ini.
    5. Syarat dan Ketentuan ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
  15. 15. Pernyataan dan wewenang

    1. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap data, deskripsi dan tanda tangan Nasabah pada formulir pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, berbagai dokumen pendukung lain yang terkait dengan pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. Nasabah diwajibkan untuk segera memberikan informasi pada Bank atas tiap perubahan, anggaran dasar, nama, alamat, nomor telepon, NPWP, dan hal lain yang menyimpang/berbeda dari data/deskripsi yang sebelumnya diberikan oleh Nasabah pada Bank terkait Rekening Nasabah. Kelalaian Nasabah dalam memberitahukan perubahan tersebut pada Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab sepenuhnya Nasabah.
    2. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa:
      1. Bank berhak untuk melakukan pengujian terhadap validitas data yang diberikan oleh Nasabah dan Bank berhak untuk meminta data tambahan yang dibutuhkan oleh Bank.
      2. Bank telah memberikan penjelasan memadai mengenai karakteristik produk Bank yang akan digunakan dan Nasabah telah memahami seluruh konsekuensi dari penggunaan produk Bank tersebut, termasuk keuntungan, risiko, dan biaya yang ditimbulkan terkait dengan produk.
      3. Nasabah dengan ini menyatakan memberikan wewenang pada Bank untuk mendebet langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
      4. Nasabah setuju untuk mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan data pribadi Nasabah kepada perwakilan dan/atau perusahaan induk dan/atau pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau pihak ketiga yang telah melakukan kerja sama dengan Bank, untuk tujuan administrasi dan/atau penawaran produk/layanan keuangan dan/atau dalam rangka peningkatan layanan terhadap Nasabah.
      5. Dalam hal Nasabah tidak memberikan persetujuan kepada Bank (yang disampaikan melalui Layanan Nasabah) untuk memberikan dan/atau menyebarluaskan data pribadi Nasabah kepada pihak ketiga lain yang telah melakukan kerja sama dengan Bank untuk tujuan sebagaimana disebutkan dalam poin  4) di atas, Bank hanya akan menggunakan data pribadi Nasabah untuk kepentingan internal Bank, kecuali sebagaimana diatur pada ketentuan Hukum atau diminta oleh badan-badan pemerintah.
      6. Terlepas dari ketentuan tersebut di atas, Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk mengungkapkan informasi terkait Nasabah, termasuk namun tidak terbatas, informasi mengenai jumlah uang atau hal-hal khusus yang berkaitan dengan Rekening dari Nasabah sesuai dengan Hukum.
      7. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi, yang diproses di tempat-tempat yang ditetapkan oleh Bank, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggung jawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apa pun.
      8. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah bersedia dikunjungi dan/atau dihubungi oleh Bank melalui sarana komunikasi pribadi Nasabah, untuk menyampaikan informasi (termasuk produk dan/atau layanan), pada hari Senin sampai Sabtu, di luar hari libur nasional pada pukul 08:00 – 18:00 waktu setempat, sedangkan untuk kunjungan dalam rangka layanan (termasuk namun tidak terbatas pertemuan secara langsung untuk verifikasi data Nasabah) dapat dilakukan pada hari Senin sampai Minggu termasuk libur nasional pada pukul 08:00 – 21:00 waktu setempat.
      9. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.
      10. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan dan persyaratan dan ketentuan lainnya (jika relevan) yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik),  yang akan diterima oleh Nasabah seperti Hukum dan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia serta ketentuan yang ditetapkan oleh negara Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan.
      11. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan yang ada.
      12. Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan Hukum. Setiap perubahan, tambahan, atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah atau sarana komunikasi/informasi lainnya dan Nasabah terikat dengan perubahan tersebut.
      13. Nasabah menyetujui bahwa Bank berhak melakukan perubahan tarif dan Biaya dalam batas kewajaran administrasi dan setiap ada perubahan atas Biaya akan diberitahukan kepada Nasabah.
      14. Nasabah menyetujui untuk menerima pemberitahuan melalui sarana elektronik sesuai ketentuan Hukum, Syarat dan Ketentuan ini, serta notifikasi lainnya mengenai penggunaan Nasabah terhadap Rekening atau produk/layanan dari Bank. Sarana elektronik termasuk, namun tidak terbatas pada, surat elektronik, atau ditampilkan pada laman situs atau melalui sarana komunikasi nirkabel. Ketentuan, perjanjian, dan notifikasi di atas akan dianggap telah diterima saat diterbitkan kepada Nasabah.
      15. Nasabah dengan ini menyatakan telah menyetujui bahwa Nasabah wajib memberikan informasi dan/atau dokumen tambahan yang diminta oleh Bank terkait dengan pembukaan rekening, transaksi, dan profil Nasabah jika dibutuhkan.
      16. Dengan membaca, memahami dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini, Nasabah mengikatkan diri pada seluruh Syarat dan Ketentuan ini, dan seluruh syarat dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank dan menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang memadai mengenai karakteristik produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik yang akan Nasabah manfaatkan dan Nasabah telah mengerti dan memahami segala konsekuensi pemanfaatan produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik, berikut dengan manfaat, risiko, dan biaya-biaya yang melekat pada pada produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik tersebut.
      17. Nasabah menyatakan dan menjamin bahwa:
        1. Dana yang terdapat di Rekening dan dana yang digunakan dalam rangka layanan transaksi bukanlah dana yang berasal dari tindak pidana atau dari aktivitas yang bertentangan dengan Hukum;
        2. Rekening tidak digunakan untuk tujuan kriminal, penipuan, pelanggaran hukum atau aktivitas lain yang bertentangan dengan Hukum, Syarat dan Ketentuan, dan dapat merugikan pihak mana pun;
        3. Pembukaan Rekening ini tidak dimaksudkan dan/atau ditujukan dalam rangka upaya untuk melakukan tindak pidana pencucian uang sesuai dengan Hukum; dan
        4. Transaksi tidak dilakukan untuk maksud mengelabui, mengaburkan, atau menghindari pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berdasarkan ketentuan Hukum. Nasabah sepenuhnya bertanggung jawab serta melepaskan Bank dari tuntutan, klaim, atau ganti rugi dalam bentuk apa pun apabila Nasabah dinyatakan melakukan tindakan pidana pencucian berdasarkan ketentuan Hukum.
  16. 16. Keadaan Kahar (Force Majeure)

    1. Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, pandemi, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau lembaga berwenang lainnya.
    2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.
  17. 17. Pertanyaan dan Pengaduan

    1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor telepon 021-85500947.  Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id, dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.
    2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
    3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  18. 18. Keberlakuan

    Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan yang ternyata diketahui melanggar Hukum, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan dan atas Syarat dan Ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan tetap berlaku dan mengikat.

  19. 19. Kebijakan Privasi

    1. Kebijakan Privasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada Nasabah bagaimana Bank dapat mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyimpan, dan menghapus Data Pribadi Nasabah.
    2. Bank menghormati privasi Nasabah dan berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi Nasabah. Dengan berinteraksi, mengirimkan informasi, menggunakan, atau mendaftar untuk setiap produk atau layanan yang Bank tawarkan, Nasabah telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang terdapat dalam Kebijakan Privasi ini, bersama dengan Syarat dan Ketentuan yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan. Kebijakan Privasi ini melengkapi tetapi tidak menggantikan persetujuan lain yang mungkin telah Nasabah berikan sebelumnya kepada Bank sehubungan dengan Data Pribadi Nasabah.
    3. Data Pribadi Nasabah yang Bank kumpulkan antara lain:
      1. nama, nomor telepon, rincian kontak, alamat rumah, tanggal lahir, KTP/Paspor, dan/atau pendidikan;
      2. spesimen tanda tangan;
      3. rincian keuangan (misalnya: pendapatan, pengeluaran, dan/atau riwayat kredit);
      4. gambar dan rekaman suara percakapan Nasabah dengan Bank;
      5. rincian kerja (misalnya: pekerjaan, jabatan dan posisi lain yang dimiliki, riwayat pekerjaan, gaji, dan/atau manfaat);
      6. pajak dan informasi asuransi;
      7. informasi tentang profil risiko, investasi, tujuan investasi, pengetahuan dan pengalaman dan/atau kepentingan bisnis dan aset;
      8. informasi perbankan (misalnya: nomor rekening dan transaksi perbankan);
      9. pendapat pribadi yang diberitahukan kepada Bank (misalnya: umpan balik atau tanggapan terhadap survei); dan/atau
      10. informasi dari perangkat Nasabah seperti rincian kontak, daftar aplikasi dan statistik penggunaan, lokasi, informasi perangkat dan atribut jaringan yang Bank kumpulkan secara berkala.
    4. Pada saat menggunakan produk atau layanan Bank, Bank akan meminta Nasabah untuk memberikan Data Pribadi  termasuk namun tidak terbatas pada apa yang kami uraikan di atas. Selain itu, Bank juga dapat mengumpulkan Data Pribadi Nasabah dari pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Bank atau Nasabah dan/atau melakukan tugas atas nama Bank ). Untuk kasus ini, Bank hanya mengumpulkan Data Pribadi Nasabah sehubungan dengan tujuan yang melibatkan pihak ketiga tersebut atau tujuan kerja sama Bank dengan pihak ketiga tersebut.
    5. Bank dapat mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan Data Pribadi Nasabah untuk kebutuhan, antara lain:
      1. Memverifikasi kelayakan dan/atau kesesuaian Data Pribadi Nasabah untuk menggunakan layanan Bank dan tidak terbatas pada proses Mengenal Pengguna (Know Your Customer) dan proses scoring atas aktivitas yang Nasabah lakukan.
      2.  Mengidentifikasi dan memproses pembukaan Rekening Nasabah.
      3. Memungkinkan Bank untuk menyediakan layanan yang Nasabah minta atau memproses transaksi yang Nasabah minta.
      4. Menilai pengajuan Nasabah atas suatu produk atau layanan Bank.
      5. Merancang, mengelola, menetapkan harga, dan menyediakan produk dan layanan Bank.
      6. Mengelola hubungan antara Bank dan Nasabah.
      7. Mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan mengatasi terjadinya tindakan yang merupakan kejahatan, dilarang, ilegal, tidak sah, atau curang, yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan Bank (termasuk namun tidak terbatas pada penipuan (fraud), penggelapan, pencurian dan pencucian uang).
      8. Menghubungi Nasabah di saat Bank perlu untuk memberitahu Nasabah terkait suatu informasi yang penting.
      9. Mengembangkan, meningkatkan, menambah dan/atau menyediakan  layanan Bank.
      10. Mematuhi hukum dan memenuhi kewajiban dari pemerintah dan lembaga penegak hukum.
      11. Mengelola aktivitas bisnis Bank.
      12. Tujuan administratif internal, seperti: audit dan analisis data.
    6. Bank dapat dari waktu ke waktu menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk tujuan pemasaran seperti menawarkan produk, jasa  maupun layanan yang menurut Bank menarik bagi Nasabah.perusahaan
    7. Bank dari waktu ke waktu dapat menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, menyebarluaskan, dan/atau memberikan akses Data Pribadi kepada pihak ketiga. Nasabah dengan ini menyatakan telah memberikan persetujuan, izin, dan wewenang kepada Bank untuk menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarluaskan serta memberikan akses atas Data Pribadi kepada pihak ketiga yaitu:
      1. Perusahaan anggota grup Bank dan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan anggota grup Bank untuk penyediaan layanan Bank , pemasaran, promo, penelitian, analisis, survei, dan pengembangan produk dan/atau layanan Bank dan/atau afiliasi atau grup Bank , dan kerja sama bisnis antara Bank dengan afiliasi atau grup Bank .
      2. Pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Bank atau Nasabah dan/atau melakukan tugas atas nama Bank) dalam menyediakan layanan Bank untuk Nasabah (termasuk untuk mencegah penipuan, pengumpulan tagihan, penginputan memasukkan data, manajemen database, promosi, pemasaran, riset, survei, pelayanan pelanggan, layanan teknologi, pemberitahuan produk), dan sehubungan dengan tujuan di mana pihak ketiga tersebut terlibat untuk melaksanakan pengungkapan kepada pihak ketiga terkait yang secara teknis diperlukan untuk memproses transaksi Nasabah atau tujuan kerja sama Bank dengan pihak ketiga tersebut yang dapat mencakup diperbolehkannya pihak ketiga tersebut untuk memperkenalkan atau menawarkan produk atau layanan kepada Nasabah, melakukan autentikasi terhadap Nasabah atau menghubungkan Nasabah dengan akun atau melakukan kegiatan lain termasuk pemasaran, penelitian, analisis dan pengembangan produk dan/atau layanan.
      3. Entitas-entitas dengan siapa Bank memiliki hubungan referensi bisnis atau perjanjian-perjanjian komersial lainnya termasuk pihak ketiga dan entitas-entitas yang sepenuhnya atau sebagian dimiliki oleh Bank .
      4. Merchant dan organisasi lain, seperti institusi keuangan, kepada atau melalui siapa pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan dengan menggunakan layanan Bank atau entitas-entitas lainnya yang memungkinkan penggunaan layanan Bank oleh institusi keuangan pihak ketiga.
      5. Penasihat profesional, lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi, pemerintah, dan pihak berwenang atau instansi lainnya di mana Bank berkewajiban untuk melakukan pengungkapan sesuai kebutuhan, permintaan yang sah, dan Hukum, peraturan atau pengaturan komersial, termasuk pengaturan dengan asosiasi industri lain yang relevan.
      6. Entitas-entitas yang terlibat dalam penggabungan, pengambilalihan, transaksi pembiayaan, usaha patungan dengan Bank dan/atau corporate actions lainnya sehubungan dengan Bank.
    8. Bank dapat mentransfer, menyimpan, mengolah, dan/atau berurusan dengan Data Pribadi Nasabah di luar Indonesia. Namun demikian, Bank tetap akan mematuhi Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dan hukum perlindungan data dan privasi yang berlaku lainnya.
    9. Data Pribadi Nasabah akan dipertahankan selama tujuan yang dikumpulkan tetap dan sampai tidak lagi diperlukan untuk tujuan hukum atau bisnis lainnya. Sesuai dengan Hukum atau kebijakan retensi milik Bank atau atas permintaan/permohonan dari Nasabah kepada Bank, Bank dapat menghapus dan/atau memusnahkan Data Pribadi Nasabah dari sistem Bank agar Data Pribadi tersebut tidak lagi mengidentifikasi Nasabah, kecuali dalam hal apabila diperlukan penyimpanan Data Pribadi untuk memenuhi kewajiban hukum, keperluan pembuktian di kemudian hari, pajak, audit, dan akuntansi, Bank akan menyimpan Data Pribadi Nasabah yang diperlukan selama Nasabah menggunakan layanan milik Bank atau sesuai dengan jangka waktu yang disyaratkan oleh Hukum. Sehubungan dengan keperluan penghapusan Data Pribadi dari sistem Bank, Bank mensyaratkan agar diajukannya suatu permohonan tertulis oleh Nasabah kepada Bank agar Bank dapat menghapuskan Data Pribadi tersebut dari sistem yang dimiliki oleh Bank. Nasabah dengan ini memahami dan menyetujui bahwa penghapusan tersebut dapat mengakibatkan penghentian pada layanan Bank kepada Nasabah.
    10. Dalam hal Bank membagikan Data Pribadi Nasabah kepada institusi pemerintah yang berwenang dan/atau institusi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah yang berwenang atau memiliki kerja sama dengan Bank, Nasabah menyetujui dan mengakui bahwa penyimpanan Data Pribadi Nasabah oleh institusi terkait akan mengikuti kebijakan penyimpanan data masing-masing institusi tersebut dan bank tidak akan bertanggung jawab atas penyimpanan Data Pribadi Nasabah.
    11. Bank dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu dengan mengumumkannya kepada Nasabah, misalnya melalui email notifikasi atau pemberitahuan atau kanal lainnya. Bank  mendorong Nasabah agar  sering memeriksa Kebijakan Privasi ini untuk mengetahui setiap perubahan pada Kebijakan Privasi ini. Jika Nasabah terus menggunakan layanan Bank setelah adanya perubahan, penambahan, dan/atau variasi apa pun dalam Kebijakan Privasi ini, Nasabah dianggap mengetahui, menerima, dan terikat pada perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak setuju atas perubahan, penambahan dan/atau variasi yang dilakukan oleh Bank, maka Nasabah harus berhenti menggunakan layanan Bank.
    12. Jika terdapat suatu ketentuan dalam Kebijakan Privasi yang ternyata diketahui melanggar Hukum, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Kebijakan Privasi dan atas ketentuan lain dalam Kebijakan Privasi tetap berlaku dan mengikat. 
    13. Interpretasi dan implementasi Kebijakan Privasi ini diatur dan tunduk pada Hukum .
    14. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Kebijakan Privasi termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Kebijakan Privasi ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    15. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Hukum.

Syarat & Ketentuan Akun Syarat dan Ketentuan Pembukaan Rekening – 20200901

Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank

 

Selamat datang di Aplikasi Aladin.

Aplikasi Aladin adalah aplikasi PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah (“Kami“). Dengan mengakses atau menggunakan Aplikasi Aladin, anda (“Anda” atau “Nasabah“) mengakui dan menyetujui bahwa Anda telah membaca, memahami, serta menyetujui untuk mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku. Syarat dan ketentuan ini merupakan perjanjian antara Anda dengan Kami. Berikut adalah penjabaran mengenai Syarat dan Ketentuan Aladin Syariah Digital Bank (“Syarat dan Ketentuan“):

  1. 1. Definisi

    1. Ajir” adalah pihak yang memberikan jasa dalam Akad Ijarah, baik ajir berupa orang (syakhshiyah thabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtsperson).
    2. Akad” adalah kesepakatan tertulis antara Bank dengan Nasabah dan/atau pihak lain yang memuat hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan Prinsip Syariah.
    3. Akad Ijarah” adalah akad sewa antara Mu’jir dengan Musta’jir atau antara Musta’jir dengan Ajir untuk mempertukarkan manfa’ah dan Ujrah, baik manfaat atau jasa.
    4. Akad Mudharabah” adalah akad kerja sama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik/shahib al-mal) yang menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak kedua (Mudharib) bertindak selaku pengelola, di mana keuntungan usaha dibagi di antara mereka sesuai nisbah yang disepakati dalam akad.
    5. Akad Mudharabah Muthlaqah” adalah Akad Mudharabah yang tidak dibatasi oleh jenis usaha, jangka waktu (waktu), dan/atau tempat usaha.
    6. Akad Wakalah” adalah akad pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu.
    7. Akad Wakalah Bil Ujrah” adalah Akad Wakalah yang disertai dengan imbalan berupa Ujrah.
    8. Ala Dompet” adalah nama dari Rekening utama Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari-hari dan dapat dihubungkan dengan Kartu Debit yang diterbitkan secara fisik oleh Bank.
    9. Ala Impian” adalah nama dari Rekening tambahan di Aplikasi Aladin yang digunakan untuk keperluan menabung atau merencanakan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Rekening ini tidak dapat digunakan sebagai sumber transaksi dan tidak dapat dihubungkan dengan Kartu Debit.
    10. Aladin Berbagi” adalah aktivitas pendebetan dana dari Rekening Nasabah untuk tujuan pembayaran donasi.
    11. Aladin Syariah Digital Bank” adalah produk/layanan perbankan elektronik yang dikeluarkan oleh Bank.
    12. Aplikasi Aladin” adalah aplikasi Bank berupa layanan untuk melakukan transaksi perbankan yang dapat diunduh dan terpasang pada telepon selular milik Nasabah.
    13. Automatic Teller Machine” atau ” ATM” adalah Anjungan Tunai Mandiri yang menyediakan layanan Tarik Tunai, transfer ke Bank sesama dan Bank lain, cek saldo dan fitur lainnya di kemudian hari.
    14. Bank” adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah.
    15. Bayar & Beli” adalah aktivitas pendebetan dana dari Rekening Nasabah untuk tujuan pembayaran tagihan, pembelian paket data/pulsa/token listrik/lainnya pada Aplikasi Aladin.
    16. Data Pribadi” adalah data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-perorangan.
    17. Instruksi Penutupan Rekening” adalah instruksi yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah atas permintaan penutupan Rekening oleh Nasabah.
    18. Kartu Debit” adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank yang memiliki fungsi utama, yaitu sebagai kartu ATM dan kartu debit.
    19. e-KTP” adalah kartu tanda penduduk elektronik.
    20. Layanan Nasabah” adalah pusat layanan Nasabah yang dapat dihubungi lewat telepon dan/atau email.
    21. Mitra Bank” adalah mitra yang bekerja sama dengan Bank dalam menyediakan layanan transaksi Bank, seperti Tarik Tunai, Setor Tunai, dan fitur lainnya di kemudian hari.
    22. ‘Mudharib” adalah pihak pengelola dana dalam usaha kerja sama usaha Mudharabah, baik berupa orang maupun yang disamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
    23. Mu’jir” adalah pihak yang menyewakan barang, baik Mu’jir yang berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah Hukmiyah/rechtpersoon).
    24. Musta’jir” adalah pihak yang menyewa (penyewa/penerima manfaat barang/penerima jasa) dalam Akad Ijarah, baik Musta’jir berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    25. Muwakkil” adalah pihak yang memberikan kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    26. Nasabah” adalah individu yang terdaftar pada Bank.
    27. Nisbah Bagi Hasil” adalah nisbah atau perbandingan yang dinyatakan dalam angka seperti persentase untuk membagi hasil usaha.
    28. Tarik Tunai” adalah aktivitas penarikan uang tunai atas dana yang terdapat dalam Rekening Nasabah.
    29. Ujrah” adalah imbalan yang wajib dibayar atas jasa yang dilakukan oleh Wakil.
    30. Lembaga Penjamin Simpanan” atau ” LPS” adalah badan hukum yang menyelenggarakan kegiatan penjaminan atas simpanan Nasabah.
    31. Peraturan Yang Berlaku” adalah peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia khususnya di bidang perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan lainnya yang terkait.
    32. Pihak Penerbit” adalah pihak ketiga yang terdaftar pada Aplikasi Aladin di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran atau pembelian kepada pihak tersebut dengan menggunakan dana yang terdapat pada Rekening Nasabah.
    33. Prinsip Syariah” adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
    34. Quick Response Code Indonesian Standard” atau (“QRIS”) adalah kode dua dimensi yang terdiri atas penanda tiga pola persegi pada sudut kiri bawah, sudut kiri atas, dan sudut kanan atas, memiliki modul hitam berupa persegi titik atau piksel, dan memiliki kemampuan menyimpan data alfanumerik, karakter, dan simbol, yang digunakan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran nirsentuh melalui pemindaian.
    35. Ra’s Al-Mal Mudharabah” adalah modal usaha dalam usaha kerja sama mudharabah.
    36. Rekening” adalah rekening tabungan Bank yang dibuka secara mandiri melalui Aplikasi Aladin.
    37. Rekening Dormant” merupakan rekening yang tidak ada aktivitas transaksi (mutasi) selama suatu jangka waktu 12 (dua belas) bulan berturut-turut sejak transaksi terakhir, di mana rekening tersebut akan berubah secara otomatis statusnya dari aktif menjadi tidak aktif (pasif) atau dormant.
    38. Rukun Akad Mudharabah” yaitu:
      1. Al’aqidan adalah pihak yang melakukan akad, yaitu Shahib al-Mal (Nasabah) dan Mudharib (Bank).
      2. Ma’qud alaih adalah objek Akad Mudharabah yaitu Ra’s Al-Mal Mudharabah (dana Nasabah) dan ‘amal (pekerjaan).
      3. Shighat adalah ijab dan qobul (secara digital).
      4. Nisbah yang disepakati para pihak.
    39. Saldo Mengendap” adalah saldo minimal yang ditentukan Bank dalam suatu Rekening dan tidak dapat ditransaksikan Nasabah. Saldo mengendap dapat ditarik saat Nasabah akan melakukan penutupan Rekening.
    40. Setor Tunai” adalah aktivitas penyetoran uang tunai ke dalam Rekening Nasabah.
    41. Shahib Al-Mal/Malik” adalah pihak penyedia dana dalam Akad Mudharabah, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
    42. Syarat dan Ketentuan” adalah syarat dan ketentuan ini.
    43. Wa’ad” adalah janji yang mengikat salah satu pihak ke pihak lainnya. Pihak yang berjanji dalam wa’ad berkewajiban untuk menunaikan janjinya.
    44. Wakil” adalah pihak yang menerima kuasa, baik berupa orang (syakhshiyah tabi’iyah/natuurlijke persoon) maupun yang dipersamakan dengan orang, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum (syakhshiyah i’tibariah/syakhshiyah hukmiyah/rechtpersoon).
  2. 2. Instruksi Anda, Kami terima secara elektronik atau digital

    1. Seluruh instruksi perbankan Anda akan berasal dari aplikasi mobile banking atau online.
    2. Anda akan diminta untuk melakukan otorisasi atas instruksi Anda dengan menggunakan berbagai jenis informasi keamanan (misalnya Personal Identification Number (PIN), email, kata sandi, token, pengenalan wajah atau sidik jari, identifikasi biometrik, atau metode verifikasi lainnya). Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan dan kerahasiaan atas segala jenis informasi keamanan yang digunakan dalam bertransaksi. Pastikan Anda tidak memberitahukan informasi keamanan Anda kepada orang lain, termasuk staf Bank. Oleh karenanya, Anda membebaskan dan melepaskan Kami dari segala tuntutan, gugatan, dan/atau ganti kerugian dari Anda maupun pihak mana pun dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan kelalaian Anda memenuhi ketentuan ini.
    3. Setelah melakukan otorisasi, Kami akan menjalankan instruksi Anda.
    4. Anda memahami dan menyetujui metode pengiriman informasi secara elektronik yang digunakan untuk mengirimkan data nasabah dan segala risikonya. Anda menyatakan menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian yang timbul.
  3. 3. Penyimpanan Data Pribadi Anda

    1. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank memiliki kewajiban untuk melakukan customer due diligence, sehingga terdapat beberapa data/informasi termasuk di dalamnya data/informasi pribadi yang Bank butuhkan untuk keperluan identifikasi dan verifikasi. Pastikan data/informasi yang Anda berikan adalah informasi yang benar dan akurat.
    2. Kami menyimpan kerahasiaan dan keamanan data/informasi diri yang Anda berikan. Penggunaan data Anda akan Kami lakukan dengan mengacu pada bagian Kebijakan Privasi.
    3. Anda wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan data/informasi kepada Bank. Setiap perubahan tersebut hanya berlaku jika telah diterima oleh Bank. Dalam hal Bank tidak menerima informasi apa pun mengenai perubahan data/informasi, maka Bank akan menggunakan data Nasabah yang tercatat pada sistem Bank.
    4. Anda wajib menanggung segala akibat dan/atau kerugian yang mungkin timbul dari kelalaian Nasabah dalam memperbaharui data/informasi pada Bank, termasuk namun tidak terbatas pada tuntutan hukum dari pihak lain.
  4. 4. Kami memahami Anda

    1. Kami akan selalu memberikan informasi mengenai produk/layanan Kami, termasuk ketika terdapat perubahan dalam Syarat dan Ketentuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    2. Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat Anda lihat di situs Kami, https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya. Kami telah menyediakan daftar biaya secara ringkas untuk lebih mudah dimengerti.
    3. Agar Kami dan Anda saling memahami, Kami meminta Anda untuk membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan ini dan/atau ketentuan lain di situs Kami, https://web.aladinbank.id/syarat-dan-ketentuan sesuai spesifik layanan yang akan Anda peroleh sehingga dengan ini Anda mengakui bahwa Anda telah membaca seluruh isi Syarat dan Ketentuan ini pada saat Anda mengajukan permohonan pemberian layanan, dan Anda memahami dan menyetujui sepenuhnya atas seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini. Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan dan/atau isi Syarat dan Ketentuan ini, atau tidak dapat secara akurat memahami interpretasi terhadap ketentuan-ketentuan tersebut, maka dimohon untuk tidak melanjutkan penggunaan Aplikasi Aladin dan/atau layanan Kami.
    4. Jika ada pertanyaan atau masukan mengenai Bank, Layanan Nasabah ( 021-85500947 atau cs@aladinbank.id) yang siap membantu Anda 24/7. Dengan mengakses Layanan Nasabah, Anda dengan ini mengizinkan Bank untuk merekam dan/atau mencatat pembicaraan Anda dengan Bank.
  5. 5. Akad

    1. Akad yang digunakan pada Aplikasi Aladin adalah:
      1. Akad Wakalah atau Akad Wakalah Bil-Ujrah:
        • Muwakkil: Nasabah.
        • Wakil: Bank.
        • Objek wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
        • Dalam hal Akad Wakalah Bil-Ujrah, Ujrah: sesuai kesepakatan.
      2. Akad Ijarah:
        • Mu’jir: Bank.
        • Musta’jir: Nasabah.
        • Objek sewa: layanan atau jasa dan aplikasi.
        • Ujrah: sesuai kesepakatan.
    2. Akad yang digunakan pada Kartu Debit adalah:
      1. Akad Wakalah Bil-Ujrah:
        • Muwakkil: Nasabah/merchant/pihak ketiga.
        • Wakil: Bank.
        • Objek wakalah: layanan transfer, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi, dsb.
        • Ujrah: sesuai kesepakatan.
      2. Akad Ijarah:
        1. Mu’jir: Bank.
        2. Musta’jir: merchant/pihak ketiga.
        3. Objek sewa: alat dan sistem kartu debit.
        4. Ujrah: sesuai kesepakatan.
    3. Akad yang digunakan untuk kerja sama operasional Tarik Tunai dan Setor Tunai adalah Akad Wakalah Bil-Ujrah:
      1. Muwakkil: Bank.
      2. Wakil: Mitra Bank.
      3. Objek wakalah: melayani Tarik Tunai dan Setor Tunai tabungan Nasabah.
      4. Ujrah: sesuai kesepakatan.
    4. Akad yang digunakan untuk pelaksanaan Tarik Tunai dan Setor Tunai adalah Akad Ijarah:
      1. Mu’jir/Ajir: Bank.
      2. Musta’jir: Nasabah.
      3. Objek Sewa: layanan Tarik Tunai Setor Tunai.
      4. Ujrah: sesuai kesepakatan.
    5. Akad yang digunakan terkait dengan QRIS adalah Akad Wakalah:
      1. Muwakkil: Nasabah.
      2. Wakil: Bank.
      3. Objek wakalah: pemberian kuasa perwakilan dari Nasabah kepada Bank untuk melakukan pembayaran atas pembelian/pembayaran di merchant acquirer.
      4. Ujrah: Nasabah tidak dikenakan Ujrah.
    6. Pada saat pembukaan Rekening yang menggunakan Akad Mudharabah melalui Aplikasi Aladin, Nasabah setuju untuk melakukan Wa’ad terlebih dahulu. Akad Mudharabah mulai efektif pada saat terdapat setoran awal.
    7. Untuk keabsahan Akad Mudharabah, Nasabah setuju akan adanya Saldo Mengendap yang ditetapkan oleh Bank pada produk-produk dengan Akad Mudharabah. Besaran Saldo Mengendap dapat dilihat pada halaman limit dan biaya.
    8. Besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Dompet merupakan saldo yang dapat ditransaksikan oleh Nasabah dan tidak memasukkan nominal Saldo Mengendap. Sementara besaran saldo yang tercantum pada halaman produk Ala Impian merupakan saldo riil Nasabah (termasuk nominal Saldo Mengendap).
  6. 6. Persyaratan dan Tata Cara

    1. Sejumlah persyaratan berikut wajib dipenuhi agar dapat mendaftar di Aplikasi Aladin:
      1. Berusia 17 tahun atau lebih.
      2. Memiliki wewenang dan kecakapan mengambil tindakan hukum menandatangani perjanjian yang mengikat dengan Bank dan tidak dilarang untuk melakukannya berdasarkan hukum yang berlaku.
      3. Warga Negara Indonesia.
    2. Apabila Anda ternyata tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka Anda menyatakan dan menjamin bahwa segala risiko dan kerugian yang timbul akibat tidak dipenuhinya persyaratan ini menjadi risiko Anda dan Anda tidak berhak untuk membatalkan atau mengesampingkan persetujuan yang telah Anda berikan berdasarkan Syarat dan Ketentuan ini atau kewajiban yang mungkin timbul atas penggunaan Aplikasi Aladin yang telah Anda lakukan.
    3. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Aladin yang dapat diunduh melalui App Store (Apple) dan Google Play Store. Dengan demikian, (calon) Nasabah wajib memiliki smartphone dengan kriteria minimum Android versi 5.0 lollipop (API level 21) dan memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan valid agar dapat menerima short message service/SMS pemberitahuan yang akan dikirim oleh Bank.
    4. Sebagai bagian dari proses pendaftaran, informasi yang berupa e-KTP dalam bentuk foto berwarna harus diunggah dan diajukan pada Bank dengan menggunakan kamera smartphone dengan Aplikasi Aladin.
    5. Sebagai prasyarat, Nasabah wajib memberikan alamat email aktif miliknya sendiri yang memiliki kapasitas memadai untuk menerima pesan yang dikirim oleh Bank. Bank tidak bertanggung jawab atas keabsahan, kepemilikan, aktivitas, dan kapasitas alamat email tersebut.
    6. Kami akan melakukan verifikasi atas data, informasi, dan/atau dokumen yang Anda sampaikan untuk menentukan apakah Anda telah memenuhi persyaratan atau tidak.
    7. Setelah proses pendaftaran selesai dan Bank telah menyelesaikan proses verifikasi sesuai dengan ketentuan Bank dan Peraturan Yang Berlaku, Rekening akan dibuka oleh Bank bagi Nasabah yang telah memenuhi syarat dan Rekening tersebut telah dapat digunakan.
    8. Kami mempunyai wewenang untuk menyetujui atau menolak pendaftaran Anda dengan atau tanpa memberitahukan alasannya apabila terdapat keraguan atas kebenaran dan/atau keaslian atas data, informasi, dan/atau dokumen yang Anda sampaikan/isi, tidak sesuai dengan ketentuan yang Kami tetapkan serta Peraturan Yang Berlaku.
    9. Bank memiliki kewenangan untuk melakukan penutupan Rekening Nasabah apabila tidak sesuai dengan Syarat dan Ketentuan serta Peraturan Yang Berlaku. Jika terdapat dana dalam Rekening, Bank dapat mengembalikan seluruh jumlah dana yang ada setelah dikurangi kewajiban Nasabah (sepanjang sesuai Syarat dan Ketentuan serta Peraturan Yang Berlaku) dengan mengirimkan dana tersebut ke rekening milik Nasabah di bank lain yang ditentukan oleh Nasabah. Bank akan menghubungi Nasabah melalui email dan/atau telepon untuk memperoleh konfirmasi rekening tersebut.
    10. Nasabah dapat meminta Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin dan Nasabah bertanggung-jawab penuh atas semua transaksi yang dilakukan atau diproses dengan menggunakan Kartu Debit. Nasabah dengan ini memberikan kuasa (wakalah) kepada Bank untuk mendebet/memotong sejumlah dana pada Rekening atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah dengan menggunakan Kartu Debit.
    11. Kartu Debit akan dikirimkan oleh pihak Bank melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang telah didaftarkan oleh Nasabah saat permintaan Kartu Debit melalui Aplikasi Aladin. Setelah menerima kartu, Nasabah wajib menggunakan Aplikasi Aladin untuk mengaktifkan kartu dan membuat Personal Identification Number (PIN) sebelum kartu tersebut dapat digunakan di jaringan ATM Bersama/LINK/Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Jika karena satu dan lain hal Nasabah melakukan pemblokiran kartu, Nasabah dapat mengajukan permintaan kartu pengganti melalui Aplikasi Aladin dan kartu pengganti akan dikirimkan melalui pos atau layanan kurir yang ditunjuk oleh Bank ke alamat yang didaftarkan Nasabah melalui Aplikasi Aladin.
    12. Jika Kartu Debit hilang maka Nasabah dapat melakukan blokir Kartu Debit secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Segala transaksi yang terjadi sebelum laporan kehilangan atau kecurian secara sah diterima oleh Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah. Kartu Debit akan berakhir atau tidak berlaku jika Rekening Nasabah ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.
    13. Nasabah dapat melakukan penggantian Kartu Debit yang baru secara mandiri melalui Aplikasi Aladin. Penggantian Kartu Debit yang baru akan dikenakan biaya yang dapat dilihat di situs Kami, https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
    14. Kartu Debit dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
    15. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah adalah dalam mata uang Rupiah.
    16. Nasabah menjamin bahwa penggunaan Kartu Debit dan seluruh jasa atau layanan Bank hanya digunakan pada transaksi yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
    17. Pendebitan dan pengkreditan Rekening dilakukan dengan Setor Tunai, Tarik Tunai, transfer dana masuk/keluar, transaksi Kartu Debit, atau dengan cara serupa lainnya yang disediakan oleh Bank, yang akan dieksekusi berdasarkan instruksi Nasabah. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank berikut pejabat dan para pegawainya dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan biaya termasuk namun tidak terbatas adanya gugatan hukum yang dapat muncul terkait dengan eksekusi instruksi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
    18. Dalam hal Nasabah melakukan transaksi yang difasilitasi dengan QRIS, Nasabah memastikan bahwa Nasabah memiliki dana yang cukup untuk melakukan transaksi.
    19. Saat Nasabah melakukan transaksi yang difasilitasi QRIS, Nasabah wajib memastikan kebenaran nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan otorisasi. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan transaksi tersebut. Mohon diperhatikan bahwa beberapa merchant mensyaratkan adanya tambahan tip dalam melakukan pembayaran yang difasilitasi oleh QRIS. Jumlah tip tersebut ada yang bersifat sukarela atau kewajiban, bergantung pada kebijakan merchant.
    20. Nasabah dengan ini memberikan kewenangan kepada Bank untuk mendebet dana milik Nasabah dalam hal Nasabah melakukan transaksi yang difasilitasi oleh QRIS.
    21. Bank berhak menolak untuk melaksanakan transaksi yang difasilitasi QRIS apabila transaksi tersebut melebihi batasan yang ditentukan oleh Bank Indonesia atau institusi berwenang lainnya.
    22. Penutupan Rekening dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan menghubungi Layanan Nasabah ( 021-85500947). Setelah permintaan penutupan Rekening diterima oleh Layanan Nasabah, Nasabah akan menerima pemberitahuan melalui Aplikasi Aladin dan mengikuti instruksi dalam pemberitahuan tersebut (” Instruksi Penutupan Rekening“).
    23. Nasabah setuju bahwa Bank berhak untuk menutup atau memblokir Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah di Bank termasuk tindakan lainnya dalam rangka investigasi dan penanganan, sekaligus membebankan biaya administrasi penutupan Rekening dan biaya-biaya lain yang berlaku pada Bank, antara lain jika:
      1. Rekening yang dimiliki Nasabah diduga telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal dan/atau telah atau akan terjadi penipuan yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah termasuk yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pihak lain.
      2. Nasabah memberikan data/informasi yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan data/informasi palsu/tidak valid/tidak lengkap, dan/atau tidak bersedia memberikan data/informasi apa pun yang diminta oleh Bank sesuai Peraturan Yang Berlaku.
      3. Nasabah terkena sanksi screening berdasarkan peraturan yang berlaku di Bank dan/atau sanksi screening pada negara penerima.
      4. Profil data Nasabah identik dengan Daftar Teroris dan Terduga Teroris (DTTOT) dan Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah Massal termasuk namun tidak terbatas kepada aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme.
      5. Terdapat permintaan tertulis dari instansi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kantor pajak, atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank.
      6. Adanya permintaan dari bank asal pengirim dana dikarenakan adanya kesalahan pengiriman dana dan bank asal pengirim dana tersebut meminta dilakukan pemblokiran.
      7. Menurut pendapat dan pertimbangan Bank terdapat kesalahan penerimaan transaksi atas Rekening.
    24. Untuk mencegah keraguan, dalam hal Nasabah memiliki lebih dari satu Rekening di Bank dan Nasabah terlibat dalam hal-hal pada poin 6.w. serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Bank berhak untuk melakukan penutupan atau pemblokiran pada Rekening lainnya yang dimiliki Nasabah.
    25. Jika Rekening Nasabah akan ditutup selain karena alasan di atas pada poin 6.w. Nasabah dapat melakukan penarikan saldo termasuk Saldo Mengendap. Dalam hal ini, Nasabah dapat melakukan penarikan atau transfer ke sesama Rekening Ala Dompet atau ke bank lain dengan memperhatikan biaya/ketentuan transfer antar bank.
    26. Dalam rangka menjalankan prinsip kehati-hatian, Bank berhak dan Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet Rekening (termasuk Rekening sebagaimana dimaksud dalam poin 6.x.) jika terjadi hal-hal sebagaimana tercantum dalam poin 6.w. serta hal lainnya yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku.
    27. Jika sampai dengan suatu jangka waktu tertentu, Nasabah tidak memenuhi Instruksi Penutupan Rekening, maka permintaan penutupan dianggap batal.
    28. Jika Nasabah:
        1. meninggal dunia;
        2. dinyatakan pailit;
        3. gagal bayar atau wanprestasi;
        4. di bawah perwalian karena alasan tertentu; dan/atau
        5. tidak memiliki hak untuk mengatur, mengelola, atau memiliki kekayaan,

      maka Rekening hanya dapat ditutup/dicairkan dan saldo yang tersisa akan dibayarkan kepada pihak yang ditunjuk/ahli waris/pengganti hak atau pihak lain yang sah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku serta persyaratan yang ditetapkan oleh Bank. Bank dengan ini berhak memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen yang diserahkan.

    29. Pihak Bank dapat melakukan penutupan Rekening Dormant terhadap rekening bersaldo di bawah minimum sebagaimana terdapat dalam ketentuan limit dan biaya di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
    30. Apabila terjadi perselisihan antara Nasabah dengan pihak yang ditunjuk atau antara para pihak yang mengaku ahli waris Nasabah, maka Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran kepada siapa pun sampai adanya penyelesaian antara pihak yang terkait atau sesuai keputusan pengadilan yang telah berkekuatan tetap.
    31. Bank, Aplikasi Aladin, Rekening, dan Kartu Debit hanya dapat digunakan oleh Nasabah sendiri dan tidak dapat dipindahtangankan atau dialihkan dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun kepada pihak lain.
  7. 7. Manfaat

    1. Aplikasi Aladin tersedia bagi Nasabah untuk melakukan seluruh layanan transaksi keuangan (termasuk transaksi tunai) dan non keuangan yang disediakan oleh Bank. Terkait dengan transaksi tunai, Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Mitra Bank dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan Tarik Tunai dan Setor Tunai melalui Aplikasi Aladin.
    2. Selain melalui Mitra Bank, Tarik Tunai dapat dilakukan menggunakan ATM. Secara spesifik, dengan menggunakan Kartu Debit, Nasabah dapat melakukan Tarik Tunai/transfer/cek saldo melalui ATM bank apa pun yang terhubung dengan jaringan ATM Bersama/LINK.
    3. Aplikasi Aladin menyediakan layanan Aladin Berbagi di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran donasi kepada Pihak Penerbit dalam hal ini adalah lembaga donasi yang bekerja sama dengan Bank.
    4. Aplikasi Aladin juga menyediakan layanan Bayar & Beli di mana Nasabah dapat melakukan pembelian/pembayaran kepada Pihak Penerbit.
    5. Aplikasi Aladin menyediakan fitur QRIS di mana Nasabah dapat melakukan pembayaran digital di merchant offline maupun online.
    6. Nasabah akan dibantu oleh Layanan Nasabah untuk melakukan layanan transaksi keuangan dan non keuangan tertentu hanya pada saat Aplikasi Aladin tidak dapat digunakan.
    7. Layanan Nasabah tersedia untuk melayani Nasabah dalam hal pengajuan pertanyaan atau pengaduan.
    8. Nasabah sepenuhnya memahami berbagai fitur dari seluruh Rekening Bank termasuk namun tidak terbatas pada Rekening dalam mata uang Rupiah dan Kartu Debit. Rincian fitur seluruh Rekening Bank dapat ditemukan dalam informasi produk yang berada di situs Bank dan/atau Aplikasi Aladin.
  8. 8. Risiko

    1. Nasabah bertanggung jawab untuk memastikan seluruh data dan instruksi yang diberikan pada Bank telah benar dan lengkap. Bank tidak bertanggung jawab atas dampak apa pun yang dapat disebabkan oleh kelalaian, ketidaklengkapan, atau ketidakjelasan data dan/atau instruksi yang diberikan oleh Nasabah.
    2. Anda akan diminta untuk melakukan otorisasi atas instruksi Anda dengan menggunakan berbagai jenis informasi keamanan. Oleh karena itu, Anda memahami bahwa setiap perintah yang Kami peroleh atas otorisasi tersebut merupakan perintah transaksi yang valid dan benar dari Anda. Segala tuntutan, gugatan, dan/atau kerugian dari Anda atau pihak mana pun bukan merupakan tanggung jawab Kami.
    3. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak menjalankan instruksi Nasabah yang meliputi tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:
      1. Saldo Rekening Nasabah tidak mencukupi;
      2. Rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir; dan/atau
      3. Bank memiliki alasan untuk mencurigai adanya tindakan fraud atau tindak pidana.
    4. Jika terjadi sengketa antara Nasabah dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran atau transfer pada siapa pun hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau sesuai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
    5. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk menghentikan sementara layanan melalui Aplikasi Aladin untuk periode yang telah ditentukan untuk tujuan pemeliharaan, dan tujuan lainnya yang dianggap sah oleh Bank, dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya pada Nasabah dan Nasabah akan membebaskan Bank dari tanggung jawab sebagai akibat penghentian sementara layanan tersebut.
    6. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank memiliki hak mutlak untuk memperbaharui, memodifikasi, atau mengubah situs web atau perangkat lunak apa pun (termasuk Aplikasi Aladin atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk mengakses Bank sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan tanpa memberikan alasan apa pun.
    7. Nasabah dengan ini setuju bahwa Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Jika Nasabah gagal untuk memperbarui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkannya.
    8. Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan Aplikasi Aladin pada perangkat yang tidak didukung oleh Aplikasi Aladin, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan perangkat yang tidak resmi misalnya di-jailbreak atau root, software/hardware yang tidak resmi untuk dapat menampilkan, mendapatkan kontrol, meniru, memanipulasi, dan/atau memindahkan Aplikasi Aladin ke perangkat lain yang tidak resmi, mengumpulkan, dan/atau mencuri data Bank dan Nasabah, melakukan aktivitas crawling/scraping, dan/atau aktivitas lainnya yang dapat merugikan Bank dan/atau Nasabah dan/atau bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan emulator dan software/hardware sejenis.
  9. 9. Informasi Keamanan

    1. Informasi keamanan dapat berupa email Nasabah, kata sandi, One Time Password (OTP), Personal Identification Number (PIN), identifikasi biometrik seperti pengenalan wajah atau sidik jari, identifikasi digital, dan/atau metode verifikasi lainnya sesuai ketentuan Bank. Informasi keamanan tersebut akan dibutuhkan untuk login, aktivasi perangkat, dan mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Nasabah, Nasabah harus memastikan untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat. Penggunaan informasi tersebut akan dianggap sebagai kelalaian Nasabah. Nasabah bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan kerahasiaan seluruh penggunaan Aplikasi Aladin miliknya.
    2. Bank tidak akan pernah meminta Nasabah memberitahukan kata sandi, OTP, dan Personal Identification Number (PIN) kepada Nasabah. Kelalaian Nasabah dalam memenuhi ketentuan ini menjadi risiko dan tanggung jawab sepenuhnya Nasabah dan membebaskan Kami dari tanggung jawab apa pun.
    3. Identifikasi biometrik seperti pengenalan wajah atau sidik jari dapat digunakan oleh Nasabah dalam hal (i) smartphone yang digunakan mempunyai fitur pengenalan wajah atau sidik jari, dan (ii) Nasabah mengaktifkan fitur identifikasi biometrik ini pada menu profil saya dalam Aplikasi Aladin atau ketika mendapat notifikasi pengaktifan identifikasi biometrik di home screen Aplikasi Aladin. Identifikasi biometrik tersebut merupakan fitur dari smartphone dan bukan merupakan fitur dari Bank atau Aplikasi Aladin. Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas penggunaan atau kinerja dari fitur identifikasi biometrik tersebut. Dengan mengaktifkan identifikasi biometrik pada Aplikasi Aladin, Nasabah menyetujui untuk Bank mengakses dan menggunakan data biometrik tersebut berikut dengan data perangkat smartphone yang digunakan Nasabah untuk keperluaan pengaktifan dan penggunaan identifikasi biometrik pada Aplikasi Aladin. Nasabah bertanggung jawab atas (i) seluruh data atau informasi identifikasi biometrik yang terdaftar atau terekam pada smartphone yang digunakan Nasabah, (ii) penggunaan data atau informasi identifikasi biometrik tersebut, (iii) menjaga agar hanya data atau informasi identifikasi biometrik Nasabah yang terdaftar pada smartphone dan Aplikasi Aladin, dan (iv) segala risiko atau akibat yang timbul akibat dari penggunaan identifikasi biometrik tersebut.
    4. Sesuai Peraturan Yang berlaku, Bank wajib merahasiakan data penyimpan dan simpanannya kecuali diminta oleh pihak yang berwenang sesuai Peraturan Yang Berlaku.
    5. Informasi keamanan akan menjadi rahasia di bawah tanggung jawab Nasabah, karena informasi tersebut memiliki keberlakuan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi oleh Nasabah agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin.
    6. Bank akan mengajukan proses verifikasi yang memenuhi standar Bank untuk memungkinkan Nasabah melakukan transaksi keuangan dan/atau non-keuangan.
    7. Nasabah menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, klaim, dan biaya (termasuk biaya hukum) yang mungkin terjadi dalam kaitannya dengan pelaksanaan instruksi dari Bank, kecuali dijalankan karena kelalaian dari Bank.
    8. Nasabah bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan perangkat lunak dan/atau peralatan yang diperlukan untuk dapat mengakses Aplikasi Aladin dengan risiko yang ditanggung Nasabah.
    9. Nasabah juga bertanggung jawab atas kinerja dan keamanan (termasuk tanpa batasan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah penggunaan atau akses yang tidak sah) dari setiap peralatan yang digunakan oleh Nasabah untuk mengakses Aplikasi Aladin.
    10. Nasabah harus memastikan bahwa peralatan yang digunakan untuk mengakses Aplikasi Aladin bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, data yang gagal atau terkorupsi, virus komputer, bug dan/atau perangkat lunak yang berbahaya/tidak diizinkan oleh penyedia layanan telekomunikasi, produsen, atau vendor dari peralatan yang relevan.
    11. Nasabah harus memastikan:
      1. Penggunaan perangkat mobile dan/atau terminal Nasabah lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru.
      2. Tidak melakukan jailbreak, root, atau memodifikasi perangkat mobile dan/atau peralatan lainnya, atau mengunduh aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware.
    12. Nasabah menyetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas kegagalan elektronik maupun mekanik, atau data yang terkorupsi, virus komputer, bug, dan/atau perangkat lunak yang berbahaya lainnya dari jenis apa pun yang mungkin timbul dari layanan yang disediakan oleh penyedia layanan internet yang relevan atau informasi penyedia layanan.
    13. Nasabah bertanggung jawab untuk keamanan Kartu Debit yang diterbitkan oleh Bank, termasuk perlindungan dari pencurian dan penyalahgunaan.
    14. Kartu Debit diterbitkan dengan validitas yang menunjukkan bulan dan tahun. Tanggal kadaluarsa adalah hari terakhir dalam bulan dan tahun yang tercetak pada kartu. Setelah Kartu Debit tersebut kadaluarsa, kartu tersebut akan batal secara otomatis dan Nasabah tidak lagi berhak untuk menyimpan atau menggunakannya. Kartu tersebut harus dihancurkan dengan cara mengguntingnya (termasuk chip dalam kartu tersebut) menjadi dua secara diagonal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah detail kartu disalahgunakan.
    15. Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Aladin, Nasabah memahami bahwa seluruh komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima oleh Bank akan diperlakukan sebagai bukti sah meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani, dan dengan demikian, Nasabah setuju untuk mengganti rugi dan melepaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, tuntutan, dan pengeluaran (termasuk biaya hukum) yang dapat muncul terkait dengan eksekusi dari instruksi Nasabah, kecuali kesalahan eksekusi dari instruksi diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian pihak Bank.
    16. Transaksi tunai di ATM dan Mitra Bank diperbolehkan hingga batas maksimum yang ditentukan oleh Bank. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di situs Kami di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya.
  10. 10. Pembukuan

    1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh Rekening Bank yang menjadi dasar bagi Bank dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.
    2. Dengan alasan akurasi, Bank akan menyimpan besaran saldo dan transaksi nasabah sampai 2 (dua) angka di belakang koma. Demi kenyamanan Nasabah, Bank hanya akan menampilkan angka bulat dengan pembulatan ke bawah. Saldo desimal tetap menjadi hak Nasabah, dan tetap diperhitungkan dalam kalkulasi bagi hasil.
    3. Bank akan menerbitkan bukti transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada, resi transaksi, dan/atau e-statement yang dapat diunduh oleh Nasabah dari Aplikasi Aladin.
    4. E-statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan) dan dikirimkan melalui Aplikasi Aladin.
    5. Jika Bank tidak menerima pengaduan apa pun dari Nasabah dalam 7 (tujuh) hari kerja setelah menerima e-statement, Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam e-statement tersebut.
  11. 11. Biaya dan Nisbah Bagi Hasil

    1. Bank berhak untuk mendebet Rekening Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam tabel biaya dan tarif yang dapat dilihat di situs Kami di https://web.aladinbank.id/limit-dan-biaya dan/atau Aplikasi Aladin.
    2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Nasabah yang tersedia.
    3. Bagi hasil Rekening yang dibuka berdasarkan Akad Mudharabah Muthlaqah, Nasabah akan mendapatkan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan Nisbah Bagi Hasil yang dibuat antara Bank dengan Nasabah pada saat akad pembukaan Rekening yang akan dikreditkan/diberikan setiap bulan atau sesuai dengan ketentuan Bank. Besaran bagi hasil tergantung dari pendapatan riil usaha Bank dikalikan dengan Nisbah Bagi Hasil.
    4. Bagi hasil akan dikenakan pajak atau pungutan lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku.
    5. Pajak atas bagi hasil yang diperoleh Nasabah ditanggung oleh Nasabah.
    6. Para pihak yaitu Nasabah sebagai Shahib al-Mal/Malik dan Bank sebagai Mudharib, dengan ini bersepakat untuk saling mengikatkan diri satu terhadap yang lain untuk berbagi hasil atas keuntungan yang diperoleh dari usaha pengelolaan dana pada Rekening, yaitu dengan kompensasi nisbah yang berlaku pada saat pembukaan Rekening sebagaimana tertera pada informasi bagi hasil.
    7. Bank menggunakan prinsip bagi hasil (net revenue sharing) yakni bagi hasil yang dihitung dari pendapatan setelah dikurangi modal (Ra’s Al-Mal Mudharabah).
    8. Nisbah Bagi Hasil dapat berubah sesuai dengan kebijakan Bank dengan persetujuan dari Nasabah. Perubahan atas komposisi Nisbah Bagi Hasil akan diberitahukan Bank melalui pemberitahuan pada Aplikasi Aladin atau dengan tata cara lain yang ditetapkan oleh Bank sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
  12. 12. Jaminan Pemerintah

    1. Saldo simpanan Nasabah di Bank dijamin sesuai ketentuan dari LPS.
    2. Atas saldo simpanan Nasabah yang melampaui nilai maksimal simpanan yang dijamin oleh LPS atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang ditentukan agar dapat diterapkan untuk program LPS sesuai dengan peraturan LPS dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, maka seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.
  13. 13. Hukum dan yurisdiksi yang berlaku

    1. Interpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
    2. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Syarat dan Ketentuan (maupun bagian daripadanya) termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Syarat dan Ketentuan ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    3. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
    4. Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai diperlukannya suatu putusan pengadilan untuk penutupan Rekening dan/atau pengakhiran Syarat dan Ketentuan ini.
    5. Syarat dan Ketentuan ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
  14. 14. Pernyataan dan wewenang

    1. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap data, deskripsi, dan tanda tangan elektronik Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, berbagai dokumen pendukung lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. Nasabah diwajibkan untuk segera memberikan informasi pada Bank atas tiap perubahan nama, alamat, nomor telepon, NPWP, dan hal lain yang menyimpang/berbeda dari data/deskripsi yang sebelumnya diberikan oleh Nasabah pada Bank terkait Rekening Nasabah. Kelalaian Nasabah dalam memberitahukan perubahan tersebut pada Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab sepenuhnya Nasabah.
    2. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank berhak untuk melakukan pengujian terhadap validitas data yang diberikan oleh Nasabah pada Aplikasi Aladin dan Bank berhak untuk meminta data tambahan yang dibutuhkan oleh Bank.
    3. Nasabah dengan ini menyatakan memberikan wewenang pada Bank untuk mendebet langsung dana dari Rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.
    4. Nasabah setuju untuk mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan Data Pribadi Nasabah kepada perwakilan dan/atau perusahaan induk dan/atau pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau pihak ketiga yang telah melakukan kerja sama dengan Bank, untuk tujuan administrasi dan/atau penawaran produk/layanan keuangan dan/atau dalam rangka peningkatan layanan terhadap Nasabah.
    5. Dalam hal Nasabah tidak memberikan persetujuan kepada Bank (yang disampaikan melalui Layanan Nasabah) untuk memberikan dan/atau menyebarluaskan Data Pribadi Nasabah kepada pihak ketiga lain yang telah melakukan kerja sama dengan Bank untuk tujuan sebagaimana disebutkan dalam poin d di atas, Bank hanya akan menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk kepentingan internal Bank dan Data Pribadi tersebut tidak akan diberikan dan/atau disebarluaskan kepada pihak lain di luar Bank, kecuali sebagaimana diatur pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau diminta oleh badan-badan pemerintah.
    6. Terlepas dari ketentuan tersebut di atas, Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk mengungkapkan informasi terkait Nasabah, termasuk namun tidak terbatas, informasi mengenai jumlah uang atau hal-hal khusus yang berkaitan dengan Rekening dari Nasabah sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.
    7. Nasabah dengan ini memahami dan menyetujui bahwa jika Nasabah memberikan otorisasi dan/atau pembukaan akses kepada Bank atas:
        1. akun bank lain Nasabah;
        2. akun media sosial Nasabah;
        3. akun bisnis elektronik (e-commerce) Nasabah;
        4. data perangkat seluler Nasabah;
        5. informasi resmi dari penyedia telekomunikasi Nasabah (tidak termasuk data percakapan);

      maka Bank dapat membaca, memperoleh, mengumpulkan, mengolah, serta menganalisis informasi di akun Nasabah tersebut hanya terhadap informasi yang relevan menurut Bank dengan layanan atau produk Bank yang dipilih oleh Nasabah atau layanan atau produk Bank yang akan ditawarkan kepada Nasabah.

    8. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi, yang diproses di tempat-tempat yang ditetapkan oleh Bank, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggung jawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening, Kartu Debit, dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apa pun.
    9. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah bersedia dikunjungi dan/atau dihubungi oleh Bank melalui sarana komunikasi pribadi Nasabah, untuk menyampaikan informasi (termasuk produk dan/atau layanan), pada hari Senin sampai Sabtu, di luar hari libur nasional pada pukul 08:00 – 18:00 waktu setempat, sedangkan untuk kunjungan dalam rangka layanan (termasuk namun tidak terbatas pengiriman kartu dan pertemuan secara langsung untuk verifikasi data Nasabah) dapat dilakukan pada hari Senin sampai Minggu termasuk libur nasional pada pukul 08:00 – 21:00 waktu setempat.
    10. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.
    11. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah menyetujui penggunaan tanda tangan yang tertera pada foto berwarna KTP-el yang disampaikan kepada Bank untuk disimpan dan dipergunakan oleh Bank sebagai spesimen tanda tangan Nasabah.
    12. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan dan persyaratan dan ketentuan lainnya (jika relevan) yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik), yang akan diterima oleh Nasabah seperti hukum dan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia serta ketentuan yang ditetapkan oleh negara Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan .
    13. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan yang ada.
    14. Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah, atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan, atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah atau sarana komunikasi/informasi lainnya dan Nasabah terikat dengan perubahan tersebut.
    15. Nasabah menyetujui bahwa Bank berhak melakukan perubahan tarif dan biaya dalam batas kewajaran administrasi dan setiap ada perubahan atas biaya-biaya akan diberitahukan kepada Nasabah.
    16. Bank berhak untuk menambah dan menghapus Pihak Penerbit di Aplikasi Aladin berdasarkan penilaian/pertimbangan Bank.
    17. Nasabah menyetujui untuk menerima pemberitahuan melalui sarana elektronik sesuai ketentuan hukum yang berlaku, Syarat dan Ketentuan ini, serta notifikasi lainnya mengenai penggunaan Nasabah terhadap Rekening atau produk/layanan dari Bank. Sarana elektronik termasuk, namun tidak terbatas pada, surat elektronik, atau ditampilkan pada laman situs, atau pada Aplikasi Aladin, atau melalui sarana komunikasi nirkabel. Ketentuan, perjanjian, dan notifikasi di atas akan dianggap telah diterima saat diterbitkan kepada Nasabah.
    18. Nasabah dengan ini menyatakan telah menyetujui bahwa Nasabah wajib memberikan informasi dan/atau dokumen tambahan yang diminta oleh Bank terkait dengan pembukaan Rekening, transaksi, dan profil Nasabah jika dibutuhkan.
    19. Dengan membaca, memahami dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini, Nasabah mengikatkan diri pada seluruh Syarat dan Ketentuan ini, dan seluruh syarat dan ketentuan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank dan menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang memadai mengenai karakteristik produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik yang akan Nasabah manfaatkan dan Nasabah telah mengerti dan memahami segala konsekuensi pemanfaatan produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik, berikut dengan manfaat, risiko dan biaya-biaya yang melekat pada pada produk atau layanan Bank termasuk jasa perbankan elektronik tersebut.
    20. Anda menyatakan dan menjamin bahwa:
      1. dana yang terdapat di Rekening dan dana yang digunakan dalam rangka layanan transaksi bukanlah dana yang berasal dari tindak pidana atau dari aktivitas yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku di Republik Indonesia;
      2. Aplikasi Aladin, Rekening, dan Kartu Debit tidak digunakan untuk tujuan kriminal, penipuan, pelanggaran hukum atau aktivitas lain yang bertentangan dengan Peraturan Yang Berlaku, Syarat dan Ketentuan, dan dapat merugikan pihak mana pun;
      3. pembukaan Rekening tidak dimaksudkan dan/atau ditujukan dalam rangka upaya untuk melakukan tindak pidana pencucian uang sesuai dengan ketentuan Peraturan Yang Berlaku; dan
      4. transaksi tidak dilakukan untuk maksud mengelabui, mengaburkan, atau menghindari pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berdasarkan ketentuan Peraturan Yang Berlaku. Anda sepenuhnya bertanggung jawab serta melepaskan Bank dari tuntutan, klaim, atau ganti rugi dalam bentuk apa pun apabila Anda dinyatakan melakukan tindakan pidana pencucian berdasarkan Peraturan Yang Berlaku.
  15. 15. Keadaan Kahar (Force Majeure)

    1. Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, pandemi, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring, atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau lembaga berwenang lainnya.
    2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan.
  16. 16. Pertanyaan dan Pengaduan

    1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Nasabah untuk bertanya, mengajukan permintaan dan/atau pengaduan di nomor 021-85500947. Nasabah dapat mengajukan pengaduan secara tertulis, melalui email cs@aladinbank.id dengan menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut
    2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.
    3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank
  17. 17. Keberlakuan

    Jika terdapat suatu ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan yang ternyata diketahui melanggar ketentuan Peraturan Yang Berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Syarat dan Ketentuan dan atas Syarat dan Ketentuan lain dalam Syarat dan Ketentuan tetap berlaku dan mengikat.

  18. 18. Kebijakan Privasi

    1. Kebijakan Privasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada Anda bagaimana Bank dapat mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan, menyimpan, dan menghapus Data Pribadi Nasabah.
    2. Kami menghormati privasi Anda dan berkomitmen untuk melindungi Data Pribadi Anda. Dengan berinteraksi, mengirimkan informasi, menggunakan, atau mendaftar untuk setiap produk atau layanan yang Bank tawarkan, Anda telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang terdapat dalam Kebijakan Privasi ini, bersama dengan Syarat dan Ketentuan yang menjadi satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan. Kebijakan Privasi ini melengkapi tetapi tidak menggantikan persetujuan lain yang mungkin telah Anda berikan sebelumnya kepada Bank sehubungan dengan Data Pribadi Nasabah.
    3. Data Pribadi Nasabah yang Bank kumpulkan antara lain:
      1. nama, nomor telepon, rincian kontak, alamat rumah, tanggal lahir, KTP/Paspor, dan/atau pendidikan;
      2. spesimen tanda tangan;
      3. rincian keuangan (misalnya: pendapatan, pengeluaran, dan/atau riwayat kredit);
      4. gambar dan rekaman suara percakapan Anda dengan Kami;
      5. rincian kerja (misalnya: pekerjaan, jabatan dan posisi lain yang dimiliki, riwayat pekerjaan, gaji, dan/atau manfaat);
      6. pajak dan informasi asuransi;
      7. informasi tentang profil risiko, investasi, tujuan investasi, pengetahuan dan pengalaman dan/atau kepentingan bisnis dan aset
      8. informasi perbankan (misalnya: nomor rekening dan transaksi perbankan); dan/atau
      9. pendapat pribadi yang diberitahukan kepada kami (misalnya: umpan balik atau tanggapan terhadap survei);
      10. informasi dari perangkat Anda seperti rincian kontak, daftar aplikasi dan statistik penggunaan, lokasi, informasi perangkat dan atribut jaringan yang kami kumpulkan secara berkala.
    4. Pada saat menggunakan produk atau layanan Bank, Bank akan meminta Anda untuk memberikan Data Pribadi termasuk namun tidak terbatas pada apa yang kami uraikan di atas. Selain itu, Kami juga dapat mengumpulkan Data Pribadi Anda dari pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Kami atau Anda dan/atau melakukan tugas atas nama Kami). Untuk kasus ini, Kami hanya mengumpulkan Data Pribadi Anda sehubungan dengan tujuan yang melibatkan pihak ketiga tersebut atau tujuan kerja sama Kami dengan pihak ketiga tersebut.
    5. Bank dapat mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, membagikan Data Pribadi Nasabah untuk kebutuhan, antara lain:
      1. Memverifikasi kelayakan dan/atau kesesuaian Data Pribadi Anda untuk menggunakan layanan Bank dan tidak terbatas pada proses Mengenal Pengguna (Know Your Customer) dan proses scoring atas aktivitas yang Anda lakukan.
      2. Mengidentifikasi dan memproses pembukaan Rekening Anda.
      3. Memungkinkan Kami untuk menyediakan layanan yang Anda minta atau memproses transaksi yang Anda minta.
      4. Menilai pengajuan Nasabah atas suatu produk atau layanan Bank.
      5. Merancang, mengelola, menetapkan harga, dan menyediakan produk dan layanan Bank.
      6. Mengelola hubungan antara Bank dan Nasabah.
      7. Mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan mengatasi terjadinya tindakan yang merupakan kejahatan, dilarang, ilegal, tidak sah, atau curang, yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan Bank (termasuk namun tidak terbatas pada penipuan (fraud), penggelapan, pencurian dan pencucian uang).
      8. Menghubungi Nasabah di saat Bank perlu untuk memberitahu Nasabah terkait suatu informasi yang penting.
      9. Mengembangkan, meningkatkan, menambah dan/atau menyediakan layanan Bank.
      10. Mematuhi hukum dan memenuhi kewajiban dari pemerintah dan lembaga penegak hukum.
      11. Mengelola aktivitas bisnis Bank.
      12. Tujuan administratif internal, seperti: audit dan analisis data.
    6. Bank dapat dari waktu ke waktu dapat menggunakan Data Pribadi Nasabah untuk tujuan pemasaran seperti menawarkan produk, jasa atau pun layanan yang menurut Bank menarik bagi Nasabah.
    7. Bank dari waktu ke waktu dapat menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, menyebarluaskan, dan/atau memberikan akses Data Pribadi kepada pihak ketiga. Anda dengan ini menyatakan telah memberikan persetujuan, izin, dan wewenang kepada Kami untuk menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarluaskan serta memberikan akses atas Data Pribadi kepada pihak ketiga yaitu:
      1. Perusahaan anggota grup Kami dan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan anggota grup Kami untuk penyediaan layanan Kami, pemasaran, promo, penelitian, analisis, survei, dan pengembangan produk dan/atau layanan Bank dan/atau afiliasi atau grup Kami, dan kerja sama bisnis antara Kami dengan afiliasi atau grup Kami.
      2. Pihak ketiga (termasuk agen, vendor, pemasok, kontraktor, mitra, dan pihak lain yang memberikan layanan kepada Kami atau Anda dan/atau melakukan tugas atas nama Kami) dalam menyediakan layanan Kami untuk Anda (termasuk untuk mencegah penipuan, pengumpulan tagihan, penginputan memasukkan data, manajemen database, promosi, pemasaran, riset, survei, pelayanan pelanggan, layanan teknologi, pemberitahuan produk), dan sehubungan dengan tujuan di mana pihak ketiga tersebut terlibat untuk melaksanakan pengungkapan kepada pihak ketiga terkait yang secara teknis diperlukan untuk memproses transaksi Anda atau tujuan kerja sama Kami dengan pihak ketiga tersebut yang dapat mencakup diperbolehkannya pihak ketiga tersebut untuk memperkenalkan atau menawarkan produk atau layanan kepada Anda, melakukan autentikasi terhadap Anda atau menghubungkan Anda dengan akun atau melakukan kegiatan lain termasuk pemasaran, penelitian, analisis dan pengembangan produk dan/atau layanan.
      3. Entitas-entitas dengan siapa Kami memiliki hubungan referensi bisnis atau perjanjian-perjanjian komersial lainnya termasuk pihak ketiga dan entitas-entitas yang sepenuhnya atau sebagian dimiliki oleh Kami.
      4. Merchant dan organisasi lain, seperti institusi keuangan, kepada atau melalui siapa pembayaran-pembayaran tersebut dilakukan dengan menggunakan layanan Bank atau entitas-entitas lainnya yang memungkinkan penggunaan layanan Bank oleh institusi keuangan pihak ketiga.
      5. Penasihat profesional, lembaga penegak hukum, perusahaan asuransi, pemerintah, dan pihak berwenang atau instansi lainnya di mana Kami berkewajiban untuk melakukan pengungkapan sesuai kebutuhan, permintaan yang sah, dan hukum yang berlaku, peraturan atau pengaturan komersial, termasuk pengaturan dengan asosiasi industri lain yang relevan.
      6. Entitas-entitas yang terlibat dalam penggabungan, pengambilalihan, transaksi pembiayaan, usaha patungan dengan Kami dan/atau corporate actions lainnya sehubungan dengan Kami.
    8. Bank dapat mentransfer, menyimpan, mengolah, dan/atau berurusan dengan Data Pribadi Anda di luar Indonesia. Namun demikian, Bank tetap akan mematuhi Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan dan hukum perlindungan data dan privasi yang berlaku lainnya.
    9. Data Pribadi Anda akan dipertahankan selama tujuan yang dikumpulkan tetap dan sampai tidak lagi diperlukan untuk tujuan hukum atau bisnis lainnya. Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku atau kebijakan retensi milik Bank atau atas permintaan/permohonan dari Anda kepada Kami, Bank dapat menghapus dan/atau memusnahkan Data Pribadi Anda dari sistem Bank agar Data Pribadi tersebut tidak lagi mengidentifikasi Nasabah, kecuali dalam hal apabila diperlukan penyimpanan Data Pribadi untuk memenuhi kewajiban hukum, keperluan pembuktian di kemudian hari, pajak, audit, dan akuntansi, Bank akan menyimpan Data Pribadi Anda yang diperlukan selama Anda menggunakan layanan milik Bank atau sesuai dengan jangka waktu yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehubungan dengan keperluan penghapusan Data Pribadi dari sistem Bank, Bank mensyaratkan agar diajukannya suatu permohonan tertulis oleh Nasabah kepada Bank agar Bank dapat menghapuskan Data Pribadi tersebut dari sistem yang dimiliki oleh Bank. Anda dengan ini memahami dan menyetujui bahwa penghapusan tersebut dapat mengakibatkan penghentian pada layanan Bank kepada Anda.
    10. Dalam hal Kami membagikan Data Pribadi Anda kepada institusi pemerintah yang berwenang dan/atau institusi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah yang berwenang atau memiliki kerja sama dengan Kami, Anda menyetujui dan mengakui bahwa penyimpanan Data Pribadi Anda oleh institusi terkait akan mengikuti kebijakan penyimpanan data masing-masing institusi tersebut dan Kami tidak akan bertanggung jawab atas penyimpanan Data Pribadi Anda.
    11. Persetujuan atas Pemrosesan Data untuk Penerbitan Sertifikat Elektronik – Dalam hal proses verifikasi identitas Anda, Data Pribadi Anda dapat diperiksa kesesuaiannya, oleh pihak ketiga yang merupakan penyelenggara sertifikasi elektronik sebagai mitra kami, dengan data yang tercatat pada sistem instansi yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Apabila Data Pribadi Anda terverifikasi kesesuaiannya, maka penyelenggara sertifikasi elektronik tersebut yang telah diakui oleh Kementerian Telekomunikasi dan Informatika Republik Indonesia, akan menerbitkan sertifikat elektronik sebagai bukti bahwa Data Pribadi Anda telah diverifikasi dan sesuai dengan data yang tercatat pada sistem instansi yang berhak mengeluarkan identitas tersebut. Oleh karenanya, Anda menjamin keakuratan Data Pribadi yang Anda sediakan dan setuju atas pemrosesan Data Pribadi Anda tersebut untuk tujuan penerbitan sertifikat elektronik serta layanan lain yang melekat pada sertifikat elektronik yang dilakukan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik. Mohon untuk membaca dan memahami syarat dan ketentuan layanan penyelenggara sertifikat elektronik yang bekerja sama dengan kami, yaitu PT Indonesia Digital Identity (“Vida”) dan PT Privy Identitas Digital (“Privy”). Syarat dan ketentuan Vida terdapat pada perjanjian kepemilikan sertifikat elektronik (Subscriber Agreement) serta pernyataan penyelenggaraan sertifikat elektronik (Certificate Practice Statement) yang dapat diakses melalui https://repo.vida.id (“Ketentuan Vida”). Adapun syarat dan ketentuan Privy terdapat pada Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan Privy (“Ketentuan Privy”). Dengan melanjutkan proses pendaftaran ini, Anda menyatakan dan mengakui bahwa Anda telah membaca, mempelajari, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan yang diatur dalam Ketentuan Vida atau Ketentuan Privy (sebagaimana relevan bagi Anda).
    12. Aplikasi Aladin dapat saja berisi tautan ke situs eksternal. Tautan situs eksternal yang ada di Aplikasi Aladin tersebut adalah sepenuhnya bukan milik Kami melainkan milik pengiklan atau pihak ketiga yang memiliki hubungan kerja sama dengan Kami. Oleh karena itu, Kami tidak bertanggung jawab atas perolehan, pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penggunaan, penyimpanan, penampilan, pengumuman, pengiriman, penyebarluasan, penghapusan, dan pemusnahan Data Pribadi Anda oleh pihak eksternal tersebut. Jika Anda memberikan informasi langsung ke situs tersebut, kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan situs tersebut akan berlaku, Kami tidak bertanggung jawab atas kegiatan pengolahan informasi atau kebijakan privasi dari situs tersebut.
    13. Bank dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu dengan mengumumkannya kepada Nasabah, misalnya melalui notifikasi atau pemberitahuan dalam Aplikasi Aladin atau kanal lainnya. Bank mendorong Nasabah agar sering memeriksa Kebijakan Privasi ini untuk mengetahui setiap perubahan pada Kebijakan Privasi ini. Jika Nasabah terus menggunakan layanan Bank setelah adanya perubahan, penambahan, dan/atau variasi apa pun dalam Kebijakan Privasi ini, Nasabah dianggap mengetahui, menerima, dan terikat pada perubahan tersebut. Jika Nasabah tidak setuju atas perubahan, penambahan dan/atau variasi yang dilakukan oleh Bank, maka Nasabah harus berhenti menggunakan layanan Bank.
    14. Jika terdapat suatu ketentuan dalam Kebijakan Privasi yang ternyata diketahui melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, baik sebagian maupun seluruhnya, maka ketentuan yang dianggap melanggar tersebut dikesampingkan dari Kebijakan Privasi dan atas ketentuan lain dalam Kebijakan Privasi tetap berlaku dan mengikat.
    15. Interpretasi dan implementasi Kebijakan Privasi ini diatur dan tunduk pada Peraturan Yang Berlaku di negara Republik Indonesia.
    16. Segala perselisihan atau pertentangan yang timbul sehubungan dengan atau terkait dengan hal-hal yang diatur dalam Kebijakan Privasi termasuk perbedaan penafsiran atas ketentuan Kebijakan Privasi ini wajib diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak disampaikannya maksud untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya.
    17. Apabila dalam jangka waktu tersebut, masalah tidak terselesaikan, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.